The first 200 lines.
Rencana? Apa kau bodoh.
Jangan gunakan kepalamu.
Kau selalu menggunakan high cadence.
Itulah cara melewatinya!
Lewatilah tembok itu dengan kakimu.
Datang juga! Kekuatan penuh Onoda!
Akan kuakhiri pengejaranmu dalam 60 detik.
10 detik lagi...
Datanglah, Aoyagi! Itulah janji kita!
Kerja sama kita!
Nol!
Berhasil. Aku mengguncangnya...
Apa?
Kenapa?
m 0 0 l 0 26 l 28 26 l 28 0
m 0 0 l 0 26 l 28 26 l 28 0
fuufuu kaze yomu koko wa nan'nan darou
Aku menghelas nafas berat
Kira-kira tempat ini namanya apa?
kodou no yukue doko nanda
Di mana denyut nadiku berada?
furishibore
Kukumpulkan tenagaku
mayotte touzen darou daremo ga teni sun'nara
Pastinya ku akan galau
kalau semua bisa mendapatkannya
imi ga nai kara na
tapi itu tak perlu lagi
madamada kore kara
Karena aku baru akan
Last itteki made
Berjuang sampai tetes keringat terakhir
okubyou kaze ni yurayura yuragu
Diombang dan ambingkan- oleh angin yang lemah
atama no naka de sa kotae dasu na yo
Ku yakin kalau kubisa- pikirkan jawabannya
ugoke kono ashi choujou wo fume
Saat kaki ini melangkah- ke puncak jauh di sana
kokoro ni tomoshita yowamushi na honoo
Api yang redup ini- menyala dalam hatiku
okubyou no kaze de barabara ni naru
Aku yang dihancurkan- oleh angin yang lemah
tatoe kono karada hikichigirete mo
Meski saja tubuh ini akan- tercabik-cabik olehnya
dareyori mo hayaku choujou wo fume
Ku 'kan melaju ke puncak- lebih cepat dari siapapun
kokoro wo moyashita jibun jinshin de
'Kan kubakar semangatku- dengan usahaku sendiri
unare kono ashi choujou koero yowamushi na honoo
Api yang redup ini- 'kan membuat rintih kayuhku
melampaui puncak tertinggi
Onoda di Tempat Terakhir
Onoda di Tempat Terakhir
Mau ambil waktu luang, Tadokoro?
Begitulah. Papan dilarang membalap sudah dikeluarkan, ya?
Ya.
Anak kelas satu dan kelas dua bertarung dalam tiga putaran.
Mereka juga pasti tahu kalau papan dilarang membalap sudah keluar.
Dan posisi yang didapat sebelumnya akan menentukan pemenangnya.
Apa anak kelas dua yang meninggalkan mereka, atau anak kelas satu yang melewati mereka.
Pada jalan lurus ini akan jadi penentuan akhir anggota Inter-High.
Seharusnya aku bisa menggoyahkannya dalam 40 detik.
Rencanaku sudah sempurna.
Tidak, ini sudah sempura! Ini masih belum selesai! Sial!
Ini masih belum sampai ujung! Ini masih belum selesai, Onoda!
Sekarang kamilah yang duluan!
Permisi!
Imaizumi! Naruko!
Bergeraklah, bergeraklah!
Sial! Kakiku...
Padahal aku sudah menghemat energiku...
Apa maksudnya ini?
Seberapa kuat sebenarnya anak kelas satu?
Berhasil... Aku berhasil.
Kami juga berhasil melewatinya!
Naruko.
Jangan pingsan dulu.
Kau akan ke Inter-High, bukan?
Akan kutunggu kau di Inter-High.
Imaizumi, Naruko, pergilah ke Inter-High!
Lalu aku akan mengejar kalian berdua!
Ya.
Kalau begitu, sekarang bukan waktunya kau pingsan.
Selesaikan 1000 kilometermu.
Ya. Maaf.
Bertahanlah.
Aku juga harus menyelesaikannya.
Aku sudah menggunakan stamina yang kusimpan untuk melawan anak kelas tiga.
Sepertinya pertandinganku dengan paman harus ditunda.
Maaf, Aoyagi.
Aku tidak bisa melindungi dindingnya.
Ikuti aku dari belakang.
Aku akan menarikmu.
Ini masih belum berakhir.
Tapi, kakiku sudah...
Kau harus pergi sendirian.
Kita akan pergi ke Inter-High bersama.
Jika tidak, percuma saja.
Bersama...
Kau benar.
Aku tidak punya rencana. Tidak masalah?
