The first 200 lines.
Apa maksudmu?
Kenapa kamu masih khawatir padahal ibunya Ji Seok
sudah memberikan restu?
Kurasa dia tidak akan membiarkan mereka melakukannya semudah itu.
Katanya dia tidak keberatan,
tapi kini dia memberikan syarat
yang mustahil dipenuhi.
Maksudmu soal menyiapkan seserahan pernikahan?
Dia sungguh tidak menyukai Go Ya.
Bagaimana jika dia bertekad membuat kami terlihat remeh?
Jangan khawatir soal itu.
Saat kakaknya Ji Seok menikah,
mereka menyuruh calon istrinya untuk menikah
tanpa menyiapkan apa pun.
Sungguh?
Sepertinya dia akan membuat kami menyiapkan hadiah ribuan dolar.
Wanita itu yatim piatu.
Ibunya Ji Seok tidak memikirkan hal-hal seperti itu.
Syukurlah jika benar begitu.
Syarat? Apa maksud Ibu?
Jangan langsung mendaftarkan pernikahanmu.
- Apa? - Kakaknya Ji Seok
bercerai setelah menikah kurang dari setahun.
Aku melarang mereka terburu-buru,
tapi mereka tidak mendengarkan.
Lalu mereka merasakan akibatnya.
Itu sebabnya aku tidak mau kalian membuat kesalahan yang sama.
Kami tidak akan pernah bercerai.
Masa depan siapa yang tahu?
Tidak ada orang yang menikah karena ingin bercerai.
Benar. Berarti kalian tidak perlu terburu-buru memiliki anak.
Kami tidak terlalu
menginginkan cucu.
Kalian bisa hidup bersama selama setahun,
lalu membuat keputusan setelah itu.
Gunakan KB.
Itu syaratku.
Kenapa? Kamu tidak menyukainya?
Kamu memintaku
memberimu waktu untuk menunjukkan siapa dirimu.
Kamu tidak bisa melakukan itu selama setahun?
Aku akan melakukannya.
Aku akan melakukan perintah Ibu.
- Sungguh? - Tapi
aku juga punya syarat.
Apa syaratmu?
Setelah satu tahun yang Ibu katakan tadi,
jika kami masih hidup bahagia tanpa membuat Ibu cemas
dan jika saat itu aku telah menjadi keluarga Ibu,
kumohon jangan melepaskanku
tidak peduli apa pun yang terjadi.
Kumohon jangan melepaskanku setelah Ibu mengetahui
bahwa Choi Tae Pyung adalah ayahku.
Baiklah.
Itu saja.
Ibu.
Apa?
Terima kasih telah menerimaku.
Kamu tidak perlu mencari rumah.
Penyewa di lantai dua gedung kami
baru saja pindah, jadi, ruangannya kosong.
Kamu bisa pindah ke sana.
Kamu tidak perlu membawa seserahan.
Itu sudah berperabot.
Kamu tinggal pindah saja.
Kamu gadis yang beruntung.
Ya, baiklah.
Tapi kami akan membayar sewa bulanannya.
Tentu saja harus.
Aku baru mau menelepon karena Kakak tidak di rumah.
- Kakak dari mana saja? - Minum teh bersama teman. Kenapa?
Keluarga yang tinggal di belakang rumahku
baru saja pindah hari ini.
Lalu kenapa?
Akan sempurna jika Go Ya pindah ke sana.
Rumahnya juga bersih.
- Bukankah itu agak kecil? - Mereka pasangan baru.
Mereka akan senang berada di rumah kecil.
Go Ya juga bisa lebih dekat dengan keluarganya.
- Aku pulang. - Kamu dari mana saja?
Ibunya Ji Seok ingin menemuiku.
Kenapa dia mau menemuimu?
Duduklah.
Dia merestui pernikahan kami.
Dia mau menentukan tanggal.
- Apa? - Sulit dipercaya.
Bibi pikir dia mau menghentikan pernikahan
dengan cara apa pun.
Dia juga menyuruhku pindah ke rumah
yang berada di atas rumah mereka karena itu kosong.
Kenapa? Rumah di belakang rumah bibi juga kosong.
Jangan masuk ke kandang macan.
Lalu, kamu bilang apa?
- Kubilang aku mau. - Kenapa?
Dia ingin kami tinggal lebih dekat.
Kamu sungguh berpikir begitu?
