MINDHUNTER

MINDHUNTER

Download Indonesian Subtitle

Specials

Release info

Mindhunter-Ep4
A Commentary by unickunru
sub amatiran...

Tags

other
Published on: 2017-10-22
Downloads: 24
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Aku tak tahu kamu masih di rumah.

Maaf mengejutkanmu.

Ini perhitungannya.

Rumah tampak rapi.

Tak kusangka kamu butuh banyak sensor jendela dan pintu.

Aku memasukkan biaya tiga kunci tombol.

Suamiku bertanya-tanya,

kamu pernah menjual stiker jendela

dan tanda untuk halaman depan?

Tanda mengaktifkan sensornya.

Tentu saja. Itu masuk akal.

- Monte Rissell. - Monte Rissell.

Falls Church, Virginia.

Mereka mendakwanya beberapa minggu lalu.

Lima korban, semuanya wanita, diperkosa dan dibunuh.

Metodenya?

Korban pertama dan terakhir dipukul dan ditenggelamkan.

Tiga yang lain ditusuk.

- Kukira salah satunya ditembak? - Tidak.

LP Negara bagian Virginia. Monte Ralph Rissell.

Monte Rissell.

- Kenapa kamu tidak duduk? - Monte.

Hey, kalian memerlukanku?

Tidak, terima kasih. Kami lebih suka bicara padanya saja.

Baik-baiklah, Rissell. Maju.

Namaku Bill Tench. Ini rekanku, Holden Ford.

Kami dari FBI

Unit Sains Prilaku.

Ilmuwan?

Kami dari Unit Sains Prilaku.

Kami melakukan penelitian.

Mewawancarai... orang seperti kamu.

Orang seperti aku?

Pembunuhan dengan banyak korban.

Memahami lebih jauh alasanmu berbuat itu.

Aku juga ingin tahu.

- Pikirmu ini mungkin membantu? - Membantu dengan apa?

Menemukan obatnya.

Entahlah.

Kiranya aku bisa dapat Big Red?

"Big Red"?

Letupan.

Seperti, soda.

Biasa memesannya saat aku anak-anak.

- Aku selalu suka Big Red. - Um...

- Kami akan lihat apa kami bisa. - Pesanlah apa yang ada.

Aku tak bisa dapatkan itu disini.

Bagaimana kalau kita langsung saja?

Apa yang ingin kamu tahu?

Kenapa aku memperkosa para gadis itu di Florida?

Sebagai permulaan, bagaimana caramu memilih korban?

Korban?

Itu kedengarannya tidak bagus.

Memang tidak.

Berapa banyak... "orang sepertiku" yang kamu incar?

Ada beberapa, Monte.

Mereka semua bicara padamu?

Ini... masih awal.

Hmm...

- Serius kamu bisa dapat Big Red? - Lihat aku, Monte.

Kita tetap pada pembahasan.

Tahu tidak?

- Kurasa aku tak berminat. - Terserah.

Kamu ingin membuang waktu, kami akan keluar.

Kami akan memesan makan siang dimanapun kami mau,

kemudian kembali ke Quantico.

Bagaimana rasanya hari-harimu?

Yang rekanku maksudkan, kami bicara pada orang sepertimu

karena kami tak paham

cara seseorang sangat menyia-nyiakan hidupnya

sebelum dia hampir cukup umur ikut pemilu.

Okay.

Pertama kali aku bermasalah saat berumur 14.

Mereka mengirimku ke Florida...

Di... "fasilitas remaja."

Para dokter mengawasiku setiap saat.

Aku menahan empat gadis selagi aku dibawah pengawasan.

Tapi kamu tak membunuh mereka di Florida, itu baru setelahnya.

Apa yang berbeda saat kamu kembali dari RS? Apa yang berubah?

Hmm...

Mari kita lihat.

Mereka mengijinkanku keluar.

Aku kembali kesini,

mendapat pekerjaan, pacar.

Pacar setahun lebih tua, dia ke kampus negeri,

tapi, kami tetap berhubungan, kami menulis surat.

Kamu tulis itu, bung.

Mencatat membantu merekam.

Apa katamu? Kembali ke sekolah, seorang pria bebas...

Bukan bebas, pak.

Masa percobaan, konseling, terapi.

Aku harus tetap melapor atau mereka mengirimku kembali.

Tapi kamu punya pacar...

Benarkah?

Kamu tahulah para gadis.

Dia mengirimiku surat.

Katakan, brengsek, ada banyak orang di sekolah ini, tahu.

Ada ini, uh...

