The first 200 lines.
Indonesian Translator Subsnesia
Aku minta maaf, permisi.
Aigoo!
Aku minta maaf, permisi.
Terima kasih!
Tolong hati-hati.
Ini adalah buket pengantin.
Buketnya ada di sini!
Buketnya---
Kenapa buketnya terlambat!
Da Ran...
Min Joo,...
Kau pengantinnya?
Oh, halo!
Lama tidak bertemu, bagaimana kabarmu?
Semuanya ada di sini?
Da Ran,...
...aku tak bisa mengirimkanmu undangan pernikahan...
...karena undangannya sudah habis.
Maafkan aku.
Tidak.
Min Joo, selamat ya.
Terima kasih.
Mempelai wanita, mari berfoto dengan teman-temanmu.
Ayo, semuanya berdiri berdekatan.
Da Ran, kau juga ikut bersama kami.
Oh... aku tidak bisa.
Masih ada barang yang harus kuantar, aku harus pergi sekarang.
Aku senang sekali melihatmu hari ini.
Selamat, Min Joo. Selamat.
Sampai jumpa. Hati-hati jalannya.
Aku datang untuk mengantar buket.
Tolong berikan stempelnya.
Tolong berikan aku kupon makanan.
Lihat ini.
Mereka hanya mengundang yang lulus ujian...
Jadi jika kau tidak lulus, maka kau tidak bisa menikah.
Iya? Halo?
Iya, aku sudah selesai melakukan pengantaran. Aku akan segera kembali.
Apa? Buket yang salah dikirimkan?
Upacara sudah dimulai.
Bagaimana bisa ini jadi tanggungjawabku?
Da Ran, kau masih belum pergi?
Aku juga adalah temannya. Aku harus tinggal hingga akhir.
Kang Min Joo, keberuntunganmu benar-benar bagus.
Kau hanya menghabiskan 30,000 Won,...
...namun kau mendapatkan buket senilai 1 juta Won untuk pernikahanmu.
Aku harus mengambil kembali buket itu.
Iya, aku juga memberikan hadiah uang tunaiku.
Aku memenuhi syarat untuk menangkap buket itu.
Lemparkan.
Hari itu, meskipun aku tidak menangkap buket temanku,...
...tapi aku menangkap seorang pria.
Terbang 36 langkah,...
...aku mematahkan tulang ekor dan pergelanganku.
Aku melewatkan ujian profesionalku yang diadakan 7 hari berikutnya.
Aku dirawat di rumah sakit selama 2 bulan.
Kala itu, pria itu merawat lukaku.
Pria itu adalah seorang dokter.
Dia melamarku di hari dia melepas perbanku.
Satu bulan kemudian nanti, aku akan menikah dengannya.
Jika saja aku punya keberuntungan dalam bertemu orang-orang,...
...aku tidak akan keberatan terguling-guling di tangga.
Aku juga sedang mempersiapkan ujian profesional selanjutnya.
Mulai musim semi ini, aku akan bekerja di sebuah SMA.
Aku ingin jadi isteri dan guru yang baik.
Tolong semangati aku.
Sekarang, untuk penulis yang telah memberikan kita artikel bagus ini,...
...kita akan memberikan dia hadiah sebagai penyemangat dan ucapan selamat.
Kali ini kami telah mempersiapkan rice cooker untuk mereka.
Berikutnya adalah lagu dari Lee Seung Gi, "Will You Marry Me,"...
Aku tidak mengenal dia,...
...kenapa dia terus menatapku?
Hei, tunggu sebentar.
Kau mengikutiku turun dari bis?
Oh... aku harus berbuat apa?
Lihat, aku akan segera menikah dengan seseorang.
Selain itu, usiaku jauh lebih tua daripada yang terlihat.
Tolong jangan seperti ini.
Maksudku bukan itu.
Ini milikku.
Ini payungku.
Kau mengambil payungku saat kau turun.
Karena itu aku mengikutimu.
Lepaskan!
Aku harus bagaimana sekarang?
Di mana payungku?
Di dalam bis.
Kau tidak mengambil payungku saat kau turun?
Kenapa aku harus mengambil payung orang lain saat aku turun?
Aku mengambil payungmu saat turun,...
...harusnya kau mengambil punyaku saat kau turun.
Kita harusnya mengurus payung masing-masing.
Hei!
Ini semua karena kau terus menatapku,...
...aku jadi terlalu gugup dan mengambil payung yang salah.
Kau menatapku, 'kan? Iya, 'kan?
Lalu kenapa jika aku menatapmu?
Benar 'kan kau menatap!
Kau menatapku dan bahkan mentertawaiku, 'kan?
Kau benar.
Iya, benar.
Benar.
