The first 200 lines.
English Subtitle by viki Alih bahasa dipersembahkan Oleh IndisHouse™
^_^ LeeLeeAndo ^_^
Tadi...
Tadi kamu bilang apa, Nona?
Kamu berjanji apa dengan Dal Bong?
Pernikahan.
Dal Bong kami berjanji padamu, Nona?
Panggil saja aku Seo Wool, Ayah Mertua.
Kenapa kamu jadi seperti ini? Apa Kamu pusing?
Aku... Aku baik-baik saja. Aku baik-baik saja!
Tunggu. Aku membeli air kemasan dan memasukkannya ke sini.
Aigoo, bajingan ini. Sekarang dia juga menyebabkan masalah dengan perempuan?
Episode 2
Apa?! Seorang wanita?!
Apa ini tiba-tiba?
Pagi-pagi sudah ada berita seperti ini? Gadis apa?
Dal Bong berjanji akan menikahi gadis itu.
Apa?! Nikah?!
Ibu mertua! Ibu mertua!
Oh, bagaimana ini? Ini benar-benar seorang gadis.
Halo. Apa Kamu ibunya Dal Bong?
Aigoo, dia bukan ibunya. Dia bibinya Dal Bong.
Ah, bibi, senang bertemu denganmu.
Aku Kang Seo Wol, orang yang dijanjikan akan menikah dengan Dal Bong.
Hei, menantu, dimana Dal Bong sekarang?
Ya, yah dia ada di atas...
Dal Bong, brengsek itu, aku akan...
Ayah, apa lagi sekarang?
Apa Kamu pikir Kamu bisa tidur sekarang ?!
Hah?
Tolong jangan seperti itu Aku tidak bisa tidur bahkan sekejab pun semalam.
Aku akan pergi dan menghadapinya jadi jangan khawatir.
Apa Kamu pikir Aku membuat keributan karena obat-obatan ini?
Lalu apa?
Kamu membuat janji untuk menikah bocah nakal!
Apa yang kamu bicarakan, Ayah?
Hei, Cha Dal Bong!
Aigoo, bocah tengik Aigoo, bocah tengik.
Seharusnya kamu sudah berahir di skema piramida! Sekarang ditambah masalah dengan perempuan, dasar bocah tengik?
Kapan kamu mau sadar?
Apa yang harus kulakukan? Kapan Kamu mau sadar?!
Apa yang salah denganmu Bibi? Aku tidak mengerti yang Kamu katakan!
Gadis? Gadis apa?!
Namanya Kang Seo Wol.
Kang Seo Wol? Siapa dia?
Bagaimana bisa Kamu tidak kenal dia?
Gadis yang Kamu janjikan menikah!
Dia pasti gila! Aku tidak kenal dia, Ayah!
Hei, kamu jangan pura-pura tidak kenal? Jangan jadi seorang pengecut.
Aku mengatakan yang sebenarnya.
Kamu benar-benar tidak kenal?
Aku tidak kenal!
Dimana gadis itu sekarang?
Lantai bawah di ruang tamu.
Aku benar-benar gila.
Pagi-pagi gini sudah bikin stres? Ah, serius.
Aku pikir dia benar-benar tidak kenal.
Siapa, datang ke rumah orang pagi-pagi?
Mengatakan hal-hal gila tentang pernikahan! Itu gila -
Kamu benar-benar tidak mengenalnya, kan?
Kamu...
Hai, sepertinya kau baru bangun tidur ya?
Kenapa? Kenapa kamu di sini?
Apa Kamu benar-benar terkejut?
Lihat itu. Mereka saling mengenal. Aku benar, kan menantu Seo?
Ya, Aku tahu. Aku pikir mereka memang saling mengenal.
Bagaimana Kamu tahu tempat tinggal ku?
Aku tahu alamatmu di kantor polisi semalam.
Oh, kamu benar-benar mengerikan.
Kenapa Kamu mendengarkan alamat orang lain?
