The first 200 lines.
Adele?
Ini kau!
Kau kemana saja?
Kami sangat mengkhawatirkanmu.
Ada apa? Kau baik-baik saja?
Apa yang telah kau lakukan? Apa yang telah kau lakukan?
Apa yang telah kau lakukan? Apa yang telah kau lakukan?
Zoey, hei. Apa yang membuatmu rewel?
Ohh.
Bagaimana mungkin bayi kecil seperti itu bisa sangat berisik?
Zoey.
Hei, tidak apa-apa.
Sudah kelihatan batang hidungnya?
Belum.
Harusnya dia sudah tiba.
Seharusnya tidak ada masalah..
Ibu, kenapa kau tidak mencoba... Duduk dan bersantai.
Mereka harusnya sudah tiba.
- Sepertinya seseorang ingin digendong Nenek. - Ohh.
Ya, Tuhan. Lihat dirimu.
Lihat dirimu. Ya.
Semua orang menyukaimu.
Ah, tidak usah repot-repot. Tidak ada sinyal disini.
Ayah akan segera pulang.
Maaf, boleh aku menggendongnya kembali? Aku memang agak tertekan.
Oh tidak. Kau adalah seorang ibu.
Ini dia.
- Ada apa? - Bannya.
Astaga!
Berbaring di tanah sekarang.
Hei!
- Apa-apaan ini? - Berbaring di tanah sekarang.
Berbaring!
Bangun. Ayo. Berdiri.
Kau tak apa? Sudah waktunya.
Hei, Campbell tolong bantu kami disini.
- Apa yang terjadi denganmu? - Bukan apa-apa.
Ayo bawa dia masuk..
Kau pegang kakinya, oke.
Ayo bawa dia ke atas.
Mom, ayo, ayo keatas!
Ahh, baiklah..
Oke, baiklah..
Baik, lepas jaketnya.
Baik.
Astaga! Yesus.
Ikat dia.
- Ibu - Hei
Ya, ini aku Justin.
Aku disini sayang Aku di sini, ini aku.
Tenanglah, Kathy.
Cam, apa yang kau lakukan?
Semuanya akan baik-baik saja, Justin.
- Omong kosong apa ini? - Justin.
Hei.
- Dia akan membuat itu terlepas. - Tenang saja. oke.
Maafkan aku. Tapi tali itu diperlukan untuk saat ini.
- Maaf. - Memangnya siapa dirimu?
Namaku Jimmy. Aku di sini untuk membantumu.
Kami semua disini untuk membantumu.
Kalian seharusnya memikirkan diri kalian sendiri.
- Justin. - Namaku bukan Justin!
Namamu bukan Justin. Baiklah. Salahku..
- Lepaskan aku sekarang. - Kau tidak pergi dari..
..kursi itu sampai kau bisa menenangkan dirimu.
Tenanglah.
Yesus.
- Tenanglah, Justin! - Aku bukan Justin!
Kau bukan Justin? Keluargamu memberitahuku..
- namamu Justin - Mereka bukan keluargaku.
Yah, aku cukup yakin itu ayahmu, Andrew.
Ini ibumu, Kathy.
Saudaramu, Campbell. Dan pacarmu, Samantha.
Dan ini bayimu.
- Thanatos - Maaf?
- Thanatos - Thanatos? Apakah itu namamu?
Thanatos.
Jadi, Siapa yang memberimu nama itu? Karena itu bukan nama aslimu.
Tidak.
Keluarga ku yang sebenarnya.
Dengarkan aku Justin. Keluargamu sangat khawatir kepadamu.
Mereka ingin berbicara dengan Justin.
Apa yang terjadi, Justin?
Bicara padaku. Kita akan saling bicara disini.
Ayolah Bung.
Buka matamu.
Nak.
Lihatlah babi-babi ini. Berbaris untuk disembelih.
Kalian para babi gemuk.
- Menunggu pisaunya.. - Tidak.
Lepaskan aku sekarang.
Atau aku akan membiarkanmu menderita dan berlumuran darah.
Berlumuran darah layaknya kalian adalah seekor babi!
Aku akan mandi dari darah kalian semua!
Cukup.
Putraku tidak akan pernah berbicara denganku seperti itu.
- Kemari, piggy, piggy, piggy. - Kau bocah sialan!
Lepaskan dia!
Ayo hajar aku, Campbell. Kapan terakhir kalinya..
..kau pernah melindungi seseorang? Kesempatanmu untuk..
.. melindungi para babi. Lepaskan aku sekarang atau menderita...
Mengapa kau menatapnya seperti itu?
Ini gadis kecilmu. Gadis kecil kita.
Apa yang salah denganmu?
Cukup! Semuanya keluar. Keluar! Keluar! Keluar dari ruangan.
Yesus Kristus, Campbell. Kamu harus tenang.
Enyahlah!
Dengar, aku tahu apa yang sedang kau alami.
- Aku juga pernah mengalami itu. - Ya, aku meragukannya.
