The first 200 lines.
KATA PENGANTAR
Ini mungkin terjadi nanti, dalam waktu yang lama,
kita akan berhadapan dengan periode serupa lagi
seperti yang diceritakan dalam film ini.
Kalau itu terjadi,
aku harap peristiwa-peristiwanya,
sedramatisir ini,
akan dikenang.
Dalam film ini,
tokoh-tokohnya terdiri dari orang yang kukenal,
dan keadaan-keadaannya itu benar-benar terjadi.
Pahit atau manis,
kebanyakan kenangan-kenangan menjadi indah
setelah tahun-tahun berlalu.
Film ini adalah sebuah kenangan...
dan aku bersyukur untuk itu.
Hari ini, selagi bumi berguncang di bawah kaki para pasukan yang berjalan...
...selagi sebagian besar dunia ketakutan...
...di hadapan ancaman orang-orang serakah dan diktatoris...
...kami orang Amerika punya sedikit waktu untuk mengingat...
...sebuah era mencengangkan dalam sejarah kami baru-baru ini...
...sebuah era yang berkembang lebih dan lebih luar biasa lagi karena generasi terdahulu...
...sampai suatu hari orang bakal bilang itu tak pernah bisa terjadi sama sekali.
April, 1918.
Hampir sejuta anak muda Amerika terlibat dalam sebuah perjuangan...
...yang mana mereka diperintahkan menjadikan dunia aman demi demokrasi.
- Eddie, kau selalu masuk ke tempat perlindungan seperti itu? - Kau ingin aku bagaimana, mengetuknya?
Membuatku kehilangan rokok terakhir yang aku punya.
Bisa aku tawarkan rokok Turki terbaik? Sembilan batang rokok?
Ya.
Hey. Hey, dari mana kau dapat ini?
Temanku di Mineola. Mengirimiku banyak rokok baru setiap minggu.
Lihatlah.
Kutu-kutu ini mulai frustasi. Mereka memakan tembakau.
Berapa banyak kutu bisa mengisapnya?
Butuh korek?
Ada 10,000 lubang perlindungan di sini, dan semua orang harus lompat masuk ke lubang ini.
Tak ada privasi lagi dalam perang ini.
Maaf. Aku tak tahu ada orang di sini.
Harusnya buat pemberitahuan: "Dilarang berburu, menembak, atau masuk."
Membuatku kehilangan sembilan batang rokok terbaik. Di mana rokoknya?
- Ada apa, nak? - Tak ada.
Kau takut?
Ya, aku iya.
- Tak punya keberanian, huh? - Aku mulai berpikir begitu.
Setidaknya aku tak punya keberanian untuk ini.
Aku harap kewajiban ini bakal berhasil sebelum aku sampai sini.
- Kau siapa? Anak kuliahan? - Aku baru selesai pendidikan hukum.
Pengacara, huh? Bisa kau pikirkan sesuatu yang bisa keluarkan kita dari lubang ini?
Dia tak bakal berpikir apa dia bisa.
Dia salah satu tipe orang yang ingin sekali pulang. Begitu mereka sampai sini...
- ...dan segala sesuatunya jadi sulit, mereka jatuh pingsan. - Diam.
- Aku lagi bicara dengannya. - Dan aku lagi bicara denganmu.
Aku tak suka pahlawan atau yang besar mulut.
Kita semua takut. Kenapa kita tak harus begitu?
Menurutmu apa yang kita gunakan dalam perang, pistol air?
Kau benar, nak.
Aku suka orang jujur dengan diri mereka sendiri. Tetaplah seperti itu.
Ayo. Sepertinya mulai reda.
* Nona dari Armentieres *
* Bisa bicara Prancis? *
- * Nona dari armentieres * - Pengantar surat, teman-teman! Ayo ambil.
Kabar dari rumah!
- Rothmore? - Di sini, tepat di sini.
- Fletcher? - Di sini aku.
- Tilton? - Di sini.
- Aloysius Toohey? - Di sini.
Bartlett?
Benar, sobat.
Ini bagianku. Ini kalian, banyak dan menarik. Cobalah keberuntungan kalian.
