Coffy

Coffy

Download Indonesian Subtitle

Release info

Coffy 1973 1080p BluRay x264 YIFY
A Commentary by eifansclub
manually translated

Tags

BluRay
x264
1080
Published on: 2018-06-06
Downloads: 49
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

- diterjemahkan oleh - e i f a n s c l u b

Grover, apa maksudmu mengikutiku ke sini saat aku bersama teman-temanku?

Pergilah. Kamu akan mendapatkan barang besok seperti yang lain.

Bukan itu maksudku. Aku membawakanmu sesuatu.

Ya? Apa?

Seorang wanita, karena aku berutang padamu, mengerti?

Seorang apa? Apa yang kamu bicarakan? Lihat ke sana.

Aku punya banyak wanita lebih dari yang bisa kutangani.

Aku bahkan punya wanita kulit putih.

Dan kamu bilang kamu membawakanku sesuatu. Kamu habis menghisap apa?

Bukan itu. Ini istimewa. Wanita ini rapi.

Katanya dia mau melakukan apa saja supaya bisa teler.

Kalau begitu dia milikmu. Kamu saja yang memberi dia.

Ayolah, jangan begitu.

Kalau aku bilang dia istimewa, berarti dia istimewa.

Setidaknya kamu bisa melihat dia. Dia duduk dalam mobilmu.

Dalam mobilku? Maksudmu ada wanita tak kukenal dalam mobilku?

Akan kuhajar kamu.

Ayo, sayang. Semuanya keluar.

- Katamu dia mau melakukan apa saja? - Dia berkata begitu.

Bukankah dia cantik? Terlalu cantik buatku.

Masuk. Kamu yang nyetir.

Sayang, akhirnya kamu bersama seorang teman.

Kami akan membuatmu melayang, aku yakin.

Kamu tahu kata-kata yang membuatku terangsang.

Dan juga aku tahu apa yang kamu mau, dan kamu akan mendapatkannya.

Kita ke tempatmu. Kamu bisa dapat sisanya.

Tidak, aku hanya ingin teler dan menonton.

Hey, apakah satu pria cukup besar buatmu, sayang?

Apa aku terlihat seperti wanita yang cukup dengan satu pria?

- Satu pria besar. - Satu pengedar besar, mungkin.

Kamu adalah pengedar besar yang pernah aku dengar, bukan?

Ya, mungkin. Cukup besar.

- Kapan kamu akan memberiku? - Sebentar lagi. Kita hampir sampai.

Apapun yang kamu inginkan, pria besar.

Jesus.

Sialan. Kamu benar-benar seorang pria besar, bukan?

Ya.

Tunggu.

Kamu sebaiknya memberikannya dulu padaku.

Keparat, sedang apa kamu di sana? Membuat telur dadar?

Sebentar, Sugarman.

Aku dulu yang pertama, mengerti?

Hey, pria besar. Kenapa tak kamu matikan lampunya?

Ini adalah akhir dari hidupmu yang busuk, pemadat sialan.

Itu mudah baginya karena dia tidak percaya itu akan terjadi.

Tapi ini takkan mudah padamu. Kamu sebaiknya percaya ini terjadi.

Tunggu. Tunggu.

Apa tujuanmu melakukan semua ini? Kenapa?

Lihat ini. Aku punya bagianmu. Kamu mau bagianmu?

Tidak, aku ingin kamu.

Aku tak mengerti. Apa maumu denganku?

Namaku Coffin. LuBelle Coffin adalah adik perempuanku.

LuBelle?

Memakai narkoba di 11, dan kamu yang memberikannya!

Tolong jangan!

Seluruh hidupnya kini hilang, takkan bisa kembali.

Dan kamu malah hidup enak. Itu tidak benar.

Memang, jadi teruskan saja dan suntikan ini.

Aku tak bisa. Itu akan membunuhku.

Mungkin ya, mungkin tidak. Tapi jika kamu

lakukan, kamu akan bisa terbang ke Pearly Gates

dengan senyum terbesar yang pernah dilihat oleh St. Peter.

Aku bahkan tak ingat adikmu. Jangan!

- Aku tak bisa melakukannya, Dokter. - Ya Tuhan, apa lagi?

Ini pertama kalinya dia kerja di UGD.

Panggil seseorang yang bisa melakukan pekerjaan ini.

Di mana Coffin? Panggil Coffin ke sini.

