The first 200 lines.
LAMPION MANUSIA
Waktunya ke pesta, tuan. Tandu sudah siap.
Panggilkan istriku.
Lung Shu, Tn. Tan selalu iri padamu kau harus hati-hati.
Jangan khawatir, kudengar dia punya sesuatu untuk dipamerkan
Aku harus pergi melihat
Hadirin sekalian
Hadirin semua, aku undang kalian di pesta ini.
Untuk menyampaikan dua pengumuman
Pertama, lampion yang ada di depan kalian
dibuat oleh seniman terkenal di ibukota
Itu dibuat setengah tahun
Masih ada beberapa bulan lagi Kontes Lampion Tahun Baru.
Tapi aku membocorkan pada kalian, jadi kalian tahu apa yang diharapkan.
Hadirin sekalian, aku sungguh bingung.
Tn. Tan memiliki selera yang buruk
Lampion kelas dua seperti itu tidak pantas terlalu dibanggakan
Tn. Tan, jangan terlalu jumawa.
Aku akan memenangkan kontes lampion tahun ini
Jika tidak percaya, lihat saja / Tidak perlu.
Aku yakin kau akan kalah
Tn. Tan dan Tn. Lung teman yang aneh
Mereka selalu saja bertengkar saat bertemu
Kakak!
Kami menunggu pengumuman kedua, cepatlah!
Aku tahu, Adik.
Suruh pelayan nyalakan lampionnya / Baik.
Hadirin sekalian,
Aku akan perkenalkan seseorang kepada kalian semua
Siapa ya?
Tn. Lung, buka matamu lebar-lebar Lihat apa kau mengenalinya
Ny. Lung, kau tahu siapa dia?
Dia pelacur dari Puspa Merah.
Aku dengar dia dan Tn. Lung...
Ah tidak penting.
Tn. Tan, kau ingin aku naik kesana?
Tentu aku yang turun menjemputmu.
Tn. Tan.
Aku senang, kau bersedia datang kesini, Yen-chu.
Aku lelaki yang gigih
Saat menginginkan sesuatu, Kulakukan apapun untuk mendapatnya.
Semakin ditolak, semakin kuperjuangkan.
Lung Shu, kita lelaki terhormat, Tenangkan dirimu.
Tan Fu, aku jadi paham.
Kau siapkan pesta malam ini
Hanya untuk mempermalukanku
Kalau begitu, aku berterima kasih
Kau membuatnya menjadi mudah
Kau.. / Lung Shu.
Lung Shu, kalian bertengkar di depan banyak orang itu memalukan.
Tidak ada gunanya
Ayo kita pulang.
Ny. Lung / Tn. Tan.
Kami hanya salah paham, tidak ada apa-apa
Jangan biarkan mengganggu hatimu, izinkan aku bersulang untuk Tn. Lung
Biar aku saja.
Bersulang.
Tn. Lung, silakan
Ini adalah anggur yang terbaik
Sayang sekali disajikan oleh tangan kotormu / Apa maksudmu?
Tan Fu, kalian berdua yang seharusnya
yang meminum anggur itu
Karena baunya sama seperti kalian
Antar mereka!
Ayo bersulang semua
Lung Shu, tunggu aku, Lung Shu, dengarkan aku.
Aku mau ke pasar lampion menemui Mbah Tsui, Wan Jia antar nyonya pulang.
Baik Tuan / Lung Shu.
Tn. Lung Shu
Senang berjumpa denganmu, Perwira Poon.
Bukankah kau ke pesta Tn. Tan malam ini?
Kenapa Tn. Lung Fu ada disini? / Aku tadi kesana
Sekarang aku mau menemui Mbah Tsui.
Oh, silakan
Kek, berhenti minum, Tn. Lung datang.
Tn. Lung.
Tn. Lung Shu.
Mbah Tsui, dengar
Berapa pun harganya, aku akan bayar
Jika kau jamin aku memenangkan kontes lampion tahun ini
Tn. Lung, kontesnya masih lama
Masih beberapa bulan lagi, kita bicarakan nanti.
Tn. Lung, jujur saja.
Aku tidak pandai membuat lampion
Lalu siapa yang membuatkanmu?
Aku tidak bisa bilang
Seharusnya aku tidak bilang
Kau memaksaku
Aku tak tahu bagaimana.
Baiklah, jangan beritahu orang aku yang memberitahumu.
Baik / Kesini
Dia di belakang
Rupanya kamu
Kau yang membuat lampionku selama dua tahun ini.
Chun-fang, kau membuatku senang
Lung Shu, 7 tahun lalu kita memperebutkan Nn. Chin.
Kau melukaiku di pantai Luo Ying
Luka ini sebagai pengingat hinaanmu
Suatu hari akan kubalas, dan kurenggut semuanya darimu
Kau pasti menyogok Mbah Tsui, jika tidak, kau takkan menemuiku.
