Das Hausboot

Das Hausboot

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

ㅡThe HouseboatㅡS1 Complete NF-360P/720P/1080P
A Commentary by DD_Movie
NF Retail [ EPISODE 1-4 END ] | t.me/ddmoviechannel

Tags

720p
720
1080
Published on: 2021-03-14
Downloads: 9
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Olli adalah jangkarku…

yang menarikku ke bawah.

Fynn adalah pelabuhanku.

Seharusnya itu proyek bagus.

Kami ingin bangga saat itu atau sekarang,

ada band akan menulis lagu atau merekam album di sini.

Pikirku, "Keren, kapal.

Dua puluh ribu euro. Akan kami renovasi secepatnya.

Membuat keuntungan, kafe kecil, studio."

Jika dipikirkan dari sudut pandang bisnis,

ini sungguh luar biasa.

Merenovasi rongsokan ini adalah perbuatan terbodoh.

Gunter Gabriel atau tidak.

Juga semua pemujaan ini.

Dan rumah kapalnya. Itu sampah.

Jujur saja.

Kami ibarat membeli Kinder Surprise

dan kejutannya jelek.

FOTO OLEH RON GALELLA

- Katakan saja, "Lakukan dan keluar." - Aku tanya pekerjaanmu.

- Tidak, keluarkan airnya. - Aku harus paham.

Buang semuanya.

Semuanya.

Dia pasti beli tempat kecil karena dia tahu dia penimbun.

Penyanyi Country dan Schlager, Gunter Gabriel, meninggal dunia.

Beliau meninggal hari ini di usia 75 tahun setelah jatuh dari tangga.

Lagunya yang paling populer adalah "Hey Boss, ich brauch mehr Geld".

SERBUAN PENGGEMAR SIAPA DAPAT RUMAH KAPAL GUNTER GABRIEL?

Aku baru baca di koran, "Rumah kapal Gunter Gabriel dijual."

Sebagian orang ingin menjadikannya museum atau tempat lainnya

yang pasti gagal.

Putrinya, yang mengenalku, tahu soal ini.

Kurasa putranya kenal Fynn atau aku, dan kami berkomunikasi.

Aku langsung menyukainya.

Yvonne.

Aku sudah lama tak dengar kabarnya

karena kurasa dia sadar apa yang dia jual pada kami.

LIMA HARI SETELAH PEMBELIAN NOVEMBER 2018

Bagus, Fynn.

- Ya. - Momen yang spesial.

Ini kapalmu.

Ini cukup luar biasa.

Bagaimana rasanya?

Aku bersemangat soal ini, tapi banyak yang harus dikerjakan.

- Ada yang kau buang? - Tidak.

- Seperti sebelumnya. - Ya.

Aku ingin membelinya sendiri, lalu kulihat dan kupikir,

"Butuh kerja keras untuk memperbaiki kapal ini.

Karena aku tak mau sekadar jadi manajer.

Sebelum orang bodoh dapat kapal ini, aku tanya saja dengan sopan."

Aku menghubungi putrinya,

melihat kapalnya, dan berpikir, "Tak bisa kuperbaiki sendiri."

Melihat sekilas.

Ini dek atas.

Lalu kupikir, "Jika ada yang mau ikut merenovasinya,

seseorang yang sudah kukenal,

yang kuhargai dan kupercaya,

dia adalah Fynn Kliemann."

Aku tak terlalu mengenal Olli.

Kami bertemu dan kupikir, "Dia asyik."

Kami langsung akrab dan mengitari Hamburg.

Minum bir dan mengobrol seru.

Kupikir, "Dia pria yang baik."

Lalu dua, tiga hari kemudian, dia membahas kapal itu.

Kami ingin membuat wadah untuk kreativitas

dilengkapi studio keren, dek berjemur, panggung, kamar tidur, dapur besar,

dan area menongkrong di dekat perapian.

Punya rumah kecil di Hamburg.

Dengar. Harus tepat, tak ada kesalahan.

- Beres. - Itu baru kawanku.

- Masih dilapisi pelindung. - Benarkah?

- Ya, lihat. - Ya, belum beres.

- Tak ditempel dengan rapi. - Ini bagian luar.

Seperti saat punya ponsel baru dan plastiknya tak dilepas.

- Ini yang terbaik. - Kau bukan Gabriel.

- Dia akan mencabutnya? - Dia tak peduli.

DOKUMENTER - TV NDR/ TV SPIEGEL

Lihat semua ini. Mengerikan.

Aku benci berantakan, di sini malah begitu.

Apa itu?

Aku tak akan membuang barang langka ini.

Lihat, ini kaset lama berisi 24 lagu.

- Sudah tulis wasiat? - Belum.

Siapa yang akan dapat ini? Anak-anakmu?

Kubilang, "Aku tak peduli."

Aku menemukan daftar debitur.

Sungguh? Dia punya ribuan daftar.

Daftar tugas, daftar debitur, catatan. Hal yang harus dilakukan.

Aku yang mengurus itu sekarang.

BERCERAI, BUKAN KALAH

GUNTER GABRIEL BERSAMA PUTRI YVONNE

HELLO I'M JOHNNY CASH GUNTER GABRIEL SEBAGAI JOHNNY CASH

Ini yang terpenting, jantung kapal.

Kita harus memikirkan ingin apa untuk kuilnya.

