The first 200 lines.
"One Night Two Days"
"Musim bunga-bunga yang bermekaran"
"Dan sinar mentari yang hangat"
"Aku yakin selama ini kalian sudah menantikan musim semi"
"Namun!"
"Udara dingin yang terakhir datang secara tiba-tiba"
"Kita pikir ini musim semi"
"Musim semi terhenti dalam perjalanannya kemari"
"Hari ini, acara dibuka jauh di selatan Korea"
Apa ini? Tunggu.
- Astaga, cuacanya dingin. - Hai, Defconn.
Hai, Jong Min.
Kamu harus bergegas naik kapal.
Bahkan tanpa peringatan?
"Ada apa ini?"
Apa?
Apa ini?
- Apa ini? - Kita akan pergi lewat laut?
Astaga, dingin sekali.
Bukankah sekarang seharusnya musim semi?
Bisakah kita berlayar dalam cuaca ini?
Cuacanya dingin sekali.
Ini akan menjadi hari yang sulit.
"Kenapa firasat buruk"
"Selalu menjadi kenyataan?"
Kita akan pergi ke mana?
Kita akan pergi ke Pulau Bogildo.
- Ke mana? - Pulau Bogildo.
- Bo... - Pulau Bogildo.
- Pulau Bogildo? - Ya.
"Bahkan namanya pun terdengar asing"
- Pulau itu terletak di selatan. - Benar.
Apa kita akan langsung naik kapal?
Aku tidak percaya.
Hai.
Cuacanya dingin sekali.
"Mereka bergerak menembus udara dingin"
Bagaimana mungkin ini musim semi?
"Ini perjalanan musim semi jarak jauh ke pulau"
"Mari"
"Kita pergi"
Lebih baik di dalam sini. Duduklah.
Astaga.
Milikku sangat mahal.
Mari jangan ungkapkan dahulu apa yang kita bawa.
Di mana hadiahmu?
- Aku membawanya. - Benarkah?
Itu pasti kecil.
Ini seperti menghadiri pesta orang Amerika.
Para tamu di sana semuanya membawa hadiah.
Mereka setidaknya membawa sebotol anggur.
Kalian datang jauh-jauh ke Haenam.
Apa temanya dan kenapa kita pergi ke pulau?
- Ini terlalu jauh di selatan. - Aku setuju.
Ini terlalu jauh dari rumah.
Hari ini, kalian akan pergi
dalam perjalanan musim semi ke Pulau Bogildo.
Pulau Bogildo?
"Firdaus yang mengambang di bawah langit"
"Di seberang lautan, roh-roh musim semi bergoyang"
"Ini tempat di mana kamu bisa bersantai"
"Selagi kamu mengakui alam sebagai temanmu"
Aku melihat kalian semua membawa hadiah.
"Mereka diberi tahu di awal"
"Mereka harus membawa hadiah yang tidak berguna"
Tapi apa maksudnya?
Itu untuk merayakan kegembiraan liburan.
Apa gunanya jika tidak berguna? synced by @sultan khilaf
- Aku membacanya di internet. - Benar.
Rupanya itu suatu tren.
- Ada beberapa yang keterlaluan. - Menurutku itu lucu.
Ada hadiah berupa batu bata.
- Kenapa? - Untuk apa?
Kita harus menemukan kesenangan dalam situasi yang tidak masuk akal.
- Kuncinya adalah hal tidak berguna. - Itu untuk bersenang-senang.
Apa itu karena kita sedang mengalami resesi?
Ide Joon Young yang paling mendekati.
Kurasa berusia muda membantu.
- Kenapa? - Dia tahu trennya.
- Jadi, apa itu? - Kamu mengatakan apa tadi?
- Apa? - Kamu mengatakan apa tadi?
Dia tidak ingat.
Dia tidak sadar akan kepintarannya sendiri.
Aku tidak tahu apa yang kukatakan tadi.
Aku mengatakan sesuatu yang logis.
Benar.
- Kamu mengatakan apa tadi? - Entahlah.
"Temukan kesenangan dalam situasi yang paling tidak masuk akal"
Kalian paling menantikan hadiah dari siapa?
- Hadiah dari Defconn. - Aku juga.
- Hadiahku? - Hadiah yang dia bawa
akan tidak berguna baginya, tapi mahal.
Apa yang tidak berguna baginya
adalah hadiah yang dia beli untuk calon pacarnya.
"Apa kalian semua setuju?"
Hadiah dari sepuluh tahun yang lalu.
Itu mungkin penyeranta!
Penyeranta? Itu ada di rumah orang tuaku.
Itu untuk calon pacar,
tapi dia tetap melajang selama sepuluh tahun.
