The first 200 lines.
SEMUA TOKOH, ORGANISASI, TEMPAT, DAN KEJADIAN ADALAH FIKSI.
Ini Kantor Pemrosesan Data. Riwayat panggilan sudah dipulihkan.
Bisa kirimkan kepadaku sekarang?
KANTOR PEMROSESAN DATA
Kau Menteri Pertahanan Nasional?
Ini Cha Yeong-jin dari Sekretariat.
Dia bawa pistol!
Sial!
- Pengawal! - Dia bawa pistol!
Pengawal!
- Lari! - Kita harus pergi dari sini!
Kau baik-baik saja?
Mana Pak Presiden? Aku mendengar dua tembakan.
UNIT GAWAT DARURAT
Mereka segera tiba. Tolong beri jalan.
- Cepat siapkan. - Baik, Pak.
Pintu masuk aman.
Minggir!
Pindahkan ke ranjang. Satu, dua, tiga!
Berikan infus.
Minta tomografi terkomputasi.
Aku akan periksa lukamu.
Satu, dua, tiga.
Sebuah peluru menembus dadanya dari ketiak ke arah toraks.
Kita perlu tomografi terkomputasi untuk tahu apa paru dan nadinya rusak.
Ada dua. Kami dengar dua tembakan.
Cuma ada satu luka tembak?
Ya, aku cuma melihat satu di Presiden. Peluru itu menembusnya.
- Siapkan rontgen portabel. - Baik.
Pak.
Jadi, peluru lainnya meleset,
berkat Anggota Majelis... Maksudku, Menteri Oh.
Hidup memang tak terduga.
Menteri Oh nyaris tak hadir di pelantikan tadi.
Bukan begitu?
Syukurlah tak ada korban lain.
Halo? Ya, Reporter Yu. Ini Kim Nam-wook.
Aku belum bisa mengomentari kondisi Presiden sekarang.
Sampai ada rilis resmi...
Positif atau tidak,
jangan membuat berita berdasarkan spekulasi semata.
Benar.
Ini bukan masalah kesehatan Presiden saja.
Ini menyangkut keamanan nasional.
Beberapa serpihan peluru terbenam di dada Anda.
Lihat ini?
Besar kemungkinan serpihan ini mengoyak arteri Anda.
Arteri? Yang mana?
Aorta.
Anda tak kehilangan banyak darah,
dan lukanya mungkin tampak tak serius,
tetapi pada dasarnya ada bom waktu di dalam dada Anda.
Nyawa Anda akan terancam.
Beliau butuh operasi segera.
Apa ini operasi besar?
Ini operasi rumit, jadi, butuh waktu yang lama.
Kira-kira sepuluh jam.
Sepuluh jam di kamar operasi?
Termasuk waktu untuk anestesi, dia di dalam sekurangnya 12 jam.
Dengan kata lain, kepala pemerintahan
Republik Korea takkan bisa mengambil keputusan atau pilihan
dalam 12 jam mendatang.
Itu juga berarti
Panglima Tertinggi angkatan bersenjata...
tidak bisa dihubungi selama lebih dari 12 jam.
UNIT PERAWATAN INTENSIF
Saat ada tensi inter-Korea.
Pasal 71 dari Konstitusi.
"Jika Presiden berhalangan
jalankan kewajiban atas alasan apa pun,
para anggota Dewan Negara
akan menggantikannya."
- Ini... - Maksudmu,
kita dalam situasi itu?
Di mana Presiden berhalangan menjalankan kewajibannya?
Jabatan Presiden tak bisa kosong, apa pun yang terjadi.
Aku lega...
karena ini terjadi setelah anggota kabinet dilantik.
Bukankah demi mengantisipasi hari seperti ini
kita perlu membentuk kabinet nonpartai?
Siapa yang paling senior
di antara menteri-menteri baru?
Menteri Strategi dan Keuangan.
Cari dia.
Minggir!
Minggir! Dia kena luka tembak!
Lewat sini.
Itu Menteri Strategi dan Keuangan, Hong Seung-gi.
Peluru satunya tidak meleset.
Siapa korban berikutnya?
Siapa berikutnya?
Untuk menjadikanku presiden interim,
kalian merancang ini?
Kami hanya memilih cara paling cepat dan efektif.
