Wednesday - First Season

Wednesday - First Season

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Wednesday (2022) - S01E07 - If You Don't Woe Me By Now (1080p NF WEB x265 Ghost)
A Commentary by koleksifilmserial
🅺🅾🅻🅴🅺🆂🅸🅵🅸🅻🅼🆂🅴🆁🅸🅰🅻

Tags

other
Published on: 2022-12-30
Downloads: 180
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

SERIAL NETFLIX

Aku suka pemakaman.

Sering ikut melayat sejak aku bisa membaca berita kematian.

"Tuhan tempat berlindung dan kekuatan..."

Pak Walker dibunuh dan aku tahu pembunuhnya di sini,

berlagak tak berdosa, menyiasati langkah selanjutnya,

dan mengawasi tindak tandukku.

Aku tahu kebenaran sudah dekat.

Semua kepingan teka-teki terkumpul.

Tinggal kurangkai menjadi satu.

Aku tak boleh tertipu air mata dan topeng duka.

Sejauh ini, mungkin aku kalah taktik dan kalah gesit,

tapi langkah terakhir belum dimainkan.

Pembunuhnya akan teledor

dan aku siap mengadang.

Masih tangkas seperti biasanya, Murid Berkepang Dua.

Paman Fester.

BAB VII - "KALAU SEKARANG PUN KAU MASIH TAK BISA MENILAIKU"

Sejak kapan Paman menguntitku?

Baru sampai pagi ini dan langsung didera angin nostalgia.

Kukira Paman bukan lulusan Nevermore.

Memang bukan. Yang pintar cuma ayahmu.

Tapi aku biasa menengoknya.

Biasanya aku lewat langit-langit sambil menggigit belati.

- Agar dia tetap waspada. - Tentu.

Dia cerita situasinya kepadaku.

Monster, pembunuhan, huru-hara.

Seru!

Aku ada pekerjaan di Boston, tapi sekalian mampir mengunjungimu.

Pekerjaan apa?

Pekerjaan yang butuh tempat sembunyi beberapa hari.

Tempat ini milik temanku.

Kau sudah punya teman.

Anak malang itu akan pulang dalam kantong mayat.

- Aku suka camilan di markas rahasia. - Lebahnya sedang hibernasi.

Mereka anak-anak Eugene.

Artinya, jangan dimakan!

Tahu, tidak?

Saat menatapku garang pertanda kau tak setuju,

kau mirip dengan ibumu.

Omong-omong soal hal seram...

Tahu monster apa yang kau hadapi?

Belum bisa kukenali.

Namanya Hyde.

Jekyll dan Hyde?

Paman pernah melihatnya?

Jelas.

Pada tahun 1983, saat liburan

di Institut Zurich untuk Tahanan Sakit Jiwa.

Itu lobotomi pertamaku.

Tahu sendiri lobotomi seperti tato, sekali saja tak cukup.

Ceritakan soal Hyde.

Olga Malacova.

Astaga. Dia punya segalanya.

Kecantikan, kecerdasan, dan hobi nekrofilia.

Olga tadinya pianis,

sampai suatu malam, dia berubah wujud di tengah sonata Chopin.

Membantai banyak sekali penonton.

Dan tiga kritikus musik.

Apa pemicunya? Atau dia berubah tanpa alasan?

Entahlah.

Kami hanya bertemu saat terapi kejut listrik kelompok.

Hyde tak pernah disebut di buku kaum buangan.

Padahal, koleksi buku Nevermore dikenal terbaik.

Sudah baca buku harian Nathaniel Faulkner?

Sebelum mendirikan Nevermore,

Faulkner mengelilingi dunia, mengarsip setiap komunitas buangan.

Paman tahu dari mana?

Kiramu orang tuamu baru sekarang selengket itu? Aduh, aduh.

Dulu aku menyelonong malam-malam ke kamar asrama Gomez.

Tapi yang kujumpai bukan perang bantal.

Paman Fester.

Di mana buku harian itu?

Perpustakaan Nightshades.

Aku ditinggal ayahmu di sana dan disuruh menetap cukup lama.

Saat itulah kutemukan brankas keren itu.

Aku berharap isinya uang atau perhiasan, tapi malah buku harian.

Malam ini, ayo menyelinap ke Perpustakaan Nightshades.

Sementara itu, sembunyilah.

Jika Paman tertangkap,

kita putus hubungan dan uang hadiah penangkapan Paman kuambil.

Itu yang kuharapkan.

Jangan usik lebahnya.

Mulanya, novelku adalah fiksi sinting,

tapi dunia nyata mewujudkannya jadi cerminan hidupku.

Setelah ke rumah Gates, banyak tanda tanya di benakku.

Jika Laurel Gates meninggal 20 tahun lalu, siapa yang tidur di kamarnya?

Kenapa dia punya fotoku?

Apa hubungan dia dengan Hyde ini?

Siapa pun itu, dia rela membunuh demi menjaga rahasia.

Goody meramalkan aku akan sendirian dalam memecahkan misteri ini.

Tentu saja, Goody malah tak ada saat dibutuhkan.

Ternyata arwah bisa mengesalkan dan nirguna seperti orang hidup.

Hai.

