The first 200 lines.
Diterjemahkan Oleh: -o0o- Ackiel_Khan -o0o-
Bersulang.
Siap? Ayo!
Aku ada di puncak dunia. Cukup!
Tidak, tidak, tidak, sayang. Sekali lagi, ayo lagi.
Harpreet! Kau lulus!
Bunty, asem, selamat! Ayo, aku akan ambilkan minum.
Sai. Lakukan sesuatu Sai.
Ini pestamu teman dan DJ sudah pergi.
Ada apa?
Omong kosong! Beri dia uang lagi.
Dia tak bisa berhenti sekarang, pesta itu hanya pemanasan.
Aku baru saja melakukannya, dia tak mau mengambil uangku.
Katanya ini sudah jam 2 malam dan dia harus bangun pagi-pagi sekali.
Ya, ini sudah jam 2. - Kenapa jadi DJ jika harus bangun pagi-pagi.
Biarkan aku berbicara padanya.
HP, jika dia tidak mau uangnya itu pasti ada hal serius. Biarkan.
Halo Pangeran Charles, tidak setiap orang termotivasi oleh uang.
jadi bagaimana lagi mereka termotivasi?
Kau pernah dengar kata - Merayu?
Kau tak kan pernah bisa kemana-mana dengan B.com 39%.
Aku selalu menyuruhnya mengajukan permohonan MBA, tapi dia tak mengerkanku.
Hidup ini bukan hanya tentang senang-senang dan main-main, bukan..
Ok kakek
Wow, apa pekerjaanmu?
sedikit percakapan, sedikit rayuan, sedikit tawar menawar..
hentikan tawar menawarmu, bisakah kita bicara hal yang berharga?
Apa kau bicara tentang hal lain?
bukan pekerjaanku, aku bicara tentang pekerjaanmu.
Aku akan mulai dengan aturan tegas ayahku, Aku tak peduli.. Bagaimana denganmu?
Kenapa? Ada apa denganku?
Dia sarjana, bukankah itu cukup?
Kau tak mau ikut ujian MBA?
Jika kakekku kaya seperti ayahmu, Aku akan ikut ujian itu..
Jadi kau mau kerja apa?
S-a-l-e-s
Apa.. kau mau jadi sales?
Kenapa? Bukankah sales juga manusia?
Mereka.. tentu saja ya.. tapi bukan manusia yang sangat kaya.
Teman, Apa kau ingat Randy Bahadur, dari jurusan seni?
Dia seorang sales..
Dia mendapat gaji 40,000 rupee tanpa berkedip.
Setengah dari itu komisi, yang hanya dia dapatkan setelah dapat pesanan.
Dan apa kau tahu apa yang harus sales..
.. lalui untuk mendapat pesanan?!
Kenapa kau mencari kesalahan dalam setiap hal yang kulakukan?
Dasar si "negative thinking" kau!
Teman, dia punya kebiasaan mengajari orang.. ayo, kita menari.
Tidak, sekali lagi dan untuk yang terakhir ayo kita luruskan hal ini,
ujian manajemen ini bukan secangkir teh milikku,
dan keluargaku tidak punya uang untuk MBA kalau bayar sendiri.
Sales hanyalah satu-satunya bidang di mana masalah akal sehat lebih dari sekedar sarjana.
Dan sekarang kau akan bilang kalau aku tak punya akal sehat.
Aku harus bilang apa..
Ayo.. ayo.. ayo.. Kita menari.
Aku tidak mau.
Oh Ayolah
Sudah kubilang, aku tak mau.
Aku tak melakukan hal-hal yang tak punya kekuatan atau uang.
coba dulu sekali. Orang-orang penasaran untuk melihatmu menari.
Selamat pagi.. pagi.. pagi,
pagi.. pagi.. Selamat pagi
Selamat pagi.. pagi.. Selamat pagi
Selamat pagi.. Selamat pagi, Pak. Ini Harpreet Singh Bedi,
Harpreet Singh. Harpreet Singh..
Selamat pagi Pak, Saya Harpreet Singh Bedi.. Boleh saya duduk?
