Season 1

Release info

Peach Boy Riverside 08 2021
A Commentary by koleksifilmserial

Tags

bluray
Published on: 2024-11-12
Downloads: 21
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 195 lines.

Penginapan.

Akhirnya kau bangun.

Atra.

Frau mati lagi.

PEACH BOY RIVERSIDE

CARROT DAN MILLIA

"CARROT DAN MILLIA" Kau tidak mati.

Ini dunia manusia.

Setelah mengantarmu kemari, aku selalu mengawasimu.

Kau pingsan setelah bertarung.

Temanmu yang membawamu beristirahat di sini.

Lalu, kedua gadis itu pergi ke kota

dan membeli wortel untukmu.

Dan pendekar itu berjaga di pintu, tak mengizinkan orang lain masuk.

Tapi, aku masuk dari jendela.

Mereka sekelompok teman yang baik.

Mereka terkejut melihat wujudmu yang sekarang,

tapi mereka tidak jijik.

Ini membuatku senang.

Tapi, dengan sikapmu seperti ini, sulit untuk hidup di dunia manusia, 'kan?

Aku akan membantumu mengekstrak bagian kekuatan ini.

Terima kasih.

Ayo, tutup mata.

Atra, terima kasih.

Sama-sama.

Dulu kita pernah berteman.

Tak hanya 'dulu'.

Sekarang juga berteman.

Jangan berkata begitu.

Kau membuatku makin kesepian.

Frau, kau sudah bangun?

Rasanya aku mendengar sesuatu.

Apa itu hanya ilusiku?

Apa?

Bukankah dia kembali seperti semula?

Wortel…

Sally.

Saat ini, kau seharusnya tak membeli wortel.

Bukankah kau seharusnya membeli obat dulu?

Biasanya ini benar.

Tapi, sebelumnya, setelah bertarung dengan Oni Walrus,

hanya makan wortel saja, dia langsung sembuh.

Oni Walrus…

Sally.

Aku selalu ingin menanyakanmu satu hal.

Kaukah yang membunuh Sett?

Benar.

Akulah yang membunuhnya.

Tapi, aku tak akan meminta maaf!

Sama seperti Oni yang tinggal di pohon saat itu,

karena perlu, jadi aku menggunakan 'kekuatan'!

Nona-nona.

Jika ingin bertengkar, bisakah kalian pergi ke sebelah?

Membuat keributan di depan kiosku bisa menghalangi bisnisku.

Maaf.

Ada apa?

Orang ini…

Apa? Bukankah kau nona yang kemarin?

Carrot, kau kenal dia?

Aku tidak kenal.

Kau tidak bersama demihuman itu hari ini?

Aku tahu demihuman sangat aneh.

Tapi, jangan dekat-dekat dengan demihuman.

Meski penampilan luar demihuman seperti manusia,

tapi mereka tetaplah binatang di dalam. Ini tidak berubah.

Tidak, dia tidak bisa dibunuh. Dia pasti lebih buruk dari hewan peliharaan.

Singkatnya, demihuman…

Yang kau pandang rendah itu

adalah temanku.

Tak kubiarkan kau menghinanya!

Orang itu…

Yang di sebelah sana.

Kau malaikat?

Kau sudah mati, 'kan?

Jangan berkeliaran di sini.

Cepat ikut aku ke dunia lain.

Begini juga tak masalah.

Tapi, tunggu aku sebentar.

Katamu, demihuman itu temanmu?

Apa otakmu bermasalah?

Kenapa kau menatapku begitu?

Setan kecil yang menyebalkan! Kau masih tidak pergi?

Ayo, kita pergi.

Baik.

Karena perlu, jadi aku menggunakan 'kekuatan'!

Saat itu, Kiki berubah menjadi Hatsuki yang akan dibunuh.

Dan kali ini Frau.

Ternyata begitu. Sally adalah orang yang seperti itu.

Kenapa? Kulihat kau tersenyum seperti itu.

Tidak. Tidak apa-apa.

Tapi, aku merasa sangat senang tadi.

Jangan bicara lagi, aku sekarang menyesal.

Kenapa? Bunuh saja dia.

Kalau aku, pasti kulakukan…

Ke… kenapa? Lagi pula, aku Oni.

