The first 200 lines.
"Hari ke-8 perjalanan"
"Je Hoon berada di balkon pada pagi hari"
Jalan dipenuhi suara anjing yang menggonggong.
Sinar matahari menyinari setiap sudut jalan.
Sebuah gerobak yang sepertinya menikmati kecepatannya yang lambat.
Juga orang-orang yang tampak santai seolah-olah mereka mengatakan,
tidak perlu terburu-buru.
Pagi pertama di Kuba yang berada di belahan dunia lain.
Aku terus mengambil foto
pemandangan yang kulihat,
agar aku tidak melewatkan satu pemandangan pun.
"Je Hoon dengan cermat mengambil foto Kuba pada pagi hari"
"Yang dia lihat untuk kali pertama"
"Kamera Je Hoon"
"Dia mengambil foto pagi hari di Havana pukul 6 pagi"
"Dia mengambil foto fajar di Havana pukul 4 pagi"
"Apa yang akan terjadi kepada Je Hoon"
"Pada pagi hari yang pertama di Havana?"
Aku tidak bisa tidur.
Jadi, aku baru bangun.
Sekarang pukul 3 pagi.
"Dia hanya tidur selama satu jam karena perbedaan waktu"
"Dia mempelajari tentang Kuba sejak dini hari dengan buku panduan"
"Penginapan Havana"
Mestinya aku tidak tidur di pesawat.
Aku tidak bisa tidur sama sekali tadi malam.
- Apa kamu tidur nyenyak? - Ya.
Kamu sangat gelisah tadi malam.
Aku pasti terlalu banyak tidur di pesawat.
Aku berusaha untuk tidur tadi malam,
kemudian aku tertidur sebentar.
Tapi aku bangun lagi,
dan tidak bisa tidur sesudahnya.
Aku mungkin akan menyesuaikan diri dengan perbedaan waktu ini
setelah kita berjalan cukup lama.
- Kamu pasti bisa. - Benar.
Kita mandi dan makan?
Mandi.
- Aku akan mandi lebih dahulu. - Baiklah.
"Sarapan di rumah penginapan hampir siap"
Kita pergi sarapan?
- Ayo. Mari kita sarapan. - Ayo.
Kita akan makan.
Rumah penginapan kami memiliki galeri di lantai satu.
Menariknya, satu bagian dari galeri itu
berubah menjadi restoran di pagi hari.
"Sebuah rumah yang unik. Galerinya berubah menjadi kafe di pagi hari"
Ini sarapan artistik Kuba
yang bisa dinikmati dalam kafe yang dikelilingi karya seni.
"Para karyawan sibuk menyiapkan sarapan"
Kita harus berhadapan saat sarapan.
Mereka mengatur meja seperti itu.
Apa bahasa Spanyol untuk "selamat pagi"?
Aku sudah mencatatnya.
- Selamat pagi. - Selamat pagi.
Apa dia temanmu?
Ya, dia temanku.
- Senang bertemu denganmu. - Ya.
- Selamat pagi. - Selamat pagi.
Halo.
Apa dia ibunya?
- Tempat ini nyaman, bukan? - Ya.
- Kita mendapat tempat yang bagus. - Semua ini berkat kamu.
- Semua ini berkat kamu. - Tidak, bukan berkat aku.
Aku hanya membayarnya.
Kopi? Silakan.
- Apa ini kopi dan... - Kopi.
Terima kasih.
"Antusias"
Rasanya aku memulai hariku
dengan pelayanan yang ramah.
Terima kasih.
Sangat mengesankan.
Ham di tempat ini bermutu tinggi.
- Ini tebal dan enak. - Ini tebal.
"Ham tebal dan kejunya mengingatkan pada sarapan hotel"
Hamnya lezat.
Ini ham terbaik yang pernah aku makan.
Kejunya juga enak.
Benarkah?
Mereka memanggangnya.
Itu jus jeruk terbaik yang aku minum
- sejak aku datang kemari. - Benarkah?
"Segala hal dari sarapan hari ini di rumah tampak memuaskan"
Mereka pasti mengosongkan tengahnya untuk menyajikan sesuatu, bukan?
Pasti begitu.
"Tengahnya biasanya untuk..."
- Bisa minta telur dadar? - Telur dadar?
"Tengahnya untuk hidangan telur yang dimasak sesuai seleranya"
Tapi tidak banyak telur di pasar hari ini.
Ya, aku mendengar soal itu.
"Hidangan telur tidak termasuk dalam sarapan"
"Karena stok telur di Havana sedang kurang"
Pasti begitu.
"Harapan polos Je Hoon karena dia tidak tahu situasinya"
Nanti kuberikan kartunya.
- Kartu apa? - Kartu Wi-Fi.
- Kamu butuh kartu itu. - Jika kita tidak punya kartu itu...
- Kita tidak bisa... - Tidak bisa menggunakan internet?
- Aku juga membeli kartu untukmu. - Baiklah.
Aku mengantre selama dua jam hanya untuk mendapatkannya.
