The first 200 lines.
Mengikuti ujian susulan? /Oh, ya.
Aku sudah belajar trigonometri.
Kalau aku belajar kalkulus.
Ujian itu sudah diadakan tahun lalu.
Oh, ya ampun.
Dimohon tenang.
Kita mulai 2 menit lagi.
Para peserta, soal berada di dalam amplop.
Ujian dimulai dari..
..sekarang.
Ibu!
2 menit lagi waktu habis.
Yang mengerjakan kalkulus kertas hijau,
letakkan di kotak hijau.
Yang mengerjakan trigonometri kertas putih,
letakkan di kotak putih.
Berhenti menulis.
Kubilang berhenti.
Berhenti!
# Lift up your voice and with us sing
# Alle-lu-ia
# Alle-lu-ia...
# Thou burning sun with golden beams
# Thou silver moon with softer gleam
# O, praise Him O, praise Him
# Alle-lu-ia
# Alle-lu-ia
# Alle-lu-ia
# lu-ia
# ia...
# Let all things their Creator bless
# And worship Him in humbleness,
# O, praise Him!
# Alleluia!
# Praise, praise the Father, praise the Son,
# And praise the Spirit, Three in One!
# O, praise Him O, praise Him
# Alleluia, alleluia!
# Allelu...
# ..ia #
Saya duluan.
Bisa?
Sudah putuskan, pak?
Aku pesan yang ini.
Steak tartare (mentah)?
Iya, steak.
Terima kasih.
Mau coba house wine , pak?
Boleh.
Mmm!
Tidak, tidak, saya mengemudi.
Bagaimana makanannya, pak?
Oh.. mmm.
Semua baik saja, pak?
Tentu.
Anda yakin?
Ya.
Maafkan saya, aku minta maaf pak.
Apa yang terjadi?
Sungguh kacau.
Kami minta maaf.
Kita menyaksikan mobil ratu datang,
di pintu masuk Odeon Cinema untuk pesta pertunjukkan.
Masyarakat bersorak,
walau dalam gerimis malam ini.
Di dalam sudah menanti, para orang berjasa.
Staf-staf tak kenal lelah,
yang melancarkan acara ini.
Keluarlah dari sana.
Semua harap keluar sekarang.
Sudah kebelet makan siang.
Sama.
Tak ada yang suka sandwich instan.
Tentu saja.
Alat serbaguna.
Jangan!
Yang ini punyaku.
Ayo cepat mulai.
Tahan, aku akan lihat sebentar.
Ayo bawa kudanya /Serahkan saja padaku.
Itu dia.
Maaf, bisakah kau..?
Tentu.
Terima kasih.
Tombol yang merah. /Baik.
Mundur lagi. /Yang merah.
Terus.
Mendekat ke patung.
Baiklah.
Sekali lagi, menghadap belakang.
Melihat ke muka.
Mendekat, lihat wajahnya.
Penjahat kamera!
Lihat baik-baik, pak.
Ya, bisa kubantu pak?
Aku ingin yang ini. /Baiklah.
Ini, ukuran 9.
Satu saja.
Dari pabrik sudah sepasang.
Jadi kami jual sepasang, pak.
Terima kasih.
Maaf aku terlambat, tadi..
Aku butuh satu sukarelawan.
Itu dia.
Mari.
Aku perlu pelayan restoran.
Aku mencari jamku, kurasa jatuh sekitar sini.
Di sini?
Dimana..
Permisi, dimana jamku?
Huu..
Bisakah ke musik yang lebih pelan?
Bean (biji).
Silahkan duduk dulu.
Bagus, masuk mobil!
Dokter Peggit sudah siap.
Selamat pagi, silahkan duduk.
Terima kasih.
Kita lihat perkembangannya.
Buka mulutnya.
Bagus.
Tolong buatkan lagi.
Aku punya obeng.
Permisi.
Terima kasih.
Terima kasih.
Pak pos!
Maaf.
Tadi ada perangkonya. /Permisi.
Halo?
Permisi.
Tolong!
Tidak.
Permisi, aku mengirim surat kemudian kunciku jatuh.
Tolong tiketnya.
Tiketnya.
Tiketnya, pak?
Tiket, pak!
Bisa kulihat tiketnya, pak?
Kau mau coba minum?
Merasa baikan?
Tidak?
Permisi.
Tolong perhatikan dia,
merasa kurang baik.
Tolong! Tolong!
Ini punyamu?
Selamat hari natal! Ho ho ho.
Membasmi!
Membasmi!
Selamat natal! Ho ho ho.
Biasa.
Tuhan memberkati, nak.
Aku akan menyimpannya dulu.
Maukah kau..?
Terima kasih banyak.
Bersulang.
Itu untuk saudaraku! Itu untuk saudara..
# Away in a manger
# No crib for a bed
# The little lord Jesus
# Lay down his sweet head
# The stars in the bright sky
# Look down where he lay
# The little lord Jesus
# Asleep on the hay
# The cattle are lowing
# The baby awakes
# But little lord Jesus
# No crying he makes
# I love thee, Lord Jesus... #
# Look down from the sky
# And stay by my bedside
# Till morning is nigh #
Lihat, Teddy!
Apa yang Santa Claus berikan?
Benar! Tiga.
Sepasang kaus kaki!
Kaus kaki natal.
Met natal!
Oh, lihat!
Kau tak apa-apa?
Aku baik-baik saja.
Aku mengeringkan rambut.
Selamat hari natal!
Selamat natal juga, ho ho ho.
Mau teh? /Tentu, kalau ada.
Mungkin.
Sudah masukkan kalkunnya? /Ya.
Mau ku bantu? /Tidak perlu.
Oh, hadiahku!
Ada apa di sana?
Miniatur kapal.
Coba lihat.
Oh, potongan-potongannya.
Senjata-senjataya.
Aku juga punya.
Ini.
Kubuatkan tatakan, bisa berdiri.
Di sini,
No comments yet. Be the first to leave one.