Specials

Release info

비켜라 운명아 It's My Life E65 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2019-02-02
Downloads: 13
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"

"Pemirsa diharap bijak"

"It's My Life"

"Episode 65"

- Ada apa, Pak Kim? - Aku menemukannya.

Apa?

Maksudmu kamu menemukan istri direktur panti asuhan itu?

Ya, Pak. Dia ada di rumah sakit jangka panjang di pinggiran Seoul.

Tunjukkan jalannya.

Aku akan menemuinya langsung.

Astaga, aku sedang bekerja. Kenapa dia menyuruhku kemari?

Bukankah seharusnya dia mendatangiku jika sebegitu gelisahnya?

- Kenapa kamu tidak bicara formal? - Apa?

Aku hanya bicara kepada diriku sendiri.

Namamu Nona Yoo, bukan?

Kamu pemberani. Menurutku itu sangat memesona.

Dia langsung bereaksi.

Dia pasti sangat gelisah.

Apa? Siapa yang Anda bicarakan?

Menurutmu siapa?

Sudah jelas Choi Geum Soon.

Kamu tidak perlu membuatkan teh.

Aku menyuruhmu kemari karena aku ingin bicara.

Katamu, kita sudah tidak punya urusan.

Kenapa tiba-tiba kamu berubah pikiran?

Apa yang kamu rencanakan?

Transaksi kita berakhir 30 tahun lalu.

Apa maksudmu?

Mari terus terang saja.

Bukankah dahulu kamu terlalu pelit?

Kamu mencuri cucu dari pimpinan perusahaan sebesar ini

dan membayarku sedikit. Menurutmu itu adil?

Kamulah yang merusak kesepakatan kita.

Aku memintamu menyingkirkannya. Aku tidak menyuruhmu membesarkannya.

Merusak kesepakatan? Terus terang saja,

menurutmu apa yang akan terjadi

seandainya kutelantarkan Nam Jin di panti asuhan?

Mereka tentu saja akan menemukannya kurang dari setahun.

Berkat aku, kamu bisa hidup nyaman selama 30 tahun.

Kamu seharusnya berterima kasih kepadaku sekarang, bukan?

Kurasa kamu mengincar uang,

tapi maafkan aku.

Aku tidak akan memberimu sepeser pun.

Kalau begitu, aku tidak punya pilihan lain.

Nam Jin, putramu,

dan pria itu, Pak Heo. Aku akan langsung

memberi tahu mereka segalanya.

Tentu, silakan saja.

Kamu tidak punya bukti dan kamu mantan narapidana.

Menurutmu apa yang akan terjadi jika kamu menyeretku dalam hal ini?

Hasilnya sudah jelas.

Kamu akan menerima hukuman tambahan

dan menghabiskan sisa hidupmu di penjara,

dan aku akan dinyatakan tidak bersalah.

Haruskah aku menuntutmu karena membuat tuduhan palsu?

Geum Soon, kamu sangat berubah.

Kamu membuat ancaman seperti seorang profesional.

Jika

aku bersedia mengambil risiko dipenjara lagi,

apa yang akan kamu lakukan?

Aku sangat yakin aku bisa merusak

reputasimu yang telah kamu bangun bertahun-tahun.

Jadi, kamu tidak takut?

Kata pepatah, sebagian orang suka merusak yang tidak bisa dimiliki.

Jika aku memang akan dipenjara,

tidak ada salahnya melawanmu

dalam pertarungan yang nyata.

Menyelesaikan ini dengan tenang adalah yang terbaik bagi kita.

Aku benci berurusan dengan masalah.

Baguslah.

Itu baru cara yang benar.

Kalau begitu, begini saja.

Choi Geum Soon sudah mati,

dan kita tidak akan pernah bertemu lagi.

Kamu mencuri dan membesarkan Nam Jin karena kamu mengira

dia terlihat seperti anakmu.

Berapa yang akan kuterima dari kesepakatan itu?

50.000 dolar.

Itu terlalu kecil.

Bukankah lebih baik menerima itu dan tidak dipenjara?

Lupakan saja jika kamu tidak mau.

Jika ada hal lain,

aku bisa mempertimbangkan untuk memberimu uang besar.

Hal lain?

Kurasa ada sesuatu yang bisa kamu lakukan untukku.

Bagaimana?

Senang bertemu denganmu.

Aku Pengacara Heo Chung San.

Aku kemari karena ingin menanyakan sesuatu kepadamu, Bu.

Apakah

kamu ingat orang bernama Choi Geum Soon?

Karena gejala Alzheimer's-nya memburuk belakangan ini

terkadang dia bahkan tidak bisa mengingat putranya sendiri.

Geum Soon.

Choi Geum Soon.

Dia sangat cantik.

Kamu mengingatnya, Bu?

Tiap kali ayahnya mabuk,

dia memukul Geum Soon dan ibunya.

Dia juga memecahkan barang-barang di rumah.

Karena itu, Geum Soon tinggal di panti asuhanku.

