The first 200 lines.
Bonus 0.25% Commision Grade A Bonus 0.7% Rollingan Casino
Aku tidak bisa.
Kau pikir aku akan terima itu? Kau memang babi, kau tahu itu?
Hei semua! Ingin menawarkan "Pondok Mempesona"-ku...
...dekat Townhampton kepada kalian yang butuh sedikit pelarian,
Yang pertama membalas surel ini yang mendapatkannya! Lisa Leonard.
Akhir Pekan Di Hutan Mempesona
Terima kasih.
Cepat!
Ayo!
Lakukanlah!
Ada apa denganmu? Ayo!
Cepat!
Lakukanlah!
Ayo!
Lakukanlah. Cepat!
Lakukanlah!
Lakukanlah!
Keluar dari 66 menuju Dorn Road.
30 meter didepan, belok kiri.
30 meter didepan, belok kanan.
Anda tiba ditujuan.
Penghitungan ulang.
Putar arah.
Penghitungan ulang.
Alex! Senang kau bisa gunakan itu! Kau pasti suka!
Alamatnya 47 3 Ponds Road. Kunci dibawa Kurcaci nomor tiga.
(Jangan mengambil kunci dibawah kurcaci lain yang bukan milikmu!)
Kuharap kau tak keberatan menjaga Jackie Gleason. (Dia ramah)
1/2 cangkir makanannya dua kali sehari.
Jangan khawatir dengan kotak kotoran!
Kau harus menyingkir, teman!
Kau bicara denganku?
Kau harus menyingkir!
Sial!
Sudah kubilang untuk menyingkir, bukan?
Ombaknya datang.
Aku tak sadar berada di sana.
Kau tahu, kebanyakan orang memakai pakaian pantai...
...jika mereka ingin berdiri di tepi laut.
Hanya berkata.
Sebenarnya aku kemari untuk mencari sinyal yang lebih baik.
Dan untuk menyerap seluruh keindahan ini./Maaf?
Kau kemari untuk menyerap seluruh keindahan ini...
...karena kau takkan datang ke tempat seperti ini...
...tapi masih peduli dengan sinyal seluler.
Ya, aku hanya tak terlalu suka dengan lautan.
Kenapa?
Alasan pribadi.
Baiklah.
Apa kau tahu tempat dimana aku bisa membeli pengisi daya ponsel disini?
Kau bisa coba Ouzo Electronics di Main, tapi itu tutup jam 17:30.
Apa, 17:30?/ Ya, ini musim liburan.
Semuanya tutup kecuali toko es krim.
Kau berada di hutan belantara sekarang.
Ya, katakan padaku soal itu.
Aku tak pernah melihatmu sebelumnya.
Aku hanya menginap di tempat temanku selama akhir pekan.
Dan teman ini berada di usia yang semestinya?
Maaf? Apa maksudnya itu?
Mungkin kau orang yang merayu wanita lansia demi rumah musim panas mereka.
Aku terlihat seperti itu?/ Mungkin. Aku tidak yakin.
Kau menyudutkanku.
Meskipun para wanita tak bisa menolakku,
Dan celanaku basah.
Tidak, dia berada di usia yang sepantasnya.
Dia temanku. Bahkan, seorang kenalan sebenarnya.
Aku bahkan tak kenal dia sebenarnya.
Ini percakapan terlamaku dengan seseorang...
...secara langsung setelah berminggu-minggu.
Aku pergi ke pesta nanti. Kau harus datang.
Kurasa aku tidak diundang.
Kurasa kau baru saja diundang.
Itu pestamu?/Aku kenal orang yang mengadakannya.
Aku bisa masukkan kau kedalam daftar tamu.
Entahlah. Daftar tamu. Itu cukup membuatku stres.
Ditambah, aku kemari untuk menjauh.
Aku ingin kembali dan membusuk .
"Membusuk"? Sungguh?/ Maksudku, menghilangkan penat.
Dan juga, temanku punya kucing yang harus aku jaga.
Itu...
Itu bukan kucingku. Itu kucing dia.
Setidaknya ikut denganku berenang?/Sekarang?
Aku sebaiknya pergi ke toko sebelum itu tutup. Kau tahu...
Tidakkah ini sedikit dingin di musim ini?
Tepat sekali.
Tepat sekali.
Bodoh.
Yang benar saja.
Hei! Permisi! Aku ada...
Hei, bajingan!
Hei.
Hei!
Hei!
Halo.
Hai!
