The first 189 lines.
Babak final pertandingan penyisihan wilayah Shizuokapun akhirnya dimulai.
Sejak pertandingan dimulai, bola berhasil direbut oleh Kwartet Otomo,
lalu bola dioper kepada Nitta, tapi Tsubasa menghadangnya.
Dan kedua pemain andalan itupun langsung berduel di awal pertandingan!
Akhirnya, Tsubasa yang berhasil memenangkan duel itu,
tapi semua upaya penyerangannya berhasil dipatahkan oleh Kuartet Otomo dan pertahanannya.
Pada pertandingan ini, Nankatsu mungkin saja akan kalah.
Perwakilan Nagasaki, Hiroshi Jito dan Katagiri dari Federasi Sepakbola Nasional Jepang
bahkan merasa Nankatsu mungkin saja kalah.
Dan Nittapun mencoba merealisasikannya dengan melepaskan tembakan elangnya.
Rasakan ini! Hayabusa Shot! (Tembakan Elang)
Meskipun gagal mencetak gol, namun Tsubasa,
merasakan dasyatnya kekuatan tembakan yang baru dilepaskan itu.
Non-Trap Long Volley Shot!
Tembakan volley jarak jauh tanpa dikontrol lebih dulu
Tsubasa berhasil mencetak gol pertama yang luar biasa!
Dan babak kedua yang menentukan akan dimulai dengan skor akhir di babak pertama 1-0!
RUANG GANTI A RUANG TUNGGU-SMP NANKATSU
Baiklah, teman-teman. Kerja bagus.
Pelatih, apa itu?
Ini irisan lemon dan madu yang dipersiapkan oleh manajer.
Oh! Dia baik juga ya.
Teruslah bermain seperti itu di babak kedua ya.
Baik!
RUANG GANTI B RUANG TUNGGU-SMP OTOMO
Maaf. Aku gagal melindungi gawang kita.
Tidak, itu bukan hanya kesalahanmu.
Memang benar level Tsubasa di atas kita semua.
Sial! Aku bahkan tak bisa mencetak satu gol pun.
Tenanglah, Nitta.
Nankatsu pasti akan memakai strategi yang sama seperti di babak pertama.
Kita juga akan lakukan hal yang sama.
Tim Otomo, biar kami yang akan bertahan dan kau yang mencetak angka.
Hanya inilah pilihan terbaik kita.
Kami mengandalkanmu, Nitta.
B-Baik.
Tapi aku telah menyadari sesuatu di babak pertama,
aku tak bisa menggiring bola dan melewati Tsubasa-senpai dalam duel satu lawan satu.
Lalu, apa yang harus kulakukan?
Dan...
Wakey, 2 November 2018 Captain Tsubasa 2018 Episode 31
Cinta! Cinta! Cinta!
Cinta! Cinta! Cinta!
Cinta! Cinta! Cinta!
aku terus membohongi diri
bahwa aku mampu hidup sendiri meski terbakar sepi
betapa rapuhnya aku karena kesombonganku
di malam yang menghancurkan hatiku ini
aku benci betapa lemahnya diriku
karena merindukan suaramu
aku harus membawamu kembali
aku bodoh, kan?
Cinta!
percaya pada cintaku yang terluka
kan kuubah air mata ini jadi kekuatan
Cinta!
meskipun ini cinta yang luka
tapi menerangi dunia kita
takkan kulepaskan cinta ini
meski hanya sesaat
Ai!
A
i
!
A
i
!
A
i
!
Ai!
A
i
!
A
i
!
A
i
!
Ai!
A
i
!
A
i
!
A
i
!
Ai!
A
i
!
A
i
!
A
i
!
Ai!
A
i
!
A
i
!
A
i
!
Ai!
A
i
!
A
i
!
A
i
!
Ai!
A
i
!
A
i
!
A
i
!
Ai!
A
i
!
A
i
!
A
i
!
Ai!
A
i
!
A
i
!
A
i
!
mo
m
o
m
o
m
o
e
e
e
e
ru
r
u
r
u
r
u
you
y
o
u
y
o
u
y
o
u
ni
n
i
n
i
n
i
hi
h
i
h
No comments yet. Be the first to leave one.