The first 200 lines.
Corky, mengapa tidak kau ceritakan kisahmu kepada kami?
Seperti yang kalian tahu, kisahku ini
"tidak benar-benar" tragis, kecuali...
kebosanan itu adalah tragedi.
Aku, um...
kau tahu, aku sudah menikah. Aku sudah mendapatkan segalanya.
Kupikir itulah yang akan membuat hidupku lebih bermakna.
Aku hanya ingin berhenti pergi ke pesta, dan...
bermain tenis...
bersama para temanku.
Perlu diingat, aku ingin bilang
jika aku lebih memilih menyetrika baju daripada bermain tenis sepanjang hari.
Saat aku berumur sebelas tahun,
aku tinggal bersama nenekku dekat Hutan Gelap, dan...
Di sebuah rumah kecil, lantai kedua,
aku memelihara seekor kucing.
Namanya Fifi.
Aku memenangkan Penghargaan Warisan Budaya Oregon.
Ah, penghargaan itu tidak penting.
- Ayolah. - Oke.
Aku mendapatkan resep obat Valium, yang setidaknya membuat hari-hariku...
berlalu lebih cepat.
Ya, oke, jadi ada sebuah batu ini,
yang sebesar ini dan mempunyai lekukan
seperti, kau tahulah, gundukan kecil, dan aku berkata,
"Bibi Janey, apa ini?"
Dan dia bilang, "Apa? Kau tak tahu apa ini?"
Dan aku bilang, "Tidak".
Dan dia bilang lagi, "Itu batu payudaraku."
Dan aku bilang, "Batu payudaramu?" Dia bilang, "Ya, batu payudaraku."
"Gunanya untuk saat kau berkelahi dengan para gadis.
Kau pukul dia di payudara memakai batu ini." Ini bukan main-main.
Kemudian suatu hari, aku,
melepas semua pakaianku dan berjalan-jalan di sekitaran.
Dan...
tukang pos...
menemukanku dan...
dia mengantarku pulang dan memanggil suamiku, seperti aku masih anak kecil saja.
Dan aku, kau tahu, aku masih memakai cincin pernikahanku, tapi...
Aku...
sudah bercerai sekarang, dan aku... aku jauh lebih bahagia.
Mungkin kehidupan ini sebenarnya tak seharusnya
selalu bermakna seperti yang kita pikirkan.
- Terima kasih, Corky. - Terima kasih, Corky.
Mm.
Manual Translation by chandler479
Para hadirin sekalian,
tolong sambutlah kartunis selebriti Portland,
John Callahan!
Hai. Namaku John, dan aku seorang alkoholik.
Hai, John.
Hai. Senang berada di sini.
Hari terakhir aku berjalan,
Aku... aku bangun tanpa rasa sakit karena mabuk.
Hari terakhir aku berjalan, aku bangun tanpa rasa sakit karena mabuk.
Saya masih mabuk karena minum malam sebelumnya.
Aku tahu aku punya waktu satu jam atau lebih sebelum datangnya...
kegelisahan...
dari gejala penarikan.
Bagaimana jika aku lepas kendali, atau panik?
Sial.
Toko terdekat di mana aku bisa membeli minuman keras
berada di dekat persimpangan utama.
- Apa kabar? - Mau berteduh?
- Panas sekali diluar, bukan? - Ya.
- Cuaca pantai yang bagus. - Ya. Fiuh.
Aku mencoba berbicara kepada...
pemilik toko dan bersikap santai.
Aku bekerja sebagai pengecat rumah di tempatnya Alvarado.
- Oh. - Kami punya banyak pekerjaan.
Oh, kau tahu, seperti segalanya sudah dalam kendali.
Tapi...
mereka harus jadi buta agar tidak melihat tanganku yang gemetaran.
Um...
Ya, kurasa aku akan membeli itu, uh, Tres Abuelos.
Ya, tequila.
Hei, apa kabarmu?
Wow, hari yang sangat indah, bukan?
Oh, ya.
- Ombak akan naik. - Ya.
Langit menjadi lebih membiru, dia akan menyanyikan lagu Muddy Waters.
Maaf?
Aku seorang penulis lagu.
Aku banyak mendengarkan musik yang beragam.
- Um... - Mau minum?
Aku... aku tak apa-apa.
Um, sampai ketemu lagi, oke?
Oh. Baiklah.
Kau punya masalah, Callahan.
Aku tahu tiga hal mengenai ibu kandungku:
dia seorang Irlandia-Amerika, dia berambut merah,
dan dia seorang guru.
Oh, ya.
Dan dia tidak menginginkanku.
Oke.
Empat hal.
Cara mereka menangani para bayi Katolik hasil zina saat itu
adalah untuk menjauhkan mereka dari ibu kandungnya....
...dan menaruh bayi itu dalam pengasuhan para biarawati selama enam minggu
jaga-jaga jika ibu kandungnya berubah pikiran.
Apakah ibuku seorang ratu?
Apakah ibuku seorang pelacur?
