The first 200 lines.
SEMUA TOKOH, ORGANISASI, TEMPAT, DAN KEJADIAN ADALAH FIKSI.
KEKUATAN REGIONAL DI BAWAH HUKUM MILITER
Ada kemungkinan militer memakai kekuatan,
di bawah pimpinan Jenderal Eun Hui-jeong, Menteri Oh Yeong-seok,
dan Deputi Direktur NIS Ji Yun-bae.
Dengan kata lain, ada tanda upaya kudeta.
Waktu pelaksanaannya pukul 23.00.
Pasukan dekat area metropolitan berkumpul di Komando Pertahanan Ibu Kota.
Kita perlu menunjuk orang yang bisa dipercaya di militer
untuk menumpas pasukan pemberontak
sebelum pukul 23.00.
Adakah orang militer yang bisa diandalkan
yang akan mendengarkan Gedung Biru?
Seseorang yang kita tahu berpihak pada Presiden.
Ada satu orang
yang dapat melawan Jenderal Eun.
Namun aku tak yakin dia memihakku.
Jenderal Lee Gwan-muk
adalah pilihan berisiko, Pak.
Jenderal Eun
memanfaatkan pemecatan dan penahanan Jenderal Lee
sebagai alasan untuk kudeta ini.
Itulah alasanku.
Jika Jenderal Lee memutuskan bergabung dengan kita,
mereka akan kehilangan alasan untuk angkat senjata,
dan upaya kudeta hilang momentum.
Jenderal Lee Gwan-muk...
Anda yakin dia akan bergabung bersama kita?
Dia tak memercayai Gedung Biru.
Dia bisa saja sudah berkolusi dengan Jenderal Eun.
- Maka... - Maka,
Jenderal Lee akan dituntut atas pemberontakan di depan semua orang
sesuai dengan UU Tindak Pidana Militer.
Ini keputusan yang kuambil sebagai panglima tertinggi,
Pak Han.
Saat ini,
tidak ada petinggi militer yang bisa dipercaya memihak Presiden Park.
Jika Jenderal Lee mungkin mau, kita harus mencobanya.
Jenderal Lee adalah anggota AD yang paling elite.
Presiden Park menyakiti harga dirinya
dengan sangat memalukan.
Pikirmu dia mau?
Bagaimana kalau kutolak?
Apa yang akan Anda lakukan
jika aku bergabung dengan Jenderal Eun?
Kalau begitu, tawaran ini
pada dasarnya adalah bunuh diri bagi Anda.
Anda tidak tahu apa-apa tentang militer
untuk disebut panglima tertinggi.
Kau bilang di mana kita akan bertemu?
Jenderal Lee baru saja tiba.
POLISI MILITER
Selamat datang, Pak.
Kami menunggu Anda.
Jenderal Lee tiba
di Komando Pertahanan Ibu Kota.
Kurasa dia bergabung dengan Jenderal Eun.
KEKUATAN REGIONAL DI BAWAH HUKUM MILITER
Pak.
Anda ingin memerintahkannya sekarang?
Pesawat Tempur ke-10 bersiaga sesuai permintaan Anda.
Satuan Tugas Khusus di Komando Pertahanan Ibu Kota
menunggu perintah Anda, Pak.
Jika Jenderal Lee bergabung,
semua pasukan yang berkumpul di sana akan segera bergerak.
Kita harus bergerak menumpas mereka sebelumnya
untuk meminimalkan korban.
Pak.
Aku sudah...
memberikan perintahku.
Atas perintah Presiden Park, komandan tertinggi militer,
Jenderal Eun Hui-jeong ditangkap
karena merencanakan kudeta militer sesuai dengan Pasal Delapan
dari UU Tindak Pidana Militer.
Apa maksudmu?
Kenapa kau melakukan ini?
- Mestinya dia sudah tiba. - Baik.
Ayo.
Angkat tangan!
Siapa kalian?
Presiden Park mempermalukanmu.
Bukan sekali, dua kali!
Kenapa?
Karena kehormatan militer Korea lebih penting
daripada kehormatanku.
Saat paling memalukan dalam sejarah militer kita
adalah saat kita menodongkan senapan kepada rakyat kita sendiri.
Kau pikir
aku akan mengulanginya?
Aku perlu jawaban Anda, Pak.
Anda pikir aku akan langsung bergabung
jika Anda menawarkan pemulihan jabatanku?
Karena itu Anda kemari?
Di depan semua jenderal bawahanku, Anda mencabut wewenangku
dan meragukan patriotismeku.
Kehormatanku sebagai tentara paling penting bagiku,
dan Anda mempermalukanku.
