Terror in Resonance

Terror in Resonance (残響のテロル)

Download Indonesian Subtitle

Release info

[ZA-FFF] [Gema Teror] 05 Petak Umpet
A Commentary by Inisial ZA
https://www.facebook.com/ZainuddinAri

Tags

other
Published on: 2014-08-11
Downloads: 32
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Meskipun kau menjawab benar, tapi orang-orang ini curang.

Jadi, bom tersembunyinya takkan bisa dihentikan!

Apa kau mau hancurkan seluruh dunia ini?

dibuang dari seluruh penjuru dunia

sekai kara hajikidasarete

Gema TEROR

ZainuddinARI mempersembahkan

ke atas jarum yang teramat sangat tipis

tohoumonaku usui hari no ue ni ita

ujung jari yang kuseimbangkan ini menyentuhmu

balance o toru yubi no saki ga kimi ni furete

dan kumengerti bahwa ku tak sendiri

hitori ja nai to wakatta

dengan satu-satunya karunia yang kita miliki

bokura ni tada hitotsu ataerareteta

yaitu sayap ini

uganda hane de

sejak lahir hingga mati selalu saja mengikuti orang lain

umarete kara shinu made ni nani o shitai tte kiku

dirimu yang tersenyum terlihat bagai malaikat

kimi wa marude tenshi mitai ni sa warau kara

di teriknya musim panas

natsu no netsu ni

ku berlari jauhi kerumunan di tengah gedung yang membara

moeru biru no mure no sukima o nuke

seraya kita terjatuh

bokura wa ochiteku

mari tarik pelatuk terakhir ini

saigo ni hikigane o hiite yarou

dan musim dingin 'kan lahap semua yang tersisa

fuyu ga subete o oou

Cerita ini adalah karya fiksi. Nama individu dan organisasi yang muncul dan setiap persamaan dengan yang ada di dunia nyata adalah murni kebetulan.

Mau kauapakan wanita itu?

Dia kabur dari rumah, berkeliaran, lalu ditangkap polisi,

jadi sebaiknya kita amati saja dia dari dekat.

Dia itu bukan rekan kita.

Kalau tetap di sini, mungkin saja suatu saat dia akan ganggu rencana kita.

Sepertinya dia tak punya tempat tujuan.

Dia bilang kalau dia ingin melarikan diri dari dunia ini.

Katanya dia tak punya tempat untuk pulang.

Kau sendiri bilang kalau kau takkan terlalu libatkan diri.

Kau pasti sudah tahu,

semua orang yang terlibat dengan kita takkan bernasib baik.

Ah, eh, anu...

Ma-Maafkan aku!

Ya, kau beruntung.

Eh?

Ini bukan ponsel biasa.

Ada bom plastik di dalam alat pemadam kebakaran ini.

Dan ponsel ini adalah detonatornya.

Seandainya sekringnya sudah disambungkan,

sekarang tempat ini pasti sudah...

Duar!

Aduh.

Apa itu terlalu mengejutkan buat orang sakit?

Tampaknya cuaca sekarang sedang bagus.

Tidak, sebentar lagi akan hujan.

Apa wanita itu tak tahu malu?

Sudahlah. Sepertinya sudah lama dia belum mandi.

Dia tak berniat untuk pindah kemari, 'kan?

Pokoknya, setelah demamnya turun, dia harus angkat kaki dari sini.

Tapi...

Tak ada gunanya dia berada di sini.

Dia hanya akan ganggu kita.

Kebocoran data yang dikarenakan peretasan tempo hari

telah membeberkan rincian penyelidikan kita kepada publik.

Jangan sampai kita salah langkah lagi.

Kita harus tingkatkan personel,

terlebih lagi personel di bidang Cyber Crime,

dan menggiatkan usaha kita untuk tangkap para pelaku.

Hanya ini satu-satunya pilihan kita.

Hm?

Apa?

Rapat dibubarkan. Saya mohon kerja sama kalian semua.

Permisi, petugas mau lewat.

Kami mau ganti alat pemadam kebakarannya.

Permisi.

Ya.

Ya, kami baru saja tiba.

Mohon tunggu sebentar.

Bukan apa-apa, tak perlu dicemaskan.

Siap, dimengerti. Akan saya sampaikan.

Eh?

Ada apa?

Rasanya ada bau asap!

Apa?

Ah, selamat datang.

Eh, sepertinya agak gosong sedikit.

Bagaimana rasanya?

Jijik.

Eh?

Ini tak layak dimakan.

He, kau terlalu terus terang!

Kalau begitu, coba kau makan.

Jijik.

Ya, 'kan?

Lagi pula, kami tak menyuruhmu buatkan makanan atau semacamnya.

Kalau kau ingin tunjukkan bahwa dirimu berguna,

justru malah jadi sebaliknya.

Lagi pula, wajahmu kelihatan pucat.

Kau masih demam?

Tak apa, berbaringlah.

Tahu tidak, makanan tak enak juga ada nilainya, lo.

Eh?

Apa kau ingat makanan yang kita makan di tempat itu?

Aku sama sekali tak ingat rasanya.

Di sana, makan itu hanya salah satu tugas kita.

Sebentar lagi waktunya.

Hoi, mereka muncul!

Sphinx muncul lagi!

Aku Sphinx nomor 1.

Aku nomor 2, sedang cari pacar yang bisa rakit bom dan masak makanan enak.

Nah, para pemirsa, kalian pasti sudah tahu apa artinya kalau kami telah muncul.

Saatnya teka-teki!