Bisakah aku mencarinya dan mengejutkannya, anggaplah di, jendela kasir bank?
"Ya, aku ingin mencairkan cek ini, Ibu."
Oh, sial. Tolong!
- Oh, hei. - Kawan, kau sangat kacau.
- Bagus. - Bisakah kalian membantuku?
- Ya, baiklah. - Santailah.
- Oke. - Baiklah, perlahan dan santai.
Jangan coba-coba pamer.
- Ya! Oh! - Di sini, berbaliklah.
- Ini dia. - Baiklah.
- Oke. - Awas.
- Hati-hati. - Ini dia. Ini dia.
Ya, angkat dia.
- Kalian mencium bau? - Oh, bau apa?
- Oh, bau busuk. - Oh.
Ya, tarik naik celana di kaki kananku.
- Ini? - Ya.
- Kau bisa melakukannya. - Ya.
Ya, angkat celanaku.
Beranilah.
Ya, ikatkan saja ke benda putih itu.
Baiklah.
- Terima kasih. - Anda yang menggambar ini?
- Ya. - Whoa.
- Kau lihat? - Luar biasa. Ya.
Ya.
Jangan khawatir, kawan-kawan.
Dia tak akan pergi jauh dengan berjalan kaki.
Itu kursi roda.
Dia tak bisa pergi jauh karena dia terluka, kan?
- Benar sekali. Ya. - Oke, bagus-bagus!
Ya, kalian tahu,
nenekku juga memakai kursi roda, jadi...
- Oh, ya? - Ya.
- Aku turut menyesal. - Ya.
Aku menggambar ini untuk mencari nafkah, tapi, kalian tahu,
orang-orang marah padaku karena konten kartun ini.
- Bukan kami. - Itu konyol.
- Ini semua mengagumkan. - Benar. Ini keren.
- Apa ini kecelakaan mobil? - Ya.
- Apa itu? - Itu ada, orang mati
- di bawah mobil. - Apa ini minuman keras dan semacamnya?
Whoa.
Ada uang lima dolar di saku kiri bajuku.
Carikan aku tas kecil.
Oh, mereka bisa melakukannya dan mereka akan melakukannya di sana!
Hei, Snickers.
Bagaimana harimu?
Apa kau cari waktu untuk berolahraga?
Bajingan sialan!
Kau terlambat! Aku sudah duduk di sini sepanjang hari.
Sudah sangat basah semuanya!
Seluruh celanaku sudah bau dan tak ada yang bisa diminum!
Kau tidak meninggalkan minuman satupun!
Sudah tiga jam!
Sebenarnya apa yang kau kerjakan?
Aku di sini sebagai pelayanmu, bukan budakmu.
Sok memerintah di situ, kau bahkan tidak memberiku waktu lima detik saja
sebelum kau menyuruhku lagi melakukan sesuatu.
Sudah kubilang aku sangat benci saat kau selalu menyuruhku.
Aku akan mengerjakannya saat aku punya mood, John.
Oke? Bagaimana rasanya kalau aku mendorongmu sepanjang hari?
Akan kumandikan kau sebentar lagi.
Aku butuh bersantai sejenak. Ini dia.
Rayakan kemerdekaanmu.
Posisi Presiden Carter
dalam poling NBC News Associated Press telah menurun lagi.
Tidak banyak, tetapi penurunannya telah stabil.
Ini adalah salah satu temuan dalam contoh sambungan telepon terbaru kami
dari pendapat sekitar 1,600 orang di seluruh negara ini minggu lalu.
Aku mabuk, aku jatuh ke titik terendah.
Dan aku mabuk lebih banyak dan jatuh ke dalam titik terendah dalam hidupku lagi.
Aku harus mengakui jika aku sangat tidak berdaya di hadapan alkohol.
Aku mencari sesuatu yang lain.
Kau yakin tidak mau pergi ke perkumpulan AA (mantan alkoholik), John?
Aku tidak benar-benar percaya dengan segala hal tentang mereka.
Oh, maafkan aku,
tapi, uh, kami tak bisa mengundang orang yang cukup aneh di sini.
Aku bercanda, Namaku Reba.
Oh, hai. Namaku John.
Selamat datang ke Klub Alano.
Kukira kau serius tadi.
Tak ada anjing. Tak ada orang lumpuh
Tidak. Ayolah.
Tuhan, berikan kami ketenangan...
...ketenangan untuk menerima hal-hal yang tak bisa kami ubah,
keberanian untuk mengubah hal-hal yang kami lakukan,
dan kebijaksanaan untuk lebih mengetahui perbedaannya.
Ada anggota di bawah 90 hari?
Hai, namaku Felix, dan aku seorang pecandu alkohol
Hai, Felix.
- Hai, teman-teman. Uh... - Selamat datang.
Ini hariku yang ke-14.
Kerja bagus.
Uh, hai. namaku Joseph. Pecandu alkohol.
Hai, Joseph.
Ini hariku yang ke-56.
Bagus.
No comments yet. Be the first to leave one.