The first 200 lines.
Episode 6
Selamat pagi, Yang Mulia.
Aku diplomat Park Hae Yeong dari Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan.
Begitu saja?
Apa?
Kau takkan berteriak?
Kau takkan melemparkan bantal padaku?
Apakah aku sungguh tak dapat dipercaya?
Atau, mungkin matamu akan berbinar begitu tiap kali ada pria di dekatmu?
Tatapanmu seperti Putri Salju, yang melihat Pangerannya saat terbangun dari sekaratnya.
Mengapa?
Apakah aku tampak terlalu tampan setelah semua kejadian yang lalu itu?
Atau, kau senang melihatku?
Bagaimana kau bisa masuk ke sini?
Bukan bagaimana, tapi mengapa?
"Mengapa" adalah yang seharusnya ingin kau ketahui.
Sudah jelas!
Penculikan, Ancaman, Teror, Pembunuhan.
Bukankah itu bisa jadi sebabnya?
Lalu, mengapa kau tak berteriak?
Sebab ini hari pertama.
Bila aku berkata aku akan berbuat sesuatu, aKu akan berusaha keras melakukannya.
Saat kubilang akan menjadi Putri Raja, aku tak mau membuat kekacauan di hari pertamaku.
Jadi bisakah kau pergi dengan tenang?
Sebelum aku memanggil orang-orang?
Sekarang, kau lebih tampak seperti Tuan Putri.
Kurasa kau tak datang jauh-jauh hanya untuk bilang begitu.
Aku datang untuk melihat wajahmu terakhir kalinya.
Sebab hubungan kita sebentar lagi akan berubah.
Ya, sudah selesai.
Masuklah dan bantu Tuan Putri bersiap-siap.
Kau kesini bukan tanpa sepengetahuan orang lain?
Para pelayan wanita mengizinkan kau masuk begitu saja?
Tentu saja.
Sebab mulai hari ini ke depan, aku akan bertanggung jawab atas dirimu.
Yang Mulia memutuskan untuk secara resmi memasuki istana...
Sebab itu aku memanggil Park Hae Yeong.
Untuk mengelola Keluarga Kerajaan,...
Aku Park Hae Yeong, dari divisi khusus Keluarga Kerajaan di Kementerian Luar Negeri.
Tugasku membimbing Putri dalam pendidikan dan etika hingga hari pemungutan suara nanti.
Apakah Putri yang kau sebut tadi adalah...aku?
Tentu saja.
Aku pun telah memasuki istana hari ini.
Tak mungkin!
Ini tak boleh terjadi.
Kami berdua pernah terlibat skandal,..
...lalu Anda ingin kami tinggal bersama??
Selain itu gosip beredar bahwa kami bertunangan yang kemudian menjadi...
Orang-orang akan percaya bahwa gosip itu benar.
Itu sebabnya kalian berdua harus bersama.
Kami akan menjelaskan seperti ini...
Park Hae Yeong adalah manajer Tuan Putri.
Untuk melindungi beliau...
Walau aku tak ingin katakan, pernah kukatakan bahwa Tuan Putri adalah tunanganku.
Itu yang kukatakan.
Jalan terbaik untuk meluruskan gosip adalah menjelaskannya secara langsung.
Aku sepenuhnya paham apa yang Anda katakan Pak Presiden.
Hingga gosip itu reda, kami akan gunakan cara ini.
Tunggu sebentar!
Bagaimana jika aku menolak?
Diplomat Park mengajar seseorang, tampaknya terlalu berbahaya...
Sebab ia begitu tampan.
Kurasa aku tak akan bisa berkonsentrasi pada pelajaran.
Apakah tak bisa dilakukan oleh orang lain?
Kenyataannya, sulit mencari orang yang lebih ahli dibandingkan Diplomat Park.
Mengenai kekhawatiran Anda, Yang Mulia harus khusus belajar saja bersamanya.
Apa rencanamu?
Ada maksud tersembunyi apa, kau masuk ke Istana ?
