The first 200 lines.
L e b ah Ga n te n g Iklan & Bisnis: 0822 6454 4221
RUMAHKU, ATURANKU, KOPIKU
Pagi, Tn. Thrombey.
Tn. Thrombey ? Anda di atas ?
Tn. Thrombey, saya masuk.
Sial !
SATU PEKAN SETELAH KEMATIAN HARLAN THROMBEY
Kau membunuhnya, Bajingan !
Kau membunuhnya !
Aku tak membunuh !
Kau menggorok wajahnya.
Kau tinggalkan dia berdarah seperti babi...,
...lalu tengkoraknya hancur karena forklift...
...dan sidik jarinya dibakar !
Kau tak punya bukti.
Ada CCTV pengasuh !
Alice, tolong matikan.
Kau ditahan... / Hampir selesai.
Matikan saja. / Pelakunya ketahuan...
...dan WiFi kamarku buruk...,
...jadi tunggu dulu. / Matikan.
Dua menit lagi. / Alice !
Tak ada adegan buruk. / Matikan !
Cuma acara TV...
...dan mereka ngobrol ! / Membahas pembunuhan !
Ini acara TV dan mereka cuma ngobrol !
Teman kakakmu baru saja...
...menggorok lehernya... / Baik.
...dan dia tak boleh mendengar itu !
Coba peka.
Alice, kau boleh tetap nonton.
Tidak, aku sudah tahu pelakunya.
Tak apa. / Maaf, Marta.
Tak apa.
PANGGILAN MASUK WALT THROMBEY
Putranya Harlan.
Hai, Walt.
Hai, Marta. Ini Walt.
Bisa segera datang ke rumah ?
Polisi mau menanyai semua orang.
Apa ?
Permisi, Bu.
Anda pembantu ?
Hei. Namanya Marta. Dia perawat kakek.
Dia kerabat kami. "Pembantu" ?
Tak apa. Maaf.
Itu tak sopan. Apa - apaan ?
Bagaimana keadaanmu ?
Tak terlalu baik.
Sendirian.
Banyak pikiran dan entah bagaimana ke depannya.
Marta, kalau butuh bantuan...,
...kau bagian dari keluarga ini.
Terima kasih.
Bagaimana keadaanmu, Nak ? / Linda.
Apa kabar ?
Pemakaman cukup meredakan duka.
Mestinya kau datang.
Aku kalah suara. / Masuk penjara saja !
Mati saja sendirian ! / Richard.
Dia tak datang.
Ransom. Anak kurang ajar.
Melewatkan pemakaman.
Permisi.
Kami sudah siap.
Kalian masuk satu per satu.
Baik. Aku duluan.
Sepertinya semua ini selesai...
...sebelum acara memorial malam ini.
Kami usahakan cepat, Bu.
Jadi...,
...bagaimana keadaanmu, Nak ?
Kami perkenalkan diri lagi untuk formalitas.
Aku Detektif Letnan Elliot...
...dan ini Petugas Wagner.
Aku akan rekam ini...
...untuk mempermudah.
Kami bersama Linda Drysdale, keluarga Thrombey...,
...putri sulung Harlan Thrombey...,
...dan membahas kejadian saat...
...malam kematiannya sepekan lalu.
8 November.
Kami turut berduka.
Terima kasih. Itu sungguh berarti.
Kami tahu malam itu...
...keluarga berkumpul...
...untuk rayakan ultah ayahmu yang ke-85.
Ya.
Bagaimana ? / Pestanya ?
Sebelum ayahku meninggal ?
Pestanya meriah.
Selain keluarga, ada yang datang ?
Fran, ART.
Dia baik, tapi berbulu.
Jacob ? / Aku pernah kencani pria Italia.
Paham ? Itu seperti...
Marta, perawat Harlan.
Gadis baik dan pekerja keras.
Keluarganya dari Ekuador.
Dan Wanetta.
