Release info

아버님제가모실게요 Father I'll Take Care of You E31-170226
A Commentary by anyhow
[VIU Version] Perfectly synced for all versions. Saya hanya menyelaraskannya dengan semua versi dari episode 31 dan mengunggahnya. Selamat menonton 😊

Tags

other
Published on: 2017-02-27
Downloads: 3
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Namamu adalah Lee Hyun Woo. Kamu lulusan SD Seoin.

Adikmu, Lee Sang Woo, selalu menunggumu

di halaman sekolah sampai kamu pulang.

Dahulu kamu murid pintar yang baik dan sopan.

Dia sangat menyayangi adiknya.

Usai ayahnya, sopir bus sekolah, tewas secara tidak adil,

dia dan adiknya dibawa ke panti asuhan.

Hyun Woo diadopsi, dan adiknya menghilang.

Apa yang kamu lakukan?

Ini sebuah kisah tentang pria yang kukenal.

Omong-omong, si Lee Hyun Woo itu

pindah ke kota kita enam bulan lalu.

Dan dia kebetulan tinggal

di seberang rumah pria yang berkaitan dengan kematian ayahnya.

Kenapa kamu kemari?

Apa kamu datang untuk balas dendam?

Ini sangat lucu.

Kurasa kamu sudah selesai membaca novel romansa payah itu.

Sekarang kamu menulis cerita detektif.

Berhentilah menyindir dan jawab pertanyaanku.

Jadi, siapa berikutnya?

Jadi, Hyun Woo itu kembali ke kota asalnya,

mengencani Jeong Eun dan membalas dendam untuk ayahnya?

Maksudmu kamu dicampakkan tanpa alasan apa pun

selain untuk balas dendam?

Jika itu bisa dianggap sebagai alasan kita putus,

kamu bisa menganggapnya begitu.

Itulah yang ingin kukatakan kepadamu.

Kamu benar. Aku belum menerima fakta

bahwa kita telah putus.

Tapi kamu harus tahu kalau aku bukan ingin mengemis cintamu.

Kenapa? Bukan itu masalah sebenarnya.

Situasimu lebih buruk.

Situasi apa? / - Kamu harus berhenti

membalas dendam.

Aku tidak tahu apa yang telah kamu lakukan dan apa rencanamu.

Tapi hentikanlah itu.

Aku mohon.

Kumohon jangan, Hyun Woo.

Kamu bisa membahayakan dirimu.

Jeong Eun,

kesan pertamaku tentangmu ternyata benar.

Wanita yang ingin tahu urusan semua orang selalu salah menduga,

dan bicara sesuai pemikirannya sendiri tanpa berpikir sepertimu.

Itulah tipe yang paling kubenci.

Hyun Woo... / - Akan kukatakan alasan kita putus.

Inilah alasannya.

Perilakumu yang sembrono membuatku sangat stres.

Tapi aku berusaha baik kepadamu hingga momen terakhir.

Kamu harus berhenti di sini.

Kamu kira kamu ini detektif?

Apa kamu tahu soal aku?

Kurasa kamu menulis sendiri sebuah novel

dengan hal yang pernah kukatakan.

Aku sungguh ingin kamu menghentikan ini.

Kamu membuatku muak kepadamu.

Halo.

Kita sudah pernah bertemu.

Benarkah? / - Kamu Pembawa Berita Han Jeong Hwa?

Apa kamu mengenalku? / - Tentu saja.

Ada masanya di mana semua pria di Korea mengenalmu.

Begitu rupanya. / - Tunggu. Aku belum selesai bicara!

Pak.

Bisakah kamu meluangkan waktumu untukku nanti?

Aku ingin makan malam denganmu.

Entahlah.

Sampai nanti.

Kak Jeong Hwa. / - Apa kamu mengenalnya?

Omong-omong, kenapa kamu keluar dari rumah ini?

Itu karena...

Tadi aku mengantarkan kopi.

Begitu rupanya.

Kak Jeong Hwa. / - Benar!

Aku harus menemui teman-teman pembawa berita.

Aku akan sedikit terlambat.

Jika kamu tidak keberatan, tolong jaga Ye Bin.

Kak Jeong Hwa!

Apa yang terjadi?

Ini tidak mungkin terjadi.

Anda bertemu dengan gadis yang menarik.

Maksudmu Han Jeong Hwa?

Maksudku adalah Han Jeong Eun.

Dia bisa hampir mengetahui rahasia Anda.

Kurasa kita harus segera menyelesaikan urusan kita.

Benar.

Ayo kita selesaikan dengan cepat.

Ini sangat sulit bagiku,

dan aku kelelahan.

Cucu perempuanku satu-satunya bercerai.

