The first 200 lines.
NAMA, ORGANISASI, DAN KEJADIAN
DALAM DRAMA INI TIDAKLAH NYATA.
SEMUA CERITA DI EPISODE INI HANYALAH REKAAN.
Bagaimana jika Nona Se-yeon memilih sebaliknya?
Dia tidak akan.
Apa?
Karena kemiskinan membatasi pilihanmu.
Omong-omong, aku selalu ingin tahu tentang ini.
Kenapa kau menamai perusahaanmu "Silver Lining?"
Aku mencari di wawancaramu, tapi kau tak pernah menyebutkannya.
Silver Lining.
Tepi keperakan pada awan.
Secercah harapan di tengah kemalangan?
Itu tak terdengar seperti nama perusahaan IT.
Kau pernah menonton film Terminator?
Terminator ?
EPISODE EMPAT TERBUKA
Astaga.
Sekarang, jangan ragu untuk bertanya padanya.
Ada yang bilang, seiring berkembangnya teknologi IA,
sekitar 47 persen dari pekerjaan saat ini akan hilang.
Beberapa bahkan takut bahwa IA akan keluar dari kendali manusia
dan menjadi ancaman bagi umat manusia.
Apa pendapat Anda tentang hal itu?
Aku akan kembali.
Saya yakin kalian semua khawatir film Terminator akan menjadi kenyataan.
Kecerdasan buatan
dengan kecerdasan tinggi dan otonomi
bisa menjadi ancaman
ke seluruh homo sapiens .
Karena mereka akan menjadi lebih pintar dan lebih kuat dari manusia.
Saat itu terjadi,
IA akan mengubah dunia untuk menguntungkan diri mereka sendiri,
tanpa seizin kita.
Karena
itulah yang telah dilakukan manusia.
Berharap menjadi secercah harapan
di masa depan yang suram dan berawan,
CEO Kim Seon-ju telah menamai perusahaan ini sebagai "Silver Lining."
Saya, CEO Park In-seong, yang mengambil alih misi itu,
berjanji bahwa kemanusiaan
akan selalu menjadi hal yang diperhatikan
dalam teknologi Silver Lining.
Luar biasa.
Pak Oh.
Kerja bagus hari ini.
Maafkan aku.
Sampaikan salamku kepada Direktur Park.
Syukurlah karena dia tak bersikap keras padamu.
Apa yang kau bicarakan?
Kita akan kehilangan semua iklan Bumyoung Electronics.
Sungguh?
Tadi itu agak mendadak, tapi itu kejutan yang menyenangkan.
Kau tahu, kata "keluarga" berarti sekelompok orang
yang hidup dan makan bersama.
Akhirnya, aku merasa telah menjadi bagian dari keluarga Bumyoung.
Berkatmu,
aku memberikan kesan pertama yang baik sebagai CEO Silver Lining.
Aku pasti akan membalas kebaikanmu ini.
Apa kau mengancamku sekarang?
- Pak Oh. - Orang-orang sedang menonton.
Aku penasaran mengapa Pak Kim bertemu dengan Pak Kwak.
Apa yang dia pikirkan?
Seharusnya aku tak boleh seperti ini.
Tapi semuanya terlihat janggal.
Halo?
Kau bertindak seolah-olah kau benar-benar seorang CEO.
Maaf.
Aku hanya berimprovisasi berdasarkan apa yang kau katakan.
- Pak In-seong. - Tapi jika aku dapat teguran karena ini,
itu tak adil.
Pak Oh mengambil penyuara telinga nirkabelku,
jadi, aku tak punya pilihan.
Pak In-seong, kenapa kau selalu membuat alasan?
Kim Gun-mo adalah satu-satunya yang menjadi sukses dengan lagu "Excuses."
Apa?
Kubilang kau tak perlu membuat alasan. Kau hebat tadi.
Kau jelas tampak seperti seorang bos sungguhan.
Apa kau baru saja memujiku?
Ternyata kau bisa memuji orang lain.
Halo?
Siapa?
Sepertinya kita punya satu kesamaan, CEO Park.
Kudengar kau mengumpulkan ponsel saat rapat eksekutif, ya?
Ya.
Bagus. Ponsel zaman sekarang juga bisa menjadi perekam dan penyadap.
Itu untuk alasan keamanan, kau paham?
Kau dipilih oleh Kim Seon-ju.
Aku penasaran apa yang membuatnya memilihmu,
dan aku menemukan jawabannya di konferensi pers.
Kau menyanjungku. Aku tak melakukan apa pun…
Kau pasti sering mengobrol dengan CEO Kim.