Apa Kamu seorang penguntit?
Penguntit apa? Ini memang sulit untuk hubungan kita.
Apa?
Astaga! Dia mengatakan "hubungan kita."
Apa kamu benar-benar melupakan semuanya?
Apa yang Aku lakukan?
Kamu berjanji akan menikah denganku.
Apa jangan-jangan kamu sudah tidak waras?
Apa Kamu lupa kamu pernah hampir mati tenggelam di sungai waktu kecil.
Pada saat kamu tenggelam akulah orang yang menyelamatkan Kamu.
Kamu lupa itu juga?
Tolong!
Tolong aku!
Tidak mungkin!
Apa kamu... ?
Kamu!
Aku tahu Kamu ingat sekarang. Ya ini aku.
Tidak mungkin!
Lihat itu. Sesuatu pasti terjadi.
Jadi, Dal Bong.
Apa kalian berdua benar-benar punya hubungan?
Waktu itu kamu bilang padaku, kan?
Kalau kita pasti akan menikah saat kita dewasa.
Bahkan kita mengikat janji untuk menikah dengan jari kelingking kita.
Kamu ingat sekarang?
Apa kamu masih tidak ingat?
Itukah yang terjadi, Dal Bong? Jawab aku!
Ayo keluar. Kita bicara diluar.
Kemana? - Ayo keluar dan bicara diluar!
Kita akan bicara di luar sebentar, Ayah Mertua.
Aku bilang ayo kita keluar.
Tidak salah lagi.
Dal Bong pasti melakukan kesalahan padanya.
Hei kau!
Aku bukan "Hei, kau!" Aku Kang Seo Wol.
Aku pikir Kamu benar-benar salah paham.
Anak yang jatuh ke dalam air saat itu bukan Aku! Itu adalah orang lain!
Apa namamu bukan Cha Dal Bong? - Tentang itu...
Kamu lahir di Jongno-gu, Suin-dong dan masih tinggal di sini.
Kamu sekolah di SD Songshin kemudian di SMP Kyungshin. Benar kan?
Itu benar, tapi - - Kalau itu benar, kenapa Kamu bilang bukan?
Apa mungkin Kamu berubah pikiran?
Tapi, 12 tahun memang waktu yang lama.
Ini tidak sebentar. Tapi lihatlah, janji tetaplah janji.
Waktu itu kamu benar-benar berjanji akan menikahiku.
Orang bodoh macam apa yang percaya kata-kata seorang anak berumur 14 tahun?
Aku percaya itu karena yang mengatakannya sudah 14 tahun.
Anak berumur 14 tahun tidak akan mengacaukan perasaan seorang gadis.
Apa yang akan Kamu lakukan kalau itu adalah sebuah lelucon?
Apa? Itu hanya lelucon?
Tentu saja, ini adalah lelucon untuk anak berusia 14 tahun. Apa Kamu pikir itu tulus?
Aku tidak tahu mau bilang apa. Aku tidak bisa mengatakan apapun. Kamu benar-benar percaya hal semacam itu?
Apa Kamu pikir kalau Kamu mencariku, apa kita benar-benar akan menikah?
Apa Kamu pikir itu mungkin?
Terus? apa ada yang salah dengan itu?
Tentu saja, ada yang salah dengan itu! Apa itu normal?
kalau percaya dengan seseorang itu tidak normal. Lalu yang normal itu apa?
Kamu sendiri yang bilang kamu menyukaiku.
Kamu sendiri yang bilang akan menikah saat kita dewasa.
Dan sekarang, Kamu bilang itu cuma lelucon. Apa itu masuk akal?
Apa normal bagi seorang pria kalau dia sudah bilang sesuatu lalu dia bilang yang lain lagi?
Itu bukan janji sembarangan tapi janji untuk menikah!
Kalau kamu membuat janji sebesar itu sudah seharusnya kamu bertanggung jawab seperti seorang pria.
