The first 200 lines.
Kenapa tidak ada yang berhasil untukku hari ini?
Apa?
Bu.
Bu?
Sial.
Bu, Anda baik-baik saja?
Bu, bangunlah.
Bu, bertahanlah.
Aku akan membawa Anda ke rumah sakit.
Tidak. Jangan rumah sakit.
Apa?
Jangan rumah sakit.
Apa...
Sial.
Kamu pasti bercanda.
Kita hampir sampai.
Kunci kombinasinya.
Benar. 0907.
Baiklah.
Kamu menaikkan beratnya? Kurasa tidak perlu.
Aku hanya bilang...
Kamu bisa terluka.
Kamu tidak akan joging hari ini?
Pemanasan akan mencegah cedera.
Aku tiba lebih awal, berlari sepuluh putaran di area parkir,
lalu menaiki tangga.
Baiklah.
Pelan-pelan. Gerakan latissimus dorsimu tidak benar.
Jangan pusatkan beban di sikumu.
Kamu akan merusak sendimu.
Aku sungguh berharap kamu
tidak meluruskan lenganmu.
Kamu mengangkat tumitmu.
Letakkan kakimu di tanah.
Lututmu bisa cedera.
Kamu tidak bisa memulai dengan beban seberat itu.
Posturmu juga kacau.
Mari turunkan bebannya dan perbaiki posturmu dahulu.
Berhentilah mengikutiku dan berkicau di telingaku.
Aku akan mengurus latihanku sendiri.
Aku berkicau?
Ya. Kamu berkicau.
Kalau begitu, berolahragalah dengan lebih baik.
Kamu lupa kesepakatan kita?
Kamu setuju tidak menggangguku.
Bagaimana bisa jika posturmu berantakan?
Aku punya instruktur yang lebih kompeten darimu di Amerika.
Bagaimana kamu tahu itu
padahal kamu tidak pernah membiarkanku membantumu?
Pria tahu tubuh pria lebih baik, dan itu bekerja sebaliknya juga.
Ya, dan masyarakat umum membutuhkan seorang ahli sepertiku.
Kamu akan joging di sepanjang sungai lagi malam ini?
Kenapa? Kamu tidak tahan melihatku?
Aku selalu melihatmu di sana sekitar pukul 21.00.
Aku melihatmu saat fajar dan malam.
Setelah melihatmu di malam hari, beberapa jam kemudian kita bertemu.
Astaga. Bukankah itu melelahkan? Kurasa begitu.
Astaga. Agar kamu merasa lebih baik,
aku harus menyingkir.
Ide bagus. Aku joging pukul 21.00.
Baiklah. Aku akan mulai pukul 20.00.
Sebaiknya kamu menepati janjimu.
Baiklah.
Pak.
Tanda tangani formulirnya dahulu.
"Catatan Pelatihan Pribadi: Kang Tae Ho"
Satu selesai, 99 lagi.
Aku tahu, aku juga menghitung.
Aku menonton sebuah acara saat di luar negeri.
Salah satu anjing peliharaan Lee Hyo Lee si penyanyi.
Namanya Hyo Sim, bukan?
Aku menonton acara itu.
Anjing Lee Hyo Lee bukan bernama Hyo Sim.
Namanya Soon Sim.
Benarkah?
Ternyata kamu lebih pemarah daripada yang kamu tunjukkan.
Kamu sama buruknya.
"Vila Uicheon"
Sial.
Ini.
Bu.
Anda baik-baik saja?
Jika mau, Anda mau bubur?
Bu.
Astaga.
Sial.
Bu. Bisakah Anda bangun?
Makanlah bubur yang kubuat.
Ya?
Bu.
Sial.
Dasar bodoh.
Astaga.
Astaga.
Ini harus dibuang di tempat sampah makanan.
Siapa yang membuangnya seperti ini?
Tetap saja, ada banyak yang harus dibawa pulang.
Aku beruntung lagi hari ini!
Sudah. Kita sudah selesai.
Terima kasih.
Ga On, Ayah akan pulang larut hari ini.
Panaskan dan makan nasi telur dadar yang ayah sisihkan saat kamu pulang.
Ayah akan mengupas dan memotong buah agar kamu bisa makan itu juga.
Lalu, kerjakan PR-mu, ya?
Ya. Ayah akan berada di lapangan golf dalam ruang dengan klien nanti?
Ya, ayah di lapangan golf dalam ruang dengan klien malam ini.
- Park Jung Ja? - Ya, Park Jung Ja.