Apa maumu? / Aku memberimu kesempatan kedua.
Aku ingin keahlianmu dikenal seantero kota
Aku ingin kau pindah dari tempat kotor ini
dan hidup dalam kemewahan
Chun-fang, dengarlah
Aku ingin kau membuatkan aku lampion yang sempurna
Tahun ini, aku harus kalahkan Tan Fu.
Aku memilih tinggal di sini untuk melupakan masa lalu.
Aku buat lampion untuk hidup
Chun-fang / Lung Shu.
Jangan menggodaku dengan harta, aku bukan sarana balas dendammu.
Chun-fang, kau sangat mengenalku
Aku lebih mengenal Tn. Tan, kau bukan tandingannya.
Tidak mungkin, dengan hartaku dan keahlianmu, apa kurangnya?
Chun-fang, lupakan masa lalu mari buka lembaran baru.
Kalau kau selesaikan lampion itu,
Aku akan bicara pada warga kota
Kau akan kaya dan terkenal, bagaimana?
Baiklah, aku akan mencoba. Tapi berjanjilah satu hal.
Kau jangan kesini sampai lampionnya kelar.
Aku akan memberitahumu jika selesai
Itu mudah, aku berjanji.
Chun-fang, ayo kita rayakan kerjasama ini
Aku tidak mau ke tempat begitu
Tidak, kau harus ikut
Tn. Lung! anda sudah datang
Ah Mei, Chin-shang / Ayo nona-nona
Ini teman baikku, layani dia dengan baik.
Kalian kubayar mahal, silakan.
Silakan Tuan
Chun-fang, ayolah
Tn. Lung sudah menunggumu
Tn. Lung.
Kau pasti senang pulang selarut ini
Yen-chu!
Yen-chu, jangan bersikap begitu.
Yen-chu!
Yen-chu!
Kau tahu harga diriku adalah segalanya
Tapi kau malah mempermalukanku di depan orang banyak
Ini bukan soal dirimu
Omong kosong, kenapa bukan soal aku?
Aku sudah habiskan banyak uang untukmu
Semua tamu rumah bordil ini tahu
Bahwa Yen-chu adalah milikku
Aku milikmu? Baiklah.
Apa kau bersedia keluarkan aku dan menikahiku?
Lung Shu,
Bagaimana?
Kau takkan mau
Jika begitu, jangan campuri aku / Yen-chu!
Tn. Tan berbeda denganmu, Dia bersedia menikahiku.
Tidak bisa! Aku tidak terima!
Kuingatkan kamu, nikahi siapa saja kecuali Tan!
Kau akan celaka jika mengkhianatiku!
Nona Tan,
Kau berburu sendirian?
Airnya segar dan bersih, ayo mandi bersama.
Jangan malu.
Nona Tan! Nona Tan!
Lung Shu,
Aku tidak paham lelaki, kenapa kalian selalu mencemburui wanita?
Cemburu? Cemburu apa?
Kau tidak cemburu? Berarti kau cinta?
Cinta? Kata apa itu!
Bermain-main tidak berkaitan dengan cinta
Tapi aku harus jadi yang terbaik di segala hal
Aku tak boleh kalah dari Tn. Tan
Contohnya Yen-chu, dia pelacur. bukan siapa-siapa.
Kau kehilangan kendali karena pelacur itu.
Chin, aku takkan biarkan Tan mengungguliku di depan umum.
Kalau tidak, bagaimana aku mendapat hormat dari teman-temanku?
Kau terlalu angkuh, sombong dan ingin bersaing.
Bukankah itu semua sia-sia?
Kau salah, ini bukan soal harga diri tapi kelayakan
Tidak, itu semua tidak berguna
Aku tidak setuju
Baik, anggaplah kau benar.
Persainganmu dengan Tn. Tan,
Kapan semua itu akan berakhir?
Jika dia berlutut padaku di depan umum.
dan mengakui kekalahannya terhadapku
Bagaimana jika kau yang kalah?
Jika kalah aku akan bunuh diri
Kumohon, jangan bunuh aku
Aku akan lakukan apapun maumu
Tempat apa ini?
Kenapa kau mebawaku kesini?
Aku tahu, kau ingin meniduriku.
Kau mau bukan? ayo lepaskan aku.
Sulit bercumbu jika aku terikat Ayolah
Ayolah
Ayo lepaskan aku
Akan kurenggut semua milik Lung.
Aku akan hancurkan semua miliknya
Ini sudah terjadi, Lung sangat marah
Dia bilang akan membunuh Yen-chu jika dia berkhianat
Untuk apa Tn. Lung membunuhnya?
Tentu saja karena Tn. Tan
Ayo / Aku terlalu banyak omong
No comments yet. Be the first to leave one.