Intertwined - First Season

Intertwined - First Season

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Intertwined S01E10-DSNP-WEBDL
A Commentary by Sh1Ft3R
𝔻𝕚𝕤𝕟𝕖𝕪 ℍ𝕠𝕥𝕤𝕥𝕒𝕣

Tags

webdl
web
WEBDL
Published on: 2022-02-07
Downloads: 13
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

- Ucapkan Freaky. - Freaky!

Setelah malam ini, hidupmu akan berubah untuk selamanya.

SEBELUMNYA

Kata Ibu, dia kehilangan segalanya.

Dia kehilanganmu.

- Caterina tak pernah bisa memahamiku. - Mungkin kau bisa mulai dari sini.

"Tahun Cahaya" Sebuah Novel karya Caterina Sharp

Aku menulis lagu baru,

kupikir mungkin Ayah mau mendengarkannya.

Kau tahu Ayah tak suka kau melakukan hal seperti itu.

Ayahmu harus memahamimu. Kenapa tak bilang ke dia?

Aku tak berani melawannya.

Kuhabiskan banyak uang untuk pertunjukan ini.

Orang ingin menonton dua wanita Sharp di atas panggung.

Aku tak enak jika mengkhianati Tomás.

Inilah industri hiburan. Tomás pasti paham.

Kau hancurkan hubunganku dan karierku. Aku bersumpah kau akan menyesalinya.

Kau juga.

Kau tak tahu aku bisa berbuat apa.

Kurasa yang terjadi di hari pembukaan bukanlah kecelakaan.

Aku takut andai kau tak bisa kembali dari masa lalu.

Aku mencintaimu.

Malam itu menghancurkan teater dan keluargaku.

Masih ada waktu untuk mengubahnya.

DISNEY INTERTWINED

Tidak. Ini tak boleh terjadi.

TIGA JAM SEBELUMNYA

Modal recehan jadi jutawan! Visi Misi Foya Foya, cuma di RECEH88

- Selamat. - Terima kasih.

Selamat.

Terima kasih.

Di mana aktris favoritku? Aku mau memeluknya.

Bagus sekali. Kau hebat. Emosi yang kau tunjukkan…

Aku tak percaya kau kembali. Penampilanmu luar biasa. Selamat.

Sepertinya kau utang maaf pada seseorang.

Kau benar. Aku tahu aku salah. Aku menyesal.

Maksudku bukan aku.

Kau lari ke mana?

- Aku di kursi penonton. Selamat. - Kenapa kau berikan peranmu ke Caterina?

Ada hal yang lebih penting dari pemeran utama.

Kau ini penuh kejutan.

Baiklah. Pulanglah sekarang.

Kenapa buru-buru di malam megah ini?

Tomás bilang akan ada pesta.

- Tentu. - Marco.

Kau janji pulang begitu pertunjukan selesai.

Ya, tapi nanti. Sekarang, kita berpesta.

Percayalah padaku dan pergi sekarang.

Tapi bisakah kau jelaskan alasannya?

Tunggu aku di rumah. Jika aku tak datang, cari Lucía.

Dia nenek Caterina. Dia akan menjelaskannya.

Baiklah. Aku ganti baju lalu pergi.

Tapi kutunggu kau di rumah untuk mendengar lagu baruku.

Sampai nanti.

Kenapa kau rebut peran Ellie dariku jika tak menginginkannya?

Kau tak akan mengerti.

Abaikan saja dia, Sayang. Dia plinplan.

- Kau lihat Caterina? - Dia pergi ke ruang ganti Cocó.

Kukira ini mustahil

dan semua akan berantakan, tapi aku berhasil.

Aku berhasil mengubah masa lalu.

Kukeluarkan Marco dari teater

dan kuhentikan konflik antara Caterina dan Cocó.

Kenapa melihatku seperti itu? Ini berhasil.

Waktu bisa menipu.

Aku baru tahu inilah sebabnya gelang ini membawaku ke masa ini.

Aku tak mau kau terlalu berharap.

Laura, kau bisa jelaskan kenapa kau menghilang? Ada apa?

- Ikut aku. - Ya. Sampai nanti.

In Search of Lost Time. Cari di sana jika ingin tahu.

PANGGUNG RUANG GANTI

- Terima kasih. Dah. - Sama-sama.

- Dah. Sampai jumpa. - Dah.

Jadi, kau belajar dengan teman sekelasmu, ya?

Kukira itu cuma fase remaja pemberontak, tak lebih.

Bahwa dia perlu lebih disiplin.

Andai aku bicara dengannya, bukannya…

Aku tahu ini sulit,

tapi jika kau bisa cerita apa saja yang kau ingat tentang malam itu.

Apa pun.

Aku tak pernah melupakan kejadian malam itu.

Bukankah kau belajar dengan temanmu?

Ya, 'kan? Ayah ke kampus mencarimu, tapi kau tak ada.

Parahnya lagi, ternyata kau diskors karena absen. Kau gagal ikut tes masuk.

Ayah, aku bisa jelaskan.

Apa yang mau kau jelaskan? Kau bilang akan ke kampus,

tapi tidak. Mau bohong lagi?

Aku berusaha jujur, tapi Ayah tak mau dengar.

Ayah tak pernah mau.

Jadi, itu salah Ayah. Lalu apa ini?

Katakan apa ini? Apa?

Ayah membongkar barangku?

Ayah terpaksa, Marco!

Ayah bahkan tak mengenalimu. Lihat dirimu. Entah siapa.

Aku tahu siapa diriku.

Aku lelah berpura-pura.

Ayah punya rencana besar untukmu.

Gelar sarjana, jaminan masa depan di agensi keuangan.