Selamat pagi pak, Saya Harpreet Singh Bedi.. bis..bisa
Pagi semua, pagi Nona. Saya Harpreet Singh Bedi..
Aku tak bisa bilang seberap kagumnya aku dengan perusahaan unik ini dan.. unik?
Selamat pagi unik -
Ayo nak, ayo makan manisannya untuk keberuntunganmu.
semua ijazah sudah?
Terutama surat keterangan kelakuan baikmu? - Ya
Mempelajari semua pengetahuan-pengetahuan umummu? - Ya
Apa kau sudah menghafal esainya?
ini wawancara, bukan ujian.
Sudahkah kau menghafal koran pagi ini? - Ya.
mengisi pulsa ponselmu? - Ya
Mengosongkan perutmu?
Oh men, di satu sisi kau memberiku manisan dan
di sisi lain.. baiklah, aku berangkat.
Jika kau menggunakan otakmu ketika belajar, kau tak perlu manisan agar beruntung
Jika Einstein belajar dengan mendengar dengkuran kakek
..dia juga perlu makan manisan ini.
Pernahkah aku sengaja untuk ngorok lagi?
Kakek memang tidak sengaja, tapi menyebarnya ke dunia ini.. secara cuma-cuma. Ok Daa
Setidaknya luruskan ikat kepalamu dulu.
Apa yang perusahaan itu lakukan?
Entahlah, akan ku cari tahu di perjalanan nanti
Mereka membuat komputer kek. Tingkatanku yang lemah bukan IQ-ku.
Oh dewa, semua terserah padamu sekarang.
Bagaimanapun dia, dia itu anakmu. Lindungi dia.
Selamat pagi AYS.. sedang mengganti Pak
Selamat Pagi AYS.. antrian ke 2 Pak
Permisi Nona..
Selamat pagi AYS.. sedang memindahkan Anda ke sales Tuan,
Nitin, selidiki! - Dia di dalam Taj Mahal, Aku akan bicara pada mereka.
Aku bisa saja melihatnya, Tapi aku tak mau..
Jari-jarimu bisa terbakar..
..jika kau mengintip klien atau istri orang lain.
Semua orang mencurigakan di sini!
Aku akan tinggalkan tempat ini.
Aku sudah mendengarnya selama 3 tahun.
Orang-orang yang melakukan sesuatu tak membicarakan hal itu.
Halo.. Aku belum menerima satu telepon pun sejak pagi. Aku tidak sedang puasa.
Bisa Anda tunggu sebentar tuan? - Apa yang bisa kulakukan jika daerahmu mati?
Ketika kau mendapat daerahmu, kau tak bilang apa-apa.
Jika kau mengatakan sesuatu di Taj Mahal, Kau mendengar bunyi menggema.
Tak ada komisi untuk bulan ini.
Aku dipersempet dengan adanya LCD.. Istriku akan kecewa.
Cobalah pulang tepat waktu setiap hari, Dia pasti senang.
Siapa yang lebih mempersalahkanmu, motormu atau istrimu?
Sedang terhubung, Tuan
Sana angkat, ini klienmu. Dia sudah mencoba menghubungimu selama 4 hari.
Hubungi mereka sesekali, Mereka tak kan menghilang setelah jual beli.
Bahkan klien pun bertanya-tanya, Apa yang terjadi pada seorang sales setelah jual beli?
Permisi Nyonya - Layanan konsumen, Selamat pagi
Tuan, tolong coba dan ulang restart.
Tidak Tn. Puri tidak di lndia..
Chotelal, Kau sudah membuatkan kopi untuk Tn. Puri?
Beliau sudah minum 4 sejak tadi pagi.
Nitin di dalam sedang menghitung angka penjualan.
Rasanya heran Dia tak mau minum malahan.
Apa yang kau lihat?
Tidak ada
Kau ingin dibunuh?!
Halo.. Apa yang bisa ku bantu?
Oh, Maaf Nyonya, Aku Harpreet Singh Bedi, ingin melakukan wawancara sales
sebentar.. Tuan ada telepon untuk anda di antrian 2.
Kau harusnya memberitahuku lebih awal.
Anda terlihat sibuk jadi aku sungkan mengganggu.
