The first 200 lines.
Katakan itu lagi.
Katakan apa lagi?
Apa kamu mengatakan aku bisa hidup karena aku membuat putriku
sebagai ibu pengganti?
Astaga, kamu benar-benar memiliki pendengaran yang baik.
Kamu bisa mendapatkan transplantasi hati
karena putrimu, So Dam, dibayar
oleh Choi Seo Hyung untuk menjadi ibu penggantinya.
Aku bisa menebak kenapa putrimu bahkan melakukan hal seperti itu.
Lihatlah betapa lemahnya kamu.
Jika aku menjadi kamu, aku akan mencari cara
untuk mendapatkan lebih banyak uang
dari Choi Seo Hyung daripada pingsan seperti kamu.
Bagaimana pingsan bisa menyelesaikan situasi ini?
- Benarkah itu? - Tentu saja.
Apa kamu mendengarnya dari Choi Seo Hyung sendiri?
Jika ternyata itu bohong, aku akan membunuhmu.
Jangan lampiaskan padaku.
Bukan aku yang menjadikan putrimu seorang pengganti.
Pada akhirnya, kamulah yang membuatnya melakukannya.
Tidak.
So Dam tidak akan pernah melakukan hal seperti itu.
Dia tidak akan pernah melakukan hal seperti itu. Tidak mungkin.
Aku mendengarnya dari orang yang membantu Seo Hyung
mengarang nama sang ibu saat di Amerika.
Aku melihat foto So Dam
dengan kedua mataku sendiri.
Apa?
Semua itu bohong, bukan?
Dia sedang berbohong, bukan?
Katakan itu tidak benar.
Kamu harus menghadapi kenyataan.
Aku pikir dia jujur.
Kamu pikir aku jujur? Ini tidak bisa disangkal.
Itu sebabnya mereka menawarkan 50.000 dolar.
Mereka hanya berusaha membungkam kita.
Jangan lakukan ini di sini. Kami mungkin kedatangan pelanggan.
Kamu adalah ibu mereka.
Kamu harus menjadi pilar kekuatan bagi mereka.
Aku tidak percaya ini.
Tapi kamu selalu berada di ambang kematian.
Pantas saja anak-anak kita
memandang rendah diriku meskipun aku ayah mereka.
Putrimu
bahkan melahirkan anak orang lain untukmu.
Sementara itu, kamu mendapat perawatan mahal dan menjadi sembuh.
Aku tidak percaya kamu punya nyali untuk berlagak terhormat
di depanku dengan menyebutku wanita simpanan.
Kamu selalu bertanya bagaimana aku bisa begitu tidak tahu malu.
Tapi itulah yang ingin aku tanyakan kepadamu.
Ya ampun.
Kamu setidaknya harus duduk di kursi atau apalah.
Apa yang kamu bicarakan? Dia tidak boleh duduk di mana pun!
Kita tidak cukup dekat untuk saling menghibur.
Menyebalkan sekali. Bersyukurlah karena aku berkata yang sebenarnya
dan pergilah dari sini.
Hidup sudah sulit.
Aku tidak punya energi untuk mendengar keluhan hidupmu.
"Episode 61"
Kamu selalu bertanya bagaimana aku bisa begitu tidak tahu malu.
Tapi itulah yang ingin aku tanyakan kepadamu.
Bu Choi, ini saatnya Eun Byeol makan.
Bu Choi.
- So Dam. - Aku harus pergi, So Yu.
Eun Byeol membutuhkanku.
So Dam!
Lepaskan aku. Astaga, Eun Byeol.
Kenapa kamu mencoba menghentikannya
membawa pulang bayinya sendiri?
Dia pasti makin sayang pada bayi itu.
Inilah sebabnya merawat bayi orang lain itu sulit.
Tidak mudah untuk berpisah setelah kamu makin menyayanginya.
Astaga, apa yang harus aku lakukan?
Kapan aku
pernah memintamu untuk menyelamatkan hidupku?
Aku selalu memintamu untuk mengambil nyawaku.
Aku terus berdoa agar kamu mengambil nyawaku
sehingga putriku tidak perlu menderita karena aku.
Tapi kamu membuatku sembuh
hanya untuk membuat hidupku bagaikan neraka.
Ini sangat tidak adil.
Apa yang akan aku lakukan tentang So Dam sekarang?
Aku tidak percaya aku membuatnya melakukan sesuatu seperti itu.
Apa gunanya sembuh?
Bagaimana aku bisa menghadapinya mulai sekarang?
Aku pikir ini bagus.
Kita hanya perlu menyesuaikan ukurannya.
Apa yang kamu lakukan?
Bukankah kamu mendengarku mengatakan bahwa survei
harus dilakukan besok agar rapatnya bisa dilaksanakan?
Aku memang mendengarmu, Pak.
Lalu kenapa kamu bahkan
belum mulai melakukan survei telepon?
Aku bertanggung jawab atas survei surel,
dan Nona Eun bertanggung jawab atas survei telepon.
Tapi dia tiba-tiba mengambil cuti.
Apa maksudmu
kita mengalami kemunduran karena satu sekretaris?
Apa kamu serius itu alasanmu?
Tunggu.
Kita masih punya waktu sampai besok,
jadi, kami akan berusaha sebisa mungkin menyelesaikannya.