- Terima kasih. - Ini buatmu.
Ya, ini saja yang aku dapatkan.
Ada yang baik, aku akan berbagi dengan kalian.
Oh, sekarang, lihatlah.
Ribuan wanita kirim surat ke kita yang seharusnya bisa buat kita semakin senang.
Perhatikanlah mulutnya ini.
Hey, pasti ada yang mengiriminya sejumlah uang.
Hey, sekarang, ini lebih menarik.
- Sangat cantik. - Ya.
Sejuta pria di Angkatan Darat, wanita seperti dia harus pilih orang brengsek seperti dia.
- Yang belum dia temui. - Waktu kau tulis surat, tanya apa dia punya teman.
Ya, tambahkan, "Akan punya waktu menyenangkan; Membayangkan kita di Mineola."
Apa maksudmu, "kita"?
Suara terompet terlalu keras buat kalian? Mungkin kalian mau harpa untuk memanggil kalian keluar.
Ayo! Cepat keluar!
Ada apa? Kau agak budek?
Aku datang, aku datang. Sabar dan tunggu.
Begitu kau dapat perintah di Angkatan Darat, sobat, kau cepat laksanakan.
Maksudmu seperti yang kau lakukan saat kau bekerja pada ayahku,
lalu dia memergokimu mencuri lima dolar?
Aku tidak bekerja padanya sekarang, dan aku tidak bekerja padamu.
Ya, kau bisa jadi.
Aku akan beri kau kelonggaran.
Aku izinkan kau ada di penjara dengan mengenakan medalimu...
...lalu memberitahu para pemabuk bagaimana caramu menangkan perang.
Berkumpul!
- Aku bilang, berkumpul! - Sersan mana?
Ayo. Cepat! Cepat!
Suatu hari aku dapati gorila itu tanpa pangkat itu, aku akan rontokkan giginya.
Berkumpul.
Ayo, terus jalan!
Kau pasti orang berbeda di tempat asalmu.
Aku melakukannya dengan baik.
Apa ini gencatan senjata yang mereka bicarakan sekitar empat hari yang lalu?
Itu hanya rumor yang lain. Pertempuran ini bakal berlangsung selamanya.
Jika aku bisa kembali, aku akan punya kantor hukum bagus di Gedung Woolworth.
Sudah ditentukan di lantai 28.
Kau bisa lihat seluruh kota, teluk, Brooklyn.
Apa yang ingin kau lihat di Brooklyn?
- Apa yang hendak kau lakukan, George? - Sebentar.
Si bodoh itu melompat tiga kaki di udara lalu terjatuh saat itu juga.
Aku? Aku akan tetap di bisnis bar.
Hukum pelarangan alkohol diberlakukan tahun depan.
Ya, tapi ada satu cara mengakali hukum, dan cara lainnya menjadikannya berhasil.
- Akan selalu ada orang yang inginkan minum. - Mereka akan menegakkan hukum itu.
Tidak, mereka tak punya peluang.
Bagaimana denganmu, Eddie?
Aku akan dapatkan lagi pekerjaan lamaku di bengkel itu.
Menabung uangku, suatu hari aku punya bengkelku sendiri.
Itu rencana besarku, teman-temanku.
Ember minyak, kunci inggris, dan silinder retak.
Kau ingin cari uang dengan cara yang berat.
Yang kutahu, aku tak ingin ada masalah lagi. Aku pernah punya.
Ada apa, Harvard? Kau kehilangan incaranmu?
Tidak, tapi dia seperti bocah yang berusia sekitar 15 tahun.
Dia tak mungkin 16.
Hey, sudah berakhir, teman-teman, hentikan tembakannya! Gencatan senjata sudah diteken!
Gedung Woolworth, aku datang!
Akan menyenangkan memeriksa mesin lagi.
Kau tahu, aku suka ini. Kupikir aku akan membawanya bersamaku.
1919. Perang berakhir, dan orang-orang di New York...
...tak sabar akan prosesi kegembiraan tiada henti atas kembalinya pasukan.
Dan masih belum semuanya kembali.
