Lore

Lore

Download Indonesian Subtitle

Season 2

Release info

Lore 2017 S02E03 Hinterkaifeck Ghosts in the Attic SEMUA WEB-DL
A Commentary by Agent Nas

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
TS
Published on: 2019-04-04
Downloads: 34
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Semua yang akan Anda saksikan berdasarkan orang dan kejadian sebenarnya.

Halo?

Surat!

Kisah Legenda

Apa-apaan ini?

Detektif Reingruber? Dari Munich?

Tentu saja.

Aku Johann Anneser.

Bagus. Sekarang aku tahu nama orang yang mengizinkan

para petani ini merusak TKP-ku.

TKP-mu?

Ini desaku, seharusnya ini kasusku.

Seharusnya, mungkin.

Tapi aku diperintahkan.

Aku dan kau

hanya lakukan perintah, ya?

Tuan-tuan, tolong amankan TKP ini selayaknya profesional.

Maaf, saat penduduk tahu ada pembunuhan...

Apa itu cangkul?

Senjata pembunuhan kita.

Menurut dugaan.

Alat tani biasa.

Semua orang dari sini tahu itu.

Tapi menurut berkas kasus, kau belum menemukannya?

Mantan pembantu, Ny. Rieger, katakan ada satu di sini.

Jadi, si pembunuh membawanya. Kenapa Ny. Rieger berhenti?

Suara langkah kaki di loteng.

Cerita hantu, Anneser.

Manusia sebelum hantu.

Mungkin di Munich.

Tapi ada hantu di sini, Detektif Reingruber.

Sebaiknya ingat itu.

Ingat juga bahwa semua orang adalah tersangka sampai terbukti tak bersalah,

bahkan tetanggamu atau temanmu.

Dia dibunuh dalam pakaian tidur.

Orang-orang memakaikan baju padanya untuk kesopanan.

Jadi, teorimu adalah seseorang bersembunyi di loteng,

menunggu, mengawasi?

Ya, Pak.

Menunggu,

menghantui keluarga itu.

Hantu.

Bisa kita dengar yang lain, Ayah?

Kalau piringan hitam kiriman Karl dari Reims?

Dia menyia-nyiakan uangnya

seperti dia menyia-nyiakan hidupnya.

Cilly.

Dia kembali.

Siapa?

Hantu itu. Dia di bawah tempat tidur,

lalu kudengar dia bergerak,

jadi aku bersembunyi di balik selimut,

agar dia tak melihatku, dan dia tak melihatku,

tapi dia masuk ke lemari,

sekarang dia bersembunyi di lemari.

Putriku, sudah berapa kali kita membicarakan ini?

Sumpah, aku mendengarnya!

Baiklah. Dia ada di dalam lemari?

Di lemari ini?

Kau lihat? Tak ada apa-apa di sini.

Dia di belakang pakaian.

Kau lihat?

Tidak apa-apa.

Semuanya baik-baik saja.

Tapi ada angin dingin masuk ke kamar ini

karena ada yang tak menutup jendela.

Jadi...

itulah suara yang kau dengar.

Hanya angin yang bermain di dalam kamarmu.

Kini kau lihat,

tak ada hantu di dalam lemari.

Tak ada yang perlu ditakutkan.

Ini waktunya gadis kecil tidur.

Maukah Ibu membacakanku cerita?

Jauh lebih baik.

Bergeserlah.

Kunciku hilang.

Kunci kandangku.

Kau main lagi di sana dan menghilangkannya.

Aku tidak mengambil kuncinya.

Lalu kenapa tak ada di tempat kutinggalkan?

Mungkin diambil hantu.

Hantu.

Sudah cukup.

Jika dia berkata tak ambil kuncimu,

berarti dia tak mengambilnya.

Tentu saja tidak, pasti hantu yang mengambilnya.

Kau pikir aku bodoh?

Tidak. Tapi menurutku kau tua dan pelupa,

dan mudah untuk menghukum gadis kecil karena itu.

Kau pikir aku sudah tua?

Biar kutunjukkan seberapa tua aku.

Ini!

Akan kubuka pintunya.

Jangan ganggu mereka. Kumohon.

Urus putrimu.

Aku Cilly. Siapa kau?

Aku Maria.

- Nn. Baumgartner. - Ny. Gabriel.

