Suburra

Suburra

Download Indonesian Subtitle

Release info

Suburra 2015 bluray 720p 1080p
A Commentary by sesat777
drama mafia Italia... diterjemahkan manual dari subtitle Inggrisnya levanten

Tags

BluRay
720p
720
1080
Published on: 2016-02-06
Downloads: 73
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

diterjemahkan oleh haveit dari subtitle milik levanten

Yang Mulia, anda perlu sesuatu?

Para Anggota Parlemenku, kita tidak akan terintimidasi

oleh para pembelot sampai menit terakhir,

yang mengira kapal ini tenggelam.

Silahkan pergi, tapi pemerintah begitu kuat

dan aku menjamin kalian bahwa kapal ini tidak akan tenggelam.

Kapalnya tidak akan tenggelam!

Dia memberitahu mereka kali ini.

Dia cuma tidak mengerti.

Kalau menurutku kau yang tidak mengerti.

Permisi.

Maaf permisi!

Kerja bagus!

Terima kasih semua! Sampai jumpa hari Senin, jangan lupa.

Bagus, pidato hebat!

Sudah cukup pujiannya Malgradi,

dan jadikan teman kita bagian bendahara.

Berhubung kau anggota komite, katakan pada mereka sendiri,

kau tidak bisa duduk saja di sana dan membantu.

Aku sudah berusaha di komite itu tapi sekarang...

Jika kita mengabaikan mereka, pemerintah hampir tidak akan jatuh.

Cukup bicaranya,

segera bertindak!

Bagaimana jalannya amandemen daerah tepi laut kota Ostia

untuk dimasukkan dalam Hukum Pembaruan Pinggiran Kota?

Baru separuh jalan, melihat siapa yang menanganinya...

Mereka orang baik, itu mereka!

Lanjutkan kerja bagusnya, bagus!

Ada apa? / Kita akan keluar dari partai itu.

Siapa yang memikirkanmu, omonganmu terlalu lepas!

Kau yang menasehatikan! / Bagus, bagus!

Sudah kau baca? / Apa?

Berbagai pernyataan Eropa pada kita.

Sial!

Ah, kau bicara bahasa Italia!

Ninni!

Hebat kan?

Istirahatlah, tubuh lelahmu itu bisa mengakibatkan korban.

Omong-omong, seseorang mengajakmu, aku harus bagaimana?

Itu mungkin saja bagus, dia mengatur konferensi tahun depan di sini Roma.

Aku bisa melakukannya sendiri, bila kau setuju.

Aku sudah terlanjur sibuk malam ini.

Dengannya seperti biasa? / Ya.

Aku harus memperkenalkan gadis baru padanya tiap malam. Dia terobsesi.

Terima kasih semua, selamat malam.

Pak, selamat malam! / Selamat malam.

Nyonya Lagarde bilang Italia kurang kredibilitas

dalam reka pengumuman, bukankah itu penolakan?

Tidak ada yang menolak seseorang, yang serius saja.

Partai oposisi berkata bahwa Italia diambang kegagalan.

Kurasa salah bila berpikir Italia sedang dalam krisis ekonomi parah,

daya beli konsumen tidak menurun sedikitpun

dan gaya hidup kita sepadan dengan negara yang makmur.

Kita tidak diambang kehancuran apapun.

Terima kasih. / Teruskan kerja bagusnya.

Selamat malam, Yang Mulia.

Sayang,

anggota komite akan rapat agak malam, tidak usah menunggu.

Ya, aku sedikit lelah,

tapi jangan khawatir, sampai jumpa besok.

Dadah.

Kau bisa turunkan aku di sini.

Selamat malam pak Malgradi. / Hai Faisal, ada kabar tentang anakmu?

Belum. / Maaf.

Untuk masalahmu...

Terima kasih.

Semoga malammu indah.

Diam, kau mengecewakan pacarku.

Dengar...

Bagaimana dengan tanda tangannya?

Kita harus pergi, Aureliano!

Kau membuang waktuku cuma untuk tanda tangan!

Berikan palu itu, Mirco.

Apa yang kau lakukan?

Bagaimana dengan tanda tangannya? / Ya!

Jangan menangis! Ya atau tidak? / Ya, aku akan menandatanganinya!

Akan kutandatangani, akan kutandatangani!

Bagus.

Lihat? Tidak begitu susahkan.

Jangan lakukan. Jangan!

Ayo!

Ayo, ayo!

Ayo pergi!

Kenapa orang-orang ini?

Ronde klub malam pertama sudah selesai, sekarang mereka mulai lagi.

Pindah sana, kau pikir kami sedang liburan? / Ayo pindah!

Malam, Scab. / Sudah kubilang jangan memanggilku begitu.

Jadi? Apa yang kita lakukan di sini?