Buyut. Ibunya Harlan.
Hai, Nenek Buyut. / Ibunya ?
Nenek ? / Berapa usianya ?
Entah.
Baik. Putramu Ransom...,
...dia datang juga ?
Ya, tapi pulang awal.
Ransom, kau pergi ?
Baik.
Apa kalian bertiga datang...
...bersamaan ?
Tidak.
Richard datang awal untuk bantu pihak katering.
Kau dan suamimu Richard...
...pegawai perusahaan real estat di Boston ?
Bukan, itu perusahaanku.
Baik. Maaf.
Kubangun bisnisku dari bawah.
Seperti ayahmu.
Kalian sangat dekat.
Kami punya cara komunikasi sendiri.
Kau harus mencari caranya.
Kau harus bermain dengannya...
...dan kalau bermain sesuai aturannya...
Semua orang memuja ayah mereka, 'kan ?
Entah. Masa ?
Tidak sama sekali.
Entah kenapa kuucapkan itu.
Tapi istriku, Linda, memuja ayahnya.
Harlan mulai dengan mesin tik berkarat...
...dan menjadikannya...
...salah satu penulis buku misteri terlaku.
Sepertinya semua anaknya sukses secara mandiri.
Tentu.
Aku berbicara dengan Walt Thrombey...,
...putra bungsu Harlan Thrombey.
Kau menjalankan perusahaan penerbit ayahmu ?
Ya, itu milik kami...
Itu perusahaan penerbit milik keluarga.
Aku dipercaya ayah.
30 bahasa.
Terjual lebih dari 80 salinan. Peninggalan sesungguhnya.
Kalian penggemarnya ?
Aku tak terlalu suka baca buku fiksi.
Aku penggemarnya.
Plotnya seperti...
Aku tak mau membocorkannya...
Contohnya Thousand Knives.
The Cow and the Shotgun.
Dari mana idenya ?
Kata ayahku plotnya...
...muncul utuh di benaknya.
Baginya itu mudah.
Kau tinggal di dekat sini, 'kan ?
Mungkin kalian datang bersamaan.
Kami berkumpul pukul 20:00.
Istriku, Donna, cinta sejatiku.
Astaga, Donna. Kau baik saja ?
Putraku, Jacob, usianya 16 tahun.
Aktif secara politik.
Dia seperti Nazi.
Dia anggota sayap kanan.
Internet membuat anak - anak hebat.
Malam itu berjalan lancar ?
Kami semua sedih, tapi...
...aku senang habiskan malam itu bersamanya.
Berada di sisinya. Memikirkan buku kami...
...dan pencapaian kami.
Aku masih merasakan tangannya di pundakku.
Menyerahkan posisinya.
Kami bersama Joni Thrombey...,
...menantu Harlan Thrombey ?
Ya. Aku menikahi putranya, Neil.
Putri kami satu, Meg.
Neil meninggal 15 tahun lalu.
Kau tetap dekat dengan keluarga Thrombey ?
Mereka keluargaku.
Aku merasa bebas...
...dan didukung mereka.
Itulah keseimbangan. Sebongkah Flam.
Maaf, sebongkah...
Flam.
Flam, perusahaan perawatan kulitmu. Maaf.
Tak apa.
Bukan cuma perawatan kulit...,
...tapi juga gaya hidup.
Rasa cukup terhadap...
...kebutuhan manusia.
Itulah Flam.
Tapi juga Harlan.
Dia membantuku dan Meg di masa sulit.
Kakek memberi tunjangan tahunan untuk ibuku...
...dan tak pernah lupa...
...membayar biaya sekolahku.
Kakek tak pamrih.
Kau meninggalkan pesta lebih awal ?
Bergembiralah.
Bertemu teman di Smith.
Kau tahu ayah membayar dia...
...kuliah di jurusan teori puisi feminis...
No comments yet. Be the first to leave one.