Release info

War and Peace Part IV Pierre Bezukhov 1967 1080p BRRip 6CH x264-R415
A Commentary by Chyrus

Tags

brrip
x264
1080
Published on: 2021-07-02
Downloads: 36
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

MOSFILM

LEO TOLSTOY

WAR AND PEACE

PIERRE BEZUKHOV

Directed by SERGEI BONDARCHUK

Chief Cameraman ANATOLY PETRITSKY

Art Direction by MIKHAIL BOGDANOV, GENNADY MYASNIKOV

Assistant Art Directors SEMYON VALYUSHEK, SAID MENYALSHCHIKOV

Music Composed by VYACHESLAV OVCHINNIKOV

Sound Engineers YURI MIKHAILOV, IGOR URBANTSEV

Assistant Directors ANATOLY CHEMODUROV A. SHIR-AKHMEDOVA, A. ALESHIN

Cameraman DMITRI KORZHIKHIN Pyrotechnician VLADIMIR LIKHACHEV

Moscow Symphony Orchestra All-Union Radio and TV Chorus and Orchestra

Conducted by VYACHESLAV OVCHINNIKOV

Starring:

Pierre Bezukhov - SERGEI BONDARCHUK

Natasha Rostova - LUDMILA SAVELYEVA

Andrei Bolkonsky - VYACHESLAV TIKHONOV

Ilya Andreyevich Rostov - V. STANITSYN

Countess Rostova - K. GOLOVKO

Petya Rostov - S. YERMILOV

Sonya - I. GUBANOVA Princess Marya - A. SHURANOVA

Nikolushka - A. SEMIN Prince Vasily - B. SMIRNOV

Scherer - A. STEPANOVA

Kutuzov - BORIS ZAKHAVA Karatayev - M. KHRABROV

Denisov - N. RYBNIKOV Tikhon Shcherbaty - S. CHEKAN

Napoleon - VLADISLAV STRZHELCHIK

Ramballe - JEAN-CLAUDE BALLARD Morel - YU. MILLYAR

Davout - B. MOLCHANOV Lauriston - D. POLYAKOV

Pertanyaan kita mengadakan pertemuan adalah untuk membahas pertanyaan tentang...

perang.

Pertanyaan selanjutnya.

Keselamatan Rusia tergantung pada tentaranya.

Lebih baik ambil resiko kehilangan tentara dan Moscow...

dengan mengadakan pertempuran...

atau meninggalkan Moscow tanpa pertempuran?

Aku ingin dengar pandangan kalian atas pertanyaan ini.

Aku sangat tidak meyakini maksudnya itu adalah kalah.

Satu-satunya cara menyelamatkan kota suci kita...

itu adalah menyerang musuh.

Mungkinkah aku harus biarkan Napoleon sejauh sampai ke Moscow?

Dan kapan aku melakukannya?

Kapan itu...

Kapan itu peristiwa mengerikan ini terjadi?

Sedang berpikir harus memberikan perintah, memenuhi dia dengan kecemasan.

Berikutnya, saudara-saudara,

serahkan padaku...

untuk membayar atas kerugian ini.

Saudara-saudara, aku sudah dengar pendapat kalian.

Beberapa di antara kalian bakal tak sependapat denganku.

Tapi aku...

Karena kewenangan yang telah diberikan padaku oleh Tsar dan negaraku,

aku memberikan perintah untuk mundur.

Ini...ini aku tidak harapkan.

Ini aku tidak bayangkan.

Anda harus istirahat, pak.

Tapi tidak!

Mereka bakal makan daging kuda, seperti pasukan Turki!

Mereka bakal memakannya.

Andai saja...

Pada malam 1 September,

Kutuzov memberikan pasukan Rusia perintah untuk mundur...

pergi melewati Moscow menuju Ryazan.

Kau tahu, sayangku, aku ingin beritahu sesuatu.

Countessku sayang.

Seorang perwira habis kemari meminta kereta buat orang-orang yang terluka.

Turunkan barang-barangnya! Kasihkan keretanya pada orang-orang yang terluka!

Semua keretanya buat orang-orang yang terluka.

Ambil barang-barang kita lalu taruh ke tempatnya.

Bagaimana dengan kusirnya? Haruskah aku liburkan dia?

Oh, ya.

Dengar, Gerasim, aku mohon padamu untuk melakukan persis yang aku katakan.

Aku siap melayani anda. Anda mau sesuatu untuk dimakan?

Tidak. Aku butuh yang lain.

Aku butuh...

Aku butuh pakaian orang desa dan pistol.

- Siapa pemilik kereta itu? - Milik Pangeran.

- Dia terluka. - Siapa? Namanya siapa?

Bekas tunanganmu. Pangeran Bolkonsky. Mereka bilang dia sekarat.

Tuhan bakal bersama kita.

- Astaga! Lihat, itu dia. - Siapa?

Lihat. Itu Bezukhov!

Pyotr Kirilych!

Kemari. Kami tahu itu kau!

Pyotr Kirilych! Lihatlah kemari!

Kenapa berpakaian seperti itu?

Ini apa, Count?

Apa? Apa? Kenapa?

Jangan ajukan pertanyaan.

- Kau tinggal di Moscow? - Di Moscow? Ya.

Selamat tinggal.

Betapa aku harapkan aku ini pria! Aku bakal ikut denganmu. Sungguh mengerikan.

Ibu, tolong biarkan aku tetap di sini.

- Kami dengar kau di pertempuran. - Aku memang di sana.

Besok, akan ada pertempuran lagi.