Olli bilang foto Rudi Nelson sangat penting baginya.

Menurutnya itu bagus.

- Dan… - Bisa menghemat tenaga kerja.

- Ini dibiarkan saja. - Ya, aku mau…

- Bangku, meja, lantainya. - Ya.

Atapnya juga. Sudah bagus. Dibiarkan saja.

Kita harus cari cara menambal jendelanya,

tapi bentuknya akan tetap sama.

Dapurnya akan direnovasi total,

tapi mari memilah beberapa barang.

Aku suka Fynn. Dia hebat.

Saat album pertamanya keluar, dia menulis surat dan berkata

ingin mengirimkannya padaku.

Lalu kami berkendara dan mendengarkan albumnya,

dan kami pergi ke Falkensteiner Ufer.

Saat itu malam hari di akhir musim panas.

Aku sangat senang bisa mengenalnya.

Aku jadi menyukainya dan tahu dia lelaki yang baik.

Lihat, kita akan mulai.

Pilihlah barang yang ingin kau bawa pulang

- dan yang ingin kau jual ke penggemar. - Oke.

Semua buku ini. Masukkan. Ya ampun.

Semuanya?

Siapa yang akan membeli semua koleksi bukunya?

Jaga bicaramu.

Siapa yang mau beli?

- Entahlah. - Semuanya…

- Bukan semuanya. - Ya.

- Aku akan… - Dengar, tertulis, "Gab… Januari '98.

- Pikiran tenang dan hati nyaman." - Tepat. Itu menjadikannya…

- Bernilai. - Berharga.

Jika hanya buku biasa, tanpa pesan…

- Ternyata ada pesan. - Ya.

Baiklah, ambil semuanya.

- Ya… - Hore!

Aku tak tahu banyak tentang Gunter, hanya tahu perbuatannya yang keren

seperti memotivasi orang

dan mencoba menciptakan pusat kreativitas.

Kami akan lakukan itu juga.

Entah apa itu cocok dengan…

keinginan terakhirnya, tapi masa bodoh. Kapalnya keren.

Dia juga mendukung hal-hal baik.

Ya, kamar demi kamar, Yvonne.

Ya, Fynn. Aku mungkin harus dikurung di sini seminggu.

Sepertinya begitu.

Suar ini juga. Dia selalu menyimpan segalanya.

Dia simpan ini setelah konser…

- Kau hilang. - Aku masih di sini.

Dia punya lagu yang artinya, "Pria dengan suar."

Lalu sekelompok pria dengan suar menyala naik ke panggung di Nürburgring.

Itu sangat mengharukan.

"Dengan suar."

Anak muda…

Kami mulai minggu lalu. Fynn membawa 15 orang keren

dari Kliemannsland-nya.

Karena mereka tak kenal Gunter,

mereka mengosongkan semua rak. Semua barangnya tergeletak.

Banyak catatan pribadi dan barang…

Kupikir, "Mau diberikan pada siapa?

Untukku? Memang aku menyelami kehidupan pribadi Gunter Gabriel? Tidak.

Aku berusaha merapikan kapal ini dan merenovasinya."

Itu operasi gila-gilaan

di mana kami mengeluarkan semuanya dalam lima jam.

Ayo! Cepat!

Astaga.

Rasanya tetap sedih membuang semua ini, tapi…

- Schulz? - Ingat ini saat kau mati.

Aku akan membersihkan rumahmu, jadi tak perlu kau urus.

Kupikir itu proyek besar, Fynn bilang, "Tidak.

Hanya sedikit renovasi dan mengecat.

Akan kami kosongkan dan menaruh perabot bagus,

dan nantinya akan keren. Akan jadi rumah kapal yang bagus."

Satu, dua…

Wah, dia kuat.

Tunggu, jangan ke sini…

Hei, Kawan!

- Kawan. - Aku tak sanggup lagi. Tunggu.

- Ayo! - Ya! Sekali lagi!

- Mantap. Semangat Schulz sedang membara. - Hampir tembus.

Waktu itu kami ada di premier acara Crime Scene Cleaner

dan Olli berkata, "Rumah kapal Gunter Gabriel mau dijual.

Akan kulihat besok. Kau mau ikut?"

- Lihat, itu Bjarne. - Kawan.

Kapal itu tumpukan sampah.

Aku butuh sepuluh detik untuk menyadari

tak perlu terus melihat-lihat, mungkin hanya karena tertarik,

tapi tak berniat memanfaatkannya. Kapalnya terlalu usang.

Kita harus berhenti membersihkan.

- Kenapa? - Semua kontainer penuh.

Kita harus bersihkan atap agar ada tempat.

- Semua diturunkan? - Ya, kayunya dulu.

Ada tempat sampah.

Kita tak kerja di sini lagi. Kita akan naik.

Benar.

Ini tempat sampahnya.

- Itu. - Harus diturunkan ke sini dulu.

- Ini akhir yang bagus untukmu. - Masukkan ke YouTube.

Pasti. Akhirnya aku dapat untung darimu.

Ya, kau bisa masukkan ke saluranmu.

Kau harus minggir.

"Kau harus minggir."

- Kau harus minggir. - Dia takut.

Tetaplah di situ.

Terima kasih.

Kami tak akan akrab jika bukan karena proyek ini.

- Bagus di bagian itu saja. - Jujur, aku selalu berpikir

Das Hausboot subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left