Dia berusaha mengendalikanmu.
Dasar wanita licik.
Kamu sungguh percaya diri?
Aku akan melakukan yang terbaik.
Ya. Kamu harus masuk kandang macan untuk menangkapnya.
Dia mengalah
dan merestui pernikahanmu.
Kamu juga harus sedikit mengalah.
Ya.
- Tetap saja... - Dia mengatakan hal lain?
Apa?
Apa dia punya persyaratan lain?
Jangan mendaftarkan pernikahanmu dahulu.
Gunakan KB.
Dia ingin melewatkan pertemuan keluarga.
Ya, kami juga tidak akan senang bertemu.
- Ibu masuk dahulu. - Baik.
Akhirnya Go Ya akan menikah.
Apa rencanamu
setelah pernikahan mereka?
Tidak ada. Aku hanya akan pulang.
- Maka, mari berjalan-jalan. - Apa?
Orang tua akan merasa hampa
setelah anak mereka menikah.
Aku akan mentraktirmu makanan enak.
Aku pasti sudah gila.
Kenapa aku tersipu?
- Masuklah. - Tunggu. Bibi...
Ya? Ada apa?
Ada yang ingin kamu katakan kepada Bibi?
Sepertinya Ayah mengetahui aku ingin memperkenalkan Ji Seok
kepada keluarga ini.
Ya, bibi yang memberitahunya.
Aku tahu. Aku ingin meminta bantuan Bibi.
Tolong berhenti mengabari Ayah soal aku.
- Apa? - Bukan hanya aku,
tapi Ji Seok juga.
Dia tetap ayahmu.
Dia harus mengetahui kabarmu, bukan?
- Dia pasti ingin tahu. - Kenapa dia mau tahu?
Selama 10 tahun aku mencarinya,
dia tidak pernah menghubungiku.
Kumohon.
Aku ingin Ayah dan Oh Na Ra hilang dari hidupku.
Kumohon bantu aku.
Baiklah.
Selamat malam.
Selamat malam.
Dia ingin ayahnya hilang dari hidupnya,
tapi aku malah merawatnya.
Dia akan sangat marah kepadaku.
Kamu habis minum minol?
Aku tidak tahan.
Kenapa?
Sa Ra memberi tahu Ji Seok semuanya?
Bahwa kamu menghancurkan keluarga orang lain?
Tidak.
Dia tidak mengatakannya.
Maksudmu Ji Seok memutuskan hubungan denganmu
hanya karena disuruh ibunya?
Dahulu kamu sangat berarti baginya.
Kamu yang membesarkannya.
Kupikir dia jantan,
tapi dia hanya anak manja.
Aku juga kecewa kepada Sa Ra.
Dia menyuruh Ji Seok memilih antara kamu dan dia.
Kenapa dia sangat membencimu?
Kamu tidak membunuh seseorang.
Suaminya
sudah meninggal.
- Ayahnya Ji Seok? - Dia sangat menderita,
jadi, suaminya mengajaknya bepergian
demi menghiburnya.
Lalu mereka mengalami kecelakaan mobil di sana.
Suaminya Sa Ra tewas
dan Ji Seok juga hampir tewas.
Apa itu sungguh terjadi?
Ya. Aku juga tidak tahu.
Pasti itu sebabnya
Sa Ra sangat marah kepadamu.
Mereka bepergian karena aku.
Aku harus bagaimana?
Sa Ra ingin memutuskan hubungan denganku
dan Ji Seok tidak mau bertemu denganku lagi.
Kenapa aku harus kembali dari Amerika?
Kenapa?
"Kelas Memasak Jang Ok Ja"
- Aku berangkat. - Baiklah.
Sepertinya Ibu tidak tidur.
Bagaimana ibu bisa tidur?
Gadis itu
bukan menantu yang ibu harapkan.
Ibu terlalu kesal untuk tidur.
Ibu masih kesal?
Ya. Ibu tidak bisa akrab dengan menantu pertama ibu,
tapi ibu sangat berharap
bisa akrab dengan menantu kedua ibu.
Ibu pasti bisa akrab dengan Go Ya.
Jangan melantur.
Ibu masih berharap kamu akan mengatakan
kita bisa melupakan segalanya.
Ibu tahu aku telah banyak berubah
sejak bertemu dengannya, bukan?
Hal itu tidak terjadi
No comments yet. Be the first to leave one.