Release info

현재는-아름다워-It's-Beautiful-Now-E31-NEXT
A Commentary by Anangkaswandi

Tags

other
Published on: 2022-07-25
Downloads: 29
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Beri tahu kami.

Apa aku sudah gila?

Tidak perlu menjawabnya. Ayo ke kamar kita.

Sampai kapan kau mau sembunyi di balik kakakku

dan mengendalikannya seolah-olah dia boneka?

Kau mungkin menguasai Ibu dan dia,

tapi aku tidak.

Apa susahnya menyangkal tuduhanku?

Sebenarnya, tidak ada yang sulit soal ini.

Ya, kau benar.

Sayang!

Aku bukan putri kandung orang tuaku.

Apa ini benar?

Ibu, maafkan aku.

Kenapa kau menjawabnya sekarang?

Kau sudah tahu?

Jadi, kau dan Sujeong bersekongkol?

Aku yang menyarankannya.

Sujeong tidak ingin berbohong,

tapi Ibu bahagia

karena dia berasal dari keluarga terhormat

hingga aku memilih merahasiakan kebenarannya.

Dasar anak nakal!

Beraninya kau!

Teganya kau melakukan ini kepada ibu.

Teganya kau?

Ibu baik-baik saja?

Ibu! / - Ibu?

Ibu. / - Panggil ambulans!

Astaga. / - Ibu.

Sulit dipercaya.

Ibu.

Ibu baik-baik saja?

Ibu?

Tarik napas yang dalam dan tenangkan dirimu.

Bisakah kau diam?

Ibu yakin tidak perlu ke dokter?

Kenapa aku memilih mempermalukan diriku?

Aku tidak mau

seluruh lingkungan tahu.

Sulit dipercaya. / - Astaga.

Bagaimana ini bisa terjadi?

Kenapa kau hanya berdiri di sana?

Kau senang sekarang?

Apa menyenangkan menusuk ibuku dari belakang

sebaik aku?

Lagi pula, berapa banyak wajah yang kau miliki?

Satu yang baik, satu yang manis,

dan satu yang murah hati.

Kau menyedihkan.

Apa?

Kau merekam percakapanmu dengan ibuku?

Kau bisa saja bertanya hanya kepadaku.

Beraninya kau mengganggu wanita yang sakit.

Itu tidak sopan.

Kau bisa mengeksposku dengan cara lain!

Kukira kita teman.

Haruskah kau bertindak sejauh ini?

Benar. Harus seperti ini.

Kebenaran harus terungkap.

Begitulah caramu membalas orang yang kau tipu.

Ibuku menyayangimu.

Aku tidak pernah mengeluh

sejak kau mengurus ibuku.

Jangan mencoba menutupinya.

Aset ibumu adalah alasanmu mengeksposku.

Hanya itu yang kau incar.

Hanya itu yang kau pedulikan!

Jinju!

Dasar kau, apa itu tadi?

Sayang.

Sayang, kau baik-baik saja?

Apa yang kau lakukan?

Ibumu baik-baik saja? Dia harus ke dokter?

Tidak perlu.

Aku akan tinggal dengan ibuku di rumah sakit

untuk sementara.

Tapi di sana akan tidak nyaman.

Aku akan baik-baik saja.

Ibumu akan merasa tidak nyaman melihatku.

Setidaknya biarkan aku mengantarmu ke sana.

Tidak, aku lebih baik pergi sendiri.

Anak-anak ada di sini, begitu pula ibumu.

Di sinilah kau dibutuhkan.

Aku pulang.

Ibu mau pergi?

Ya, ke rumah sakit.

Ini. Biar aku saja.

Setidaknya aku akan mengantarmu ke mobil.

Bibi, apa terjadi sesuatu saat aku pergi?

Kau harus tanya orang tuamu.

Nenekmu sedang tidak enak badan.

Itu membuatku tidak nyaman,

aku hanya bisa membayangkan betapa sedihnya kau.

Ini sebabnya jangan menyembunyikan asal-usul.

Karena kau dibesarkan di keluarga terhormat.

Ibu, bukan begitu.

Ada banyak orang jahat

dengan latar belakang keluarga yang baik.

