The first 200 lines.
"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"
"Pemirsa diharap bijak"
"It's My Life"
Bukankah begitu, Ibu?
Ibu sudah mendaftarkan pernikahan kami, bukan?
Artinya dia istriku, bukan?
Apa? Apa maksudmu?
Ibu.
Apa maksud Dae Sik?
Kang Dae Sik, ikut aku.
Kenapa?
Aku tidak mau.
Jangan membuat keributan di depan ruang operasi. Ikut aku.
Kita perlu bicara.
Jangan bersikap seperti anak-anak. Temui aku di luar.
- Astaga... - Ayo.
Apa yang terjadi?
Seperti kataku tadi.
Kamu sungguh mendaftarkan pernikahan dengan Jin Ah?
Hei. Bagaimana mungkin?
Mana mungkin mendaftarkan pernikahan tanpa Jin Ah?
Ibu Jin Ah... Maksudku,
ibu mertuaku memberikan KTP Jin Ah dan cap.
Jadi, aku mendaftarkan pernikahan kami.
Dae Sik, dengarkan aku baik-baik.
Perbuatanmu itu kejahatan.
Jika Jin Ah melaporkanmu ke polisi, kamu akan dipenjara.
Aku tahu itu.
Tapi jika Jin Ah melaporkanku,
ayahku bilang dia akan menuntut ibu dan ayah Jin Ah.
Dia akan menuntut mereka?
- Kenapa? - Orang tua Jin Ah
meminjam banyak uang dari ayahku.
Utang mereka sudah lama melewati tenggat.
Ayah bilang jika tidak membayarnya, mereka akan masuk penjara.
Hei, Kang Dae Sik!
Kamu juga berpikir uang bisa menyelesaikan semuanya?
Aku tidak menduga kamu sejahat itu.
Aku tahu itu salah.
Tapi bagaimana lagi
pria sepertiku bisa bersama Jin Ah?
Aku sangat menyukai Jin Ah.
Dengarkan aku baik-baik. Aku akan membereskan ini.
Aku tidak akan pernah membiarkanmu melakukannya.
Apa Ibu sudah gila?
Meski begitu, bisa-bisanya Ibu menikahkanku diam-diam.
Ibu bisa bagaimana lagi?
Tenggat utang kita kepada ayah Dae Sik sudah lewat.
Selain itu, ibu dengar ayahmu akan meninggal jika tidak dioperasi.
Ibu tidak bisa membiarkannya mati tanpa dioperasi.
Meski begitu, kita tidak tinggal di Dinasti Joseon.
Bisa-bisanya Ibu menjual putri Ibu karena utang.
Ibu terpaksa.
Dia bilang ayahmu akan dipenjara jika kita tidak membayar utang.
Mana bisa Ayah dipenjara karena utang yang melewati tenggat?
Meskipun dia menggugat, itu adalah kasus perdata.
Kita bisa mengembalikan uangnya dengan pendapatan kita mulai kini.
Ayahmu bisa digugat atas penipuan juga.
Penipuan?
Tanah kecil yang kita gunakan untuk jaminan meminjam uang...
Sudah lama kami jual.
Seharusnya tidak boleh Ibu jual.
Jadi, bagaimana cara Ibu menjualnya?
Karena ayah Dae Sik tahu keadaan kita,
dia tidak menerimanya sebagai jaminan.
Dia benci menghamburkan uang, tapi perhatian kepada kita
dan tidak menerima jaminan. Apa itu masuk akal?
Kita bicara lagi nanti.
Kita harus menyelamatkan ayahmu dahulu.
Ibu.
Aku paham situasinya.
Tapi prioritaskan kepulihan ayahmu.
Jangan sampai dia tahu. Jagalah dia.
Apa dia ibu kandungku?
Teganya dia melakukan itu.
Aku sangat marah.
Aku malu,
geram, dan sakit hati.
Dia tidak bisa menikahimu tanpa persetujuanmu. Itu bisa dibatalkan.
Apa gunanya hukum?
Jangan cemaskan apa-apa.
Akan kubantu membatalkan pernikahan dan melunasi utang ayahmu.
Bagaimana caramu mendapat uang sebanyak itu?
Aku harus bekerja keras.
Aku akan bekerja lebih keras siang dan malam.
Kamu akan bekerja siang dan malam untuk melunasi utang ayahku?
Kenapa?
Karena
kita teman.
Kita teman baik.
Aku merasa jantungku akan meledak tiap pulang.
Aku akhirnya bisa bernapas saat melihatmu,
tapi ternyata kamu sama saja.
Aku muak dengan semuanya.
Jangan begini, Jin Ah.
Pergilah bekerja. Aku akan menemui ayahku.
Jin Ah.
Pergi kataku.
Ada tamu untukmu.
- Perawat? - Ya.
Maaf, tapi Anda salah tempat, Pak.