Kau benar, karena itu terlalu lucu.
Lucu melihatmu mendengarkan radio.
Kali ini kami telah mempersiapkan rice cooker untuk mereka.
Rice cooker listrik, ya!
Karena ini kau menatapku?
Apa aku satu-satunya yang menatap?
Semua yang ada di bis menatapmu.
Apa itu artinya di matamu hanya melihatku?
Mungkin benar begitu.
Ahjumma tidak melihat ajusshi.
Mereka hanya melihat pria muda yang tampan.
Begitu bahagianya hingga dia mengambil payung yang salah.
Apa?
"Kau mengikutiku turun dari bis?"
Oh ya, Tuhan.
Kau berencana mengikutiku sepanjang jalan?
Tidak, aku akan pergi sekarang.
Aku minta maaf, sudah salah paham terhadapmu.
Aku menyesal tidak mengambil payungku dari bis.
Selamat jalan.
Apa SMA tempatmu bekerja berada di sini?
Kau tidak perlu tahu.
-Selamat pagi. -Selamat pagi.
Guru Gil Da Ran.
Hari ini kelihatannya kau sangat keren.
Iya, aku kehilangan payungku dalam perjalanan.
Karena itu aku kehujanan.
Guru Gil, kau tidak lupa sarapan sebelum kemari?
Iya.
Dia tidak lupa sarapan.
Sepertinya perut guru Gil...
...lebih pintar daripada kepalanya.
Meskipun secara resmi kau bukan guru, jika kau diperkerjakan untuk waktu beberapa lama,...
...kau harus menjaga citramu sebagai guru.
Tanamkan itu dalam otakmu.
Jika kau tak bisa menyimpan itu dalam kepalamu,...
...mungkin sebaiknya menyimpannya di perutmu.
Apa yang sedang kau lakukan?
Aku adalah siswa pindahan.
Ini Kang Kyung Joon, dia baru saja pindah ke sini hari ini.
Dia pernah belajar di sekolah paling bergengsi di AS bagian Barat.
Dia adalah siswa unggulan dengan nilai luar biasa.
Siswa berkemampuan seperti ini pindah ke SMA Jaeil kita,...
...kita sebagai guru juga harus menunjukkan...
...sikap yang tidak kurang dari sekolah-sekolah bergengsi Amerika itu.
Guru Gil Da Ran?
Iya.
Baru saja apa kau menutup matamu?
Tidak.
Aku berkedip.
Jika begitu, setelah mata besarmu...
...sudah selesai berkedip,...
...berikan tur kampus pada siswa ini.
Guru Gil Da Ran,...
...kali ini boleh aku mengikutimu?
Ikuti aku.
Apakah kau di AS atau di Korea,...
...sekolah ya sekolah, gengsi ya gengsi.
SMA-SMA harusnya sama saja di seluruh tempat.
Tidak.
Tempat ini benar-benar kecil.
Meskipun kecil, tapi semua yang dibutuhkan sebuah SMA ada di sini.
Aku rasa tidak begitu.
Kang Kyung Joon.
Tadi itu hanyalah pertemuan singkat,...
...jadi aku akan melupakannya.
Sekarang, aku adalah guru,...
...dan kau adalah siswanya.
Tidakkah kata-katamu terlalu pendek?
Aku sedang bicara dengan diriku sendiri.
Jangan bilang di Korea Selatan,...
...aku juga harus bicara yang sopan pada diriku sendiri?
Bukan seperti itu. Aku hanya mengatakan padamu untuk memperhatikannya.
Pertama-tama kita mulai dengan perpustakaan.
Perpustakaannya kita lewatkan saja, ruang olahraganya di mana?
Di mana? Di mana?
Itu bukan berbicara pada dirimu sendiri, itu jelas-jelas menanyakan pertanyaan.
Masih sedikit canggung buatku bicara bahasa Korea.
Maaf.
Kau baru saja kembali dari AS, jadi kau mungkin tidak tahu dengan baik.
Ada sebuah kalimat yang sangat terkenal di Korea, pastikan kau mengingatnya.
Aku adalah guru dan kau adalah siswa.
Aku adalah guru.
Kau adalah siswa.
Oke?
Oke, Gil Da Ran.
Gil Da Ran?
Guru, guru. Guru, guru.
Oke, Guru Gil.
Guru Gil?
Ini adalah ruang penyiaran.
Jangan main-main, kau akan mati jika merusakkan apapun.
Bagaimana mengatakan ini dalam bahasa Inggris?
Yoon Jae.
Iya, aku bisa menjawab telepon, aku sedang tidak melakukan apapun sekarang.
Iya, kita ketemu di mana untuk makan malam?
Kau sangat sibuk?
No comments yet. Be the first to leave one.