Release info

꽃선비열애사 The Secret Romantic Guesthouse E09 230417 HDTV-NEXT
A Commentary by surya_27895
Ripped from VIU, Resync for NEXT ver. EP9 (RT 01:01:05)

Tags

HDTV
hdtv
HD
Published on: 2023-04-17
Downloads: 28
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Semua orang, organisasi, lokasi, dan kejadian"

"Dalam drama ini hanyalah fiksi"

~~Subtitle mulai menit 01:26~~

Ini. Apa yang kulihat?

Saat itu,

kubilang akan kuberi tahu siapa aku

saat kita bertemu lagi.

Lebih dari satu dekade lalu,

anak laki-laki ketakutan yang bersembunyi di kandang itu

adalah aku.

Aku...

Aku Lee Seol.

"Pyeong"

Apa

yang baru saja kamu katakan?

Kamu

Lee Seol?

Alasan

aku tidak bisa memberitahumu sampai sekarang adalah...

Siapa ini?

Astaga. Itu topi bunga.

Kamu dapat posisi pertama.

Astaga.

Astaga.

"Episode Sembilan"

Astaga.

Kamu tampak kurang sehat, Tuan Muda Kang.

Dia masih bersemangat setelah ujian.

Yang Mulia sendiri hadir.

Kamu kebanggaan penginapan ini.

Sudah bertahun-tahun tidak ada yang lulus.

Apa aku salah, Dan O?

Tidak, kamu tidak salah.

Boleh kucoba topi bunga itu?

Aku bisa merasakan energi baik.

Cobalah. - Terima kasih.

Kalau begitu...

Bagaimana penampilanku? Apa ini cocok denganku?

Kita punya cendekiawan sukses lainnya.

Itu sangat cocok denganmu.

Firasatku bagus kali ini.

Aku menulis jawabanku tanpa jeda.

Haruskah aku menghubungi keluargaku dan menyuruh mereka sembelih babi?

Kumohon, lulus saja ujiannya

dan aku akan membawa pulang babi hutan untukmu.

Astaga. Ini, ambillah kembali.

Cendikiawan Jung, aku yakin ujianmu juga lancar?

Kurasa aku melakukannya dengan cukup baik.

Kamu tidak kembali dengan Si Yeol?

Jangan tanya.

Si bodoh itu... - Ada apa denganku?

Hei, kamu.

Kenapa kamu kabur di tengah ujian?

Aku tidak kabur.

Topik itu membuatku bosan, jadi, aku menyerahkan jawaban lebih awal.

Lembarmu kosong, tanpa setetes tinta pun.

Lembar kosong itu adalah jawabanku.

Ada lebih banyak hal penting dalam hidup daripada jawaban benar.

Kamu tidak bisa ditolong.

San, kamu berpakaian lebih flamboyan sejak kali terakhir kita bertemu.

Seolah-olah kamu dapat posisi pertama.

Boleh aku permisi? - Ya.

Astaga.

Astaga.

Kita sendirian di sini. Kamu bisa bicara dengan bebas.

Aku masih

tidak percaya.

Bahwa kamu adalah Lee Seol, ahli waris makzul.

Sungguh melegakan

bahwa kamu masih hidup dan sehat.

Apa...

Apa kamu

selalu merahasiakannya seumur hidupmu?

Bagaimana kamu bisa bertahan, sendirian, selama ini?

Dan O.

Aku sangat berharap

kamu tidak akan dikejar lagi.

Aku mengerti sekarang.

Betapa bodohnya perbuatanku.

Aku membawamu ke Taman Bunga

hanya untuk melilitkan tali di lehermu.

Bahkan jika kamu tidak kabur dengan tasku,

kita akan bertemu lagi.

Di kedai hari itu,

kita tidak bertemu secara kebetulan.

Aku sudah lama merindukanmu

dan aku datang untuk mencarimu.

Tolong beri tahu aku

apa rencanamu untuk masa depan.

Pasti ada alasan kamu menginginkan jabatan itu.

Kamu berjanji

akan memberitahuku semuanya di hari kamu lulus ujian.

Jalanku menuju ke istana.

Kenapa kamu tiba-tiba...

Aku melarikan diri seumur hidupku,

tapi aku ahli waris takhta.

Aku akan menjadi Pengawal Istana dan menghukum Raja sendiri.

Bagaimana jika melakukan itu menyingkap identitasmu?

Kamu akan kehilangan nyawa yang susah payah kamu pertahankan.

