Release info

Glamorous Temptation E45 160308 IND Baalthazar
A Commentary by Baalthazar
manual translation

Tags

other
Published on: 2016-03-14
Downloads: 8
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Dilarang keras mengkopi atau memperbanyak sebagian atau mengunggah subtitle ini dimanapun tanpa seijin penerjemah

Ini dokumen diagnosa medis yang membuktikan ayah saya menderita demensia.

30 menit dari sekarang, ayah saya takkan bisa mengenali saya.

Konferensi pers ini...

dimaksudkan untuk kepentingan seseorang yang mengendalikan ayah saya yang sedang sakit.

Kata-kataku benar bukan, Ayah?

Kau...

Kau...

Perdana Menteri!

Ayah!

Perdana Menteri!

Ayah!/ Perdana Menteri, kau kenapa?!

Perdana Menteri.

Perdana Menteri!

Perdana Menteri, kau kenapa?! Perdana Menteri!

Apa yang terjadi?/ Ada apa?

Perdana Menteri! Perdana Menteri!Perdana Menteri!/ Apa yang terjadi? Ada apa?

Ayah, apa ini serangan jantung?!

Manajer Go, hubungi Dr. Im.

Baik.

Bawa Perdana Menteri ke dalam.

Ayo.

Cepat, cepat.

Apa yang terjadi?

Cepat!

Mantan Perdana Menteri roboh saat melangsungkan konferensi pers.

Episode 45

Ayah, apa yang terjadi?

Bukankah Perdana Menteri Kang sudah dioperasi jantung?

Perdana Menteri! Bertahanlah, dokter akan segera tiba.

Tak usah mencoba untuk berbicara.

Bernafaslah, Perdana Menteri, bernafaslah.

Tetap kuat, tolong tetap kuat.

Kau baik-baik saja? Perdana Menteri...

Selama ini... aku merasa sangat berat.

Waktunya... telah tiba untukku beristirahat.

Dedaunan harus gugur...

supaya bunga bisa mekar.

Angin berhembus...

Perdana Menteri...

Ayah... Ayah, ayah! Ayah!

Ayah... jangan, ayah! Ayah... jangan pergi, ayah!

Ayah... ayah kenapa?!

Ayah!

Ayah! Ayah!/ Perdana Menteri.

Perdana Menteri!

Perdana Menteri.

Tidak... bangun. Tidak...

Masih banyak yang harus kukatakan padamu.

Buka matamu! Jika kau pergi, kau pengecut! Kau orang yang kuat,

kau bahkan pulih dari operasi jantung! Bangun!

Ayah. Jangan pergi, ayah! Bangun, ayah!

Perdana Menteri!

Hari ini, Kang Seok Hyeon, mantan perdana menteri,

meninggal dunia karena serangan jantung saat konferensi pers.

Seperti sebelumnya, rekening luar negeri milik Perdana Menteri Kang,

diperas oleh keluarga besan, Kang Soo Myeong.

Ketika sedang melangsungkan konferensi pers.

Putri Perdana Menteri Kang, Dewan Kang Il Joo,

menyela untuk membeberkan bahwa Perdana Menteri Kang

menderita demensia parah, yang kemudian memperkuat syok.

Terungkap bahwa 3 bulan lalu,

Perdana Menteri Kang menjalani operasi untuk memasang defibrilator (Alat pacu jantung).

Menurut Kejaksaan Wilayah, hasil otopsi menunjukkan

bahwa kematian Perdana Menteri disebabkan oleh defibrilator yang tak berfungsi.

Dokter utama Perdana Menteri yang menjalankan operasi, telah dipanggil untuk ditanyai.

Sebenarnya apa penyebabnya?

Namun dokter utama Perdana menteri bersikeras

bahwa penyebabnya adalah mekanisme defibrilator tak berfungsi.

Kwon Soo Myeong, Ketua Grup Taepyeong, menyatakan bahwa

pernyataan Perdana Menteri tidak berdasar dan tidak benar.

Jika diperlukan, kapan saja Ketua kwon bersedia

untuk bekerja sama demi kelancaran penyelidikan.

Ayah... Ayah...!

Meninggal dunia dalam usia 69 tahun,

beliau pernah mengabdi pada partai oposisi dan partai yang berkuasa.

beliau juga pernah menjabat sebagai Perdana Menteri. Kang Seok Hyeon, mantan Perdana Menteri.

Beliau meninggal dunia,

setelah sebelumnya pernah memegang tampuk kemimpinan.

Hanya sejarah yang bisa membuktikan apakah beliau penjahat atau abdi negara.

Hey, apa hakmu datang ke sini?

Ayah meninggal karena syok mendengar kata-katamu!

Kenapa...

kenapa kau tega, Nona? Bagaimanapun dia masih ayahmu!

Kenapa? Il Joo hanya mengatakan kebenarannya.

Kau tak bisa dimaafkan hanya karena itu kebenarannya.

Kau tak bermoral! Tidak bermoral!

Tenanglah. Tak ada gunanya marah-marah.

Seret keluar wanita jalang tak tahu malu ini.

Kau bukan bagian dari Keluarga Kang.

Tidak pernah dan takkan pernah, sekarang enyah kau dari sini!

Tolong sadarlah! Tamu akan segera berdatangan.

Belum termasuk reporter yang menyerbu bak kawanan lebah.

Kau ingin keluarga kita menjadi bahan tertawaan?

Siapa yang peduli?!

Kau tak mau pergi?! Cepat pergi, pergi!

Tolong- / Pergi! pergi!

Tenanglah.

Tenanglah.

Tolong, tenanglah.

Hyung, ada kiriman untukmu.