Dia bilang, dalam banyak artian, ingin bercinta dengan orang lain.

Apa yang musti aku lakukan dengan itu?

Aku masuk ke mobil, harus melihatnya sendiri, dan yang kamu tahu,

dia disana, melakukannya dengan orang kuper.

Sungguh bodoh, kan?

Para gadis.

Apa yang bisa kubantu?

Kamu tak bisa hidup dengan mereka.

Akan kukatakan yang kamu bisa lakukan.

Aku minum bir, karena aku marah,

Aku mengisap ganja,

dan aku merokok, dan berpikir,

dan berkendara, dan minum, lalu...

Aku kembali ke apartemenku,

di parkiran,

tak tahu bagaimana aku sampai disana.

Sebuah mobil masuk ke parkiran itu.

Seorang gadis, mungkin usia 20, 25.

Mungkin jam empat subuh.

Ini seperti...

ide untuk melakukannya

letupan di kepalamu seperti...

Seperti bersin, tahu maksudku?

Aku keluar dari mobil, mengetuk jendela,

menodongkan senjata,

menyeretnya ke hutan,

merobek celananya, menaikinya.

"Oh, yeah, berikan padaku, sayang! Aku mau, aku sangat horny."

Aku mencoba memperkosanya, tapi dia tak mau diam.

Dia berteriak,

lari lewat parkiran, turun ke jurang.

Memang, dia lebih kuat dariku, tapi aku lebih cepat.

Aku menangkapnya. Aku mengunci kepalanya.

Aku mencekiknya.

Kami berguling turun ke bukit sampai ke sungai.

Situasinya sangat kacau.

Aku memukulkan kepalanya ke batu,

menahannya didalam air...

dan begitulah akhirnya.

Selesai.

Kamu punya senjata, kenapa tak memakainya?

Aku ingin menenangkannya.

Menurutmu... maaf.

Menurutmu ini akan berbeda jika dia bukan...

- Jika dia bukan... - Bukan apa?

Pelacur?

Yeah, bisa saja. Bisa saja.

Kawan ilmuwanmu mungkin punya sesuatu disana.

Kali kedua, gadis pirang ini, dia tak mau berhenti bertanya.

Aku menodongnya, dan dia,

"Kenapa kamu lakukan ini? Kamu tidak punya pacar?

Apa maumu? Kenapa aku?"

Itu alasanmu menikamnya?

Aku harus.

Membungkamnya.

Lalu kamu menyetir selama berjam-jam di mobilnya.

Yeah.

Gadis ketiga, kamu bisa bilang aku... punya rutinitas sempurna.

Kamu juga menikamnya?

Yeah.

Kutikam dia beberapa kali.

Yeesh...

Pun kubiarkan salah satunya pergi.

Yeah.

Kami di mobil, aku bersiap, dia tidak tahu.

Tiba-tiba dia mulai menangis, tanpa sebab.

Bilang kalau ayahnya sekarat... Kanker.

Saudaraku mengalami kanker.

Kanker. Ini, uh...

Ini jalang, bung.

Yeah, itu sulit untuk manusia.

Jadi kubiarkan dia pergi.

Ini, uh...

- Ini perasaan yang aneh. - Perasaan aneh apa, Monte?

Um...

Bagaimana aku menyebutnya?

- Menunjukkan belas kasihan. - Apa?

Ayolah, nak. Jangan kira kami menerima omong kosongmu.

Kurasa yang Agent Tench maksud...

Kurasa aku sudah cukup dengan sains hari ini.

Aku agaknya haus.

Mungkin lain kali kamu harus lebih waspada...

Holden.

- Aku tak bilang apapun. - Tidak harus. Aku paham.

- Mari lupakan. - Aku tak akan menegurmu.

Semoga tidak.

Okay, kita lupakan.

Ini masalahnya.

Monte Rissell dalam pengawasan

ahli jiwa saat dia anak-anak.

Lakukan hal yang sama saat dia dibebaskan bersyarat.

Dia pembohong kelas Olimpiade.

Kenapa kita kira dia akan jujur dengan kita?

Tapi bukankah menurut kita dia benar-benar jujur. Benar?

Kita hanya perlu memilih yang berguna dan membuang sisanya.

Jadi apa kesalahanku dengan Rissell?

- Kamu tak apa-apa? - Yeah.

Fuck!

Ya Tuhan! Apa masalahmu?

Apa yang kamu lakukan, 80, 100?!

- Kamu belok tanpa melihat-lihat! - Kamu mengebut!

Masa bodo! Jalurku benar!

More Indonesian subtitles for MINDHUNTER

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left