The first 200 lines.
Diterjemahkan oleh mifae :)
Tahun 1910, Mandy Goodwin tewas
dan arwahnya yang tersiksa merasuki bonekanya.
Siapa saja, tolong aku!
Siapa saja, tolong aku!
Siapa saja, tolong aku!
Jadi, tak ada orang tua yang memergoki kita hari ini?
Tak ada orang tua yang memergoki kita.
Itulah yang ingin kudengar.
Ceritakan lagi padaku
soal pekerjaan mengasuh anak terbaik di dunia itu.
Ya, itu aneh.
Dia memintaku bekerja lagi.
Itu bagus.
Tidak.
Itu aneh.
Kenapa?
Itu aneh, Mark. Gila.
Aku tak pernah melihat anaknya.
Lalu siapa yang kau asuh?
Aku tak tahu.
Saat aku bertanya padanya
dia malah menyampaikan banyak peraturan rumah.
Monitor ada di mana-mana.
Baik. Biar kuluruskan.
Jadi, ada monitor di rumah itu
dan kau tak melihat anaknya.
Seperti bukan tugas pengasuh bayi.
Aku cuma dengar dari monitor. Tak pernah melihatnya.
Dengar apa?
Entahlah. Anak itu.
Lewat apa?
Cuma suara tidak jelas. Entahlah.
Itulah yang kumaksud. Aneh dan tidak lucu.
Agak seram.
Apa seperti suara napas orang tua?
Begini.
Sebenarnya aku tak yakin.
Astaga. Bagaimana kau bisa masuk
dalam situasi konyol begitu?
Bagaimana kau bertahan selama ini?
Pertanyaan bagus. Entahlah.
Tolong jangan suruh aku kembali ke sana.
Katamu orang tuamu tidak pulang hari ini.
Memang. Mungkin tetangga. Tunggu di sini.
Ayolah. Terakhir kali kita dipergoki oleh Ayahmu...
Tenang.
...kukira dia akan membunuhku.
Tenangkan dirimu. Berbaringlah.
Astaga. Selalu saja begini.
Apa-apaan ini?
Halo!
Bisa ambilkan sebotol anggur untukku?
Yang murah saja.
- Apa ini? - Ya, ampun.
Itu tidak lucu.
Menurutku itu sangat lucu.
Seseorang meninggalkan ini.
Orang aneh.
Boneka itu mirip denganmu.
Lucu sekali.
Aku membencimu.
Dia bahkan membuat sedikit...
bekas luka di bonekamu.
Baik. Aku akan diam.
Pernah dengar Legenda Boneka Mandy?
Boneka Mandy?
Bukankah itu gadis yang...
ditinggalkan di gereja
dan dirundung beberapa anak?
Dia bukan dibunuh anak-anak itu.
Dia ditinggalkan di sana dan mati kedinginan.
Jiwanya merasuki boneka
yang dipeluknya. Kau pernah dengar?
- Bonekanya? - Ya.
Yang benar saja.
Menurutmu ini bonekanya?
Ya.
Tahu dari mana?
Lihat ini. Sama persis.
Lihat itu.
Baik. Kapan terakhir kali bonekanya terlihat?
10 tahun lalu, wanita hamil
membelinya di pasar obral.
Sudah 10 tahun.
Aku benar-benar takut
karena wanita yang memberiku pekerjaan itu
punya banyak sekali boneka.
Sangat banyak.
Beberapa orang suka koleksi boneka.
Ya, tapi dia menertawaiku saat aku pergi
jadi, bagaimana kalau dia yang kirim ini padaku?
Itu hanya permainan imajinasimu.
Ini ulah anak-anak usil.
Bukan. Coba pikirkan. Itu masuk akal.
Ada boneka seram di rumahnya, aku tak pernah melihat anaknya
dia tertawa saat aku pergi
dan sekarang boneka ini muncul di depan pintuku.
Astaga. Kuberitahu padamu
ini hanya lelucon. Oke?
Tenanglah.
Bonekanya tampak marah, kan?
Seram, tapi cuma boneka.
Kau bersikap konyol.
Hentikan itu.
Kubilang berhenti meneleponku.
Aku tak mau mengasuh anakmu lagi.
Berhenti meneleponku.
Kalau tidak, aku akan lapor polisi.
Mark?
Mark, ada apa?
Soph?
Kau sedang apa?
Kau mau berkeringat, Sayang?
Mark!
Mark?
Mark.
Ada apa?
Mark, ini tidak lucu.
Kalau kau coba menakutiku
tinggal saja di tempat lain selama akhir pekan ini.
Mark?
Mark?
Ya, Tuhan!
Bermainlah denganku.
Kau tak berpikir kami akan melupakanmu, kan?
Kukira kalian takkan datang.
Maaf kami telat.
Astaga.
Ini lezat sekali!
Ya, ampun.
Sudah lama, ya?
Masih ada lagi?
Akan kubuatkan sesuatu untukmu setelah kembali ke persembunyian.
Persembunyian?
Susah dijelaskan. Tidak mudah
mempersiapkan hari ini.
Sudah berapa lama kalian rujuk?
Jangan begitu.
Dia masih suka minum-minum.
Kami berusaha.
Aku hanya peduli padamu.
Takkan seperti dulu lagi.
Aku tak mau kembali seperti dulu.
Aku ingin ini jadi awal hidup baru.
Semuanya berubah.
Baiklah.
Apa maksud ekspresi wajahmu itu?
Apa yang kau pikirkan?
Untuk memulai awal baru
kita harus melakukan sesuatu dulu.
Ambil ini.
Kita sampai.
Ayo masuk.
Aku baru bebas beberapa jam dan kau sudah memberiku
pekerjaan yang bisa membuatku dipenjara lagi?
Ayolah.
Amber, ayolah. Ini mudah.
Kau paham maksudku?
Carly pernah melakukannya.
Sumpah. Kau masuk ke sana
dan tak perlu melakukan apa-apa.
Amber.
Dengarkan aku baik-baik.
Kami akan cari pekerjaan mengasuh anak untukmu
dan kau tampil sempurna di sana.
Begitu rumahnya kosong, kau hubungi kami.
Kami yang bekerja.
Ayolah, Amber.
Coba pikirkan. Kau tak perlu lakukan apa-apa.
Anaknya bagaimana?
Hubungi saja orang tuanya
dan bilang ada urusan mendadak
lalu pergi dari sana.
Itu mudah.
"Hai, kami mencuri semua barangmu
tapi anakmu baik-baik saja. Sampai jumpa."
Ya. Begitulah.
Berengsek kalian!
Bisa beri kami waktu sebentar?
Amber.
Awal baru. Seharusnya aku tahu
semua hanya omong kosong.
Ini akan jadi awal baru bagi kita.
Kita bertiga.
Saat kami tahu kau akan bebas
kami tinggalkan segalanya untuk mulai dari awal lagi.
Kami melunasi semua penjual dan pemberi pinjaman.
Neil bahkan menjual pistolnya.
Terus?
Apa maksudmu?
- Neil menjual pistolnya. - Maksudku...
- Aku dipenjara! - Maksudku, kami bangkrut.
Benar, kau dipenjara. Kami tak menginginkan itu.
Setiap hari aku berharap akhirnya tidak seperti itu
tapi sekarang kau sudah bebas.
Semua utang sudah lunas.
Ayolah. Lakukan pekerjaan terakhir ini
dan kita bisa pergi ke mana pun kau mau.
Ayolah.
No comments yet. Be the first to leave one.