The first 200 lines.
Diterjemahkan Oleh tsubasaraa IDFL™ Subs Crew
Setelah memperhatikan kalian, sepertinya kelas tinggi akan sulit bagi kalian.
Sepertinya tidak? Kemampuan kalian bahkan lebih buruk dari pemula.
Membersihkan toilet adalah hukuman bagi pemula.
Aku akan pergi ke Seoul.
Aku akan mengklarifikasi semuanya.
Ayah, apa yang terjadi?
Apa maumu?
Apa kau pikir bisa seenaknya hanya karena aku ramah padamu?
Ya, aku memang artis pengecut. Lalu, kau sendiri?
Kau hanyalah anak haram saja.
Ibumu hanyalah simpanan.
Hentikan.
Tinggalkan tempat ini.
Tolong berikan aku kesempatan lagi.
Di atas sana, ada sebuah tanda yang melambangkan Moorim School.
Aku akan memaafkan kalian jika kalian bisa memabawanya ke sini.
Wang Chi Ang! Hei, Wang Chi Ang!
Yoon Shi Woo! Kau tak bisa mendengarku lagi?
Tunggu.
Apa itu?
Apa itu? Kenapa bisa?
Yoon Shi Woo!
Mereka akan baik-baik saja, 'kan?
Aku harus membantu mereka.
Kau mau ke mana? Sebentar lagi kelas dimulai?
Apa hanya itu yang kau khawtirkan?
Jika kalian ingin ikut, temui aku di gerbang.
Ayo lawan aku!
Apa kau hanya mau menonton saja?
Wang Chi Ang, cepat naik!
Pegang tanganku.
[Moorim School -Episode 4-]
Apa tak ada yang ikut denganku?
Kalau kau?
Ayo.
Kau memang perkasa, Shim Soon Deok.
Tapi, apa itu?
Sneakers Wang Chi Ang. Dia tak pakai sepatu.
Seon Ah, tunggu.
Ada yang harus kita urus sebelum kita pergi.
Serigalanya sudah pergi.
Terima kasih.
Aku juga, jadi anggap saja kita sudah impas.
Kau menyelamatkanku di tebing,
Dan aku menyelamatkanmu dari serigala atau apalah namanya itu.
Jadi, kita sudah impas.
Padahal aku sudah tak emikirkannya, untuk apa kau bahas?
Apa kau tersenyum tadi?
Si Yoon Shi Woo ternyata tahu tersenyum juga, ya?
Ayo lanjut.
Kita harus lari sebelum serigala itu kembali.
Wow~ aku tak percaya artis sepertimu bisa minum beginian!
- Kau sendiri, si Tuan Pewaris. - Kau menyebutku anak haram.
Diam. kau
Kau!
- Apa kau berperang? - Siapa takut!
- Hei! - Hei! Hei, ayo perang!
- Tamat sudah. - Hei!
- Hei! - Berhenti, dingin! Hentikan!
- Wang Chi Ang! - Apa?
Tidak.
Hei.
Gemercik airnya...
aku ingin terus mendengarkannya.
Apa menurutmu kita bisa mencapai Puncak Moorim?
Yang penting kita bisa pulang dari sini hidup-hidup.
Kau harusnya bersyukur memiliki partner sepertiku ini.
Aku ini anak pramuka.
Berdiri. Kita harus cari tempat berlindung sebelum malam.
Apa ini kulit palsu?
Seon Ah dan Soo Deok ke mana?
Mereka pergi mencari Yoon Shi Woo dan Wang Chi Ang.
Mereka pergi ke Puncak Moorim.
Kita akan memulai kelasnya.
Apa kita lewat jalan yang benar?
Arah ke Puncak Moorim memang lewat sini.
Mereka mungkin hanya terus-terus saja.
Mereka mengambil jalan yang sangat berbahaya.
Seon Ah dan Soon Deok pergi mencari mereka.
Mereka pasti akan baik-baik saja.
Bagaimana dengan murid lainnya?
Mereka pasti juga merasa terganggu dengan masalah ini.
Mereka tak bisa fokus belajar hari ini.
- Kenapa tanding Hapkido semalam ini? - Hei, Yoo Di.
Sekali lagi. Aku tak akan kalah.
Hapkido adalah spesialisasimu, bukan?
- Semuanya sudah jelas. - Jelas apanya?
Aku adalah Kim Dae Ho! Aku tak akan kalah!
- Satu ronde lagi. - Sudah cukup.
Aku sudah lelah, aku mau istirahat.
Ya.
Tapi, kenapa tak ada yang datang latihan hari ini?
Mereka pasti sudah sepakat bolos bersama.
Mungkin mereka sedang memikirkan masalah Puncak Moorim itu?
Yoon Shi Woo dan Wang Chi Ang yang sedang mencari tanda itu.
Hei! Kau juga, dong.
Oh, iya!
Hei, apa kau punya kertas?
Kertas?
- Wow! - Oh, Yoon Shi Woo!
Aku pikir artis sepertimu ini tak bisa hidup di hutan.
Kau lebay sekali.