Tapi ada masalah apa, Count? Kau tak seperti biasanya!

Jangan tanya. Aku memang tak seperti biasanya.

Besok...Tidak. Selamat tinggal!

Ini masa yang mengerikan.

Selamat tinggal!

Tiba-tiba dia merasa semuanya bakal berakhir.

Semuanya kacau.

Semuanya hancur.

Di depan terdapat kekosongan,

dan tak ada jalan keluar.

Ini dia.

Ibukota suci.

Terletak di kakiku, menunggu ditakdirkan.

Aneh, indah.

Kota yang megah.

Tapi kenapa perwakilan kota begitu lama datangnya?

Kaisar, Moscow kosong. Semua orang telah pergi.

Siapa di sana? Pasukan Rusia atau pasukan kita sendiri?

Pasukan kita sendiri! Prancis!

Ke pertempuran! Perintah!

Lihat mereka? Itu mereka!

Ke pertempuran!

Itu mereka! Tuhan Maha Pengampun!

Tuhanku! Mereka di sana. Empat dari mereka, dengan kuda!

Masukkan kudanya. Aku beri hormat padamu!

Kau tuan rumahnya?

Tempat.

Tempat! Penginapan.

Pasukan Prancis orang-orangnya baik.

Jangan buat aku marah, orang tua. Tunjukkan padaku kamarnya.

Aku tak mengerti kau.

"Tak mengerti. Tak mengerti."

Habisi mereka!

- Kau terluka? - Kupikir tidak.

Tapi tadi aku punya kans menghindarnya kecil sekali.

- Siapa ini orang? - Aku sungguh minta maaf.

Bajingan, kau harus menanggung konsekuensinya!

Kami pengampun karena kemenangan, tapi kami benci penakut!

Tolong maafkan pemabuk dungu ini. Dia tak tahu apa yang dia lakukan.

Kau telah selamatkan hidupku. Kau orang Prancis?

Aku Kapten Ramballe dari Resimen Cahaya ke 13.

- Aku orang Rusia. - Huh?

Bilang itu ke yang lainnya. Apa yang harus kita lakukan terhadap orang ini?

Aku berhutang nyawa padamu. Kau minta aku ampuni dia? Dengan senang hati.

Istimewa.

Nama Kristenmu, tolong. Aku tak tanya apa-apa lagi.

Mr. Pierre, kau bilang? Bagus sekali. Itu saja yang ingin aku tahu.

Aku sungguh berterima kasih karena telah menyelamatkanku dari orang gila itu.

Aku ada cukup peluru di tubuhku.

Satu dari Wagram, dua dari Smolensk.

Dan kaki ini...yang mana tak bisa berjalan dengan baik...pada pertempuran besar Moscow.

Tuhan Maha Baik, itu bagus! Kau telah berjuang dengan baik.

Kau boleh bangga akan hal itu, kawanku.

Aku di sana.

Benarkah? Jauh lebih baik.

Kau musuh yang bagus, akan tetapi. Prajurit bagus.

Raja Napoli kami tahu prajurit bagus, lalu dia berteriak, "Bravo!

Prajurit, seperti kita sendiri!"

Jauh lebih baik, Mr. Pierre.

Menakutkan dalam perang, gagah bersama wanita...Itulah prajurit Prancis!

Itu benar semua wanita telah meninggalkan Moscow?

Sungguh hal yang aneh. Apa yang harus mereka takutkan?

Bukankah wanita Prancis meninggalkan Paris bila pasukan Rusia memasukinya?

Itu kota bagus, Paris. Paris!

- Selain Paris... - Paris adalah ibukota dunia.

Paris? Orang yang tak tahu Paris itu benar-benar orang barbar.

Vodka?

Aku bakal tahu orang Paris satu mil dari sini.

Paris itu Talma, La Duchesnois,

Pothier, Sorbonne, boulevard.

Istimewa.

Balik ke wanita-wanitamu, mereka bilang ingin jadi cantik.

Kenapa kabur ke padang rumput yang luas ketika tentara Prancis di Moscow?

Sungguh kesempatan bagus yang mereka buang.

Orang-orang desamu aku mengerti,

tapi kau orang beradab yang harusnya tahu lebih baik.

Kami berhasil menduduki Wina, Berlin, Roma,

Napoli, Madrid, Warsawa, semua ibukota dunia.

Kami menakutkan, tapi dicintai. Kami pantas dikenal.

Kemudian kaisar...

Kaisar kenapa?

Kaisar itu orang terhebat sepanjang masa.

Dia di Moscow?

Belum, dia bakal memasukinya besok.

Kaisar itu simbol kemuliaan, kejeniusan, kemurahan hati.

Percaya padaku. Aku tahu dia dengan baik.

Kau sedih?

Morel, sebotol lagi anggurnya!

Bukan, itu bukan Mytishchi. Itu berikutnya.

Lihat. Itu Moscow.

- Tentu saja itu Mytishchi. - Itu saja di satu sisi lainnya.

Perhatikan bagaimana itu terbakarnya.

Inilah, nyonya dan tuan, pembakaran Moscow.

Juga Suschevsky dan Rogozhskaya.

Sungguh menakutkan!

Aku yakin seluruh Moscow dibakar.

Sungguh cahaya yang mengerikan.

Natasha, lihatlah sekarang.

Kau bisa melihatnya dari jendela.

Lihatlah, Natasha.

Lihatlah bagaimana itu terbakarnya.

Apa yang terbakar?

Oh, ya. Moscow.

Tapi kau bahkan tak melihatnya.

Sungguh, aku sudah.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left