- Maaf aku terlambat, Dokter. - Dari mana saja kamu?

Mobilku mogok di jalan tol. Aku hanya sedikit terguncang. Tidak apa-apa.

Ya Tuhan, apa yang terjadi di sini malam ini?

Tempat ini berubah menjadi sebuah rumah sakit jiwa.

Coffy, pulanglah, dan jangan kembali sampai kamu sehat dan siap.

- Pergilah! - Ya, Dokter.

Baiklah, ayo kerja. Kita tak punya waktu seharian.

Hai, Dokter. Sabtu malam yang penuh kesibukan.

- Apa yang bisa kubantu, McHenry? - Ini adalah partner baruku, Carter Brown.

- Carter, Dr Brannan. - Apa kabar, Dokter?

Hallo, anak muda.

Sersan bilang kamu minta informasi tentang kasus pemadat yang OD semalam.

Benar. Mari ke meja sebentar. Aku rasa dia takkan selamat,

karena dia memakai narkoba lain selain heroin. Nyalakan layar.

Aku ingin tahu jika kamu menemukan narkoba lain di TKP.

Aku belum bisa merawatnya sampai kami mendapat hasil analisa.

Maaf, dia telah membuang semua ke dalam toilet.

Hey, Coffy.

Hey, sayang.

Carter.

Ada apa? Sesuatu terjadi padamu?

Tidak, aku hanya sedikit kelelahan malam ini.

Kamu sedang apa di sini?

Ini polisi yang kukenal terlepas jari kakinya karena tergilas mobil pasukannya,

saat dia menulis tiket tilang karena tidak memasang rem tangan.

Ayolah. Jangan bercerita seperti itu.

Aku harus memegang tanganmu saat mereka memasang kembali jarimu.

- Kamu mau? - Ya, tolong tanpa gula.

Keadaan kita kacau balau malam ini.

Seorang pemadat membunuh penyalurnya memakai shotgun.

Setelah menembak kepala penyalurnya kemudian dia membuat dirinya OD.

Ya? Sepertinya aneh, bukan?

Setidaknya begitulah yang dikatakan partnerku. Aku tak mempercayainya.

Kenapa?

Ada sindikat yang mencoba mengambil alih jalur perdagangan narkoba.

Mereka bahkan mencoba menyuap polisi.

Sekarang kamu terdengar seperti seorang polisi, kamu tahu?

Aku masih banyak pekerjaan, Carter. Aku pergi dulu.

Tunggu. Aku masih ingin bertemu denganmu. Bisa kita bertemu di akhir pekan?

Ayolah, Carter. Sudah kuberitahu kamu keadaannya. Belum ada yang berubah.

Aku tak percaya kamu masih berhubungan dengan politisi payah itu.

Kamu takkan bisa mendekatiku dengan cara menghina temanku.

Berilah kesempatan. Sesuatu yang ringan, seperti nonton film bersama atau jalan-jalan.

Apa rencanamu besok?

Kamu tak ingin tahu rencanaku besok.

Ya, aku ingin tahu. Cobalah.

Ada anak-anak yang memakai berbagai jenis pil.

Beberapa anak menggunakan metadon sekarang.

Usia yang paling muda yaitu sembilan tahun.

Yang terburuk ialah mereka yang memakai narkoba terkontaminasi.

Tapi kamu tahu tentang para pengedar. Mereka mencampur apapun asal bisa menghasilkan uang.

Waktunya untuk duduk kembali, LuBelle. Kakakmu ke sini lagi menemuimu.

Flower-child.

Hallo, LuBelle. Ingat aku?

Kamu ingat Carter?

Aku membawa permen kesukaanmu.

Apa kabarmu hari ini? Sudah lebih baik? Bagus.

Kamu terlihat cantik. Siapa yang menyisir rambutmu?

Setelah mendapat ijazah aku pindah ke sini

supaya bisa membuat uang lebih dan memberikannya ke LuBelle,

membayarinya kursus musik dan menari,

supaya dia tidak berakhir seperti kakak perempuan kami.

Tapi kamu punya seorang adik pencuri dan adik lainnya pemakai narkoba,

aku mengetahuinya sebulan yang lalu,

kalau bertahun-tahun uangku dipakainya untuk narkoba.

Pertama pil, kemudian heroin.

Kusuruh dia menjauhi orang-orang itu.