Maaf, kukira kau masih melayat Pak Walker.

Begitu peti menyentuh tanah, aku pulang.

Botol cat kuku perakku tak ketemu.

Boleh kucari di sini?

Yoko mengadakan pesta manikur untuk teman-temannya.

Ini kali ketiga dalam 24 jam barangmu ketinggalan.

Jadi,

bagaimana keadaanmu?

Aku cocok sendirian.

Tanpa distraksi menyebalkan, novelku hampir rampung.

Apa aku distraksi menyebalkan?

- Kau punya kebiasaan menyebalkan. - Contohnya?

Cekikikan saat bertukar pesan dan itu terjadi seharian.

Daripada suara mesin tik pemicu migrain yang bergema di kepala.

Kau gemeretakkan gigi atau mengorok.

Daripada main selo sendirian di tengah malam?

Kau sibukkan diri dengan kegiatan, lalu mengeluh sendiri.

Mending itu daripada obsesimu pada hal-hal seram.

Parfum yang kau semprotkan cukup untuk satu desa.

Itu baru yang pertama terlintas.

Untung aku punya sahabat baru yang tak coba-coba

membahayakan semua orang yang mengenalnya.

Bahkan, saking serasinya Yoko dan aku, aku diminta jadi teman sekamarnya.

Untuk seterusnya.

- Tak usah hiraukan aku. - Nikmati kesendirianmu.

Tak sendiri kalau kau masih di sini.

Paman Fester?

Siapa Paman Fester?

Kenapa kau di sini?

Aku anggota Nightshade, tak perlu kujelaskan.

Apa alasanmu kelayapan tengah malam?

Meriset.

Soal monster itu?

Kuberi tahu saja.

Di sini tak ada buku yang membahasnya.

Kebetulan sekali, ya?

Tahu, tidak, apa masalahmu?

Mari dengar wawasanmu yang luas itu.

Kau tak sadar siapa temanmu.

Aku selalu di pihakmu sedari awal.

Kuselamatkan nyawamu.

Aku percaya teorimu saat orang lain tidak.

Apa balasan darimu? Hanya kecurigaan dan dusta.

Baiklah. Kau mau kejujuran? Dengarkan.

Tiap monster itu menyerang, kau ada di TKP.

Dimulai dari Rowan di Festival Panen.

Di Hari Bakti,

kau tiba beberapa menit usai monster itu hilang,

tapi kau mengaku tak melihatnya.

Ada di dekat TKP itu pidana, ya?

Lalu, obsesi melukismu juga.

Kau melukis monster itu berkali-kali, padahal belum pernah melihatnya.

Begitulah pengakuanmu. Sarangnya pun kau lukis.

Saat Eugene pergi menyelidiki,

kau coba membunuhnya agar rahasiamu tidak bocor.

Pikirmu aku bakal menyakiti Eugene?

Belum lagi, kemunculan dadakanmu

setelah Tyler diserang di rumah Gates.

Jika aku monsternya,

kenapa aku belum membunuhmu?

Karena suatu alasan yang sulit kupahami, tampaknya kau menyukaiku.

Apa menariknya dirimu?

Sejak kapan Paman di situ?

Cukup lama untuk bisa merasakan ketegangan di antara kalian.

Aduhai!

Saking tegangnya, bisa dibelah pakai kapak algojo.

Suara derak ujung jari yang sangat akrab di telingaku.

Halo, Thing.

Jangan marah soal misi di Kalamazoo.

Itu bukan salahku.

Katamu bisa membobol brankas dalam 30 detik.

Lima menit kemudian, kita masih terpaku di sana.

Dasar sembrono.

Cukup.

Lepaskan dia.

Tunjukkan buku hariannya.

Kita sampai.

Iggy adalah orang kepercayaan Faulkner,

dia melatih satu generasi Nightshade.

Dan di belakang Iggy Itt...

Harus kutinggal tidur dulu atau bisa kau bobol cepat?

Ini seperti mengulang insiden Kalamazoo.

Kamarmu mantap juga.

Bagaimana bisa kau dapat kamar sendiri?

Mantan teman sekamarku muak dengan sifat toksikku.

Ini dia.

Faulkner menyebut Hyde seniman berbakat,

tapi juga punya sifat pendendam.

"Lahir akibat mutasi, jiwa Hyde terpendam hingga bangkit oleh hal traumatis

atau dibebaskan melalui rangsangan kimia atau hipnosis.

Hyde lalu menjalin ikatan dengan pembebasnya,

yang kemudian ia anggap tuan.

Hyde menjadi pion yang patuh pada rencana apa pun

yang diajukan tuannya."

Yang membebaskan Hyde pasti orang sakit jiwa akut.

Berarti pembunuhnya bukan satu, tapi dua.

Monster dan tuannya.

Maaf mengagetkan.

Aku cuma menggarap novel.

Enid meminta sekamar dengan Yoko sampai tahun ajaran selesai.

Benarkah?

Saat ada perselisihan,

Ibu ingin mendengar cerita dari kedua belah pihak.

Kalian seperti kawan dekat.

Kawan pun bisa jadi lawan. Aku saksi hidupnya.

Bantah saja sesukamu, tapi sudah jelas kau sayang Enid.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left