Apa Anda begitu naif sehingga percaya aku akan membantu?
Langkahmu kuperhitungkan.
Dengan cerdik.
Kau pikir aku dua kali mempermalukanmu,
kau tak memberontak
atau mengangkat senjata.
Dari sana aku menyimpulkan hukum dan ketertiban
lebih penting bagimu daripada kehormatan pribadimu.
Karenanya,
aku percaya
kau ingin militer kita dikenang sebagai institusi terhormat
oleh anak cucu kita.
Aku tidak tahu tentang militer.
Akan tetapi,
aku merasa aku bisa mengetahui orang macam apa dirimu.
Apa aku...
salah tentangmu?
Pak Presiden.
Jenderal Lee sudah tiba di ruang situasi NSC.
Pada pukul 22.05
tanggal 31 Maret 2019,
Polisi Militer dan Kejaksaan berhasil melaksanakan
penumpasan upaya kudeta militer
yang dipimpin oleh KASAD Eun Hui-jeong.
Semua personel terkait telah dibawa ke DSSC.
Dengan ini aku melaporkan kepada Anda, panglima tertinggi militer kami.
Laporan selesai.
JEBAKAN EPISODE 15
EUN HUI-JEONG
Jenderal Eun Hui-jeong.
Saat kami mengetahui bahwa kaulah pengkhianat
yang membocorkan OP 5015-18,
kau merencanakan kudeta militer.
Itu karena kau takut diminta bertanggung jawab
atas pengeboman itu sendiri.
Kami tak dapat memaafkan ketidakadilan seperti itu.
Sekarang katakan.
OP 5015-18.
Kepada siapa kau berikan itu?
VIP.
Aku tanya siapa orang dalam Gedung Biru yang membagikan rencana serangan
kepadamu.
Apa maksudmu "VIP"?
Benar.
Kami semua
hanya mengikuti instruksi yang diberikan oleh VIP.
Seorang mantan kepala biro pemerintahan tidak boleh mengatakan itu.
Jadi, kau hanya mengikuti instruksi VIP
dan mengebom Gedung Majelis Nasional...
Siapa dia?
VIP ini.
Entahlah. Aku tidak tahu.
Kami tidak tahu rupanya, namanya, atau siapa dia.
Kami
tak pernah bertemu VIP.
Orang ini komplotan dalam serangan besar itu,
dan kau tak pernah menemuinya?
Pak Kim.
Aku selalu bertemu
dengan Pak Kim,
perwakilan VIP.
Dia menyampaikan instruksi VIP kepada kami
dan menginformasikannya akan permintaan kami.
Dia perantara yang setia.
Siapa Pak Kim ini?
Itu biasa.
Saat VIP bisa kehilangan terlalu banyak hal
dengan menampakkan dirinya,
tangan kanannya bekerja untuk dia.
Pak Kim
sekarang ada di mana?
Itu Pak Kim.
Dia tertangkap kamera di dekat tokonya.
Ji-won, kau sudah mendapatkan namanya?
Aku melihat semua rekaman CCTV untuk menemukan wajahnya,
sejak tiba di sini, bahkan tidak sempat ke toilet
berkat kalian berdua, mentor-mentorku yang luar biasa.
Baiklah, jadi...
Kau bisa menemukan informasi tentang dia, bukan?
Ada yang bilang dia mata-mata kita di Utara.
Sebagian saksi juga mengatakan dia mantan staf legal
di Perencanaan dan Koordinasi Grup Nadong.
Mantan mata-mata Korea Selatan
dan tim legal Grup Nadong sepertinya tidak terkait sama sekali.
Ada kesamaannya.
Mereka berdua perantara yang dapat melakukan apa saja.
Agaknya Pak Kim bisa melakukan apa saja.
Dari urusan personel sampai uang,
mereka tak perlu mengulangi permintaan mereka, apa pun itu,
karena dia selalu membereskannya secara efektif
dengan kekuasaan VIP.
Maksudmu,
karena itu mereka dapat memercayai Pak Kim
tanpa nama atau identitasnya,
dan berkonspirasi dengannya untuk melakukan kejahatan keji
bersama-sama?
Seluruh Korea dikejutkan dengan berita
bahwa Menteri Pertahanan Nasional, Oh Yeong-seok, tewas ditembak
pada tadi malam oleh staf Kementerian Pertahanan Nasional.
Menurut keterangan polisi, Menteri Oh dan staf tersebut...
Ini aku, Pak Kim.
Maaf baru telepon.
Aku sedang memikirkan
No comments yet. Be the first to leave one.