Tidak baik merendahkannya seperti itu.

Bagaimana bisa dia berpura-pura bodoh?

Apa lagi? Ibu akan membahas soal asal-usulnya?

Kumohon jangan.

Aku sangat menyukaimu.

Terima kasih. Aku juga menyukaimu.

Astaga.

Dasar pembohong!

Dasar pembohong.

Aku tak percaya ini.

Sekarang Ibu marah?

Apa akhirnya Ibu sadar?

Ya. Teganya dia melakukan ini kepadaku.

Itulah maksudku. Teganya dia melakukan ini.

Suruh Sujeong segera datang.

Dia keluar.

Jinheon baru saja mengantarnya ke mobil

seolah-olah dia bayi yang baru lahir.

Anak nakal itu. Ke mana dia pergi?

Dia menemui ibunya.

Dia pergi tanpa memberitahuku

setelah menjatuhkan bom seperti itu?

Bagaimana bisa?

Akhirnya dia menunjukkan sifat aslinya.

Bukankah begitu?

Dia menghasut kakakku yang naif

untuk mendapatkan keinginannya selama ini.

Ibu masih ingin memberinya gedung Ibu?

Kubilang akan kuberikan saat aku mati,

bukan sekarang.

Bisakah kau berhenti membicarakan gedung itu?

Apa?

Ibu baik-baik saja?

Ya. Ibu baik-baik saja, Berandal.

Dasar anak nakal! Dasar bodoh.

Berengsek.

Dasar bodoh! Dasar berengsek.

Hei.

Kenapa kau tidak menghentikanku?

Silakan pukul aku sampai Ibu merasa lebih baik.

Dia selalu seperti itu. Astaga, Ibu.

Sujeong tidak melakukan kesalahan.

Sebenarnya, aku merasa kasihan kepadanya.

Seperti yang dia katakan sebelumnya,

seharusnya kuberi tahu Ibu sebelum menikah.

Tapi Ibu sangat suka

bahwa dia putri seorang profesor

dan kuliah di kampus bergengsi.

Ibu sering membanggakan dia.

Jadi, aku memutuskan untuk diam,

karena yakin itu demi kebaikan Ibu.

Setiap kali Ibu membicarakan asal-usulnya

dan latar belakang keluarganya,

dia terluka. Tapi aku pura-pura tidak melihat.

Aku hanya membelikannya tas dan pakaian.

Kurasa begitulah lukanya memburuk.

Ini semua salahku.

Dasar bodoh.

Kau mencoba membelanya sekarang?

Apa Ibu tidak mengenal Sujeong?

Apa Ibu tahu betapa menderitanya dia?

Astaga.

Ibu.

Ibu.

Yang benar saja. / - Dasar gila.

Tidak apa-apa, Ibu.

Aku pulang.

Jeonghu.

Apa?

Kurasa terjadi sesuatu.

Kenapa tiba-tiba seperti ini?

Ayah. / - Hei.

Ada yang ingin ayah katakan kepada kalian.

Di mana Ibu?

Dia pergi ke rumah sakit untuk menemui Nenek.

Apa Ibu dan Bibi bertengkar?

Aku bahkan tidak tahu harus mulai dari mana.

Kurasa ibumu akan bicara denganmu nanti.

Tentang apa?

Nenekmu bukan ibu kandung ibumu.

Dia mengadopsi ibumu saat usianya tiga tahun

dan membesarkannya sebagai putrinya sendiri.

Apa?

Maksud Ayah, Ibu diadopsi?

Oleh Kakek dan Nenek?

Ya.

Aku sudah tahu bahkan sebelum kami menikah.

Ibumu ingin memberi tahu keluargaku

bahwa dia diadopsi

sebelum kami menikah.

Tapi aku menentang ide itu.

Dan nenekmu setuju denganku.

Itu sebabnya kami merahasiakannya.

Kenapa baru bilang sekarang?

Nenek Jeongja tahu.

Halo.

Kau bilang akan tidur di rumahmu malam ini.

Aku akan menjaganya. Kau boleh pergi sekarang.

Baiklah.

Terima kasih. / - Sampai jumpa.

Hyeonjae dan aku sangat berbeda.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left