Ya.
Jadi, itu sebabnya kau bisa mengatakan hal-hal persis yang dia katakan kepadaku.
Seolah-olah dia menulis naskah untukmu.
Ada apa?
Bukankah CEO Kim memberitahumu aku akan mengatakan hal-hal seperti ini?
Aku tak mengerti apa yang kau bicarakan.
Kau sering mengobrol dengannya, jadi…
Entah apa yang dia janjikan padamu
saat dia memintamu menjadi CEO sementara,
tapi jangan terlalu percaya pada Kim Seon-ju.
Kenapa kau berkata begitu?
Dia tak peduli pada siapa pun kecuali dirinya sendiri.
Itu sebabnya dia tak menepati janjinya padaku.
Anggap ini sebagai
saran dari seorang profesional kepada seorang pemula.
Dia sudah pergi?
Ya, barusan.
Apa katanya?
Hanya beberapa saran kerja.
Itu saja?
Ya.
Jadi, itu bagian dari rencana Pak Oh?
Bagaimana denganmu, Sekretaris Jung?
Apa kau menemukan sesuatu dari mobil Direktur Pelaksana Junior Kwak?
Ternyata dia bertemu seseorang di dekat lapangan golf hari itu.
Siapa itu?
Itu kau, Pak.
- Aku? - Aku?
CEO Kim Seon-ju.
Dia bertemu denganku?
Tapi aku tak ingat itu. Dan kami tak sedekat itu.
Aku sudah menyalin kartu memorinya.
Kau benar. Aku benar-benar bertemu dengannya.
Apa kau menemukan hal lain dari mobilnya?
Tak ada.
TUJUAN TERAKHIR
SITUS PEMBANGUNAN KEMBALI CHUNGBUK TIGA
"Chungbuk?"
Dari lapangan golf,
dia menuju ke Situs Pembangunan Kembali Chungbuk Tiga.
Itu artinya ini tempat tujuan Pak Kwak
setelah dia bertemu Pak Kim.
Jangan terlalu percaya pada Kim Seon-ju.
Apa yang terjadi?
Panas!
Apa kau menontonnya semalaman?
Kau bisa meledak dan mati.
Aku serius.
Dan menontonnya berulang kali tak membuat sesuatu yang baru muncul.
Kerja kerasmu tak selalu membuahkan hasil,
tapi kemalasanmu akan berdampak padamu.
Jadi, tak ada kata "kemalasan" dalam kamusku.
Apa kau pikir kau itu kamus elektronik?
Kenapa kau selalu berbicara tentang kosakata?
Astaga.
Min-a, ketuk dulu sebelum masuk.
- Hai. - Hai.
Aku mendengar suara ayah.
Itu aku.
Aku sedang menelepon seorang teman. Kau pasti salah dengar.
Omong-omong, apa kau tak pergi ke TK hari ini?
Ini hari Minggu.
Lain kali, akan kuketuk pintu dulu.
Min-a, tunggu sebentar.
Min-a.
Biarkan aku memperbaiki rambutmu.
Berbaliklah.
Min-a, mau lihat sesuatu yang keren?
Apa itu?
Sebenarnya,
aku seorang pesulap.
Aku serius.
Lihat.
Abrakadabra.
Astaga. Bagaimana kau melakukannya?
Mau bermain denganku hari ini?
Ayo pergi.
Bermain apa, ya?
Min-a, bisa ambilkan satu buku lagi?
Satu, dua, tiga.
- Sudah selesai. - Sudah selesai.
Min-a, tos. Bagus.
Kurasa ini lebih tinggi daripada aku.
Tebak jari yang mana.
- Yang ini. - Salah.
Coba lagi.
Tebak jari yang mana.
Yang ini.
Kau benar.
Selamat makan.
Kelihatannya enak.
Min-a, lihat ini.
Apa itu?
Mau kutunjukkan sesuatu yang menarik?
Ini seperti ulat. Aku ingin mencoba juga.
Kau ingin mencobanya?
Ini.
Siapa yang mengajarimu hal-hal ini?
Bagaimana menurutmu? Menarik, bukan?
Baro, apa kau tahu beberapa trik sulap?
Jika ada trik sulap yang bisa membuat Anda bahagia,
saya ingin mempelajarinya.
Lihat betapa manisnya dirimu.
Baro.
Kau manis sekali.
Si Manis-ku.
Kenapa kau tak memukulnya lebih keras agar bahuku terkilir?
Kau tak memotong rumput?
No comments yet. Be the first to leave one.