Aku benar-benar bisa gila!
Berapa kali aku bilang aku tidak seperti itu?
Bukan aku orangnya.
Orang yang Kamu ceritakan itu adalah orang lain!
Ada apa ini?
Kakak!
Kakak? Kakakmu?
Pagi-pagi gini apa yang kamu lakukan didepan rumah? Bikin malu saja.
Berteriak di depan seorang wanita. Memangnya apa yang terjadi?
Kak, masalahnya....
Aku akan menanyakan hal ini karena Kamu adalah kakaknya.
Hei!
Pria ini berjanji untuk menikah denganku.
Dan sekarang dia bilang itu lelucon. Apa pendapatmu tentang itu?
Apa yang dia katakan? - Kak, masalah ini...
Dia berjanji akan menikah denganku, tapi dia bilang lagi itu hanya lelucon.
Ah, Aku sangat stres. Siapa yang salah dalam situasi ini?
Orang yang bercanda tentang pernikahan atau Aku orang yang percaya dengan kata-katanya, siapa yang salah?
Sebagai saudaranya, tolong pikirkan ini.
Apa Kamu mengatakan itu? - Tidak, Kak...
Itu cuma kesalahpahaman. Ini benar-benar tidak adil untukku!
Ada banyak hal yang tidak adil untukmu, ya? Aku juga hampir mati rasanya, kamu tahu.
Tidak bisakah kamu diam saja?
Apa Kamu melakukan penipuan pernikahan sekarang?
Aku bilang aku tidak melakukannya!
Kamu benar-benar bodoh.
Kenapa kamu tidak mempercayaiku? Kak, aku tidak melakukannya!
Semua keluarganya terlihat tampan.
Kakakmu juga sangat tampan.
Kamu, benar-benar... - Aku bilang padamu namaku Kang Seo Wol!
Terserah. Dengar apa yang Aku katakan.
Orang yang jatuh ke dalam air saat itu bukan Aku. Itu adalah orang lain.
Jadi, kalau kamu mau menikah, pergi ke orang itu dan menikah dengannya.
Tunggu... - Pergi sana!
Bagaimana ini bisa terjadi?
Semua itu tidak benar, Ayah! Tidak ada apa-apa antara aku dan dia, Bibi!
Aku benar-benar tidak bersalah, kakak ipar.
Itu benar, ayah.
Lalu jelaskan bagaimana ini bisa terjadi?
Apa maksudmu? Dia mungkin akan pergi dengan caranya sendiri! Aku tidak tahu.
Sungguh, kami tidak memiliki hubungan!
Ayo kita sarapan Kemarilah dan atur meja.
Ah, ya, ibu mertua.
English Subtitle by viki Alih bahasa dipersembahkan Oleh IndisHouse™
Tolong! Tolong!
Tunggu sebentar!
Tolong!
Tolong!
Sudah sarapan belum?
Hah?
Tidak, belum...
Ikuti aku.
Kamu sudah sampai, ketua. Bagaimana perasaanmu?
Aku baik-baik saja.
Aku pikir Kamu akan tinggal di rumah sakit selama 2 atau 3 hari lagi.
Aku hanya menarik otot leherku sedikit. Kenapa harus dirawat 2-3 hari untuk itu saja?
Aku cuma butuh istirahat sehari.
Seharusnya kau beristirahat di rumah, Ketua.
Kalau Aku pulang ke rumah, tidak ada yang merawatku.
Bagian tubuh yang tidak sakit malah akan terasa sakit. Aku merasa nyaman disini.
Mungkin sudah mulai, ya.
Ya, sudah mulai 5 menit yang lalu.
Setelah menyadari tipe tubuhku. Aku mulai memilih makanan yang Aku makan...
Aku akan membawakanmu teh panas, Ketua.
Oh baiklah.
Kenapa riasannya begitu tebal hari ini?
Karena Aku memiliki banyak panas di tubuhku
No comments yet. Be the first to leave one.