Cincin berlian.
Bagaimana jika itu cincin berlian?
- Cincin berlian? - Agar kalian tahu,
apa yang kubeli lebih berharga daripada itu.
Bagaimanapun, pemenangnya akan bisa memilih lebih dahulu.
Hadiahku sangat bagus.
Siap atau tidak, batu-gunting-kertas.
Batu-gunting-kertas.
Baik!
"Pilih Hadiah Tidak Berguna"
"Defconn akan memilih lebih dahulu"
- Aku... - Mungkinkah itu...
Apa pun itu pasti sudah busuk.
"Hadiah Jong Min membuatnya mengurungkan niat"
- Itu... - Aku yakin itu berjamur.
Itu pasti membusuk di kulkasnya.
Hadiah yang dibawa Dong Gu
sudah cukup usang.
Aku akan mengambil yang terkecil yaitu milik Joon Young.
- Tidak! - Aku tidak punya banyak ruang.
Aku akan mengambil milik Joon Young.
Menurutku itu pilihan yang sangat bagus.
Apa bisa kita ungkapkan sekarang?
Aku membawa dua.
- Benarkah? - Apa dua-duanya kecil?
- Satu... - Dia menjadi serakah.
Hadiah miliknya yang terkecil.
"Apa itu?"
Apa ini?
"Apa kamu tidak bisa menebak ini apa?"
Apa itu?
- Itu keren. - Bukankah itu sudah jelas?
Jangan lakukan itu.
- Tidak! - Jangan bercanda!
Tunggu.
- Itu cukup menakutkan. - Aku menyukainya.
- Ini tidak berbahaya. - Ini untuk anak berusia 14 tahun.
Lihat.
Sutradara!
Kamu bisa memakai itu
- saat dia membuat kita kelaparan. - Pak Yoo.
Aku tidak mengharapkan kesenangan yang seperti ini.
Aku punya satu lagi.
Kurasa kamu membuat pilihan yang tepat.
Itu ada di dalam sini, jadi, lihatlah.
- Benarkah? - Di dalam sana?
Ini menakjubkan.
Aku mau hadiah Joon Young!
Apa itu?
"Semua mata tertuju pada Defconn"
- Apa itu? - Kupon hadiah!
Tidak mungkin.
- Kenapa kamu tidak memakainya? - Itu untuk hamburger.
- Aku bisa memakainya di mana? - Merek B.
Apa?
Kapan batas waktunya?
Lima tahun dari sekarang.
"Kupon hadiah itu berlaku selama lima tahun"
- Apa? - Apa kamu bercanda?
- Tidak mungkin. - Astaga!
Kupon ini diterbitkan pada tanggal 2 September 2017.
Apa? Astaga, maafkan aku.
- Serahkan kepada kami. - Apa kamu bercanda?
Baiklah.
- Apa ini sungguhan? - Ada berapa banyak?
- Ada sekitar 30 lembar. - Ini asli.
- Bukankah itu sudah tidak berlaku? - Apa ini palsu?
Kapan kamu akan menebus semuanya?
Dia tidak akan bisa.
- Berat badanmu akan naik. - Tidak mungkin.
- Aku suka restoran waralaba ini. - Ini luar biasa.
- Ada berapa banyak? - Aku akan menghitungnya.
Satu, dua, tiga, empat, lima, enam...
- Defconn. - Itu senilai 200 dolar.
Dia akan menjadi gemuk.
Ada 20 kupon. Ini akan memberiku penyakit gaya hidup.
"Tertawa"
Aku tidak bisa hidup dengan memakan ini saja.
Aku harus menahan diri.
- Bagaimana jika itu tidak berlaku? - 22, 23, 24.
Tunggu. Kurasa hilang satu lembar.
"Apa?"
Pria sejati tidak akan mengambil satu lembar.
Ini.
- Ada lagi. - Aku mengambil enam lembar.
- 24, 25... - Kalau begitu, jumlahnya 30.
- 29, 30. - Itu senilai 150 dolar.
Kamu dapat satu lembar untuk kejujuranmu.
Terima kasih!
Jangan buat aku kesal hari ini.
Bagaimanapun, aku tidak bisa menebus semuanya.
Dia akan menghamburkan kupon-kupon ini.
- Ini bukan tidak berguna. - Malah sebaliknya.
Itu tidak berguna bagiku, tapi berguna bagimu.
Kalau begitu, kuharap kamu tidak memilih hadiahku.
- Setuju? - Benarkah?
- Aku percaya pada hadiahmu. - Apa?
- Selanjutnya dia akan memilih. - Benarkah?
Begitu rupanya.
Kamu boleh memilihnya jika mau.
No comments yet. Be the first to leave one.