Aku bertanggung jawab karena tidak mengawasi bawahanku.
Jadi, aku yang harus kamu marahi, Direktur Hong.
Jangan memperburuk keadaan
dengan bertindak seperti orangtua yang protektif, Direktur Choi.
Aku belum pernah melihat Se Hyun semarah itu.
Kenapa kamu ikut campur?
Dia jelas tidak rasional.
Apa kamu pikir terjadi sesuatu antara Se Hyun dan So Yu?
Sungguh aneh So Yu juga mengambil cuti.
Se Hyun melakukan apa?
Apa dia memberi tahu Seo Jun untuk tidak memperburuk keadaan
di depan semua karyawan lain?
Ya, aku belum pernah melihatnya semarah itu.
Pastikan ketua tidak mendengar tentang ini.
Siapa yang kamu bilang ada di sana?
Apa Ji Yoon juga ada di sana?
Ya, dia sedang mendiskusikan sesuatu dengan Nona Kim.
Kenapa kamu baru mengatakan itu kepadaku?
Apa kamu sudah mengirim uang kepada manajer Mi Ri?
Ya, Pak.
Apa kamu mengiriminya cukup uang?
- Ya, Pak. Aku sudah melakukannya. - Baik.
Pak.
Aku mau memberitahumu sesuatu sebelum kamu pergi.
Ini tidak akan lama, Pak.
Kamu memercayakanku
untuk mengajari dan membimbing Seo Jun.
Jadi, aku yakin kamu tidak akan salah paham.
Tapi aku ingin memberitahumu sesuatu untuk berjaga-jaga.
Untuk berjaga-jaga soal apa?
Aku meminta Se Hyun untuk sedikit membantuku.
Kamu memintanya untuk membantumu?
Apa maksudmu Se Hyun sengaja bertindak seperti itu?
Ya.
Bu Hong berusaha sebaik mungkin
untuk mengajari Seo Jun semua yang dia bisa.
Apa Bu Hong memberitahumu bahwa semua itu disengaja?
Ya.
Ayah, kamu seharusnya tidak terlalu percaya padanya.
Apa kamu kesal dengannya
karena yang terjadi pada Seo Jun?
Kamu harus serahkan urusan pekerjaan kepadaku.
Sementara itu, kamu perlu fokus
untuk memenangkan hati Seo Jun.
Aku dengar kalian memutuskan untuk tidak menikah.
Dia sudah memberitahumu itu?
Jangan risaukan apa kata Seo Jun.
Kamu hanya perlu berpegang teguh pada keputusanmu.
Aku ingin bertemu denganmu hari ini untuk memberitahumu itu.
Ini sangat keren.
- Astaga. - Kamu hebat.
Wajahku sakit karena banyak tertawa.
- So Dam, kamu luar biasa. - Dia sangat cantik.
Kalian tampil luar biasa.
- Lihatlah penampilan kita. - Ya, bukan?
- Ini sangat keren. - Hei, Peach Girls.
Katakanlah halo. Satu, dua, tiga.
- Halo, kami Peach Girls. - Halo, kami Peach Girls.
Hei, Semua. Aku melihat rekaman awal kalian.
Kalian luar biasa.
- Terima kasih. - Terima kasih.
Kalian harus pergi sekarang.
Aku akan menelepon setelah aku menyiapkan pakaian kalian.
- Baik, sampai jumpa. - Baik, sampai jumpa.
- Sampai jumpa. - Chae Young.
- Sampai jumpa di rumah. - Baik.
Aku akan mengirim SMS pada So Yu dan mengajaknya merayakan ini
dengan ayam dan bir nanti malam. Kamu harus pulang lebih awal.
Baik.
- Sampai jumpa. - Sampai jumpa.
Merayakan dengan ayam dan bir terdengar seru.
Tae Bok, kita makan malam apa nanti?
Ketua Choi mengirimi aku uang agar aku bisa membelikanmu unagi.
Apa?
Jin Bok benar-benar mengirimimu uang?
Aku rasa ketua
akan mengirimimu banyak uang untuk makanan.
Aku pikir dia akan mengirim sekitar 1.000 dolar.
1.000 dolar untuk sekali makan?
Dia pasti tidak akan mengirimnya hanya 100 dolar.
Mi Ri bukan gelandangan.
Bagaimana kalau kita mencoba menebak berapa banyak yang dia kirim?
Kamu menebak 1.000 dolar. Bagaimana denganmu, Chae Young?
300 dolar.
Astaga, Jin Bok bukan orang pelit.
Aku pikir dia mengirimkan 2.000 dolar.
Mi Ri, makanan apa yang harganya 2.000 dolar?
Tae Bok, beri tahu kami berapa banyak dia mengirim padamu.
Mi Ri, kita harus pergi dahulu.
Apa kamu tidak mendengar kami membuat tebakan?
Berapa dia mengirimmu?
900 dolar?
- 9.000 dolar? - 90 dolar.
90... 90 dolar?
Nona Kim mengirimi aku pesan bahwa kita masing-masing
harus makan semangkuk besar donburi unagi.
Setidaknya dia memberimu cukup uang untuk ukuran besar.
Untuk ukuran besar.
No comments yet. Be the first to leave one.