Syukurlah kau datang.

Itu ayahku.

Maafkan aku, salju menunda kereta pagi.

Kalau begitu kau seharusnya datang kemarin atau kemarin lusa.

Setelah enam bulan tanpa bantuan,

aku bisa menunggu beberapa jam.

Itu ibuku, Cäzilia.

Ny. Gruber.

- Ibuku bisa sangat... - Ya.

Semua ibu begitu.

Ya. Masuklah.

Terima kasih.

Cilly, bisa kau antar Maria ke kamarnya?

Ya.

Terima kasih.

Jumat malam kami makan puding roti.

Ny. Rieger sering buat sebelum dia berhenti.

Sekarang Nenek yang membuatnya tapi rasanya tidak enak.

Kuda dan sapi harus dikurung sebelum malam.

Ada serigala di hutan.

Dekat sekali, bukan?

Pelawat dari kereta sering berkunjung

sebelum ayahku memasang pagar.

Sekarang kawat berduri itu menghalangi mereka.

Apa itu?

Mungkin hanya rusa.

Pada musim dingin, babi tetap di dalam kandang.

Cilly berpikir di sini ada hantu.

Katanya aku akan melihatnya nanti malam.

Dia merasa ada hantu di setiap bayangan.

Ayahku berkata misteri membuat naga tersembunyi.

Kunci jendela setiap malam.

Ya.

Benar.

Saat Cilly beranjak dewasa, dia akan sadar naga tak ada.

Atau hantu.

Kau tidak akan berhenti seperti Ny. Rieger, bukan?

Aku tak berniat begitu.

Tentunya tak malam ini, Sayang.

Dia berhenti karena hantu.

Cilly.

Tidak lagi.

Aku juga dengar tentang rumor rumah berhantu di Kaifeck.

Aku tidak percaya.

Pembantu lama kami terganggu.

Tidak.

Aku juga dengar langkah kakinya.

Ny. Rieger benar, di sini memang ada hantu.

Kau tahu saat hantu dekat karena suhu semakin dingin.

Di mana hantunya?

Di bawah tempat tidur?

Di dalam lemarimu?

Kita sudah membicarakan ini.

Dia di mana-mana.

Semua rumah punya rahasia.

Aku tinggal di banyak tempat, beberapa bahkan dikatakan berhantu.

Jadi, aku bisa berkata dari pengalaman,

tak ada yang perlu ditakutkan di sini.

Tak ada arwah di rumah ini.

Aku melihat jejaknya di salju.

Jejak itu menuju lumbung.

Ya, aku juga melihatnya. Itu hanya...

Aku melihat jejak itu.

Kau percaya padaku?

Aku melihat jejak itu.

Terkadang jejaknya menuju lumbung,

terkadang ke kandang kuda,

dan terkadang tepat ke depan rumah.

Tapi itu bukanlah jejak monster,

kecuali nama monsternya Schlittenbauer.

Kau setuju, Viktoria?

Itu jejak tetangga kita, memasuki propertiku.

Atau ada pria lain yang masuk areaku setelah aku tidur?

Tn. Josef.

Kau anak yang tampan.

Coba lihat mata itu.

Mata Josef hijau seperti Kakek.

Mataku biru seperti Ayah.

Dia tewas dalam perang.

"Tewas?"

- Tapi Josef... - Ayah Josef berbeda.

Putrimu berbicara terlalu banyak.

Ajarkan dia agar santun.

Maukah kau membacakanku cerita?

Tentu saja.

Itu angin, meniup jendela.

Akan kuperiksa. Kau masuklah. Aku di sini.

Aku mendengar hantu lagi. Ada di lumbung.

Itu bukan piamamu.

Aku tak bisa lari jika memakai piama.

Tidak. Tapi kau bisa tidur.

Ibu akan memberitahumu rahasia.

Berjanjilah untuk menjaganya.

Aku janji.

Ibu percaya pada hantu.

- Ibu percaya? - Ya.

Saat ayahmu pergi perang,

pada malam-malam tertentu Ibu dapat mendengar suaranya

memanggil Ibu dari kandang kuda.

Kadang Ibu tak bisa menghilangkan aroma sabunnya dari hidung Ibu.

Dia akan berbicara pada Ibu,

More Indonesian subtitles for Lore

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left