Dengar, kita akan mengembalikan dirinya. Oke?
Jadi inilah permulaannya.
- Maaf soal itu. - Tidak apa-apa.
Mari fokus pada Justin sekarang, oke?
Apa yang telah mereka lakukan padanya? Itu bukan putraku.
Mereka mencuci otaknya. Dan mereka melakukannya..
- dengan sangat baik. - Aku bahkan tidak mengenal..
..siapa orang itu. Dia bukan putraku.
- Dia semacam binatang. - Kita sudah membahasnya, oke?
Dia tidak tampak seperti dirinya sendiri, tapi Justin ada di sana.
Terus ingatkan dirimu. Dia adalah putramu.
Dia saudaramu.
Pacarmu.
Aku bisa mencoba banyak hal untuk membawa dirinya kembali.
Tapi itu sia-sia, jika kalian menyerah terhadapnya.
Dia perlu tahu bahwa kalian masih menyayanginya.
Dan kalian harus menerimanya. Begitu dia melepaskan..
..semua omong kosong yang ditaruh monster itu di kepalanya.
Ini bukan tugas yang mudah.
Aku perlu kalian melakukan hal tersulit yang pernah kalian lakukan seumur hidup.
Dan saat aku memintanya, kalian harus melakukannya.
Jangan membantah. Kita perlu masuk ke dalam pikirannya..
..menemukan Justin dan membawanya kembali. Dan aku tidak bisa melakukan itu tanpa kalian.
Apa bisa dimengerti?
Campbell?
Baiklah.
Aku harus kembali ke atas.
Coba tenang dan bersantailah sejenak.
Akan kuberitahu jika aku membutuhkan kalian.
- Baiklah, aku perlu rokok. - Kapan kau mulai merokok?
Tepat setelah kau pergi.
Thanatos.
Manusia normal, mereka... Mereka tidak mengerti itu bukan?
Kebebasan. Kekuatan..
Mereka terus terjebak di sana.
Duniamu, bekerja pagi hingga petang, berurusan dengan hipotek..
..dan tagihan.
Sementara kau hanyalah anak kecil.
Semua orang cuma bisa melarangmu ini-itu, bukan?
Keluarga barumu. Mereka tidak memakai kata "tidak",
..bukan begitu?
Tidak ada dalam kosa kata mereka.
Mereka tidak menghakimi indulgensi. Mereka menghargai itu.
Itu pasti hal yang menakjubkan..
Kau bisa melakukan segala yang kau inginkan.
Kapanpun kau mau.
Dosa tanpa konsekuensi.
Butuh waktu lama menjauhkan saudaramu darimu.
Kupikir dia tidak begitu menyukaiku.
Sepertinya menyembunyikan sesuatu dariku. Entahlah..
Aku punya saudara seperti Campbell. Saat kami tumbuh dewasa..
Aku membencinya, Bung. Maksudku dia orang brengsek.
Selalu menghajarku sampai babak belur.
Aku bergabung dengan marinir supaya suatu hari aku bisa menghadapinya.
Berikan dia sedikit pembalasan, kau tahu kan?
Karena kupikir ada dua tipe saudara..
Ada yang mendukungmu dalam perkelahian.
Dan kemudian ada yang membiarkanmu dihabisi..
..selagi mereka duduk, tertawa melihatmu..
..saat kau menelan kekalahan.
Aku yakin aku tahu Campbell termasuk tipe yang mana.
Hei.
Kau masih punya rokoknya?
Terima kasih.
Dimana bayimu?
Ibumu mengawasinya untukku.
Kurasa kau tidak masalah dia melakukan..
..itu dengan alkohol ditangannya.
Kenapa kau tidak berhenti mengganggunya?
Dia baru saja melihat anaknya menjadi sepenuhnya gila.
Ya.
Ya.
Dia kabur dan membuat pikirannya..
..benar-benar kacau.
Ya, ibu dan ayah sudah gila jika mereka berpikir tentara itu..
..akan membuatnya sadar. Karena orang itu..
- adalah seorang bajingan. - Kita harus mencobanya.
- Baiklah, Zoey membutuhkan ayahnya. - Hadapilah itu, Sam.
Justin tidak akan pernah menjadi layaknya seorang ayah..
..bahkan jika omong-kosong ini benar-benar berhasil.
Kau tidak tahu betapa sulitnya situasi ini..
Aku berhenti sekolah untuk melahirkan Zoey.
Kita semua menginginkannya kembali.
Dulu dia suka datang ke tempat ini saat kami masih kecil.
Begitu sampai di sini setiap musim panas, dia akan pergi..
..ke hutan sendirian.
Dan kami pikir dia tersesat.
Ibu akan panik. Tapi kemudian kami pasti menemukannya..
..di bawah pohon di suatu tempat, bermain hal aneh..
..dengan bunga pinus dan tulang binatang dan semacamnya.
Ya, itu terdengar seperti Justin.
No comments yet. Be the first to leave one.