Kamu mempertaruhkan nyawamu untuk melestarikan Taman Bunga.

Aku melakukan hal yang sama.

Aku ingin melindungi rumahku, Istana.

Dari pengkhianat yang dibutakan oleh keserakahan.

Kamu akan dikelilingi musuh di istana.

Bisakah kamu berubah pikiran?

Ayah dan ibuku sudah meninggal,

dan pengikut ayahku...

Seluruh keluarga mereka dibantai.

Aku tidak bisa berpaling dari mereka

hanya untuk menyelamatkan diri.

Itu sebabnya aku tetap hidup,

dan itu juga

tugasku sebagai ahli waris.

Meski begitu,

itu terlalu berbahaya.

Kamu menyelamatkan hidupku.

Aku tidak akan menyia-nyiakannya.

Jangan khawatir.

Bawa pusakamu.

Bukti garis keturunanmu

yang ditinggalkan Putra Mahkota untukmu.

"Putra Mahkota Lee Pyeong"

Ini permintaan Putra Mahkota Lee Pyeong kepada putranya

dan bukti garis keturunanmu.

Begitu aku naik takhta dan menstabilkan situasi politik,

aku akan memanggilmu kembali ke istana.

Tetaplah kuat dan bertahanlah sampai saat itu.

Satu-satunya yang bisa kuberikan adalah nama, tidak ada hal lain.

Putraku, Gyeom.

"Lee Pyeong"

"Pyeong"

"Buyounggak"

Kamu Jang, si pedagang.

Ya, benar.

Aku mencari kapal yang menuju ke Qing.

Aku ingin tahu apa ada tempat kosong di kapalmu.

Tempat kosong?

Untuk apa ini?

Aku akan membayarmu mahal.

Jika ada, tolong hubungi aku di Taman Bunga di Jungchon.

Tentu saja, akan kuhubungi.

Dia meminta Jang mencarikan kapal untuknya.

Yoon Dan O mencoba pergi ke Qing?

Terima kasih sudah memberitahuku.

Terus awasi dia.

Baik, Tuan.

Jika terus begini, kamu akan segera tidak hina lagi dan naik level.

Kamu hanya perlu menemukan Lee Seol.

Lee Seol?

Maksud Anda, ahli waris makzul itu?

Jadi, kamu juga pernah mendengar namanya.

Aku mendengar beberapa rumor.

Kudengar ahli waris makzul itu belum tertangkap.

Jika kamu berubah pikiran,

kembalilah kapan saja.

Kamu bersembunyi karena tidak ingin menjadi beban.

Kamu pengecut.

Pengecut? Aku melakukannya demi Dan O.

Tidak, ini bukan demi dia.

Kamu membuatnya merasa bersalah

hanya agar kamu bisa merasa lebih baik.

Dan O akan menyalahkan dirinya sebab tidak bisa lindungi kakaknya.

Jika aku adalah Dan O,

kakakku satu-satunya

tidak akan pernah menjadi beban bagiku.

Dia akan memberiku kekuatan untuk melanjutkan hidup.

Mengetahui bahwa Anda ingin kembali ke istana...

Aku khawatir.

Karena kita berdua selamat,

kita harus melakukan tugas kita.

Sebagai

pengawal Putra Mahkota,

aku tidak bunuh diri saat tuanku meninggal

karena Putra Mahkota memerintahkanku untuk melindungi Anda, Yang Mulia.

Kumohon

jaga diri Anda.

Baiklah.

Setelah memasuki istana, Anda sendirian.

Sang Penjaga sangat cakap,

tapi dia akan kesulitan mengalahkan penjaga kerajaan dan masuk istana.

Aku harus menemui sang Penjaga. Bisakah kamu menemukan dia?

Namun, kenapa? Sang Penjaga...

Dan O sudah tahu

siapa aku.

Jika sang Penjaga tahu,

dia akan berpikir itu bisa mengancam keselamatanku,

jadi, sang Penjaga mungkin mencoba menyakiti Dan O.

Aku tidak tahu di mana sang Penjaga sekarang.

Aku juga tidak bisa melacaknya.

Kalau begitu,

apa yang harus kulakukan dengan Dan O?

Tidak ada yang lebih terancam daripada Anda sekarang, Yang Mulia.

Aku sudah terbiasa.

Namun,

Dan O tidak.

"Taman Bunga"

Kenapa kamu berlari?

Ternyata kamu.

Kukira ada yang mengikutiku.

Kenapa kamu keluar selarut ini?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left