The Prison (Peurizeun / 프리즌)

The Prison (Peurizeun / 프리즌) (프리즌)

Download Indonesian Subtitle

Release info

The Prison All Brrip
A Commentary by t0t0r0
Ok

Tags

brrip
Published on: 2017-08-04
Downloads: 75
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Aku sudah muak bersembunyi dan menunggu begitu lama di sini.

Dengar!

Aku akan menumpang kapal barang besok pagi-pagi.

Tapi semua yang ada di sana harus kau bereskan.

Mengerti?

Apa?

Apa maksudmu aku harus menunggu?

Kampret, berapa kali harus kukatakan padamu?

Sekarang ini semua menyorotiku.

TV, koran semuanya berisi berita tentangku, kampret.

= Pelarian pajak Woo Myeong Grup mencapai puluhan milyar. =-

-= Pelarian pajak Woo Myeong Grup mencapai puluhan milyar. =- Bukan, bukan, bukan. Bukan Tiongkok.

Bukan, bukan, bukan. Bukan Tiongkok.

Aku mau ke Vietnam.

Hei!

Mau apa kalian?

Jang Min Gi-ssi?

Benar Jang Min Gi-ssi, 'kan?

Mau apa kau, bajingan?

Akan terasa sedikit sakit.

Kepalkan tinjumu.

Kalau sudah selesai, ayo kita cabut!

Iya, iya.

Iya, aku tahu.

Adegan ini tidak ada dalam naskah.

Bagaimana nih?

Apanya bagaimana?

Ubah naskahnya.

Penyelidikan yang dilakukan oleh Kantor Kejaksaan mendadak dihentikan.

Direktur Institusi keuangan Woo Myeong Grup Jang Min Gi-ssi,

meninggal dunia secara mendadak di sebuah tempat di dalam kota.

Berdasarkan penyidikan polisi dikarenakan sebagai pemakai kelas berat,

Felodipine, kokain dan berbagai macam narkoba akhirnya tewas dikarenakan syok.

Dikarenakan kematian Jang-ssi,

pihak kejaksaan yang sedang menyelidiki kasus pengelapan pajak Woo Myeong Grup yang mencapai puluhan milyar mengalami kesusahan.

= The Prison =-

-= Dilarang mendekat =- -= Pintu Tengah 8 =-

Marilah kita hidup berdampingan dengan rukun.

Kau imut sekali.

Wah, bangsat itu adalah napi yang sedang menanti eksekusi.

Tolol, hukuman mati itu warna merah.

Kalau kuning berarti orang yang harus diwaspadai.

Waspada, sungguh melelahkan.

Orang seperti itu sebaiknya jangan diladeni. Abaikan saja.

Apa lihat-lihat, kampret?

- Jangan lihat! - Jangan berisik!

Bola matamu akan ku---

Sialan!

Bajingan!

Akhirnya datang juga orang yang membuat sakit kepala.

Iya nih!

Di dadanya ada bunga melati.

Bajingan!

Belum pernah lihat sebelumnya.

Anggota geng mana?

Bajingan!

Cepat masuk!

Sialan!

Hei, diam!

Diam, kampret!

Jangan macam-macam!

Sialan!

Sudah lurus! Lurus! Lurus!

Kampret!

Hei! Hei! Cukup!

Ya, Hyeongnim.

Aku mau tidur.

Kampret!

Hyeongnim, selamat malam.

Sialan!

Pas mau tidur malah kepingin pipis.

Haruskah aku ke dokter?

Menderita sekali ya?

Baru hari pertama sudah tidak tahan. Sungguh membosankan, Letnan Song.

Iya, iya.

Pasti kau tidak menyangka akan ditempatkan di sel yang sama dengan orang yang kau tangkap.

Kau masih ketawa?

Lucu ya?

Dasar bajingan.

Apa?

Bilang apa kau, bego?

Sialan.

Dulu aku...

Apa katamu?

Dulu aku...

Apa? Kenapa dulu?

Panggil Sojang ke sini!

Sojang-nim sedang dalam perjalanan ke sini.

Bajingan!

Sojang yang kupanggil tidak datang. Yang datang malah anak buahnya.

Hei! Hei! Hei!

Kugorok tenggorokannya.

Jika dia sampai tewas, kalian yang bertanggung-jawab.

Segera panggil Sojang ke sini!

Bajingan ini sudah gila.

= Struktur Organisasi =-

Silakan.

Aku mau tanya, ide siapa ini sebenarnya?

Mau pakai otak juga harus lihat siapa orangnya.

Mana bisa melemparku begitu saja ke tumpukan taik? Tidak ada bedanya menyuruhku cari gara-gara.

Ini adalah produksi dari Tibet.

Sungguh wangi.

Silakan.