Nah, teka-teki hari ini, di manakah FEZ 5889, sang malaikat yang menanam anggur, dihukum?

Batas waktunya jam 8 malam ini.

Kalau tak bisa memecahkannya,

akan ada "Duar!" yang hebat lagi kali ini, lo!

Baik, selamat berjuang.

Anak-anak sialan itu...

Kato, hubungi para analis dan segera garap kasus ini.

Siap!

"FEZ 5889" itu kira-kira apa, ya?

"F-E-Z"...

Tunggu!

Pak Shibazaki!

Mukasa.

Hm?

Pak Shibazaki?

Apa kau ingat sesuatu tentang "FEZ 5889"?

Ha? Eh, sebentar.

Memangnya sudah berapa tahun kau bekerja di sini, sih?

Dasar.

Kenapa Anda ke ruang arsip?

Apa ada hubungannya dengan teka-teki?

Kasus Penjambretan Beruntun Toko Kantoran

Kasus Penjambretan Beruntun Toko Kantoran

Nomor dokumen polisi?

Mereka pasti sudah lihat nomor dokumen investigasi polisi saat meretas tempo hari.

Hanya dokumen terkait kasus pengeboman saat ini yang dibocorkan ke publik,

tapi kemungkinan mereka juga mengintip dokumen-dokumen lama.

Jadi maksud Anda mereka sengaja buat teka-teki yang mudah dimengerti oleh polisi?

Tampaknya mereka lumayan tertarik pada kita.

5889.

Ini dia!

Kasus Penjatuhan Hukuman pada Kepala Sekolah di Wilayah Tochigi

Eh...

Kasus Penjatuhan Hukuman pada Kepala Sekolah di Wilayah Tochigi

Kasus Penjatuhan Hukuman pada Kepala Sekolah di Wilayah Tochigi

Kasus Penjatuhan Hukuman pada Kepala Sekolah di Wilayah Tochigi

Kasus Penjatuhan Hukuman pada Kepala Sekolah di Wilayah Tochigi

Kasus Penjatuhan Hukuman pada Kepala Sekolah di Wilayah Tochigi

Kasus Penjatuhan Hukuman pada Kepala Sekolah di Wilayah Tochigi

Kasus Penjatuhan Hukuman pada Kepala Sekolah di Wilayah Tochigi

Kasus Penjatuhan Hukuman pada Kepala Sekolah di Wilayah Tochigi

Kasus Penjatuhan Hukuman pada Kepala Sekolah di Wilayah Tochigi

Kasus Penjatuhan Hukuman pada Kepala Sekolah di Wilayah Tochigi

Kasus Penjatuhan Hukuman pada Kepala Sekolah di Wilayah Tochigi?

Kasus Penjatuhan Hukuman pada Kepala Sekolah di Wilayah Tochigi

Kasus Penjatuhan Hukuman pada Kepala Sekolah di Wilayah Tochigi

Kasus Penjatuhan Hukuman pada Kepala Sekolah di Wilayah Tochigi

Kasus Penjatuhan Hukuman pada Kepala Sekolah di Wilayah Tochigi

Kasus Penjatuhan Hukuman pada Kepala Sekolah di Wilayah Tochigi

Kasus Penjatuhan Hukuman pada Kepala Sekolah di Wilayah Tochigi

Kasus Penjatuhan Hukuman pada Kepala Sekolah di Wilayah Tochigi

Kasus Penjatuhan Hukuman pada Kepala Sekolah di Wilayah Tochigi

Kasus Penjatuhan Hukuman pada Kepala Sekolah di Wilayah Tochigi

Kasus Penjatuhan Hukuman pada Kepala Sekolah di Wilayah Tochigi

Kasus Penjatuhan Hukuman pada Kepala Sekolah di Wilayah Tochigi

Kasus Penjatuhan Hukuman pada Kepala Sekolah di Wilayah Tochigi

Kasus Penjatuhan Hukuman pada Kepala Sekolah di Wilayah Tochigi

Kasus Penjatuhan Hukuman pada Kepala Sekolah di Wilayah Tochigi

Empat siswa yang terlambat latihan pagi di klub terkena dehidrasi

karena dipaksa berlari mengitari sekolah saat panas 35º Celsius.

Kekerasan terhadap siswa, ya?

Eh?

Lalu apa hubungannya?

Ada bagian dari Apokalips Barukh yang menyebutkan

seorang malaikat yang menanam anggur di Taman Firdaus

dan menerima murka Tuhan.

Namanya adalah Sammael, malaikat yang juga dikenal sebagai ular merah.

Malaikat merah.

Anggap saja hukuman terkait dokumen itu adalah "dipaksa lari."

Ular merah yang dipaksa untuk terus berlari.

Menurut kalian apa itu?

Ular merah... Berlari...

Benda apa yang berbentuk seperti ular dan berlari?

Kereta?

Benar. Berarti kereta merah di tengah kota adalah...

Jalur Shuto-Shinjuku!

Gawat, kita harus segera melaporkannya!

Kemungkinan bomnya berada di salah satu gerbongnya.

Akan kuminta periksa seluruh gerbong!

Kereta bawah tanah, ya?

Ini pasti bukan sebuah kebetulan.

Eh?

Maksudku, ini bukanlah aksi terorisme sembarangan.

He, Nine, apa teka-teki kali ini tak terlalu mudah?

Kita akan kena masalah kalau terlalu sulit dan mereka tak bisa memecahkannya.

Jadi kau memang sengaja membuatnya mudah, ya.

More Indonesian subtitles for Terror in Resonance

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left