Kepada: Jin Hyeong Woo

.: Diterjemahkan oleh Baalthazar :.

Hyeong Woo, saat kau menerima ini,

aku mungkin sudah menyelesaikan konferensi pers

yang bertujuan untuk memenjarakan Kwon Soo Myeong sekaligus diriku.

Pertama-tama... aku ingin meminta maaf padamu.

Karena diriku,

masa mudamu yang cemerlang

sia-sia karena dendam. Aku sangat menyesal dan sedih.

Hyeong Woo,

Aku akan segera hilang ingatan, dan lenyap dalam kegelapan

maka kupercayakan Eun Soo padamu.

Eun Soo memiliki tiket pesawat dengan tujuan New Zealand.

Dr. Greinke akan mendampingi kalian, maka jangan khawatirkan Mi Rae.

Memandang ke belakang, cintamu lebih besar dari cintaku.

Aku tak pernah berkorban, tak sekalipun.

Bahkan dengan Cheong Mi, aku bersikap pengecut,

dan juga terhadap ayahmu.

Seperti yang pernah kaukatakan, aku hanya berusaha memiliki Eun Soo.

Namun demi cintamu,

kau tahu bagaimana untuk berkorban.

Hyeong Woo,

jangan maafkan aku.

Aku pantas mati dalam sengsara, tertutup oleh kotoran dan sampah...

Banyak yang akan menudingku.

Setelah kalian pergi, jangan pernah kembali menemuiku.

Aku tak ingin kalian semua melihat

keadaanku yang menyedihkan.

Untuk semua perbuatan jahatku,

aku akan menemui ayahmu dan memohon pengampunan.

Aku akan membawa musim dingin yang dimulai dari diriku dan pergi jauh.

Aku akan meminta padamu untuk menghangatkan Eun Soo dengan cahaya musim semi.

Aku minta...

berbahagialah.

Eun Gang. Eun Gang. Kemalangan tak terduga macam apa ini?

Teganya kau meninggalkanku, dan mendahuluiku? Aku harus bagaimana?

Eun Gang...

Ayah. Kita harus memberi hormat pada yang ditinggalkan.

Sebelah sana juga.

Besan, kenapa ini bisa terjadi?

Betapa dia sangat mencintaimu saat dia masih hidup?

Kenapa dia menutup matanya dan meninggalkanmu?

Aku turut berduka. Aku merasa sangat sedih.

Apa maksudmu? Abu ayah akan disebarkan di tempat yang sama dengan ibu wanita jalang Il Joo itu?

Pengacara Go tadi datang dan bilang begitu pada nenek.

Situasi menggelikan macam apa ini? Makam ibuku baik-baik saja.

Lalu apa jawabannya?

Nenek diam saja.

Situasi menggelikan macam apa ini? Il Ran katakan sesuatu.

Yah... ada apa lagi sekarang?

Jika aku tahu ini akan terjadi, aku akan memberitahu ayah lebih awal.

Ayah pasti akan senang sekali jika tahu akan mendapatkan cucu.

Nona, kau sedang mengandung?

Ayah, aku minta maaf. Aku minta maaf, ayah. Aku hanya membuat ayah marah.

Aku akan memiliki anak dan berbakti pada ayah.

Jika ayah pergi, aku harus bagaimana?

Setidaknya gendong cucu ayah sebelum ayah pergi.

Kenapa ini terjadi? Ayah, aku sangat membenci ayah...

Jangan menangis. Tidak baik untuk janinnya.

Tak apa-apa.

Ah, tapi kenapa aku masih lapar?

Ayahku takkan bisa makan,

namun aku ingin menambah makan, aku harus bagaimana?

Hey! Kenapa kau menyebabkan pria menangis?

Ayah...

Ayah...

Sudah, tak apa-apa.

.: Diterjemahkan oleh Baalthazar :.

Ayah, aku minta maaf.

Aku tak tahu akan jadi seperti ini.

Aku menyebabkan ayah meninggal.

Aku minta maaf... Aku minta maaf. Ayah. Ayah...

Hidup mengalir bak sungai. Kau sudah selesai menjalani wamil.

Anak bandel,

tampaknya kau semakin tangguh dan kuat. Sekarang kau pria sejati.

Akan menyenangkan jika kau adalah anakku.

Anda sudah menjagaku seperti seorang ayah.

Ya, terima kasih banyak sudah tumbuh dengan sangat baik.

Apa rencanamu selanjutnya? Aku bebaskan sesuai keinginanmu.

Aku ingin membantu ibuku dan bekerja di Eun Gang Foundation.

Yang itu tidak boleh.

Ayahku dulu juga bekerja di sana.

Hyeong Woo, ayahmu tak terlalu senang dengan pekerjaannya.

Meski di sisi depan dinding laut bersih,

sisi belakang kotor saat gelombang datang.

Aku tahu politik juga sama.

Kau tak perlu terjun ke dalam politik.

Aku tak ingin kau ternoda.

Aku tetap ingin mencobanya. Aku juga ingin membantumu, Perdana Menteri.

Ini air dingin. Minumlah.

Beom Soo.

Kau datang?

Ibu baik-baik saja?

Aigoo, Ah Reum. Aku harus bagaimana melihat Eun Soo yang begitu malang?

Ya Tuhan... dia sudah melepas kepergian suami pertamanya.

Takdir macam apa sehingga dia harus melaluinya lagi?

Ibu sudahlah. Ibu bisa kehabisan tenaga

Aigoo, anakku malang. Jiwanya hilang, dia bahkan tak bisa menangis.

Jika dia bisa menangis, dia takkan jatuh sakit.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left