Sungkan mengganggu orang.. Bagaimana mungkin kau jadi seorang sales?
Harpreet Singh? - Ya.. Maksudku Ya
Tuan Nitin memanggilmu ke ruangan Konferensi.
Dimana ruangan konferensinya?
Di atas, di langit. Ikuti aku
Halo Tuan, Aku Harpreet Singh Bedi,
uh - sudah sejam berada di perusahaan luar biasa ini-
Kenapa, Apanya yang luar biasa dengan perusahaan ini?
Sales Tuan, Reputasi tim sales Anda..
baik.. tapi itu bisa jadi lebih baik.
Ke-12 35 persen.. B.com 39 persen
Tak ada pengalaman,
'Mengumpulkan majalah kampus'
Kau ingin jadi seorang sales? - Ya Tuan..
Ok, jual dirimu, ayo.
Tuan, eh.. Menurutku, Aku pekerja keras dan -
Menurutmu, atau Kau..
Maksudku Aku - Aku Tuan.. dan Aku ingin belajar segalanya tentang produk,
pasar, Relasi konsumen dan - Cukup! Cukup!
Apa kau mengerti maksud menjual? - eh, Tentu saja Tuan
Jual pensil ini padaku, seharga 100 rupee.
Tuan, penghapus ini
Aku melepasnya, tapi kau harus meyakinkanku kalau itu masih pada tempatnya.
Tuan, Bagaimana mungkin Aku meyakinkan Anda jika ini sudah tidak pada tempatnya?
jika kau tak bisa menjual, Bagaimana mungkin kami memberimu pekerjaan?
Lamar saja di tempat lain.
Halo Tuan, Aku Harpreet Singh dari " Pensil Singh ",
ini pensil baru kami, HS-1016
Maaf, kami sudah punya stok (persediaan) pensil selama setahun
Tak masalah Tuan, izinkan aku memberikan promosi cepat 2 menit pada Anda.
Untuk apa menyaksikan promo pensil tanpa penghapus?
Ini bukan pensil tanpa penghapus.
Ini pensil dengan penghapus portable (dapat dilepas).
Carilah hal yang baru!
Tuan, ujung pensil ini tak dapat patah.
Tuan, jika kau menekannya dengan kuat, apapun bisa saja patah.
Tapi lihat, pensil ini dapat dipertajam dengan mudah juga.
Berbohong itu tak bisa menjual.
Tapi wewangian bisa menjual.
Tuan, Penghapus ini Tuan, ini penghapus wangi yang diimpor secara khusus.
Haruskah kami menaruh pensil di hidung?
Tidak Tuan, tapi di ventilasi AC.. Coba lihat?
Ada banyak kegunaan lain pada pensil ini.
ujungnya bisa dijadikan pembersih telinga.
Alat tusuk untuk membersihkan gigi.
Rambut.. Maksudku sisir. Me-Restart ponsel Anda.
Anda bisa menjadikan 3 stopkontak menjadi 1.
Jika anda belum puas Anda bisa melakukan hal tak berarti dengan ini.
Seperti kau..
Ada apa? - Tuan
Tuan Puri
Halo Tuan
Tuan, Sales ini sudah wawancara.
Tak ada yang spesial, Tuan.
Terima dia - Tuan?
Kau tak menyerah, Aku suka itu
Terima kasih, Tuan - Baik, kau bisa pergi sekarang
Ijazahmu
Dia tak lulus setahun, Tuan!
Bukan tidak lulus, lebih tepatnya, presensi kehadiran tak memenuhi.
Sales tidak bekerja berdasarkan Ijazah, tapi berdasarkan neraca.
Menjual sebuah pensil 2 Rupee seperti menjual sebuah Mercedes..
Dia pasti berguna.
Terima kasih Tuan, Aku - Aku tak kan mengecewakan Anda
Jangan sampai.
15.000.. per bulan.. tak ada uang kesehatan, tak ada persenan, tak ada dana pensiunan..
6 bulan masa uji coba, tak ada tanggung jawab dari pihak kami.. ya atau tidak -
Ya!
Semuanya, Ini.. eh, Singh.. sales latihan
No comments yet. Be the first to leave one.