Blue Exorcist - Second Season

Blue Exorcist - Second Season

Download Indonesian Subtitle

Season 2

Release info

Blue Exorcist 2011 S02 1080p NF WEB-DL DDP2 0 H 264-EQRTZ
A Commentary by equertez

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
1080
Published on: 2024-01-16
Downloads: 31
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

DISTRIK TRUE CROSS

- Lewat sini! Aku menemukannya. - Pojokkan dia!

Kenapa para Pengusir Setan ada di sini? Apa yang terjadi?

Ini terlalu berbahaya bagi warga sipil. Tetaplah di dalam ruangan.

Baiklah.

- Satoru, ayo pergi. - Pengusir Setan?

Aku sangat ingin melihat mereka bartarung.

- Satoru! - Ini berbahaya. Mundur.

Terlalu berbahaya. Kembali!

Satoru!

Sial, dia disandera!

- Jangan mendekat. - Tolong mundur.

Lepaskan dia. Kau tersudut.

Percuma menyakitinya.

Tidak, jangan lakukan itu.

Api biru sangat indah.

Ini buruk. Aku tidak bisa menguasainya.

Sial.

Kau tidak membuat kemajuan setelah berhari-hari.

Shura.

Selamat pagi, Rin.

Kau menemukanku.

Aku ingin berlatih diam-diam.

Sudahlah. Aku sudah tahu sejak awal kau berlatih di sini diam-diam.

- Benarkah? - Bukankah sudah jelas?

Jangan lupa bahwa tugas utamaku adalah mengawasimu, penjahat berbahaya.

Bukankah sudah kubilang jangan bakar semuanya?

Hindari yang tengah

dan bakar lilin di kedua sisi secara bersamaan.

Aku tahu.

Jika hilang kendali lagi, kau akan dieksekusi sebagai target pengusiran.

Cari cara untuk mengendalikan apinya.

Lalu kau bisa keluarkan Pedang Kouma untuk bertarung.

Aku mengerti.

Rin, ayo.

Area di depan sangat berbahaya.

Semuanya, tolong mundur.

Terima kasih atas usahanya.

Pak Okumura juga.

Maaf, aku terlambat.

Aku Pengusir Setan Kelas Satu Tengah, Yukio Okumura.

Aku Pengusir Setan Kelas Satu Atas, Shura Kirigakure.

Bagaimana denganmu?

- Aku? - Rin, kenapa kau di sini?

Aku Exwire, Rin Okumura.

Aku di sini untuk menjadi pahlawan.

Bukankah dia orangnya?

Kau yakin dia baik-baik saja?

Aku terpaksa mengawasinya.

Ini perintah dari Divisi Penegak Hukum.

Aku akan mengawasinya dari dekat.

Jadi, percayalah padaku.

Bisa jelaskan kondisi saat ini?

Tentu.

Istirahatlah.

Biar aku saja yang melakukannya.

Aku direktur Deep Keep.

Kelas Dua Atas, Saburota Todo.

Semua berawal saat Mata Kiri Raja Nista dicuri,

meski sudah disegel di Deep Keep dalam akademi.

Raja Nista.

Mata Kiri? Apa itu?

Dicuri? Bagaimana kejadiannya?

Itu aneh.

Dengan pelindung protektif sihir, Deep Keep

seharusnya itu tempat teraman di dalam akademi.

Entah bagaimana dia membobol dan mencurinya.

Tim elite di Deep Keep, termasuk aku,

mengejar pria bertopeng ke gang ini.

Dia tersudut.

Hentikan!

Dia menyandera seorang anak.

- Ibu! - Satoru!

Tersangka membawa anak itu dan kabur ke gedung itu.

Selain itu,

dia melepaskan banyak miasma di area ini.

Sejauh ini, 31 orang, termasuk warga sipil, telah terinfeksi.

Petugas medis yang ada tidak cukup.

Anak itu terkena kekuatan penuh dari serangan miasma saat dilepaskan.

Jadi, nyawanya dalam bahaya.

Jika Mata Kiri dicuri,

itu akan menjadi kesalahan terbesar dalam sejarah Ordo True Cross.

Yukio, apa itu Mata Kiri...

Tolong tenanglah.

Kami akan berusaha.

Apa pria bertopeng sekuat itu?

Aku tidak yakin soal itu.

Dia sama sekali tidak membalas.

Tidak jelas dia manusia atau iblis.

Bagaimanapun, kita harus cepat.

Pertama, Nona Kirigakure dan aku...

Permisi.

Bagaimana keadaan putraku sekarang?