Terima kasih sudah berhenti. Apa kau punya ponsel?
Mobilku mogok dan ponselku baterainya habis.
Tentu saja.
Rumahku di sisi ladang sebelah sana.
Aku temui kau di sana.
Baiklah.
Sekali lagi terima kasih banyak. Aku sangat menghargai ini.
Tak masalah./ Aku Alex, omong-omong.
Halo, Alexander. Aku Shirley.
Aku hanya Alex.
Silakan masuk, Hanya Alex.
Rumah yang bagus./ Terima kasih.
Kau tak kebetulan punya pengisi daya iPhone, 'kan?
Aku punya.
Syukurlah.
Kurasa aku berada di nirwana.
"Kalau begitu masuklah lebih dalam lagi,"
Ujar laba-laba kepada lalat.
Kau punya kucing.
Ya. Mereka membuat tikus menjauh,
Karena mereka memakannya.
Benar.
Tidakkah bukan ini sedikit terlambat untuk memanen jagung?
Aku tidak memanen.
Aku membersihkan labirin jagungku.
Wow. Kau punya labirin jagung. Itu keren.
Ya. Itu benar.
Semuanya tentang tes perdagangan, Alex.
Ada banyak orang Yahudi di sini.
Kau bilang punya pengisi daya iPhone.
Aku punya. Di dapur.
Itu lagumu?
Suaramu sangat bagus./ Benarkah?
Lihatlah.
Kau benar. Kau penuh persiapan.
Tidak, maaf, itu kucing.
Aku alergi.
Kalian para pria harus bersikap begitu tangguh.
Kami suka emosi. Itu membuat kami luluh.
Kau tak bisa menipuku.
Ayolah.
Tak ada jaringan?
Kau tak kebetulan punya Wi-Fi disini, 'kan, Shirley?
Aku punya, Hanya Alex.
Alex saja cukup.
Apa kata sandinya?
Itu pertanyaan yang cukup intim, bukan?
Kata sandi?
Kau mau tahu semua rahasiaku, bukan begitu, Hanya Alex?
Tidak. Cukup kata sandinya.
Itu "Penerbang-layangan."/ "Pembakar-layangan"?
Apa kau bilang?/ Apa kau bilang?
"Penerbang-layangan."/ Baiklah.
Itu tak bekerja./ Benarkah?
Baiklah.
Akan aku periksa setelah aku masukkan roti Challah ini.
Challah?
Tapi kau menggunakan lemak babi.
Benar. Resep rumahan.
Benar. Jadi kau tidak membuat Challah.
Aku membuatnya. Selalu habis setiap minggunya.
Tapi Challah tidak memakai lemak babi.
Buatanku memakai itu.
Tapi umat Yahudi yang taat tidak memakan yang berkaitan dengan babi.
Jelas mereka bisa.
Dengar, kurasa aku sebaiknya menggunakan telepon rumah jika...
Aku mau mau menghubungi soal mobilku.
Tentu saja.
Di ada di kamar riasku.
Kau bisa...
Celanamu basah.
Ya, aku mengalami kecelakaan di pantai.
Aku ditabrak ombak.
Bisa aku pakai teleponmu?
Kubilang itu di kamar riasku, lantai atas.
Kamar rias maksudmu adalah kamar tidurmu?
Bagus. Terima kasih.
Selagi kau menelepon,
Biar aku masukkan celana itu ke mesin pengering untukmu.
Tidak, tak apa. Terima kasih.
Berikan itu padaku.
Tidak, sungguh./ Tidak.
Sungguh.
Stubbed Tow (Ibu Jari Kaki Terantuk). Ada yang bisa kubantu?
Maaf?
Stubbed Tow. Ada yang bisa kubantu?
Stubbed Tow. Itu pelesetan.
Aku mengerti.
Ada yang bisa kubantu?
Ya. Mobilku tak mau menyala.
Itu di Pantai Sagg Main di Sagaponack.
Apa yang kau lakukan?
Berhenti menyanyi.
Bisa kau berhenti menyanyi? Cukup...
Baiklah, tolong berhenti. Berhentilah.
Bisa kau berhenti? Aku baru saja melukai diriku sendiri.
Ya Tuhan, kau sudah gila.
Kembalilah ke atas, Hanya Alex.
Shirley, aku hanya mau pergi.
Aku mau mengambil celanaku kembali dan pergi.
Oke?
Ya Tuhan!
Apa kau serius?
Ya Tuhan!
No comments yet. Be the first to leave one.