The first 199 lines.
Apa yang sedang aku cari?
Hai.
Hai, sayang.
Apa?
Sekumpulan bukanlah kata untuk teka teki silang bu, ada, di dalam,
Oh, hei, maaf.
Eu,
Ada apa, kawan?
Tidak ada, hanya,
Kau tahu, terserah saja.
Kau pergi ke sekolah?
Iya.
Aku tahu ini aneh, ini terlihat aneh.
Kau baik baik saja?
Aku baik, hanya, kau tahu taman ini.
Menikmati sinar matahari.
Eu, aku pikir aku akan pergi untuk latihan.
Oh, benar, kau tergabung di tim sepak bola.
Terima kasih, telah mengingatku.
Tidak, maksudku, maksudku kaki patah, atau apa saja.
Mematahkan kakiku?
Lupakan saja.
Oke.
Berbaris semuanya, tolong buat satu barisan.
- Iya, - Kau menerima teriakan atau sesuatu?
Belum.
Semacam penelitian.
Ayahku membelikannya untukku.
Kau sedang berburu sesuatu?
Yah, itu hal yang mengganggu di kepalaku.
- Kau sarapan? - Tidak.
Ini bukan sebuah sarapan.
Ini adalah makanan pembuka.
- Oh, klasik. - Hmm.
Jangan kasar.
Kenapa kau ingin duduk di belakang sini?
Karena ini keren duduk di belakang bis.
- Benarkah? - Iya.
Apakah itu pria yang telah di skorsing karena telah buang air besar di kamar mandi klinik?
Iya, dia orangnya.
Kawan, apa yang sedang kau lakukan?
Membaca?
- Apakah itu tidak apa apa? - Iya, tentu, itu tidak apa apa,
Tidak ingin terlambat.
- Apa maksudmu? - Aku hanya bilang, kau tidak memiliki permainan.
Russell, dengarkan aku, para gadisjauh dari rumah, tiba untuk semacam cinta yang sangat manis.
Oke, aku tahu itu.
Kimberly.
Iya?
Tidak, hanya ingin mengucapkan selamat pagi dan..
Semacamnya.
Selamat pagi, Dubber.
Namaku Gunnar, sebenarnya.
- Gunnar, diamlah, jangan ganggu aku. - Sangat lembut, Dubber.
Oh-ho, iya keluarkan tinjamu, kawan, itu bagus untukmu.
Kawan, dia tidak perduli dimana itu.
Anak itu tidak tahu tempat.
- Aku hanya ingin tenang, aku mohon. - Keras hati.
Hai, Kimberly.
Kau eksostik, siapa dia?
- Kalian sedang istirahat, atau apa? - Dan melakukan apa?
Bahkan itu bukan menyangkut kemaluanmu.
Jangan memikirkan hal itu.
Apa?
Dia sedang memakai cincin perjanjian, dasar bodoh.
Aku berjanji pada ayahku, aku akan tetap perawan sampai umur 30 tahun.
Oke, Aku.. Aku tidak mengatakan apapun.
Oh, yang benar saja, aku tahu kau sedang memikirkan itu.
Hei, kawan.
Aku tidak mengerti tentang ini, bisakah kau membantuku?
Oh, iya, tentu saja, tapi diluar.
Oke.
Apakah tugasku ada yang salah?
Tidak, aku rasa kau benar menuliskan tanggalnya.
Aku hanya bercanda.
Itu jawaban yang salah, itu adalah tahun 2007.
Dengar, itu kemungkinan.
Tidak juga.
Eu, apa yang sedang kau cari, domba hitam tanpa binatang?
Dan mencari dengan apa yang dijelaskan dalam jurnalmu,
Pada dasarnya kau menemukan banyak batu hari ini.
Tunggu.
Ini bukan sebuah fosil?
Bukan, itu batu.
Tapi, itu keren jika kau punya koleksi bebatuan di rumah.
- Aku tidak punya. - Aku juga tidak berpikiran seperti itu.
Jadi, eu, aku akan memberitahumu apa yang benar dan kau akan menjelaskan tentang fosil itu.
- Kau tidak pernah menemukannya. - Iya?
Terima kasih, kawan.
Aku hanya tidak menguasai mata pelajaran ini.
- Kau bingung? - Tidak, itu karena, yah, maksudku aku lebih suka bermain bola sejak tingkat lima.
Jangan tersingung, tapi aku tidak pernah datang kesini dan bersenang senang.
Kau tahu maksudku, ini hanya, bukan yang ada di pikiranku.
Iya, iya, tentu.
- Kau siap? - Iya.
Eu, mari kita lihat disini.
Aku rasa kau menjelaskannya.
Kawan, aku merasa seperti api yang membeku, benda ini hanya bisa merayap.
Kau sama sekali tidak memiliki pengetahuan, ini untuk bertahan hidup, Gunner.
Iya? Seperti menangkap orang jika kau sarapan?
Dan itu adalah tradisi tahunan Vietna, aku orang China, dasar bajingan
Ini.
Gunner.
