Release info

봄이 오나 봄ㆍSpring Turns to SpringㆍE11-12 NEXT VIU [REVISI]
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2019-02-14
Downloads: 14
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Episode 11"

Bo Mi!

Ada apa? Bo Mi!

- Bo Mi! Bo Mi! - Hei!

Kembali, Bo Mi!

Kenapa kamu tidak keluar? Keluar.

Keluar.

- Ayo. - Tidak.

Aku bisa terbunuh.

Sial.

- Bo Mi. Keluar. - Suster.

- Kunci, berikan kuncinya. - Kamu siapa?

Bo Mi, kenapa kamu ada di sini?

Astaga.

Aku juga. Aku ikut.

- Ada apa? - Astaga.

- Bukankah kamu Bom Sam? - Suster!

Sial.

Kamu.

Heo Bom Sam, kenapa kami tertukar lagi?

Omong-omong, kamu siapa?

Bo Mi, kenapa kamu di sini pada hari pernikahanmu?

Kenapa dia memakai gaun pernikahan?

Terjadi sesuatu.

Bom Sam, apa yang terjadi? Katamu tidak akan tertukar lagi.

Ya, Heo Bom Sam. Bicara.

- Bicara! - Aku tidak tahu, itu kata Bom Il.

Benar, Bom Il?

- Bom Sam! - Apa? Bom Il?

Buka pintunya!

- Jangan lakukan! - Biarkan aku masuk!

Buka pintunya! Lepaskan!

- Bo Mi. - Tetap di sana.

Dia ke samping.

Buka pintunya!

Kemari, kamu!

Apa yang terjadi?

- Tenang. Tenang! - Minggir, Nona.

Aku akan membunuhmu.

Tolong aku!

Tenang!

Orang-orang itu.

- Itu mereka. Orang-orang itu. - Tolong aku.

Siapa mereka?

Siapa mereka?

CIA!

Bom Il, mereka mengejarmu.

Kenapa mereka mengejar Bom Il?

Apakah mereka teman Amerika-mu?

Bukan, Suster.

Nona, injak gas.

Kita tidak boleh kehilangan Bom Il. Injak gas.

Baik, percayalah kepadaku.

- Lihat ke depan! - Fokus ke jalan!

Awas.

Permisi.

Astaga.

Sudah kusuruh pulang, tapi Ibu bersikeras datang.

Aku mengkhawatirkan Bom.

Rumah yang bagus.

Kamu hidup mewah, Anakku.

Dia tidak menjawab.

Aku tidak bisa menghubunginya.

Permisi. Kamu siapa?

Aku tidak tahu kamu mempekerjakan pelayan baru.

Aku ibu Yun Cheol.

Kamu siapa?

Aku tidak mengenalmu.

Aku sungguh minta maaf.

Aku Choi Seo Jin dan aku bekerja dengan Direktur Lee Bom.

Senang bertemu dengan Anda.

Kamu sangat cantik.

Benarkah? Terima kasih.

Nona Choi, terus hubungi istriku.

Pergilah, Bu, sebelum dia pulang.

Baiklah.

Di mana dapurnya? Aku membawa makanan.

Bu, kami tidak akan makan apa pun yang kamu buat.

- Sialan. - Apa ini?

Astaga.

Apa yang dilakukan ibumu di sini?

Mana kutahu?

Apakah dia harus mengikutiku ke rumah?

Sial.

Dia terlihat sangat kampungan dan kuno.

Pasti ada alasan dia tidak membiarkannya bertemu Bom.

Astaga, di sini sangat bersih.

Menantuku sangat pintar mengurus rumah.

Di mana kulkasnya?

Aku tidak tahu di mana.

Sangat hambar.

Yun Cheol lebih suka makanan asin.

Memakai tangan?

Astaga.

Hei, kamu!

Kamu tidak bisa kabur.

Kenapa memberiku obat? Kenapa?

Kenapa?

Kenapa memberi kami obat? Kenapa?

Bom Tiga.

Kamu mengacaukan semuanya.

Aku bahkan tidak bisa menikah karenamu, Berengsek!

Kembalikan tubuh kami.

Bo Mi, tolong aku.

Kenapa mereka mengikuti kita kemari?

- Bawa mereka. - Tidak.

Bom Dua!

Hentikan.

- Kamu tidak apa-apa? - Ayo.

Tidak!

Tidak.

Bangun, Bo Mi. Jangan mati.

Bukan ini tujuanku memberinya obat.

Jadi, kamu.

- Bo Mi. - Kamu yang memberiku obat.

Tidak, aku...

Semuanya, masuk ke mobil sekarang.

Jangan tembak.

Aku hampir pipis di celana.

Tuhan, terima kasih.

Telah memberkati.

- Mereka menahan kita? - Masuk ke mobil.

Mereka mencari obat.

Semua kolegaku tewas.

Aku akan mati hari ini karenamu.

Ayo.

Jangan khawatir.

Aku yang akan membunuh kalian semua.

Diam.

Beraninya kalian membawa anak-anakku?

Hei!

Mereka tidak bisa melakukan itu kepada suster.

Sebentar.

- Kamu juga ikut. - Kenapa aku?

- Hei, kamu! - Tidak.

Kemari. Bantu kami.

Bantu mereka.

Kemari!

- Hentikan. - Apa yang kamu lakukan? Hentikan.

Aku sangat senang.

Mari kulihat. Kalian tidak apa-apa?

Ya, Suster.

Kupikir aku akan mati.

Baiklah.

Pastikan

mereka tidak mengganggu anak-anakku lagi.

Baiklah.

Omong-omong, Nona Lee Bom dan kamu. Kamu, aku melihatmu membaca berita.

Apa sebenarnya yang terjadi?

Begini...

Mereka memaksaku masuk ke mobil.

Benar. Kami adalah korban. Korban mereka.

Benar, kami korban.

Pak, kutemukan ini di mobil.

- Pistol? - Hati-hati.

Siapa kalian?

"CIA"?

- CIA yang itu? - CIA?

- Ya. Kami CIA. - Ya. Kami CIA.

Berikan kepadaku.

Benar.

Biar kulihat.

"Agen Intelijen California"?

California?

- Tidak. - Berbahaya.

Ini pistol mainan.

Tidak ada peluru.

Apa?

Dasar penipu!

- Astaga. - CIA?

- Kalian menakutiku. - Hentikan.

Kami CIA.

Agen detektif swasta yang membantu mencari apa pun.

Agen detektif swasta?

Lepaskan.

Siapa dia?

Hanya teman dekat.

Begitukah? Kupikir dia orang gila.

Dia sangat bersemangat.

- Berkat dia... - Suster!

kita hampir bertemu dengan Tuhan.

Bom Sam.

Aku tetap senang

kamu mempunyai teman dekat.

Aku selalu khawatir kamu akan sendirian tanpa teman.

Bo Mi.

Pasti ada alasan kamu lari dari pernikahanmu, bukan?

Aku percaya kepadamu.

Aku akan selalu mendoakanmu.

Baik.

Tolong doakan Bo Mi juga.

Juga, tolong doakan aku.

Apa?

Tidak. Terima kasih, Suster.

- Hati-hati. - Bawa aku bersamamu.

- Tunggu kami! - Hei, Suster!

- Tunggu, berhenti! - Jangan pergi.

Aku ingin mengirimi mereka

fotonya memakai gaun.

Sayang sekali.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left