三国之见龙卸甲
The first 200 lines.
228 Sebelum Masehi
Ketika itu China dibagi menjadi 3 kerajaan. Wei, Shu dan Wu
Negara diwabahi dengan perang terus.
Dimana rakyat menderita kesengsaraan dan kelaparan.
Dari kerusuhan ini muncullah seorang pahlawan.
Namanya Zhao Zi Long dari Kerajaan Shu.
Ini ceritanya.
Bangkitnya Sang Naga
Kita hanya punya 1 nyawa untuk hidup.
Aku, Luo Ping An.
Mempunyai mimpi besar.
Dan bercita-cita dengan misi yang hebat.
Hanya seperti anjing yang mencari tuan yang hebat.
Jadi aku memilih bergabung dengan pasukan Liu Bei.
Di situlah mulai aku bertemu dengan Zilong.
Rumahmu?
Changshan
Namamu?
Zilong
Sudah berapa lama kamu pergi dari rumah?
Hampir 2 tahun.
Mengapa kamu mau bergabung dengan pasukan pemberontak Liu Bei?
Melakukan tugasku untuk negara. Dan memulai sebuah keluarga ketika kedamaian tiba.
Apakah kamu pikir kita bisa menang?
Aku yakin seorang pria bisa menang dengan takdirnya.
Desa Changshan, Zhao Zilong.
Ini adalah garis depan pasukan Liu Bei.
Pasukan Cao lebih kuat dan bermaksud untuk melenyapkan Liu Bei.
Liu Bei sibuk membuat kubu benteng pertahanan.
Dimana terdesak mengirim tentara cadangan.
Kita di sini.
Lalu di mana Changshan?
mungkin di sini.
Changshan tidak ada di sana.
Kau bodoh.
Kamu seharusnya lebih tahu tentang desamu.
Changshan di sini.
Ini tidak ada rasanya.
Aku dari Changshan juga.
Kita di sini sekarang.
Jika kita berperang untuk Raja Liu Bei kita
dan membuat lingkaran di peta ini.
Kedamaian akhirnya akan tiba untuk negara kita.
Dan kita kembali ke Changshan sebagai pahlawan.
Bisakah kita mengepung banyak wilayah?
Anak muda. Kamu bersama denganku, kakakmu.
Aku bimbing kamu untuk menyelesaikan lingkaran itu.
Kakak.
Sudah berapa lama kamu di dalam pasukan?
5 tahun.
Apakah kamu pernah merindukan rumah?
Siapa yang tidak rindu?
Tapi aku tidak pernah pulang.
Seorang pria harus bermimpi besar
dan cita-cita untuk tujuan yang hebat.
Aku janji tidak akan pulang
sebelum menang.
Kakak.
Ini hadiah untukmu.
Untukku?
Peta sudah ada dalam hatiku.
Kalian semua adalah daging mati.
Lihat, apa di dalam kotak itu? Aku tidak tahu.
Dan siapa pria ini?
Itu Luo Ping An. Ada apa?
Itu Pingan
kejadian aneh terjadi malam ini.
Sebuah kotak kayu ditinggalkan di luar gerbang depan.
Dan pria ini tiba mengaku dia dikirim oleh Raja Liu Bei.
Apakah dia pasukan bantuan?
Apakah dia seperti itu?
Berapa banyak orang yang dia bawa bersamanya?
Dia datang sendiri.
Sendiri.
Aku melihat pasukan Cao sudah tiba.
Yang akan menyerang kita dalam waktu 2 hari lagi.
Musuh telah menantang kita untuk bertempur.
Pasukan Cao akan menyerang kita besok.
Apa yang harus kita lakukan?
Kemah Cao setidaknya punya 3 atau 4 ribu pasukan.
Tentunya tidak kurang dari 8 ribu.
Bagaimana kamu bisa yakin?
10 orang per tungku masak.
Mata2 kita melaporkan itu.
Pasukan Cao telah menyalakan lebih dari 1000 tungku masak.
Itu yang membuat 10 ribu pasukan?
Aku tidak mau menakutimu dengan jumlah itu.
Malapetaka bagi kita.
10 ribu pasukan tidak ada apa2nya, kita jangan takut pada mereka.
Cao adalah ahli dalam seni berperang tapi dia ragu2 dengan sifat alami.
10 ribu pasukannya bisa menempuh perjalanan ratusan mil sehari.
Tapi sekarang mereka menempuh perjalanan hanya 30 mil sehari.
Tentunya dia punya tujuannya
Tujuan apa yang anjing seperti Cao punya?
Dia takut seseorang dalam pasukan kita.
Siapa itu?
Penasehat Perang Liu Bei
Zhuge Liang
Zhuge Liang! Betul!
Pertempuran dan catur adalah sama.
