The first 200 lines.
Translate By Zambronk_lah IDFL™ Subs Crew
Akaash!
Vani!
Kenapa kau teriak pagi-pagi?
Kapan ia bangun? Kapan ia pergi?
Kau sudah periksa jadwal keretanya?
Ya, udah. Tepat waktu.
Aku masih bingung kenapa harus disana?
Mengapa ke Delhi? Dia bisa belajar disini.
Kau akan mengantarnya, kan?
Mengapa harus kuantar?
Ini bukan waktunya membahas hal ini. Ayo sarapan.
Aku siap. Panggil orang yang akan pergi.
Ya, Pinky. Bicaralah.
Apa?
Rumah Pinky kosong.
Orang tuanya pergi ke Himalaya.
Dia menyuruhku datang, sobat.
Bocah!
Cepat!
Aku mencintaimu.
Itu bukan usulan. Itu terlalu basi.
Lakukan hal yang menarik.
Sayang, Aku tergila-gila padamu.
Hatiku gila, jadi aku merasa seperti ini.
Kumohon nikahilah diriku, sayang.
Aku juga mencintaimu.
Sayang, aku mencintaimu.
Tak terbayangkan aku akan gelisah melihatmu.
Ini bukan cinta sesaat.
Aku bersumpah demi Romeo dan Juliet, Aku akan selalu mencintaimu.
Itu bagus.
Hi. Akash. Kelas Inggris./ Vani. Aku juga.
Aku juga.
Kelas.
Bocah.
Perkenalan./ Akaash, Vani.
Aku bertanya namamu, bukan stasiun radio.
Vani, Akaash.
Terserah. Lakukan saja yang diperintahkan.
Lihat mereka.
Koin, receh, rupee.
Mengerti?
Mulai.
Koin, receh, rupee.
Koin, receh, rupee.
Hi. Sumbul.
Shekhar.
Hi. Mari kita mulai perkenalan.
Bodoh!/ Hey!
Tak apa.
Tak apa?
Berterima kasihlah.
Lihat./ Apa itu?
Sial! Pakaian ospek.
Apa sih!
Teman, aku terlihat sangat seksi.
Sangat seksi. Sangat seksi.
Kau tahu, ini fantasi masa kecilku.
Gadis cantik,rambut dikepang dan memakai minyak rambut.
Minyak, minyak! Minyak!
Ada apa?
Kami menonton Baywatch.
Kalian sebut itu Baywatch. Dengan begitu banyak penutup?
Wanita malas! Kau berharap dia membuka semua?
Ini kampus. Gunakan imajinasi.
Gadis-gadis jaman sekarang tak menarik.
Kau sebut itu tubuh? Lurus seperti papan.
Ada suatu masa ketika penyair menulis ..
.. Sungai mengubah jalan mereka menuju pinggulmu.
Apa yang mereka tulis, jika tidak ada pinggul?
Pandanganku terkesima pagi ini.
Bagaimana bisa?/ Tanyakan Vani.
Ah, bukan apa-apa.
Untuk pertama kalinya Vani jatuh cinta padaku pada pandangan pertama.
Dia bahkan mengatakan aku mencintaimu.
Bagaimana kau tahu itu yang pertama?
Ini cinta kedua atau ketiga.
Jadi aku tak bisa mendapatkan teh?
Tanyakan yang pertama untuk melayanimu.
Hello./ Hi sayang, kau sedang apa?
Ini bukan waktunya menelepon gadis baik-baik.
Oh! gadis baik-baik? Gadis baik-baik sudah tidur jam segini.
Selain itu gadis baik-baik tak jatuh cinta ..
.. Untuk kedua dan ketiga kalinya.
Aku akan mencuci itu sebabnya masih terjaga.
Mencuci. Baiklah, kita bertemu disana.
Vani, Aku sudah pikir masak-masak. dan kuputuskan ...
.. Tak masalah menjadi kedua atau ketiga.
Dan bagaimana jika keempat atau kelima?
Omong kosong. Aku tak mengharapkan ini darimu.
Apa kau wanita hidung belang!
Lagi pula, apa gunanya malaikat jika aku jatuh cinta pada iblis?
Aku iblis?
Benar. Tapi kau Izebel yang cantik
Segalanya tampak kuning untuk mata kuning.
Benar. Semua orang mengagumkan jika menurutku mengagumkan.
"Satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh ..
.. Delapan, sembilan, sepuluh, sebelas ..
A-B-C-D. "
Apa masalahmu?