Ada kabar meresahkan bahwa rok wanita akan jadi lebih pendek...
...sudah enam inchi di atas pergelangan kaki.
Rambut pendek diperkenalkan, namun dengan rasa waswas.
Pemuda lagi naik daun bernama Jack Dempsey, dijadwalkan bertemu Jess Willard...
...dalam kejuaraan kelas berat dunia.
Orang-orang membicarakan tentang biaya hidup yang tinggi. Semuanya naik:
Makanan, uang sewa, pakaian, pajak.
Amandemen pelarangan alkohol telah disahkan oleh 36 negara bagian yang diperlukan...
...dan menjadi hukum negara.
Orang-orang berdansa dengan diiringi lagu "Dardanella."
Akhirnya, setelahnya dalam tahun itu...
...detasemen terakhir pasukan Amerika kembali dari menjaga keamanan di sungai Rhine...
...hampir dilupakan oleh semuanya selain keluarga dan teman-teman mereka.
Ini Eddie Bartlett!
- Kau belum mati? - Kalau sudah, mereka lupa menguburku.
Waktu kau tak kembali dengan yang lain, kami kira kau sudah mati.
Mereka membuatku tetap di Jerman untuk membereskan sesuatu.
- Danny Green masih tinggal di sini? - Tentu.
Tapi bila kau berpikir untuk tinggal di sini lagi, uang sewanya lebih tinggi dari sebelumnya.
- Oh, ya? Berapa? - $5 buat masing-masing di antara kalian.
Setiap minggu.
Itu cukup pantas.
Aku tak memilikinya bagaimanapun juga.
Ini kopimu, Danny.
Oh, terima kasih.
- Kelelahan? - Ya.
Aku habis antar orang bodoh jauh-jauh ke Times Square...
Eddie!
- Apa kabarmu? - Halo, Danny.
- Aku senang melihatmu. - Senang melihatmu.
- Aku pikir... - Ya, aku tahu. Kau pikir aku sudah mati.
Ya.
Astaga, aku senang melihatmu.
Ya, aku...aku pikir kau sudah mampus.
Kenapa kau tak bilang padaku kau mau datang? Aku bisa ke kapal menjemputmu.
Kau bisa saja kirim surat padaku bila kau berusaha keras.
- Siapa yang akan bacakan untukmu? - Aku ada teman.
- Rumah tua jelek yang sama, huh? - Ya.
Kau kelihatan sehat.
- Aku merasa baik sekarang karena perang berakhir. - Ya?
Eddie, kau belum pernah jumpai orang sakit parah dalam hidupmu saat hari aku...
Waktu aku dapat nomorku buat wajib militer.
Telapak kaki datar, mata hampir buta. Aku bahkan mengalami kelumpuhan.
- Tanpa keberanian besar? - Aku mengupayakan untuk itu.
- Danny yang sama. Taksinya bagaimana? - Oh, buruk.
- Ya? - Buruk. Sesuatunya tak baik dalam usaha taksi.
Semua orang jalan kaki ke tempat yang ingin mereka tuju.
Hey, bagaimana di Prancis?
Oh, aku senang kau ingatkan aku. Membawakanmu suvenir.
Kau tak perlu usahakan itu. Aku tak mengharapkan apa-apa.
Itu apa?
Helm parit Jerman. Mudah-mudahan pas.
Aku punya sedikit sekali kesempatan cari musuh yang seukuran kepalamu.
Hey, ini bagus.
Ini sama sekali tak pas. Sedikit terlalu kecil.
Aku bisa bawa ke tukang reparasi untuk meminta ini direntangkan.
- Bagaimana penampilanku? - Kau sama seperti wanita yang mengenakannya.
Ya.
Aku akan kasihkan ini ke anak-anakku. Kau tahu, bila aku memilikinya.
Ceritakan caraku mendapatkannya.
Serang musuh!
Aku harus sembunyikan ini agar tak ada yang bisa menemukannya.
Di mana aku akan menaruhnya?
Ini tempatnya.
Dia tak pernah menyapu di bawah ini.
Bisa kau melihatnya?
Oh, ya.
No comments yet. Be the first to leave one.