Wow! Api ini sangatlah mahal.
Mulai sekarang, daripada menghambur-hamburkan uang, aku mau membakarnya sajalah.
Kau serius anak pramuka?
"Batu akan membuat percikan api." Itulah yang kami lakukan.
Yang kau maksud pastilah, "Kerja sama akan membuat pekerjaan lebih ringan."
Batu yang kau bilang itu memang bisa menimbulkan api.
Ya, permukaannya akan panas.
Dan permukaan panas itu akan menimbulkan percikan api, iyakan?
- Ya, kau benar. - Nah! Aku tak salah bilang, 'kan?
Obor memang lebih bagus daripada senter.
Aku harap mereka bisa selamat dari serigala itu.
Pasti. Lagipula mereka pasti akan pulang jika mereka terluka parah.
Ataukah karena terluka parah itu mereka tak bisa bergerak?
Hei! Jangan bicara yang tidak-tidak!
Dan Shi Woo kita itu bukanlah pria yang lemah seperti itu.
Ya, kau benar.
Ya, Shi Woo-mu saja, bukan "kita".
Kau tahu bagaimana sikap pertahanan?
Sejak kecil, aku sering diculik.
Jadi, aku cukup banyak tahu tentang pertahanan diri.
Diculik?
Bahkan, ayahku meminta orang untuk menculikku dan memaksaku ke sini.
Tapi, berkat itu, aku bisa bertemu dengan Ariel.
Ini.
Ini apa?
Tadi aku tak sengaja menemukannya saat sedang melihat-lihat sekelilingku.
Aku memang beruntung.
Aku mau memakannya sendirian, tapi aku ini kan baik.
- Enakkan? - Iya.
Terima kasih.
Bagi juga, dong.
Tapi, terkadang aku tak mengerti.
Ayahku sama sekali tak memberiku pilihan lain kecuali sekolah di sini.
Dia memang ayah yang sangat kejam.
Aku ingin bertahan di sini karena alasan itu.
Kenapa kau tetap ingin bertahan
hinggal rela menjalani hukuman itu?
Apa karena telingamu?
Apa kau sulit mendengar?
Apa karena itu kau hanya diam saat konser itu?
Member-mu semuanya berlindung dan kau hanya diam saja di sana.
Ya.
Itulah alasanku datang ke sini.
Rumah sakit tak tahu apa penyebabnya, dan tak tahu cara menyembuhkannya.
Kepala Sekolah mungkin...
Kupikir, dia mungkin bisa menyembuhkannya.
Aku tak punya keluarga...
Tidak satu pun.
Aku hanya punya musik.
Jika aku tak bisa mendengar...
- Jika aku tak bisa membuat musik... - Jangan khawatir.
Kau pasti akan kembali bersinar.
Ariel pasti bisa membantumu.
- Apa mereka belum tahu kondisinya? - Iya.
Harusnya kita hentikan mereka saat berkelahi dulu.
Apa ini?
- "Kembalilah, Yoon Shi Woo." - Hah? Yoon Shi Woo?
"Video: Klarafikasi Shim Soon Deok."
Shim Soon Deok teman kita?
Hanya dia yang bernama Shim Soon Deok di abad ke-21 ini.
Coba kita lihat.
Aku juga berada di TKP saat preman itu mengganggu Yoon Shi Woo dan Jung Da Rim.
Namaku Shim Soon Deok.
Sebenarnya, rumor mengenai Yoon Shi Woo tidaklah benar.
Dia tidak melarikan diri.
Dia hanya mengejar paparazi untuk melindungi Jung Da Rim.
Jadi, itu yang terjadi?
Kapan dia merekam dan meng-upload nya?
Lalu, kenapa Yoon Shi Woo selama ini diam saja?
Jika dia yang buka mulut, kau mau percaya padanya?
Kita bahas rasa bersalah kita nanti sajalah.
Cepat, "Like" videonya.
Tidak bisa begini, minggir.
Sebagai seorang yang sangat mengenal Shim Soon Deok,
aku percaya padanya 100%.
Maaf karena tak mempercayaimu.
Cepatlah kembali, Yoon Shi Woo.
Tetaplah kuat, Super Power.
Maaf karena tak percaya padamu.
Ah!
Yoon Shi Woo, semangat!
- Bagaimana? - Kau pintar sekali, bro.
Cepatlah kembali.
Hei, Wang Chi Ang. Coba berdirilah.
Makanlah ini, dan kita lanjut perjalanannya.
Kenapa? Apa kau sakit?
Sejak kecil, aku selalu dimanja.
Aku tak terbiasa dengan kondisi begini, kita istirahat saja sebentar.
Wow~ makanan organik untuk sarapan.
Pegang tanganku.
Kita akan istirahat sebentar.
Kau baik-baik saja? Kau masih bisa berjalan?
Kenapa? Kau mau pergi sendirian?
Apa?
Kepala Sekolah bilang kesempatan ini hanya untuk satu orang saja.
Tak usah mengatakan yang tidak-tidak.
Kau pergilah duluan.
No comments yet. Be the first to leave one.