Hei.
Ini enak.
- Aku bisa tahu itu. - Hmm.
Hei, kita ada permainan di belakang sana.
Itu bukan kejuaraan tapi itu akan menyenangkan.
Kedengarannya keren.
Lap wajahmu, itu memalukan.
Tentu saja, teman.
Aku tidak tahan lagi, tertalu banyak berlari.
Tahan saja, pria besar, ayo kita selesaikan ini.
Kita akan kalah.
Kita perlu satu tembakan lagi untuk menang.
- Tidak, dia benar, ini mustahil. - Hei, teman teman, fokuslah!
Aku rasa aku akan melakukan lemparan jauh.
Aku akan melemparkannya pada Russel, aku akan mengarahkan bola padanya.
Apakah kau bisa berlari dan menangkapnya?
- Eu, aku.. - bagus.
Aku akan menang, kalian siap?
Bersiap, lari!
Ayo, ayo, ayo, ayo.
Ayo, ayo, ayo.
Datang dengan bersih.
Apa?
Bersiap untuk memilih dan kau tidak bisa kembali seperti sedang berada ditempat yang tidak di ketahui.
Aku melakukan pelacakan untuk angkatan laut.
Menyebut hal seperti itu.
Sepertinya akan hujan.
Jangan jadi penakut, itu hanya hujan.
Baiklah.
Apa yang sedang kau lakukan?
Tidak ada, hanya memperbaiki laporanmu.
Yah, tidak memperbaiki semuanya untuk mengisi semua laporannya.
Kau selalu melakukan hal ini?
Iya, sebenarnya aku tidak terlalu pintar.
Hanya berusaha untuk masuk universitas yang bagus.
Kenapa?
Ayahku memiliki sebuah rencana untukku.
Aku harus berada dalam bagian rencananya.
Kau semacam orang yang penurut, ya?
Tidak, aku tidak begitu.
Yah, ngomong ngomong kenapa kau sangat menyukai sepak bola, hah?
Apakah kau juga tidak melakukan hal itu untuk harapan ayahmu juga?
Positif, aku bermain karena aku menyukainya.
Terserah kau saja, kau jelaskan sendiri, aku tidak ingin membantumu.
Hei.
Aku tidak sedang meilaimu.
Oh, yah.
Hei.
Apakah kau membaca catatan itu?
- Iya. - Apa yang sedang dia lakukan, pemerasan?
- Aku tidak tahu. - Kawan,
- Aku tahu. - Yah, bisakah kau cari tahu apa yang dia inginkan?
- Kenapa aku harus melakukan itu? - Russell, aku mohon.
Aku akan menemuimu lain kali, aku janji.
Iya.
Iya, aku akan cari tahu.
Terima kasih.
Kalian mungkin bertanya tanya mengapa aku memegang bayi ini.
Karena kau suka menyentuh anak anak?
Iya, Jared, aku suka menyentuh semua orang dengan kekuatan aura unik lavender hijauku.
Oke?
Hari ini kita memulai tugas jangka panjang pertama.
Mengasuh.
Aku terlalu muda untuk menjadi seorang ibu.
Bagiku, bayi seperti marshmallow.
Oh, jangan mendeskriminasikannya.
Dalam beberapa kasih, kita menganggapnya seperti coklat marshmallow.
Benarkan, Ike?
- Katakan lagi, sayang. - Mereka hal yang sangat lebut dan halus yang membuat kita ingin memeluknya.
Dan menimang mereka.
Apakah itu kau, Nolan?
- Aku? - Ah-ha.
Tidak, tidak, bu, itu bukan aku.
Lalu kenapa kau kehilangan sepatumu?
Dengar, kau juga kehilangan sepatumu.
Bahkan keduanya,
Oh, yah itu benar, dan aku dengan senang hati memberitahumu tentang merasakan rohani dari muka bumi ini dengan berjalan tanpa alas kaki.
Di dalam catatan.
Ngomong ngomong, hari ini aku akan menugaskan kalian dengan seorang rekan untuk mengurus bayi ini.
Kau akanmemperhatikannya, memberinya makan, mengasuhnya dan menuliskan dilaporan.
Kalian akan memberikan presentasi bersama rekan kalian.
Menceritakan pada kami tentang pengalaman kalian.
oh, kawan, aku tidak percaya kita harus melakukan tugas ini bersama.
Kau bertingkah dengan meja yang sama.
Akan lebih buruk jika hanya menjadi orang tua tunggal.
Itu benar.
- Apa yang sedang kau lakukan? - Apa?
- Membawanya pergi. - Gunner.
- Apa? - Kau akan membunuhnya.
Aku tidak akan membunuhnya.
- Ibu yang buruk. - Aku bukan seorang ibu yang buruk.
- Kau ibu yang mengerikan. - Aku seorang ibu yang hebat.
Iya, aku bisa mengatakan itu, Ike.
Dia benar benar memiliki ciri khas.
Itu ada dimatanya.
Ciri khas apa?
No comments yet. Be the first to leave one.