Tunggu.

Aku harus memakai ini di kepalaku dan tetap tidur.

Aku harus berpura-pura.

Dengan demikian, mereka akan menghentikan omong kosong ini.

Bu Oh.

Ada apa, Bu Oh? Astaga.

Ada apa?

Bu Oh.

Ada apa?

Kenapa kamu menangis?

Astaga.

Jangan terlalu mencemaskan Jeong Hwa.

Aku akan bicara dengannya.

Apa kamu sudah bicara dengan James?

Dia tidak menjawab teleponnya.

Sayang.

Apa yang akan kita lakukan?

Kita akan memiliki seorang janda di keluarga kita.

Kenapa kamu berkata begitu?

Aku akan melakukan apa pun untuk mencegah dia.

Dia bahkan berkemas dan pindah ke Korea. Bagaimana mencegahnya?

Itu karena kamu

memanjakan Jeong Hwa sejak dia kecil.

Dia tidak pernah menuruti ucapan kita.

Itu membuatku sedih.

Baik Seong Sik dan Jeong Hwa

lebih seperti musuh daripada anakku sendiri.

Ayo makanlah.

Tidak.

Aku bahkan tidak punya tenaga untuk makan bubur.

Boleh aku bicara denganmu sebentar?

Apa yang terjadi?

Apa?

Begini...

Naskah Dong Hui tidak terpilih.

Karena itukah kalian melewatkan malam bersama?

Walau pekerjaannya tidak lancar,

kamu tidak boleh melakukan ini. Ini tidak bisa dipercaya.

Maafkan aku.

Dong Hui sangat kecewa.

Astaga, aku tidak percaya ini.

Lalu ke mana

kalian berdua pergi?

Kami pergi ke perpustakaan.

Apa?

Maafkan aku.

Dong Hui dan kamu

memang tidak bisa dipercaya.

Apa semua orang yang berulah seaneh kalian berdua?

Aku tahu kalian rekan kerja dan merupakan saudara ipar,

tapi sebelumnya, kalian adalah pria dan wanita.

Kenapa kalian menginap bersama?

Walau Dong Hui sedang berjuang,

seharusnya kamu membawanya pulang.

Apa Ayah dan Ibu tahu soal ini juga?

Tidak, mereka tidak tahu.

Ada apa denganmu, Seong Joon?

Ini bukan kebiasaanmu.

Ada apa? Apa kamu ingin memberitahuku sesuatu?

Tidak ada apa-apa.

Seharusnya kami tidak melakukan itu.

Maafkan aku.

Chang Soo, berhenti. Berhenti.

Chang Soo, apa yang dikatakan gurumu soal lagu ini

saat pelajaran terakhir?

"Walau Tidak Pantas".

Benar. "Sebben, Crudele".

"Walau Tidak Pantas".

Walau kamu tidak pantas mendapatkannya,

kamu akan tetap mencintainya.

Itulah inti lagu ini, bukan?

Ya. / - Lalu bagaimana menyanyikannya?

Kamu harus menyanyikannya dengan lebih sedih.

Paham?

Kekasihmu tidak mencintaimu.

Kejamnya, dia menolak cintamu.

Tapi kamu tetap mencintai dia.

Kamu ingin terus mencintai dia.

Setragis apa itu?

Lalu bagaimana caramu menyanyikannya?

Kamu harus emosional.

Kamu harus lebih emosional. Bukan begitu?

Ya. / - Benar.

Kini...

Kamu mau ke mana?

Aku mau pulang. Kenapa?

Kalau begitu, dengarlah nyanyian Chang Soo sebelum pergi.

Tidak usah. Kamu harus mengurus putramu.

Bibi.

Tadi kamu memanggilku Bibi? / - Jika Bibi terus begini,

aku tidak akan mendatangi Bibi jika aku memenangkan uang di kompetisi.

Hei.

Jika kamu memenangkan hadiah itu,

kamu harus mentraktir ibumu.

Berhentilah mengusik bibimu. Paham?

Sampai jumpa, Guru.

Dia tidak menyayangi anak-anaknya.

Karena itu dia membesarkan anak-anaknya dengan buruk.

Chang Soo, abaikan dia. Fokuslah dalam bernyanyi.

Boleh kita mulai dari bar berikutnya?

Tolong mainkan pianonya. / - Baik.

Aku mengerti. / - Baiklah.

Paman.

Ya?

Ada apa, Ah In?

Apa Paman tidak akan menelepon Yoo Ra?

Yoo Ra? Siapa itu?

Temanku Yoo Ra.

Paman bicara dengannya di kamar mandi sebelumnya.

Dia...

Dia bukan siapa-siapa... / - Ayah.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left