2 B atau 32 B? Itu pertanyaannya.
Aku takan mencuci denganmu lagi.
Lebih bagus. Berikan padaku, aku yang mencucinya.
Aku suka pink.
Mengapa kau bicara kasar seperti itu?
Apa kau tak bisa lebih ramah?
Vani, Vani, Vani. Keramahan hanya ilusi belaka.
Kau bawa apa ke dunia ini ..
.. Apa yang kau bawa?
Kau datang telanjang dan begitulah kau akan pergi.
Vani, hentikan semua pembicaraan ini, bangkitlah dan majulah.
Mandilah di sungai dan boker di ladang.
Bangun, Vani. Bangun dari ../ Diam!/mimpi palsu ini.
Diam!
Bangun, Vani./ Diam!
Diam!
Sayang, aku kekasih gilamu
Sayang, aku kekasih gilamu
Kau senyum aku memanjat tower
Aku memanjat tower, tower
Aku memanjat tower, tower
Tower, sayang, ta Oh sayangku ta
Kupanggil dirimu bunga
Sayang, aku kekasih gilamu
Oh sayangku cepat peluk aku
Aku boneka beruang hangat dan berbulu
Biarkan cinta menjadi cinta Janganlah dihentikan
Aku menyinarimu jangan khawatir hingga berkilauan
Aku kuda, kau tenaga kuda
Sayang, aku kekasih gilamu
Dengar kekasih, sayangku
Tuan pemain, aku bukan kelinci
Kemanapun aku pergi mengapa mengikutiku
Jangan murahan dan jangan bodoh
Pemuda ..
Aku senang kau bersenang-senang
Wow o wow kekasih gilaku
Aku memanjat tower, tower
Aku memanjat tower, tower
Tower, sayang, ta Oh sayangku ta
Tower, sayang, ta Oh sayangku ta
Sayang, aku kekasih gilamu
Dengarkan aku./Aku tak ingin dengar perkataan kasarmu.
Ini tidak kasar. Aku telah berubah. Aku berubah.
Ini sesuatu yang sangat ramah.
Dengarkan dia. Dengarkan.
Bicaralah.
Tidak mau. Sopanlah sedikt.
Mari kita dengarkan.
Boleh kulanjutkan?
Lanjutkan.
Melihat wajahmu dikelilingi oleh rambutmu ..
.. Seperti bola menyerupai bulan muncul di jendela.
Apa?
Aku ingin bola yang kau sebut.
Aku ingin memakai yang itu.
Puisimu tak punya kekuatan.
Tampaknya kau belum pernah jatuh cinta.
Biar kutunjukkan bagaimana caranya.
Bagaimana para Gadis?/ Lanjutkan.
Cintaku masih ada sampai hari ini.
Aku merindukan rambutmu bahkan hari ini.
Bahkan malam ini kuhabiskan memikirkanmu.
Hari ini aku masih tergila-gila padamu.
Aku tak ingin melihat orang lain.
Mataku punya sisa kesopanan bahkan hari ini.
Cintai aku sekali lalu tinggalkan aku jika kau mau.
Cintai aku sekali lalu tinggalkan aku jika kau mau.
Kau kuijinkan menghancurkan hatiku bahkan hari ini.
Hebat!/ Hebat!
Hebat! Benar-benar indah!
Apa kau belajar sesuatu?
Belajar padanya.
Kalian sudah selesai?
Maukah menonton film?
Film? Tidak, Aku harus pergi ke rumah bibi.
Ini pasti sampai malam. Lain waktu.
Oke, Da. Aku harus pergi.
Dia mengatakan "lain waktu."
Lain waktu tak pernah tiba.
Hati ini tak berdaya tanpa dia.
Menolak untuk pergi ketempat lain.
Aku meminta sebuah napas, sebuah detak jantung, sebuah wajah.
Dia mengatakan, lain waktu.
Tapi lain waktu ...
.. Tak pernah tiba.
Apa kau pergi sendiri?
Tentu. Siapa yang menemaniku malam-malam begini?
Aku saja. Aku akan mengantarmu.
Beri aku dua menit./ Tunggu, aku ikut.
Da, selamat malam./ Selamat malam.
Apa ..!/ Apa?
Sheku, Sheku, Shekhu, dia Julietku.
Sekarang bagaimana?/ Sekarang tidurlah aku akan mengantarnya.
Tentu.
Selamat malam.
Hi.
Dimana Shekhar?
Dia terkena diare. Jadi aku bilang padanya jangan khawatir.
No comments yet. Be the first to leave one.