Tapi beberapa pengedar tahu jika dia banyak uang dan mulai mendekatinya.

Carter...

Apakah kamu bersedia membunuh orang yang melakukan hal seperti itu kepada adikmu?

- Tentu saja. - Jadi kurasa itu dibenarkan?

Apa? Membunuh pengedar yang menjual supaya dia bisa membeli untuk dirinya?

Apa gunanya, Coffy? Dia hanyalah bagian dari rantai

yang berawal dari petani-petani candu miskin di Turki atau Vietnam.

- Apa yang akan kamu lakukan? Membunuh mereka semua? - Kenapa tidak?

Yang lain sepertinya tidak berguna.

Kamu tahu siapa mereka. Semua orang tahu mereka.

Kamu polisi. Kenapa kamu tidak menangkap mereka?

Tidak segampang itu, Coffy. Hukum tak bisa melakukannya.

Tentu tak bisa. Dan aku tahu alasannya.

Karena hukum hanya bisa beraksi sedikit.

Tidak semuanya.

Belum.

Sekarang, lihat siapa itu. Sulit bagi polisi biasa untuk menyainginya.

Carter, kamu selalu baik padaku sampai saat ini. Jangan merusaknya.

Tapi kita pernah punya hubungan. Kurasa masih ada sesuatu antara kita.

Tapi saat itu kita masih remaja. Semua berbeda sekarang.

- Selamat malam, Carter. - Selamat malam, Coffy.

- George, kamu datang lebih awal. - Selamat pagi, Nona Coffin.

Kata Tn. Brunswick, dia menyelesaikan bisnisnya lebih awal jadi kamu bisa datang lebih cepat.

Baik, tapi aku ganti pakaian dulu sebentar. Aku segera kembali.

Howard, kurasa ketertarikanmu pada tempat ini

sedikit kelewatan, bacalah buku sesekali.

Ruben, kamu tahu aku tak pernah mencampur bisnis dengan kesenangan.

Kecuali dengan rasio tiga banding satu.

Saat aku masih polisi di East Side, aku punya rasio yang sama, tapi terbalik.

Aku tak mengatakan cara mencampurnya.

Ini dia bisnis terbaikku saat ini.

- Terima kasih, Floyd, - Ya, Pak.

Hallo, sayang.

Ruben, ini Nona Coffin.

Coffy, ini Ruben Ramos, wakil komisi kami.

- Komisi bagian apa? - Korupsi, polisi.

Dia jagoannya, sayang, jadi jangan coba memakai pil atau narkoba.

Benarkah? Polisi? Bukankah ada konflik kepentingan di antara kalian berdua?

Tidak sama sekali. Malah, dewan kota dan polisi memiliki banyak kepentingan yang sama.

Hati-hati. Itu ada batasnya.

Sayang sekali. Terlebih jika kepentingannya begitu cantik dan menawan.

Jangan coba cara Latin untuk memikat dia. Dia seorang wanita mandiri.

Tapi tidak semandiri itu. Biarlah pria itu tetap bicara.

- Hai. Kamu mau difoto? - Tentu. Kenapa tidak?

- Aku terlihat jelek. - Kamu terlihat cantik.

Ini dia.

Wow.

Aku harus pergi menangkap beberapa penjahat.

Secepat itu? Kamu baru saja sampai.

Dia harus memukuli gelandangan.

Pekerjaan pelayan masyarakat tak pernah usai. Senang bertemu denganmu.

Selamat tinggal, kamu anjing yang beruntung.

- Aku harus mengambil itu, sayang. - Pergilah. Kamu mau apa?

Diam atau kuiris kamu. Aku tak punya waktu untuk main-main. Berikan aku film negatifnya.

Kamu seharusnya lebih berhati-hati mengarahkan kameramu, sayang.

Sayang, sedang apa kamu di tempat sampah ini?

Kamu menyukainya? Aku baru membeli tempat ini.

- Kamu membeli tempat ini? - Sebagian, bersama beberapa orang lain.

Kurasa aku harus minum merayakannya.

Aku punya minuman yang lebih baik untukmu.

- Ingat kejutan yang aku janjikan padamu? - Ya. Apa?

Aku anggota kongres Brunswick.

Anggota kongres? Apa kamu sudah gila?

Tidak. Mereka akan memilihku jadi anggota kongres.

Benarkah? Selamat, anggota Kongres.

More Indonesian subtitles for Coffy

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left