Sebab aku tak mau hidup seperti Ayahku.
Hidupnya lebih sengsara dari mati.
Menggelandang kemana-mana, setelah uang, reputasi, keluarga dan teman dipisahkan darinya.
Sebab itu aku akan melakukan apa pun yang Kakek inginkan.
Walau kau menyebut nama Ayahmu, hal itu tak berarti apa-apa bagiku.
Aku sama sekali tak merasa bersalah terhadap kau atau pun ayahmu.
Bila kutahu akan begini kejadiannya,...
...sudah sejak awal kuceritakan padamu mengapa Ayahmu menjadi seperti itu.
Hingga aku mati, kau takkan bisa berbuat apa-apa.
Apakah dengan mengatakan itu Kakek merasa lebih lega?
Aku sudah katakan, akan melakukan apa pun yang Kakek inginkan.
Aku bilang aku akan melayani Putri Raja, melayani Keluarga Kerajaan,...
Seberapa kejamnya lagikah Kakek akan memperlakukan cucumu sendiri?
Semua itu tergantung padamu sendiri.
Terserah kau. Kita lihat saja bagaimana kita berdua akan menjalaninya.
Cara untuk meredakan skandal?
Baik, bila itu rencana siasatmu, aku setuju.
Namun, kalau begitu, santai saja di istana.
Kalau begitu beres.
Aku tipe orang yang bermoral dan punya harga diri tinggi.
Aku tak mungkin sudi mengelabui orang saat melaksanakan tugas sebagai pegawai negeri..
Atau kau bisa melakukan hal lainnya.
Kebersihan, mencuci pakaian, banyak pekerjaan semacam itu di sini.
Bagaimana kau mampu mendidikku?
Kau tak berpikir jauh ke depan.
Di antara semua pegawai negeri, hanya aku yang mampu mendidik Anda, Yang Mulia.
Mengapa?
Sebab di kalangan pegawai neger, hanya aku yang tumbuh di dalam Keluarga Kerajaan.
Katanya Keluarga Kerajaan.
Jadi, yang kau katakan adalah bahwa kau generasi ke 3 keluarga terkaya?
Waktu kita tak banyak. Ketimbang omong kosong, aku akan jelaskan langsung.
Baik!
Jadi, apa yang akan diajarkan oleh generasi terkaya ke 3 ini padaku?
Penghindaran Pajak?
Spekulasi lahan perumahan?
Mengembangkan warisanmu?
Kau tampak sangat tertarik pada bidang ekonomi.
Namun, sejak pertama bertemu kau sangat bersemangat mencari uang.
Sebagai pemanasan...
Sebaiknya kita pelajari secara mendalam, tentang dampak tindakan Grup Dae Han...
...terhadap masyarakat dan perorangan saat menyumbangkan aset ke Keluarga Kerajaan.
Tak mau!
Kau takkan mengajarkan apa-apa padaku selain bahasa.
Kau menguasai berapa bahasa?
Aku tak pasti.
Aku bisa santai berbahasa Jepang, Cina, Spanyol, Jerman, Perancis.
Masih banyak lagi bahasa lainnya yang tak perlu kusebut di sini.
Yang penting aku takkan mengajarkan bahasa padamu.
Mengapa tidak?
Takkan menjamin tambahan suara hanya sebab kau bisa berbahasa asing.
Memakai penterjemah di pertemuan resmi adalah cara untuk menunjukkan wibawa.
Tugas kita banyak besok pagi. Sebaiknya kau sudah siap pagi-pagi.
Permisi...
Bangun jam 6 pagi?!
Alih bahasa oleh Tim My Princess di Viki
Tuan Puteri
Sudah waktunya bangun
Sebentar lagi...
Tuan Puteri, Diplomat Park sudah datang.
Aku hanya akan tidur sebentar lagi
Sebentar lagi...
Oh Tuhanku!
Bangun
Apa kamu mau membunuh seseorang?