Itu sudah tidak dibutuhkan.
Dua sepeda datang.
Sudah begitu mereka cepat!
Onoda! Naruko! Naikan kecepatan kalian!
Kenapa? Ada apa?
Kayuh sekuat tenaga sampai finish!
Anak kelas dua masih belum menyerah!
Tak disangka ini tenang sekali.
Apa kau juga sedang ambil waktu luang?
Kau juga begitu, 'kan?
Ingin melihat hasil pertandingan anak kelas satu dan kelas dua.
Menurutmu siapa yang akan tiba duluan, Kinjou?
Yang paling beruntung.
Menurutmu?
Tentu saja.
Anak kelas dua.
Yakin sekali.
Akulah yang telah melatih Teshima dan Aoyagi.
Dalam setahun ini mereka telah menunjukkan perkembangan yang tak disangka.
dan benar-benar tertuju akan pergi ke Inter-High.
Khususnya, penyelarasan pernafasan dan sikap yang sempurna,
mereka bisa melaju dengan perlawan angin sekecil mungkin.
Hanya mereka yang bisa melakukannya.
Dengan begitu mereka akan melaju dengan satu perlawanan angin tetapi dengan dua kaki.
Itu disebut Synchronized Straight Twin!
Itu sangatlah cepat!
Cepat sekali! Tekanannya bukan main!
Tetaplah di belakangku, Onoda!
Sebentar lagi sampai ujung! Bertahanlah!
Ya!
Pengejaran anak kelas dua ini...
tidak mungkin bisa dipakai sampai 1000 kilometer!
Jangan lengah, Onoda!
Mereka akan semakin cepat!
Apa?
Ada turunan di sini.
Gelapnya...
Parah sekali.
Masih 700 meter lagi untuk sampai finish.
Kecepatan penuh di daerah yang hampir tidak terlihat.
Sudah begitu, cara melaju mereka yang nekat.
Apa?
Maksudku lebih mudah mengejar lampu orang di depanmu.
Soalnya balapan tidak pernah diadakan di malam hari. Apa kau takut, Naruko?
Tentu saja!
Bertanding sampai batas membuat adrenalin memuncak!
Tidak biasanya...
pendapat kita sama!
Tetaplah ikuti kami, Onoda!
Jangan sampai kakimu berhenti!
Ya!
Cepatnya.
Aku takut.
Aku tidak bisa melihat apa-apa.
Padahal aku sudah terbiasa di jalur ini...
Karena gelap ini rasanya seperti bersepeda di tempat lain.
350 meter lagi!
Sudah setengahnya.
Apa kita sudah meninggalkan anak kelas dua?
Mereka datang.
Padahal kita sudah melaju secepat ini, tapi tidak bisa menjauh.
Mereka berbelok samping-sampingan.
Minggir, anak kelas satu...
Tak akan kami biarkan kalian ke Inter-High!
Di saat anak kelas dua lainnnya terjatuh seperti lalat,
Teshima dan Aoyagi tetap berpegang teguh padaku.
Mereka bilang ingin lebih cepat lagi.
Mereka serius. Mereka punya kemauan.
Mereka menyelesaikan menu latihan yang kuberikan pada mereka
tanpa mengeluh sedikitpun.
Mereka benar-benar mengikutimu.
Saat menguji kemampuan, menurutmu apa yang bisa menentukan kemenangan?
Tekad.
Tekad! Kemauan!
Keinginan kuat untuk mencapai finish.
Aoyagi, ingatlah.
Kata yang diajarkan Kak Tadokor pada kita...
Saat kau hampir mencapai finish, kekuatanmu pasti habis.
Yang akhirnya penentuan tekad.
Jika kau terlalu memikirkannya, kau akan dilewati. Yang perlu kalian pikirkan hanya satu.
Yang perlu dipikirkan hanya satu!
Capailah finish!
Ya!
Mereka akan menyusul kita. Percuma saja.
Berjuanglah kakiku.
Ikuti Naruko.
Benar-benar mengejutkan. Benar-benar benjolan.
Tapi aku berhasil mengatasinya...
Kau menghalangi, Onoda!
Lengah sedikit saja aku langsung terkejar!
Onoda?!
250 meter lagi!
Mereka melewati Onoda!
Hentikan!
Mereka melewatinya, hanya itu.
Kau!
Apa kau akan menolongnya dan mendorongnya?
Apa kau akan melindunginya dari angin dan menariknya?
Apa dengan kekuatanmu...
No comments yet. Be the first to leave one.