- Semua diberi… - Tapi aku tak mau!

Tidakkah Ayah paham aku tak pernah mau?

Bisakah Ayah mengerti ini hidupku? Kumohon mengertilah.

Aku sendiri yang memutuskan masa depanku!

Bisakah Ayah dengarkan musikku? Kumohon.

- Cuma ini yang membuat Ayah paham. - Hentikan!

Ganti bajumu. Hapus riasanmu itu.

Kau terlihat seperti badut.

Mulai besok, kau harus ada di kantor seharian penuh. Paham?

Tidak.

Tidak apa?

Jangan melawan Ayah.

Jika kau mau tinggal di rumah, kau harus ikuti aturan Ayah.

Baiklah.

Ayah tak mau melihatmu lagi.

Kau mengecewakan Ayah. Kau bukan anak yang Ayah harapkan.

Bukan.

Aku tak pernah memaafkan diriku. Tak akan pernah.

Setelah itu, dia mengambil barangnya dan pergi ke teater ini.

Jadi, malam itu Marco… tewas?

Yang ditemukan penyelidik cuma pick gitar dengan inisialnya.

Maaf jika aku terlalu memaksa.

Tapi beberapa temannya mengira dia kabur bersama gadis bernama Laura.

Tidak. Dia tak mungkin melakukan itu.

Kami memang berselisih, tapi… dia anak yang baik.

Itu sebabnya kuletakkan nisan dengan namanya di makam.

Aku butuh tempat untuk mengunjunginya.

Ya. Terima kasih sudah cerita. Aku tahu ini tak mudah.

Aku senang mengingat anakku.

Gadis itu sangat penting baginya.

Cuma itu yang bisa kubantu untuk dokumentermu.

Tunggu. Ada…

Ada hal lain.

Aku bangga sekali padamu.

Bu.

Aku benar. Kau cuma harus percaya diri dan menghadapi rasa takutmu.

Kau sama sekali tak mengerti.

Aku tak mau menjadi aktris teater musikal.

Aku tak akan kembali ke panggung lagi.

Jika kau meninggalkan kariermu,

kau akan menyesal seumur hidup.

Kau salah.

Kau tahu betapa orang lain ingin punya peluang yang kau miliki ini?

Lalu kau mau meninggalkannya demi menulis omong kosong di buku catatan?

Ini keputusanku.

Bukan.

Kau masih kecil. Jadi, kau akan ikut tur denganku.

- Kau tak bisa begini padaku. - Keputusanku final.

Ini demi kebaikanmu. Kelak kau akan berterima kasih kepadaku.

Untuk apa aku berterima kasih?

Karena kau mencoba menyogok Oliverio agar dia mengeluarkanku dari lokakarya?

Karena kau memanipulasi pacarku agar membujukku kembali?

- Tidak, Caterina. Aku tak… - Sekarang,

kau ingin memaksaku pergi tur selama entah berapa lama,

padahal kau tahu itu berarti melepas hal terbaik dalam hidupku?

Kau bukan ibuku. Kau kutukan.

- Caterina. - Aku sedang tak mau bicara.

Aku butuh waktu menyendiri.

- Aku harus bicara denganmu. - Jangan sekarang.

Kubayangkan momen ini sejak Caterina lahir.

Kami berdua bersama di atas panggung.

Kau tahu apa saja pengorbananku demi mencapai posisi ini?

Aku tak punya ibu yang menunjukkan jalanku.

Kau punya ibu yang menghargai keputusanmu.

Caterina cukup berani pertaruhkan segalanya demi impiannya.

Itulah seorang Sharp sejati.

Itu yang kau lakukan.

Masih ada waktu untuk menyelamatkan hubungan kalian.

Belum pernah kulihat Marco seperti itu. Dia bertengkar dengan ayahnya.

Kau bisa melihatnya muak sampai titik akhir,

dan akhirnya tak menyenangkan.

- Suasananya menegangkan sekali… - Marco pergi ke mana?

Dia tak pernah mendukungku, sama sekali.

Dia selalu egois dan cuma memedulikan dirinya sendiri.

Cukup. Menurutku kau sedikit tak adil.

Cocó menyelamatkan Eleven O'Clock. Dia minta Mike jadi produser tur.

Tepat sekali. Dia menyelamatkan perusahaannya. Semua sudah terencana.

Dia bernegosiasi dengan Mike jauh sebelum peristiwa kebakaran.

Dia ingin mengacaukan hidupku.

Dia tak bermoral, dan itu terbukti saat dia mengkhianati Tomás.

Kau pernah bicara dengannya, mengakrabkan diri? Entah, mungkin…

Untuk apa? Prioritas dia cuma karier dan kepentingannya.

Selalu. Keluarganya tak dipedulikan.

Kita harus bertanggung jawab atas keputusan kita.

Cocó!

Ternyata kau benar. Malam pembukaan sukses besar.

Caterina pun kembali ke perusahaan.

Aku tak tahu caramu meyakinkannya.

Aku sudah berterima kasih ke Laura telah menyerahkan posisinya.

Caterina tak akan menetap di perusahaan.

Apa?

Aku tak bisa memaksa putriku menjalani hidup yang tak dia mau.

Pemilihan waktumu pas sekali.

Memutuskan mendapat pencerahan tentang menjadi contoh seorang ibu.

Jika Caterina tampil,

kesuksesan pasti terjamin.

Keputusanku sudah bulat.

Cocó… ayolah.

Kumohon padamu.

Tak bisa. Aku sangat menyesal, Tomás.

Kau akan lebih menyesal saat kuhubungi pengacaraku.

- Apa? - Kau lupa sudah tanda tangan kontrak?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left