Release info

一半一半一반의 반一Half of a Half E07-NEXT-VIU
A Commentary by skysoultan
Ep. 7 [VIU Ver.] Synced for NEXT. Runtime > 01:16:48.

Tags

other
Published on: 2020-04-14
Downloads: 21
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Aku ingin kamu melakukan sesuatu untukku.

Kamu hanya perlu

pergi

mondar-mandir agar aku bisa melihatmu.

Hal yang kamu bilang suka kamu lihat...

Maksudmu...

Aku?

Aku tidak bisa mengatakan apa sebenarnya perasaan ini.

Tapi...

Aku membutuhkanmu.

Bisakah kamu tetap di sini?

Tolong tetaplah di sini.

"A Piece of Your Mind"

Aku harus tetap di sini.

Lalu kenapa? Kenapa kamu mengeluh kepadaku?

Hei. Aku akan meneleponmu lima menit lagi.

Kamu mau ke mana?

Aku harus pergi. - Lihat caramu berpakaian.

Kamu benar. Jangan sekarang.

Hei. Sadarlah.

Hei. Wanita terus merayuku belakangan ini.

Tadi itu rekan kerja yang semua orang bilang cantik.

Dia menelepon saat mabuk dan merayu seperti orang gila.

Kenapa ini terjadi kepadaku belakangan ini?

Tidak ada yang menyukaiku saat kuliah.

Benar.

Ini sangat mengganggu.

Harus kujawab atau tidak?

Kamu bilang dia rekan kerja, jadi, jawablah.

Jika terjadi sesuatu nanti, itu semua salahmu.

Kalau begitu, jangan dijawab.

Siapa dia, sampai kamu harus keluar untuk menjawabnya?

Jadi...

Seo Woo berlari seperti gadis gila.

Aku mencegahnya dan menyuruhnya pulang.

Apa yang merasukinya di tengah malam?

Aku harus menemaninya.

Bagaimana caranya?

Seo Woo.

Seo Woo!

Han Seo Woo!

Seo Woo!

Eun Joo.

Coba kulihat.

Kemarilah.

Jangan berpikir macam-macam.

Apa maksudmu?

Kudengar kamu berlarian seperti gadis gila.

Tidak.

Jangan berniat bertindak gegabah lagi.

Apa?

Tidak akan. Ayolah.

Aku sangat gugup sekitar saat ini, dengan pemikiran bunuh dirimu.

Bukan begitu.

Aku muak sekali.

Sadarlah, mengerti?

Seo Woo. Sekelompok anak muda datang hari ini,

mengambil foto dan berlibur.

Kelihatannya bagus.

Kamu juga harus berkencan.

Aku tidak tahu di mana barang-barangku.

Haruskah kubawakan untukmu?

Tidak, aku akan turun.

Level B-3.

Aku di sini.

Pergilah ke C48.

Aku ingin memainkan ini untuk kalian,

Ibu,

Ayah.

Kapan kamu selesai bekerja?

"Kapan kamu selesai bekerja?"

Kamu baik-baik saja, bukan?

Aku mengirim pesan karena...

"Apa kabar? Bukankah cuacanya bagus?"

Aku suka saat mendapat SMS seperti itu.

Aku merasa disayangi.

Aku baik-baik saja.

Aku baru saja melihat sesuatu yang kusuka,

jadi, suasana hatiku sangat baik.

Sia-sia saja aku berharap.

Aku sedang memikirkan harus melakukan apa agar kamu merasa

aku "tetap tinggal" denganmu.

Itu sebabnya aku mengirim pesan tanpa alasan.

Kamu butuh sesuatu sekarang?

"Sebelum Fajar"

Biasanya kepalamu ada di meja saat berada di studio,

jadi, mungkin bantal?

Atau sandal.

Aku yakin kamu butuh sesuatu.

Aku baik-baik saja.

Tebak apa yang sering kamu katakan seperti kebiasaan.

Kebiasaan?

Apa itu?

"Aku ingin orang-orang mendengarnya."

Buka pintunya agar lebih banyak orang bisa mendengarnya.

Ini lagu terakhir yang kami rekam di sini.

"Aku ingin orang-orang mendengarnya."

Aku ingin memainkan ini untukmu.