Dia membantu anak-anak belajar

dan mengurus pekerjaan kami.

Apakah

ini Choi Geum Soon?

Astaga, bukan.

Geum Soon baru berusia 17 tahun.

Tunggu, bukan. Apakah dia 18 tahun?

Kalau begitu,

apakah kamu ingat nama Choi Soo Hee?

Tidak.

Untuk mendapatkan kartu keluarganya sendiri,

dia harus mengganti namanya di panti asuhan.

Kamu tidak ingat mengganti nama Geum Soon

menjadi Choi Soo Hee?

Kamu seharusnya menanyai direkturnya soal itu.

Ke mana direktur itu pergi?

Dia tadi di sini beberapa menit yang lalu.

- Kamu sudah kembali. - Anda sudah menemukan bahannya?

Ya.

- Pak Ahn. - Ya?

Aku melihat Bang Cheol Sang masuk ke ruangan Bu Choi.

Pak Bang?

Kenapa dia pergi ke ruangan Bu Choi?

Saat kutanyakan alasannya, dia malah meracau.

Dia bilang harus memenangi hati Bu Choi untuk bertemu Bu Yang,

jadi, dia pergi ke sana untuk membantunya.

Dia bilang wanita itu berutang kepadanya. Mungkinkah itu?

Pak Lee, bisakah kulihat bahannya?

Tentu saja, Kepala Desainer.

Silakan.

Tolong cepat memeriksanya dan beri tahu pilihanmu.

Kamu harus memilih produk hari ini, jadi, aku bisa menaksir harganya.

Kenapa kamu sangat terburu-buru?

Aku yakin mereka menyelesaikan pekerjaan dengan profesional.

Aku tidak mendesak mereka. Itu hanya pengingat. Mengerti?

Aku akan menyelesaikannya di rumah.

Hari ini giliranku menjaga anakku.

Baiklah. Pulanglah.

Kurasa aku akan bekerja semalaman untuk menyelesaikan ini.

Jika kamu tidak membantuku, Pak Han, aku harus bekerja saat hari raya.

Astaga, kamu. Aku takut sekali.

Tentu saja, aku akan membantumu. Itu demi kamu.

Kalau begitu, tenggat waktunya besok pagi.

Aku juga akan pulang.

Nona Kim, ayo pulang bersama.

- Aku pulang. - Baiklah.

Kita pulang sekarang. Ayo.

Ayo.

Kejadian di masa lalu itu akan benar-benar terkubur.

Sekeras apa pun Pak Heo berusaha,

dia tidak akan bisa menemukan kebenarannya.

Yang tersisa sekarang adalah mengurus Jin Ah.

Ini aku, Pak Ko.

Bagaimana?

Begini...

Aku menunggunya semalaman, tapi dia tidak keluar.

Jika itu saja tidak bisa, bagaimana kamu menghasilkan uang?

Maafkan aku.

Aku pasti menyelesaikannya hari ini.

Dia akan makan malam di rumahku nanti.

Akan kukirimkan alamatku, jadi, tunggulah di depan rumahku.

Baiklah.

Astaga. Ini baru dua hari. Kenapa dia mendesakku?

Selamat datang. Mau pesan apa?

Aku kemari untuk bekerja paruh waktu.

Apa? Bekerja paruh waktu?

Aku bekerja paruh waktu di sini. Kami tidak membutuhkan orang lain.

Kamu pasti Nona Lee Seon Hui. Selamat datang.

- Silakan duduk di sana. - Baik.

Pak Kang.

Seon Gyu, kamu sibuk dengan dua pekerjaan.

Jadi, kurasa lebih baik mempekerjakan pegawai baru.

Pekerjaanku yang lain akan selesai hari ini.

Aku bisa bekerja di sini 24 jam.

Dalam situasi inilah, orang berkata,

"Nasi telah menjadi bubur."

- Silakan keluar, Ibu. - Terima kasih.

Ini tempatnya? Astaga.

Ini seperti rumah yang hanya kulihat di TV.

Ini lebih dari istana.

Benar, Jin Ah?

- Ini juga kali pertama kamu kemari? - Ya.

Omong-omong, apa ini, Ibu?

Ini ikan herring mata besar asin. Ibu membelinya untuk ibunya Si Woo.

Kenapa Ibu membawa ini?

Hei. Bagaimana mungkin ibu mengunjungi besan tanpa oleh-oleh?

Astaga.

Mari masuk, Ibu.

- Ayo. - Ya.

Astaga.

Selamat datang, Ibunya Jin Ah.

Tidak kusangka kita bertemu lagi seperti ini.

Astaga. Sedang apa kamu di sini, Bu Yang?

- Ini rumahnya Nam Jin. - Apa?

Nam Jin dan Si Woo adalah saudara.

Jadi, kami tinggal bersama di sini.

Apakah ini rumah Nam Jin?

Bukankah ini rumah Si Woo?

Itu tidak penting, Bu.

It's My Life subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for It's My Life

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left