Apa kau ibu dari anak yang diculik?

Jangan khawatir, kami sedang mengusahakannya.

Aku pasti akan menyelamatkannya.

Bagaimanapun...

Kami tidak bisa menjamin keselamatan putramu.

Tolong bersiap untuk yang terburuk seandainya terjadi hal buruk.

Kenapa?

- Hei, Yukio! - Shura.

Jaga kakakku.

Tidak masalah.

Aku baru ingat ada hal lain yang harus kuurus.

Ayo, Rin.

Tidak mau! Aku ikut denganmu!

Pengusir Setan tidak sempurna.

Ada kemungkinan kita gagal menyelamatkannya.

Jangan mudah berjanji pada orang lain!

Jangan langsung menyimpulkan padahal kau belum mencoba!

Kau pengecut!

Cukup.

- Ayo pulang. - Lepaskan aku! Dasar berengsek!

Astaga.

Yukio.

- Pak Todo. - Biarkan aku menemanimu.

- Kau baik-baik saja? - Aku sudah diberi vaksin.

Sebagai penanggung jawab, aku ingin terlibat.

Aku mengerti. Ayo.

Yukio.

Meski latar belakangmu rumit,

kudengar kau sangat pandai untuk orang seusiamu.

Sama sekali tidak.

Pak Todo dari keluarga Pengusir Setan terhormat, bukan?

Tampaknya keluarga Todo

berkaitan erat dengan Deep Keep selama beberapa generasi.

Benar.

Ada apa dengan Mata Kiri?

Rin!

Kenapa kau di sini? Di mana Shura?

Aku mengecohnya.

Aku berjanji kepada wanita itu untuk menyelamatkan putranya.

Bagaimana aku bisa diam saja?

Biar aku membawakan burungnya untukmu.

Baik, bawalah.

Jangan lakukan hal lain.

Untuk apa burung ini?

Itu Replika Kenari.

Dia akan berhenti berkicau setelah merasakan racun.

Ia berhenti setelah kau bicara.

Kita menemukannya!

Anak itu masih hidup.

Tapi kondisinya kritis.

Kita harus bergegas.

Tetap di sana!

Aku akan menembak jika kau mendekat.

Dia hilang!

Hei, kau baik-baik saja?

Ini palsu!

Yukio!

Pak Todo!

Aku harus melakukan ini karena kau sudah tahu.

Aku akan mengulur waktu sebanyak mungkin.

Iblis?

Dia berubah.

Rin, anak itu sekarat.

Cepat bantu dia!

Baik!

Tunggu sebentar.

Aku tidak bisa membiarkanmu pergi begitu saja.

Mundur!

- Rin! - Jangan lupa bahwa aku lawanmu.

Aku sangat mirip denganmu saat seusiamu.

Saat sadar, seluruh hidupku terhampar seperti sudah ditakdirkan.

Selama tahunan, aku tidak bisa mengungkapkan keraguanku.

Seumur hidupku,

aku bekerja seperti kuda untuk Ordo.

Aku ingin menjadi seperti ayah dan kakakku.

Tapi apa yang tersisa untukku jika aku hidup seperti itu?

Sama sekali tidak ada.

Jadi, kuputuskan mengakui perasaan yang kupendam.

Aku benci ayahku, kakakku, dan Ordo.

Kuakui aku benci segalanya di dunia ini.

Apa yang terjadi setelah itu?

Rasanya luar biasa usai aku mengakuinya.

Aku seperti menemukan bagian diriku yang hilang.

Itu karena kau terlalu lemah.

Kau menyerah pada godaan iblis.

Ada kelemahan di hati semua orang.

Kau takut mengakui kelemahanmu?

Ini saatnya aku mundur.

Aku tidak percaya punya kesempatan bicara denganmu dan kakakmu.

Aku senang sekali.

Bahkan jika kau tidak mengerti sekarang,

kata-kataku akan terngiang dalam pikiranmu.

Aku akan menyambutmu dengan tangan terbuka saat waktunya tiba,

Yukio Okumura.

Tunggu!

Yukio!

Yukio, kita harus bagaimana?

Apimu membakar sporanya.

Jadi, mereka segera menggandakan diri untuk memperbaikinya.

Kita tidak punya waktu.

Aku akan obati di sini.

Aku tidak bisa melihat.

Yukio, kau yakin?

- Aku bisa... - Tolong jangan lakukan apa pun!

Benjolannya tak bisa dipecahkan.

Aku harus menyuntik vaksinnya langsung ke dinding sel.

Fokus.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left