Aku tahu kau tidak memiliki prasangka baik terhadapku.

Tapi tetap saja kau tidak bisa berbuat seperti ini terhadapku.

Kita sama-sama memiliki latar belakang PNS.

Kasarnya, bukan tidak mungkin dalam waktu semalam statusmu juga berubah menjadi narapidana.

Administrasi penjara bukanlah sebuah hal yang main-main.

Orang mengurung orang. Terbelenggu.

Kau ngelantur.

Kau sedang tidak mendengar aku bicara, 'kan?

Segera pindahkan aku ke ruangan lain!

Dan aku akan mendekam di sini dengan tenang sampai aku dibebaskan.

Memprovokasiku tidak ada untungnya bagi kalian.

Di Gochang

aku membuat kepala keamanan dan sipir dipecat.

Jangan membuat orang yang waras menjadi tidak waras.

Sudah malam kenapa para napi masih saja berkeliaran?

Penjara sialan ini. Sungguh bobrok!

Sini kau!

Sini!

Sialan!

Sini kau! Sini!

Sakit! Sakit sekali dihajar.

Mau apa?

Bajingan!

Mata dipenuhi dengan aura pembunuh.

Di sini adalah tempat yang penuh penderitaan dan susah untuk bertahan.

Jika bersikeras menuruti kemauan sendiri dan bertindak sembarangan,

semua orang akan menderita.

Harus saling percaya, saling bergantung satu sama lain,

dan saling membantu.

Dengan siapa kau bicara dengan mulut busukmu itu? Kau tidak lebih dari seorang napi.

Hei, pergelangan tanganmu putus waktu bekerja di sini dikarenakan lalai?

Sudah mengerti?

Hentikan!

Hei, tangkap dia!

Tidak!

Tidak, tidak!

Kumohon! Kumohon!

Aku akan patuh, tolong!

Aku akan patuh.

Kau sudah janji lho!

Ke depannya kau akan patuh.

Kau ngompol di celana.

Sialan.

3260, memukul napi lain, merusak peralatan. Dimonitor 20 hari.

Masuk!

Masuk!

Jangan dorong!

Siapa orang itu tadi?

Memalukan, sialan.

Di sini...

Siapa pun itu jika sampai ditargetkan oleh Ik Ho, jangan harap bisa tenang.

Sojang kami saja tidak berdaya menghadapinya.

Hal yang membuat sakit kepala semuanya diserahkan padanya.

Karena itu, omongannya adalah ibarat hukum.

Lebih jelasnya,

dengan adanya dia kami juga menjadi jauh lebih santai.

Dia dari geng mana?

Ik Ho bukan jebolan mafia.

Tapi dia jauh lebih kejam dari mafia.

Kau tahu Kim Jae Gyu dari Geng Harimau Putih, 'kan?

Dia itu rivalnya Ik Ho.

Akibatnya bawahannya tewas semua dan dia sendiri jadi cacat.

Ada rumor yang mengatakan, dengan disaksikan oleh orang-orang

sebelah matanya dicongkel kemudian disantap.

Jangan bohong!

Yang pasti, di sini tidak ada satu orang pun yang berani menyentuhnya.

Pokoknya dia itu bak Jewang, Jewang.

Coba kau cek ke 84-dong.

Orang-orangnya Jeong Banjang berkumpul di sana.

Kami juga mendapat keuntungan dari mereka.

Masuk ke sana, kehidupan sebagai tahanan akan terasa enteng.

-= Kasus penggelapan pajak Woo Myeong Grup ditutup dengan tidak adanya tersangka. =-

Kabarnya putri sulungmu akan segera menikah.

Kenapa begitu sungkan?

Bagaimana pun juga kita makan dari periuk nasi yang sama.

- Selamat, Kabag Jeong. - Iya.

Ngomong-ngomong... Hei!

Ya?

Ya.

Akhir-akhir ini dia punya masalah.

Masalah apa?

Putriku sakit.

Pindahkan saja dia.

Busan bagaimana?

Jangan khawatir. Nanti akan kuatur.

Ada rapat yang harus kuhadiri. Aku permisi dulu.

Terima kasih, Kabag Jeong.

Telah menyusahkanmu.

Sepertinya Jjabsae satu itu jadi tenang sekarang.

Si gila itu masih harus terus dimonitor.

Kabarnya kasus tabrak lari.

Polisis yang terlibat kasus pemusnahan bukti dan penerimaan suap.

Semua dilakukannya.

Julukannya adalah utusan neraka.

Begitu ditargetkan olehnya, 100% pasti akan tertangkap olehnya.

Jadi yang memiliki dendam terhadapnya tidak hanya satu atau dua orang saja.

Orang yang sungguh membuat sakit kepala.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left