Di mana? Di sini?
Ya, ada sebuah tempat di dekat sini.
Terima kasih.
"Je Hoon menghemat dua jam berkat Jun Yeol"
Bagus.
Orang-orang harus antre untuk itu. Mereka menunggu dua jam.
Kita butuh itu? Begitu rupanya.
Apa ini sudah semua?
Apa ada tempat tertentu yang ingin kamu kunjungi di Havana?
Ya, aku ingin mengunjungi museum.
Ini rencanaku untuk hari ini.
"Jun Yeol, sang pemandu, menjelaskan tentang jadwal hari ini"
Kita akan mengunjungi
kota tua Havana
di sore hari.
- Setelah kita melihat-lihat? - Sekitar pukul 3 hingga 4 sore,
kita akan pergi ke Lapangan Revolusi dengan mobil tua.
Durasi turnya satu jam.
Kita bisa pergi ke mana saja yang kita inginkan
dengan mobil selama satu jam. Kita bisa memutuskannya.
Kita akan naik mobil ke Kastel Morro,
yang merupakan kastel yang dibangun
setelah Spanyol menyerbu kota ini.
Kita akan melihat Kastel Morro.
Kita juga bisa melihat matahari terbenam di sana.
"Mereka akan menikmati matahari terbenam di Kastel Morro"
- Itu saja untuk hari ini. - Baiklah.
Kedengarannya menyenangkan.
"Melihat-lihat kota tua, tur kota, dan menikmati matahari terbenam"
Sebuah tur keliling kota.
Kedengarannya menyenangkan.
Sangat menyenangkan punya teman dalam perjalanan.
Aku datang kemari karena kamu.
Yang benar saja.
Aku datang kemari karena kamu.
"Jantung Jun Yeol berdebar setelah mendengar pengakuan Je Hoon"
Terima kasih sudah menerima undanganku.
Mari kita dentingkan gelas kita.
- Bersulang. - Bersulang.
Terima kasih, Jun Yeol.
Sama-sama.
"Mereka menghabiskan sarapan dalam suasana yang bersahabat"
- Kamu sudah selesai? - Ya.
Terima kasih untuk makanannya.
Apa seperti ini cara mengatakannya dalam bahasa Spanyol?
Terima kasih untuk makanannya.
Terima kasih untuk makanannya.
"Je Hoon mencoba berbahasa Spanyol menggunakan penerjemah luring"
Terima kasih untuk makanannya.
Kurasa kamu sudah benar.
- Terima kasih untuk makanannya. - Terima kasih untuk makanannya.
"Terima kasih untuk makanannya"
"Dia mengucapkan kata-kata bahasa Spanyol yang dia tahu"
"Besame mucho."
"Itu berarti "Beri aku ciuman yang banyak"
- Sempurna. - Benarkah?
"Pemilik rumah dengan ramah menjelaskan kepada mereka"
Terima kasih.
Baiklah. Kita pergi sekarang?
Ayo kita pergi.
"Tur Havana mereka dimulai pukul 11 pagi"
Bagaimana suasana Havana di siang hari?
Langitnya
sangat cerah tanpa awan.
Indah sekali.
- Kamu tidak butuh kacamata hitam? - Aku punya.
- Benarkah? - Ya.
Tapi aku akan menikmati kota ini tanpa kacamata hitamku.
"Tepat enam hari lalu, Jun Yeol juga menolak memakai kacamata hitam"
Tapi aku akan menikmati kota ini tanpa kacamata hitamku.
Itulah yang kulakukan pada hari pertama.
- Benarkah? - Aku melakukan hal yang sama.
Tapi belakangan mataku sakit.
"Pelancong ingin melihat pemandangan Kuba dengan mata telanjang"
Jadi, aku memakai kacamata hitamku.
Korea pasti sangat panas sekarang.
Udaranya pasti dingin.
Benar. Udaranya pasti dingin.
Rasanya seperti...
Aku menikmati kemewahan di sini.
Benar, bukan? Saat kamu berada di tempat teduh, rasanya sejuk.
Begitu rupanya.
Kamu pemanduku hari ini, bukan?
Benar,
tapi kamu bisa
- melihat-lihat dengan nyaman. - Baiklah.
Aku memutuskan untuk mengandalkan Jun Yeol
sepanjang hari
karena dia sudah berkeliling Havana selama beberapa hari.
Dia bilang ada sebuah tempat dia belum dia kunjungi
hanya agar dia bisa mengunjunginya bersamaku.
Aku tidak sabar untuk mengunjungi tempat itu.
"Terkesan"
"Dia bergabung dengan pemandu dan mengambil foto"
"Kamera Je Hoon, Pemandu Jun Yeol kembali"
Apa kamu memotretku?
Senang ada orang yang memotretku.
Biarkan aku mengambil foto saat kita mengelilingi tempat ini.
- Baiklah. Bagus. - Lakukan apa pun yang kamu mau.
No comments yet. Be the first to leave one.