The first 135 lines.
Turnover 0.5% cashback 0,5%, Menangkan Iphone terbaru
Kerja bagus dengan laporan minggu lalu, kawan.
Transfer rekening Edison?
Maaf.
Bangunlah, pria cantik.
Aku berusaha memujimu, kawan.
Kau tahu, Harry. Jika kau lebih banyak bekerja...
...bukannya berkeliling mengganggu para karyawanmu,
Kantor ini mungkin bisa dianggap serius.
Tak ada yang bicara denganmu, Blu.
Aku traktir minum bir malam ini?
Oke./ Itu baru semangat.
Serius, kerja bagus untuk akun itu, kawan.
Testikel kuningan!
Hai, Daniel.
Pagi, Chris./ Bagaimana kabarmu?
Aku baik, terima kasih. Bagaimana kabarmu?
Baik. Syukurlah ini Jumat./ Ya.
Kopi?/ Ya, tolong. Terima kasih.
Omong-omong, selamat untuk transfer akun itu.
Terima kasih./ Serius, itu kerja bagus.
Terima kasih.
Jadi, bagaimana penyesuaianmu dengan tempat ini?
Ya, ini bagus.
Semua orang bersahabat, dan aku suka bekerja di sini.
Bagus. Bagus, syukurlah.
Ini./ Terima kasih.
Dengar, jika kau butuh sesuatu...
Ini kartu namaku.
Terima kasih.
Terima kasih kembali.
Semoga harimu indah./ Ya, kau juga.
Selamat!/ Terima kasih.
Jadi kurasa kau akan tetap di sini sedikit lebih lama?
Kelihatannya begitu./ Bagus.
Chris baik./ Ya. Dia sangat menawan.
Tak seperti Harry. Kau cukup abaikan dia.
Dia seperti itu dengan semua orang.
Omong-omong,
Aku mau buatkan dia secangkir kopi.
Ya, kembali bekerja./ Ya.
Dan?
Terima kasih./ Sama-sama, "testikel kuningan."
Hei./ Hei.
Danny...
Semuanya baik, kawan?/ Ya.
Ya.
Sampai bertemu di luar, kawan.
Mengerti?/ Ya.
Maaf, boleh aku pinjam korek?
Terima kasih.
Terima kasih, kawan.
Maaf, maaf, maaf.
Apa aku mengganggu?
Jadi...
Bagaimana menurutmu?
Gadis di sebelah sana?
Ya, dia cantik.
Itu benar.
Jadi... Siapa yang akan kau cumbu?
Katakanlah, siapa yang kau cumbu?
Tidak ada./ Tidak ada?
Kau sudah di London, berapa lama, tiga bulan?
Kau harus bercinta, kawan. Kau harus bercinta.
Hei, hei, hei... Aku hanya bercanda, Aku hanya bercanda.
Tapi...
Aku mau kau tetap di sini, kawan.
Oke, ayo. Ayo.
Berikan kami waktu sebentar./ Baiklah.
Oke. Kita ketemu di sana, mengerti?
Pria tampan, benar? Pria tampan.
Daniel!
Daniel.
Hei./ Hai.
Kau baik?/ Ya.
Kau terlihat rapi./ Terima kasih.
Kau juga.
Kenapa kau diam-diam keluar?
Bagaimana kau tahu aku melakukan itu?
Aku memata-mataimu dari seberang jalan.
Aku bercanda.
Aku hanya ingin sembunyi dari kerumunan baru,
Dan duduk di sini bersama teman-teman di bar.
Oke.
Itu jemputanku.
Kau mau bergabung kami untuk menari dan minum?
Aku harus kembali, tapi lain kali.
Terima kasih tawarannya./ Jika kau mau ikut,
Alamatnya di belakang.
Sampai jumpa.
Hai, ini Daniel Reed. Maaf aku tak bisa mengangkat telepon.
Tinggalkan nama, nomor,
Dan pesan singkat, aku akan menghubungimu kembali.
Terima kasih.
Dan, ini Ayah.
Ayah ingin meminta sesuatu padamu.
Ayah tahu ini sudah beberapa bulan sejak semua yang terjadi, dan...
Ayah ingin mencoba perbaiki situasi diantara kita.
Minggu depan adalah hari ulang tahun Ibumu.
Ayah rasa itu waktu yang tepat.
Ingat saat kau masih 7 tahun...
Kita menghabiskan hari di pantai.
Ayah temukan video lama.
Ayah rindu Ibumu, Daniel.
Ayah juga merindukanmu.
Ibumu selalu memahamimu lebih baik dibandingkan ayah.
Pintu selalu terbuka.
Selamat pagi, tampan.
Biar kutebak, "Di mana aku? Apa yang aku lakukan?"
"Bagaimana aku sampai ke sini?"
Ya, sesuatu seperti itu.
Kau tahu, kau terkena hantaman tadi.
Tak apa untuk menjadi orang yang tersesat.
Kau tak harus tersesat selamanya.
Terima kasih.
Daniel./ Aku tahu.
Jennifer.
Terima kasih rokoknya./ Ambillah.
Sampai jumpa.
Sampai jumpa secepatnya.
Hei, kau./ Hei.
Aku bawakan kau sarapan.
Apa kau mau masuk?
Bagaimana kau tahu di mana aku tinggal, Blu?
Kau beritahu aku semalam, bodoh.
Semalam?
Lost & Found?
Gula?
Daniel?
Tidak, terima kasih.
Kenapa kau ke sini, Blu?
Malam ini adalah malam pentingmu.
Aku tak ingat semalam, aku benar-benar mabuk.
Diam dan makanlah sarapanmu. Semuanya baik saja.
Hei, Jen. Kau tak apa?
No comments yet. Be the first to leave one.