Membunuh bukan hal aneh untukku.

Baiklah…

Kau pikir, meski orang yang seperti itu,

apakah bisa berkompromi dengan Frau?

Meski kau tak tahan menghajar orang…

Jadi, bukankah sudah kukatakan? Aku sangat menyesal.

Aku sedang bercermin.

Tapi, untung saja dia kuhajar dengan keras

dan bisa melihat senyummu.

Kurasa itu bagus juga.

Karena bukankah kemarahan dan kebahagiaanmu itu semua untuk Frau?

Kau sering mengatakan bahwa kau adalah Oni,

tapi kau masih menganggap Frau temanmu.

Baiklah, cepat kita cari wortel.

Di hatiku masih ada Oni.

Tapi, sekarang…

Aku jelas bukan Oni atau manusia.

Aku adalah aku.

Aku adalah Carrot.

Mungkin sekarang begini saja sudah bagus.

Ini juga semacam kompromi, 'kan?

Apa yang kau katakan?

Tidak, tidak ada.

Apa? Mereka sedang membakar jenazahmu?

Sepertinya banyak orang menyaksikanku saat aku beberapa kali menyerang manusia.

Apakah menyenangkan melihat dirimu sendiri dibakar?

Itu tubuhku selama 300 tahun terakhir.

Aku ingin melihatnya sampai saat terakhir.

Kuharap kau bereinkarnasi menjadi yang lain selain Oni.

Seperti manusia?

Melihat mereka menari dengan membakar mayat,

aku tidak merasa manusia jauh lebih baik.

Jangan hanya menganggapnya sebagai kriteria.

Ya.

Benar juga katamu.

Oh, ya, Malaikat.

Namaku Atra.

Meski sekarang tak masuk akal menanyakan ini.

Aku sedang di…

Benar, aku dibunuh manusia kelinci dengan gaya seperti itu.

Itu bukan lagi manusia kelinci.

Bahkan, bukan lagi makhluk biasa.

Yang ingin kukatakan

adalah keberadaan 'Oni' yang dekat dengan kita.

Kenapa yang seperti ini ada? Akankah bercampur dengan dunia manusia?

Karena itu harapannya sendiri.

Kau kenal dia?

Jawab aku.

Dia…

Kelihatannya waktunya sudah tiba.

Tak ada gunanya bernostalgia.

Beri aku tumpangan, Malaikat.

Sudah kubilang, namaku Atra.

Kalau begitu, tutup matamu.

Jangan bergerak.

Baik.

Jangan jadi sepertiku,

Carrot.

Carrot?

Tak apa-apa.

Kau berubah seperti semula.

Frau, kau sebenarnya dari mana?

Tak apa-apa jika tak mau bicara.

Frau adalah teman kita. Benar, 'kan?

Teman.

Aku mengerti.

Itu saja cukup.

Meski ada yang ingin kutanyakan padamu,

tapi kuputuskan memaklumimu.

Tidakkah menurutmu dia berbeda?

Dibandingkan itu, aku merasa kata- kataku diambil. Aku merasa tidak rela.

Frau, kau sudah merasa baikan?

Kau bisa berjalan?

Kau jangan memaksanya.

Dia baru bangun.

Setidaknya, biarkan dia beristirahat hari ini.

Itu mustahil.

Mengapa?

Karena Sally baru saja menghajar seorang penduduk di depan umum.

80% korps militer sedang mencarinya ke mana-mana.

Apa yang kau lakukan?

Aku juga tak bisa apa-apa!

Siapa suruh dia begitu menyebalkan.

Itu bukan salahku.

Begitu rupanya.

Pergi ke sel dan tenangkan dirimu!

Tidak mau!

Aku tidak mau ke sel!

Mengapa Sally menghajar penduduk?

-Kemari! -Tidak mau!

Biar kuberi tahu kau…

Carrot, kau memarahinya juga?

Orang seperti itu memang pantas dihajar.

Benar, 'kan, Frau?

Memang pantas.

Bahkan Frau juga begitu?

Kenapa kau selalu memilih jalan yang sesulit ini?

Ini jalan pintas ke kota berikutnya.

Ambil saja jalan utama.

Kita diikuti pencuri.

More Indonesian subtitles for Peach Boy Riverside

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left