- Apa dia sudah lebih baik? - Sama sekali tidak.
- Dia membeli stik baru lagi? - Ya, lagi.
Kurasa masalahnya bukan stiknya.
Nona Park. Serahkan masalah orang dewasa kepada orang dewasa.
Saatnya kamu berangkat ke sekolah.
Ayo.
Astaga.
Ini.
Aku berangkat ke sekolah.
Baiklah. Semoga harimu menyenangkan.
"Aku merasakannya"
"Semuanya sudah siap"
"Kelihatannya bagus"
"Aku merasakannya"
"Aku merasakannya"
Kamu mau berangkat sekolah?
Anda pergi ke mana pagi-pagi sekali?
Saat orang dewasa bertanya, kamu harus menjawabnya dahulu.
Anda membawa pulang sesuatu yang aneh, bukan?
Apa? Beraninya kamu.
Kamu tidak boleh mencampuri urusan orang dewasa.
Kenapa kamu
memakai sesuatu yang mencolok dan berwarna-warni ke sekolah?
Itu berlebihan untuk usiamu.
Terserah. Ini jauh lebih baik dari membawa pulang sampah seperti Anda.
Dasar pengumpul sampah. Bocah.
Beraninya dia.
Dia selalu membantahku.
Lakukan itu jika kamu ingin diusir!
Sial.
Dia manis saat pindah
bersama ayahnya saat itu.
Seorang hostes bar dengan dua chihuahua ingin menyewa kamar,
dan kupikir seorang gadis muda akan lebih baik daripada dua anjing.
Kondisinya memburuk setiap hari.
Astaga.
Selamatkan aku.
Satu langkah lagi...
Satu langkah lagi.
Satu langkah lagi.
Sekarang lihat dari sini.
Lihat bagian belakangnya.
- Haruskah? - Ya.
Kenapa nasinya terlihat seperti ini?
Bagaimana dengan yang ini?
Aku tidak suka bagian belakangnya.
Ju Yeon bilang ini nyaman.
Benarkah? Kalau begitu, kita harus membeli yang ini.
Ibu!
Apa?
Apa ini?
Itu nasi.
Yang ada di dalam nasi harganya sekitar 27 dolar per 100 gram.
Berhenti mengeluh dan makanlah.
Ibu membayar 27 dolar per 100 gram
untuk membeli sesuatu yang tampak sangat buruk?
Itu yang dimakan suku Maya kuno.
Kenapa kita makan sesuatu yang dimakan suku Maya kuno?
Kamu tahu alasannya.
Kandungan proteinnya lima kali lebih banyak dari beras cokelat
dan mengandung 17 jenis asam amino yang bagus untuk pertumbuhan otak.
Ibu membelinya untuk kakakmu,
tapi kamu bisa memakannya hari ini sebab ibu tidak sempat memasak nasi.
Baiklah. Bagaimana dengan ini, Ru Bi?
Aku suka yang ini.
Bagian belakangnya tampak nyaman.
Tiga ribu dolar untuk kursi?
- Dasar bodoh! - Astaga.
Hee Ju, kita harus bicara.
Beberapa bulan lalu,
kamu membelikan Ru Bi kursi baru.
Katanya punggungnya sakit di kursi. Apa yang bisa kulakukan?
Dia harus duduk di sana seharian. Aku tidak bisa menyuruhnya bertahan.
Kamu bisa memberinya bantal
atau kursi baru dengan harga terjangkau.
Kamu baru membesar-besarkan soal membayar biaya rumah sakit Ibu.
Haruskah kamu membeli kursi semahal itu?
Tunggu. Kenapa kamu membahas biaya rumah sakit Ibu sekarang?
Bukankah kita sudah cukup membicarakannya?
Ini tentang Ru Bi, bukan Ibu.
Tagihan medis adalah sesuatu yang harus kita bayar.
Tapi membeli kursi mahal tidak perlu.
Apa maksudmu tidak perlu?
Bagaimana jika tulang punggung putrimu bengkok?
Bagaimana kamu akan bertanggung jawab?
Kamu tidak keberatan menghabiskan uang untuk ibumu,
tapi tidak mau menghabiskannya untuk anak-anakmu sendiri.
Hyo Sim bilang dia yang bayar.
Kemarin dia bilang akan mengurusnya.
Kamu sama sekali tidak kasihan kepada Hyo Sim?
Kenapa?
Dia hanya ingin membayar biaya pengobatan ibunya sendiri.
Kamu bukan anak tunggalnya. Dia juga putrinya.
No comments yet. Be the first to leave one.