Pak Kang.

Mengenai konser rumah itu, kurasa sudah lama dipesan.

Kamu ingat, bukan? - Aku lupa.

Sudah kuduga.

Hari ini latihannya.

Jika kamu tidak bisa, beri tahu mereka dahulu.

Soon Ho, bukankah kamu bilang kamu tukang kebun?

Ya, dan masih.

Bagaimana cara membuang tanaman?

Kenapa kamu membuangnya?

Karena sudah mati. - Begitu rupanya.

Bisa kirimkan fotonya?

Aku akan memeriksa keadaan tanamannya.

"Pak Kang"

Astaga.

Tidak ada yang mati.

Semuanya sudah mati.

Jika tidak bisa menyimpannya,

bisakah kamu mengirimnya ke peternakanku?

Apa itu ada di balkonmu? - Ya.

Eukaliptus menghilang.

Yang kamu beli untuk istrimu saat itu.

Eucaliptus...

Kelihatannya seperti apa?

Kami punya yang sama di studio kami.

Seo Woo mendapatkannya sebagai hadiah.

Itu terlantar dan hampir mati,

tapi aku menyelamatkannya. Tunggu.

Siapa

yang memberikannya kepada Seo Woo?

Aku tidak bertanya kepadanya.

Ji Soo pergi ke studio

dan memberikan tanaman itu kepada Han Seo Woo.

"Moon Soon Ho"

Ada apa dengan mereka berdua?

Cuacanya bagus sekali.

Aku membencinya.

Dia membuang

tanaman itu.

Aku ingin memainkannya untukmu.

"Harmoni dengan Alam Provinsi Gangwon"

"Jadwal Bus Ekspres"

Seperti yang kalian lihat, bangunan masih terbakar

seolah-olah telah dibom.

Kamu mau ke rumahmu bersamaku?

Tidak.

Aku tidak akan pergi.

Kurasa aku tidak bisa.

Apa seperti pengambilan riwayat?

Ini berbeda.

Kamu bisa meminta dengan lebih santai.

Aku bisa langsung menemukan titik reaksinya.

Tunggu.

Bu Kim Min Jung.

Aku tahu kamu akan segera bereaksi

jika aku membicarakan putrimu.

Di mana kamu?

Kamu di mana?

Di sinilah aku harus tinggal untukmu.

Suatu perkembangan besar kamu pergi ke terminal bus.

Kamu bilang tidak pergi sejak itu.

Benar.

Aku bisa ikut denganmu.

Tidak apa-apa.

Aku menyombong kepada ibuku

bahwa aku akan membawakan apa yang kurekam.

Dia selalu bertanya kapan aku akan melakukannya,

mengatakan dia akan mendengarkannya 1.000 kali jika aku melakukannya.

Begitu hadiahku siap,

aku akan memutuskan akan pergi atau tidak.

Biar kudengar apa yang kamu rekam.

Aku akan pilih yang terbaik untukmu.

Kamu akan tahu jika sudah dengar?

Kamu akan terkejut.

Yang ini...

Brahms.

"Cello Sonata

Nomor Dua."

Apa selanjutnya? - Berikutnya...

Ini tidak terlalu enak.

Dia pianis yang hebat,

tapi belakangan ini dia mengalami kemerosotan.

Dia memainkan ini saat mengalami kemerosotan. Kamu bisa tahu?

Aku tidak punya pilihan.

Aku harus menunjukkan keahlianku.

Kamu bisa bermain alat musik?

Ibuku seorang guru piano.

Jadi, kamu belajar.

Aku bilang kepadanya aku suka mendengarkan, tapi benci bermain,

jadi, dia tidak mengajariku.

Aku belajar sedikit dari menonton, itu saja.

Lihat saja nanti.

Aku akan datang dengan perlengkapan rekamanku lain kali.

Aku tidak sabar.

Sepertinya kamu baru tidur sebentar,

atau mungkin tidak sama sekali.

Setelah semuanya beres,

kamu akan bisa tidur.

Tubuhmu akan mengirim sinyal.

"Semua baik-baik saja sekarang. Semua masalah sudah berakhir."

Lalu kamu akan tertidur.

Kehilangan seseorang di sebelahmu.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left