Sebagai gantinya bertahan pada setiap buah catur dan bermain dengan penuh perjuangan.
Bisa mengorbankan benteng untuk mengambil raja lawan.
Jadi untuk bertahan, kita harus memberikan tempat ini.
Jika tidak kita tentunya akan mati.
Bisakah kita menang?
Apakah aku datang untuk mati jika kita tidak bisa menang?
Seperti bermain catur lebih baik kehilangan benteng daripada permainannya.
Kita harus mendahului menyerang musuh dengan
menyerang mereka malam ini.
Tapi kita hanya punya seribu orang.
Tidak akan bisa dilakukan kecuali malam ini.
Aku memprediksikan malam ini akan ada badai.
Kesempatan ini akan sangat menguntungkan.
Tapi apakah kamu punya cukup keberanian untuk melakukan itu?
Kami prajurit dari Changshan mempunyai keberanian.
Sekarang bagaimana jika tidak hujan?
Jika tidak ada hujan malam ini tentunya aku akan dipancung.
Zhuge Liang
Cepat ke kemah Cao
sebelum hujan.
490 orang kita akan membentuk
unit Naga.
dan menunggu menyerang tiba2 di sisi kiri kemah Cao.
490 orang lainnya harus membentuk unit Macan.
dan menunggu menyerang tiba2 di sisi kanan kemah Cao.
Sisanya 20 pasukan Changshan.
akan berada pada unit komando.
Hujan akan menjadi tanda signal kita.
ketika musuh dalam keadaan kacau
karena badai hujan
kita akan memancung kepala jendral musuh dan menghancurkan semangat mereka.
Meskipun mereka lebih banyak
kita pasti akan menang.
Kehidupan seperti bermain catur yang hanya mengambil 1 tindakan untuk menang.
Pertempuran selesai dan aku mau pergi untuk menyelamatkan tempat lainnya.
Serang!!!
Kamu pergi serang jenderal pembawa bendera mereka.
Aku akan bunuh pimpinan barisan depan.
Kakak.
Kakak, aku bantu kamu.
kakak.
Ikuti aku!
Pimpinan Barisan Depan telah dibunuh.
Unit Naga! Serang!
Unit Macan! Serang!
Kakak, aku harus membuat serangan lainnya.
Zilong membantuku membunuh barisan depan Cao tapi dia tidak pernah menceritakan ke siapapun tentang ini.
Dan saya mendapatkan semua pahalanya
"Tebing Phoenixs"
Kekalahan pasukan besar Cao Cao..
membuat dia sangat marah.
Dia memutuskan memimpin sendiri pasukan besarnya.
Begitu pasukan Cao semakin dekat
Liu Bei didesak sampai tebing Phoenixs bersama rakyatnya.
Saudara angkat Liu Bei
Jendral Guan Yu dan Zhang Fei.
Dikirim untuk memimpin pelarian rakyat kecil ke kuil di atas bukit.
Rakyatku menderita karena aku.
Penasehat apa saranmu?
Raja Liu Bei-ku. Hasil yang tepat tidak bisa diperoleh dari ramalanku.
Kesuksesan kita membunuh Jendral perintis Cao
membuatku mendapat kepercayaan dari penasehat.
Dan tugas penting melindungi keluarga Liu Bei
ditugaskan ke aku.
Akhirnya, kesempatan untuk membuktikan diriku telah tiba.
Untuk Zilong, aku mengirimnya
untuk membantu pengungsi.
Kakak, apa yang harus kita lakukan? apakah kita tersesat?
Ayo kembali ke jalan semula.
Kakak, apakah kamu yakin? Kita perlu lebih berhati hati.
Saya bilang kembali ke jalan semula.
Ya, kakak!
Aku melihat pasukan Cao mengejar kita.
Rajaku
Kita seluruhnya sudah dikepung dan pasukan Cao hampir ke sini.
Kita harus menutup gerbang depan.
Gerbang tidak boleh ditutup
Istri2mu dan anak belum sampai.
Kita harus melindungi rakyat kecil.
Kakak Liu Bei
Tutup gerbang.
Pasukan Cao mendekat, selamatkan dirimu!
Masuk cepat, kita tutup gerbangnya.
Cepat masuk!
Zilong!
Kakak!
Zilong.
Kakak
Kita tertahan oleh prajurit Cao.
Pingan, dimana 2 wanita dan Raja muda?
Aku kehilangan mereka.
Adik Zhang Fei.
Beraninya kamu menentangku?
Untuk membunuhnya, kamu harus membunuhku dulu.
Hentikan!
Adik Zhang Fei
Bangsat kamu!
Permainan tombakmu luar biasa, anak muda.
Adik Guan Yu dan Zhang Fei turunkan senjatamu.
Rakyatku menderita karena aku.
No comments yet. Be the first to leave one.