Kalau kamu akan bertanggung jawab terhadapku pastikan juga agar aku bisa tidur dengan bahagia
Satu hal yang bisa kau korbankan untuk negara dan kerajaan adalah waktu tidurmu
Dan kau bilang saat memutuskan akan melakukan sesuatu kau akan berusaha yang terbaik
Tapi bangun saja kau tak sanggup?
Aku lihat jadwalnya dan itu tidak seperti jadwal kelas
Periode 1 test, periode ke 2 tes, periode ke 3 tes, periode ke 4 test, periode ke 5...
Kamu bercanda?
Ini hari pertama. Kemampuanmu harus ditest dulu
Apa?
Kamu akan mati hanya karena melakukan serangkaian test?
Tapi mengapa kau gunakan 'banmal'? (bicara dalam bahasa non formal)
Ah...
Tapi, tak ada yang dengar
Aku tak mau belajar dari guru yang tak memiliki sertifikasi.
Aku punya!
Bangun
Kamu benar benar punya sertifikat mengajar?
Dia tidak membelinya?
Selama kuliah, beliau cukup populer karena beliau asisten dosen yang juga konglomerat generasi 3
Referensi: MBA, CPA. Juga Teaching English to Speaker of Other Languages atau disingkat TESOL.
Dia katakan ini dari mulutnya sendiri?
Oh, Diplomat Park sangat rendah hati dan menjaga perkataanya.
Kami yang mencari informasinya
Menjaga perkataannya? Rendah hati?
HAH...che!
Benarkah tak ada yang tak bisa kau lakukan
Kamu pasti senang menjadi diplomat
Bagi seseorang kehadirannya membuat orang lain merasa rendah diri, kalau kamu menjadi seorang guru...
Lalu apa yang terjadi dengan murid muridmu?
Tuan Puteri
Bisakah kalian berdua pergi dulu?
Aku juga kan pergi
Aku tak punya alasan lagi. Dan bukankah hal yang mustahil kita jadi guru dan murid?
Jadi tolong jangan cari aku.
Lalu, mulai sekarang...
Lepaskan
JIka kamu Puteri yang asli, setelah "mengelak" baru katakan "lepaskan"
Lepaskan, kataku.
Semua Puteri yang kutemui selalu percaya diri
Itu ciri harga diri karena mereka tida pernah lebih rendah dari orang lain sejak lahir
Seseorang yang meminta bon pembelian dari pria yang baru sekali ditemui, bagaimana bisa jadi puteri?
Tapi paling tidak aku akan membiarkan kamu meniru merka, jadi apa masalahmu?
Karena aku tidak bisa menghormatimu
Hanya karena itu?
Itu penting bagiku
Benarkah?
Seberapa pentingnya?
Apa sama pentingnya dengan Presiden? Apa sama penting dengan seluruh warisan Grup Dae Han?
Dua pemimpin politik dan ekonomi Korea telah mempertaruhkan segalanya demi kamu
Tapi karena gurunya "tidak kau sukai", kamu tak mau belajar?
Kamu datang ke istana untuk menyiksaku, bukan?
Ya
Aku akan menyiksamu bahkan selama belajar, dan jika kamu menghentikan akuAku akan melakukan hal yang lebih buruk
Jadi, segera lakukan testnya
Ini
Kamu bilang tak perlu belajar bahasa Inggris!
Ini bukan test bahasa Inggris.
Ini test untuk politik, dalam negeri dan sejarah Korea
Ini
Oke. Kamu punya 30 menit
Siap. Set. Mulai
Jadi... selamat bersenang-senang
Kamu tak tau, kalau sekarang ini mereka gunakan tanda bintang untuk menandai jawaban yang salah?!
Kamu pasti nonton iklan saja tak pernah.
Apa perlu menjadikan test mu jadi galaksi Milky Way?
Kalau sudah selesai mengkoreksi, berikan padaku
TIdak. Semuanya salah Apa yang perlu dilihat?
Wow, apa ini mungkin?
No comments yet. Be the first to leave one.