The first 100 lines.
Dipersembahkan Oleh Animakosia
Diterjemahkan Oleh Gimb's
Serial TV Story
Jangan meremehkanku!
Itu dia!
Ibu, kau bisa melakukannya
TOKO-san, terima kasih kerja kerasnya!
Toko-san!
Aku tidak memberikan saran pribadi.
Apa kue buatanku tidak enak?
Dimana itu?
Hah?
Tokomu.
Eh? Tunggu'... Toko-san!
Serial TV Story
Mare
Women's Dilemma Mousse
Minggu ke 24 (Episode 141)
Screenplay: Shinozaki Eriko
Music: Sawano Hiroyuki
Opening Theme Song: "Mare's Sky"
Narrator: Toda Keiko
Kontani Mare: Tsuchiya Tao
Tsumura Toru (photo): Ooizumi Yo
Tsumura Aiko: Tokiwa Takako
Kontani Keita: Yamazaki Kento
Obara Maki: Nakagawa Shoko
Kuramoto Ichiko: Shimizu Fumika
Tsumura Minori: Kadowaki Mugi
Kado Yoichiro: Takahata Yuta
Yano Toko: Shuko
Sawa Saya: Iide Marie
Kontani Takumi: Koyama Harutomo
Kontani Ayumi: Yokoyama Megumi
Tsumura Tetsushi: Takahashi Rai
Okesaku Fumi: Tanaka Yuko
さあ翔け出そうよ Saa kake dasou yo Ayo, kita melambung tinggi
今すぐに Ima sugu ni Sekarang
未来が今は遠くても Mirai ga ima wa toukute mo Meskipun masa depan jauh untuk saat ini
ひとりぼっちのままで Hitori botchi no mama de Dan berarti tinggal sendiri seperti ini
泣く夜が続いても Naku yoru ga tsudzuite mo Dan menangis sepanjang malam
本当のわたしへ Hontou no watashi he Aku masih percaya pada diriku
風が強く冷たいほど Kaze ga tsuyoku tsumetai hodo Angin, kuat dan dingin
教えてくれる Oshie te kureru Beritahu aku
出会うべき人のことを Deau beki hito no koto o Orang yang harus kutemui
どうか希望の地図を Douka kibou no chizu o Buka dengan lembut
そっと開いてみてね Sotto aite mite ne Peta harapan
あたたかい未来たちが Atatakai mirai-tachi ga Masa depan cerah
僕らを待っているよ Bokura o matte iru yo Menunggu kita
Hmm...
Um, Toko-san...
Marjolaine buatanmu...
Bagaimana kau membuatnya?
Aku menganalisa kue yang jadi pemenang beberapa tahun terakhir, dengan bahan-bahan lokal...
...dan karena produk utama sponsor acara itu coklat, aku memutuskan membawa kue buatanku yang terbuat dari coklat.
"Menganalisa"? Apa kau mencobanya dulu apa yang sudah kau buat?
Tidak, aku hanya mengikuti recette...
Aku pinjam dapurmu.
Memangnya kenapa?
Tidak ada gunanya membuat kue...
...yang bahkan tidak pernah dicoba oleh yang membuatnya.
Aku akan membuatkanmu Marjolaine buatanku.
Silahkan.
Itadakimasu.
Kau tidak tahu rasanya, kan?
Kau bilang menggunakan bahan-bahan lokal dan menggunakan produk coklat dari sponsor...
Apa kue seperti itu yang ingin kau buat?
Rasa yang baru tidak akan muncul jika kau tidak menambahkan originalitas dari dirimu sendiri.
Apa yang kau lakukan selama 8 tahun ini?
Pertama-tama, kalau kau sudah lama membuat itu. harusnya kau mencobanya dulu.
Sampai mana kau ingin menggangguku dengan hal seperti itu?!
Apa maksudnya sesuatu yang kering seperti itu?
Kalau tidak memiliki rasa ingin tahu untuk rasa yang baru dan tidak ada semangat untuk maju, tidak akan ada ide baru yang lahir.
Itu bukan seorang Pâtissier.
Sekarang aku sama sekali tidak takut padamu!
Toko-san!
Aku berkata seperti itu, tapi...
Bukankah kau sudah puas dengan apa yang kau dapat sekarang?
Eh...
Kau menikah lalu punya anak...
...dan punya toko di kampung halamanmu.
Itu sudah cukup bagimu, kan?
Selama ini aku selalu membuat kue.
Aku pergi untuk magang di Perancis...
Aku menghabiskan seluruh hidupku untuk membuat kue.
"Karena aku sudah punya banyak waktu..."
"...untuk menikmati kebahagiaan menjadi seorang wanita, jadi sekarang aku akan mengejar karirku."
Kau sangat naif, berpikir bisa mendapatkan keduanya semudah itu.
Jangan meremehkanku.
Ayumi, Takumi. ayo cepat mandi.
Ibu kalah.
Sayang sekali, kan? Padahal kita sudah mendukungnya.
Tapi, menurut kalian siapa yang paling kecewa karena kekalahan itu?
Ibu.
Benar.
Setelah berusaha sangat keras...
...dia pasti kecewa karena kalah, kan?
Hmm.
Jadi, kalau kalian menunjukkan wajah seperti ini padanya...
...bagaimana perasaan ibu saat melihatnya?
No comments yet. Be the first to leave one.