Bilang pada Samurai bahkan pria di Traiano berkata dia akan menjualnya.

Tugasku hampir selesai, kau harus mempertemukanku dengannya.

Kau bisa bilang padaku. / Kau?

Memangnya siapa kau?

Jika ayah tak memilihmu, kau mungkin masih menjambret para wanita tua.

Ayahmu berunding dengan orang-orang.

Aku bukan ayahku / Aku tau.

Nyatanya, otakmu lebih dangkal daripada ototmu.

Bilang ke Samurai aku masih ada kontrak lagi 2 bulan

daripada kontrak 2 tahunnya ayah.

Oke?

Dadah Scab!

Roach?

Dia di dalam.

Kota ini semuanya berubah,

lalu lintas, gedungnya...

bahkan tempat ini, apa ini?

Apa yang ada di sini sebelumnya?

Tidak ada.

Dan kau? Kau juga berubah?

Atau kau masih Samurai yang sama dengan yang dulu?

Prajurit yang melayani gagasannya?

Aku membawa gagasannya sekarang di sini,

itu saja.

20 tahun...

Aku mengabdi 20 tahun memerangi pencurian dan terorisme neo-fasis,

tapi sekarang Pippo terkenal,

kau menjadi raja Roma...

Sedangkan aku?

Bukan siapa-siapa.

Apa yang kau inginkan?

Perdagangan kecilmu dengan Afrika.

Aku akan mengurusi permatanya di sana untukmu.

Dan bila aku menolak?

Tidak bisa. / Kenapa tidak?

Karena kali ini aku tidak akan diam saja.

Apa yang kau punya?

Kangan khawatir, kartuku bagus.

Rumahmu bersih, kami bereskan semuanya saat mereka menangkapmu.

Itulah gunanya pengacara.

Kau menggertak.

Tapi kau tak pandai melakukannya.

Jika aku cuma menggertak, tunjukan kartumu.

Aku yang membayar pengacaramu,

sudah kulakukan selama bertahun-tahun.

Ilena!

Ada apa?

Sial, dia benar-benar sakit.

Dan dia masih kecil. / Katamu kau minta yang seperti dia.

Aku tau! Bantu aku sialan.

Kau ingin aku bagaimana?

Kau orang terkenal, hubungi seseorang!

Aku tidak bisa memanggil siapapun.

Kolonel itu temanmu?

Dan apa yang harus kukatakan padanya?

Ayo bawa dia keluar, mobilmu ada?

Tidak, sudah kusuruh pergi supirnya. / Panggil dia kembali.

Diam!

Jangan bicara mengada-ada, diam!

Aku harus pergi, aku tidak bisa tetap di sini, kau mengerti itu.

Kau tidak boleh pergi.

Tutupi dia, bisakan tolong? Tutupi dia? Sial!

Jadi?

Aku akan memanggil temanku.

Bagus, lakukan.

Aku berangkat urusan seperti biasa.

Suruh anak-anak tidur,

seperti natal saja di sini.

Oke, tidur kalian!

Yang Mulia...

Ada apa? Apa beliau sakit?

Tidak, bukan begitu,

ini... lebih,

ini sesuatu yang seharusnya aku rahasiakan,

karena Bapa menjagaku layaknya seorang anak,

tapi bebannya terlalu berat.

Apa yang beliau katakan?

Beliau ingin mundur sebagai Paus.

Tidak mungkin!

Apa beliau bilang kapan beliau melakukannya?

Segera.

Apa kau pernah muak dengan tempat ini? Kenapa tidak kau jual saja?

Tidak mungkin!

Kau tau apa yang akan terjadi di sini?

Ostia akan menjadi seperti Las Vegas.

Kau akan lihat semahal apa harganya!

Kenapa kau sangat menyukai tempat ini?

Karena semua ini milikku.

Tidakkah kau menyukainya?

Kau tidak suka?

Dan apa yang kau sukai?

Kau.

Dan ini? Kau suka ini?

Ya itu juga.

Itu juga? Bukankah kau paling menyukainya?

Tidak, bukan yang paling kusukai.

Apa yang lebih baik?

Melihatmu tidur.

Oke, jadi...

Aku pergi.

Jangan menghubungiku, aku akan meneleponmu.

Butuh bantuan? / Tidak Faisal, dia mabuk.

Kupanggilkan taksi? / Aku supir taksinya, dadah!

Kau kelihatan lelah.

Ya Yah, aku lelah, Aku baru selesai kerja.

Apa yang ayah inginkan?

Tidak ada.

Ayah meneleponku 3 kali malam ini.

Itu karena kemarin aku pergi ke pemakaman.

Tidak bisakah kau pergi juga sesekali?

Kuburan ibumu penuh dengan bunga liar.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left