- Kali ini... - Tanya aku sebelumnya!
Lagi pula,
kau tak bisa keberatan.
Kita memiliki
tujuan yang sama.
Menteri Oh Yeong-seok.
Pengganti berikutnya
Menteri Oh dari Pertahanan Nasional.
UNIT PERAWATAN INTENSIF
SANG PRESIDEN INTERIM OH YEONG-SEOK
EPISODE 11
Gedung Eunsan, Unit 1306.
Kunci gedung di mana penembak jitu itu berada.
Kenapa ada padamu?
Tidak mau menjawab?
Aku melaksanakan hak untuk diam?
Perlu kujawabkan?
Kau sudah tahu soal percobaan pembunuhan Presiden Park.
Tim keamanan Gedung Biru atau NIS tidak tahu,
tetapi kau tahu lebih dahulu.
Kenapa?
Karena kau termasuk anggota mereka.
Karena itu,
kau menembakkan pistolmu untuk mengalihkan pengawal Gedung Biru.
Untuk mengulur waktu agar penembak itu bisa melarikan diri.
Betul?
Bagaimana menurutmu?
Ada 10 sampai 15 persen kemungkinan dia meninggal di meja operasi,
dan itu tidak buruk.
Masalahnya, operasi ini rumit.
Kau Menteri Pertahanan Nasional?
Ini Cha Yeong-jin dari Sekretariat.
Presiden sekarang di kamar, bukan?
Ada apa? Kau perlu melapor...
Kurasa dia mencemaskan beliau.
Dia sangat baik hati, ya?
Bagaimana kau bisa
jadi juru bicara dengan wajah seperti itu?
Kenapa? Wajahku fotogenik.
Kau tidak memiliki wajah poker.
Kau sangat mudah dibaca.
Tidak.
BANGSAL VIP
- Pasti menakutkan. - Ya.
- Kau baik-baik saja? - Bagaimana Bu Choe?
Kita bicara di dalam.
Bu Yun...
Aku akan segera menghubungi Bu Yun
bahwa Anda ingin bicara dengannya.
Harus kuakui, kau dan para stafmu
semua luar biasa.
Kau terluka parah.
Kau akan dioperasi kapan saja.
Ada menteri baru yang bisa menggantikanmu, kenapa...
Betul? Jadi, kenapa...
istriku yang menakutkan mengomeliku
di tengah semua ini?
Astaga, betul-betul...
Kau baik-baik saja?
Ya.
Kau tahu, bukan?
Bagi aku dan anak-anak...
tak seorang pun
bisa menggantikanmu.
Kontak Bu Yun,
perbaiki kacamata,
minta Si-wan dan Si-jin...
Maaf, Pak.
- Tunggu. - Ya, Pak.
Bu Yun Chan-gyeong ingin menemui... Maksudku adalah...
Presiden ingin menemui Bu Yun.
Tidak, bukan itu.
Mansetmu.
Terima kasih. Pikiranku di mana-mana.
Maksudku, kali ini aku fokus, Pak Han.
Kau tak perlu cemas.
Syukurlah.
Pak Han?
Presiden Park...
akan baik-baik saja.
Dia sungguh akan...
baik...
Sudahlah.
Kita semua tahu.
Presiden Park
baik-baik saja.
Dia bahkan didampingi staf protokol
seperti dirimu.
PUSAT MEDIS DARURAT
Kudengar Anda akan dioperasi, Pak.
Ada keperluan mendesak apa sampai mau menemuiku sebelumnya?
MENTERI PERTAHANAN NASIONAL OH YEONG-SEOK
Berdasarkan Pasal 71 Konstitusi,
Anda akan memegang wewenang eksekutif
terhadap pemerintahan dan sebagai Panglima Tertinggi
sampai Presiden Park kembali bertugas.
Maksud Anda, aku harus mengawasi Menteri Oh?
Agen Han sudah ditemukan?
Jika Anda tak punya bukti
bahwa Menteri Oh terkait dengan pengebom seperti kata Agen Han,
Anda takkan memintaku melakukan ini sekarang.
Anda akan absen paling lama 12 jam.
Aku hanya memintamu...
untuk mengawasinya sebagai ketua partai oposisi.
Seperti yang kau lakukan...
denganku hingga kini.
No comments yet. Be the first to leave one.