Anda harus ke agen khusus untuk mencari perawat.
Aku juga tidak berpengalaman.
Bukankah kamu juga memiliki lisensi perawat geriatrik?
Itu?
Itu hanya salah satu dari banyak lisensi yang kudapat.
Aku hanya mengikuti beberapa sesi latihan. Itu saja.
Maaf mengganggu,
tapi bisakah Anda memberiku pekerjaan itu?
Saat ayahku sakit, aku yang merawatnya.
Tidak. Harus Pak Yang Nam Jin.
Apa?
Kenapa?
Pimpinan Ahn melihat berita tentangmu menyelamatkan pasien
yang mengalami serangan jantung belum lama ini.
Katanya kamu sangat mirip mendiang putranya.
Benar. Dia mirip denganmu. Apa istilahnya?
Auranya mirip denganmu.
- Apa dia mirip denganku? - Ya.
Aku tidak melihat kemiripan.
Anda sebaiknya mencari perawat profesional
daripada aku.
Itu akan membantu pasien pulih lebih cepat.
Pimpinan Ahn memiliki kanker hati stadium akhir.
Hidupnya tiga bulan lagi.
Selain itu, baru-baru ini,
dia juga didiagnosis dengan Alzheimer.
Apa? Penyakit Alzheimer...
Maksud Anda demensia?
Dia kehilangan cucunya saat baru lahir.
Lalu, putra dan menantunya meninggal juga.
Hidup Pimpinan Ahn tidak lama lagi.
Pak Yang, hanya kamu yang bisa menghiburnya
selama sisa hidupnya.
Aku akan membayarmu 10.000 dolar per bulan.
Saat tugasmu selesai,
aku akan memberimu bonus spesial.
Apa? 10.000 dolar?
- 10.000 dolar? - Kami tidak punya banyak waktu.
Tolong terima tawaranku.
Kenapa kamu ragu? Dia bilang dia akan membayarmu 10.000 dolar.
Jika bayarannya tidak cukup, aku akan membayar sebanyak maumu.
Bukan itu. Aku bingung karena ini terlalu banyak.
Pak, beri aku waktu untuk memikirkan ini.
Aku akan menginap di hotel dekat sini.
Jika kamu menghubungiku, aku akan langsung menjemputmu.
Aku akan menunggu teleponmu, Pak Yang.
Selamat menikmati.
Aromanya sedap sekali.
Makanlah. Aku yang traktir.
Apa ini
yang ingin kamu makan?
Ya. Aku sangat ingin makan ini.
Ini menakjubkan.
Kudengar ini restoran terkenal. Rasanya enak sekali.
Kenapa? Kamu tidak suka cheonggukjang?
Aku tidak menyukainya karena aromanya.
Kenapa aromanya?
Ini sederhana dan lezat.
Jika aromanya menempel di bajuku sebelum rapat penting,
itu memberi perasaan tidak nyaman kepada orang lain di rapat itu.
Itu sebabnya aku menghindari menyantap makanan berbau tajam.
Akan kubelikan pewangi baju di toko setelah ini.
Mulai sekarang, nikmati apa pun yang kamu mau tanpa khawatir.
Kamu keren dan penuh semangat.
- Itu pujian, bukan? - Tentu saja.
Mungkinkah kamu berpikir, "Dia orang aneh"?
Tidak.
Kamu tidak kuliah di jurusan pertunjukan piano, bukan?
Apa?
Mahasiswi jurusan pertunjukan piano tidak pernah memanjangkan kuku.
Apa aku salah?
Astaga. Dia sangat tajam.
Benar. Aku pindah ke jurusan desain mode.
Tolong jangan beri tahu ayahku.
Aku menduga kamu berhubungan dengan mode dari pakaianmu.
Terima kasih untuk semuanya hari ini.
Sama-sama. Senang bertemu denganmu.
Itu menyegarkan.
Menyegarkan? Terserah.
Aku bukan penyegar.
Kalau begitu, sampai jumpa.
Tunggu, aku melihat Asosiasi Mode
mengadakan pameran merek indie pekan depan.
Kamu mau pergi denganku?
Pameran merek indie?
Ya?
Pak Kang.
Bagaimana Anda menyempatkan kemari padahal sangat sibuk?
Tentu saja aku harus datang. Besanku sakit.
Bagaimana keadaannya?
Operasinya berjalan lancar.
Jadi, kita hanya perlu menunggunya pulih.
- Dokternya adalah teman kecilku. - Begitu rupanya.
- Apa ada yang tidak nyaman? - Tidak ada sama sekali.
Aku hanya berterima kasih atas semua bantuan Anda.
- Hai. - Hai.
Jin Ah, ini pasti beban besar bagimu.
Apa yang kamu lakukan?
Aku membeli ginseng merah dan sup tulang sapi.
No comments yet. Be the first to leave one.