Be Melodramatic

Be Melodramatic (멜로가 체질)

Download Indonesian Subtitle

Specials

Release info

멜로가체질 Be Melodramatic E15 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF

Tags

other
Published on: 2019-09-28
Downloads: 24
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Kamu bersama siapa tadi?

Lupakan saja. Maaf.

Apa kesibukanmu hari ini?

Aku menunggumu.

Maafkan aku.

Maaf karena aku terlambat.

Apa yang kamu lakukan?

Aku akan pergi sekarang.

Apa? - Aku tidak akan kemari lagi.

Apa maksudmu?

Kini aku baik-baik saja.

Kita putus saja.

Lantas kenapa kamu tetap di sini selama ini?

Aku berharap

kamu memelukku dengan hangat untuk kali terakhirnya.

Lalu bagaimana sekarang?

Kamu baik-baik saja?

Ya, terima kasih.

Hentikan. Sudah cukup.

Maafkan aku. - Tidak, ini terlalu berat bagimu.

Aku akan berhenti di sini.

Selamat tinggal.

Apa yang kamu lakukan?

Kenapa kamu hanya berbuat sesukamu sampai kita putus?

Kamu membuatku melalui banyak hal.

Kita sudah kesulitan untuk putus.

Lalu kamu muncul dan mengulangnya lagi.

Dan kita menghabiskan beberapa hari dalam masalah.

Tapi kini kamu baik-baik saja?

Kenapa kamu selalu berbuat sesukamu? Kenapa?

Maafkan aku. - Kamu minta maaf untuk apa?

Apa? Kenapa kamu minta maaf?

Kamu minta maaf, tapi melakukan hal yang patut disesali lagi.

Kamu pikir

aku ini lelucon?

Aku benci melihatmu menjerit.

Tapi kurasa aku melakukannya lagi kepadamu.

Aku tidak pernah menganggapmu lelucon.

Maafkan aku.

Saat kali pertama jatuh cinta,

kita memulai tanpa tahu banyak hal tentang satu sama lain.

Di antara hal-hal yang tidak kita ketahui, ada sisi baik dan buruk.

Tapi biasanya yang lebih dominan adalah sisi buruk.

Selain itu, sisi buruk cenderung terlihat sedikit lebih keren,

sehingga itu lebih menonjol.

Jadi, tentu saja, kita akan kecewa.

Kompromi. Gagal. Kompromi lagi. Lalu gagal lagi.

Cinta adalah proses kegagalan yang berlangsung terus-menerus.

Mengenal seseorang

adalah proses yang terus kita alami dan selalu berbeda.

Pada akhirnya, cinta adalah perang variabel.

Begitu pula drama.

"Episode 15"

Tinggal dua episode lagi. Tidak mungkin.

Tidak ada drama lain yang bisa kita tonton.

Bukankah "My Country" akan menggantikan drama ini?

Kamu benar. Aku senang.

Astaga, kenapa drama ini hanya berdurasi 16 episode?

Semoga bisa diperpanjang.

Hei, bagaimana dengan penulisnya?

Jika menulis 35 halaman per episode, 16 episode berarti 560 halaman.

Jika ditambah proposal dan sinopsis, totalnya lebih dari 600.

Belum lagi penyuntingannya, maka menjadi sangat panjang.

Pernahkah pergelangan tanganmu cedera saat menulis sesuatu?

Kenapa kamu marah?

Entahlah. Aku tiba-tiba marah saja.

Siang ini, aktris Jeong Ji Hyun

jatuh dari kuda selagi berlatih.

Dia mengalami cedera serius karena kakinya patah.

Jeong berlatih keras untuk berakting

dalam adegan menunggang kuda di drama barunya,

tapi karena dia jatuh dari kuda,

kakinya patah dan dia harus memakai gips selama sebulan.

Drama barunya dijadwalkan untuk tayang di JBC,

drama baru oleh Jung Hye Jung. - Apa yang akan terjadi sekarang?

Drama itu akan ditunda.

Bagaimana dengan jam tayangnya?

Stasiun televisi mengumumkan

mereka akan menunda produksinya sampai kondisi Jung membaik.

Hei, kenapa kamu duduk di sini dengan wajah seperti itu?

Bukankah ini yang paling pantas?

Kaki pemeran utamaku patah. - Kamu bercanda?

Itu bukan salahmu.

Sutradara memang bertanggung jawab, tapi itu terjadi bukan karena kamu.

Apa? Itu aneh.

Memang seperti itu. Sutradara harus aneh.

Para aktor dan kru produksi hanya akan melihatmu di lokasi.

Kamu sutradaranya. Jadi, mereka melihat wajah dan mulutmu

untuk memahami perasaanmu dan hal yang akan kamu katakan.

Jika kau tidur...

Kurasa kamu bisa tidur. Tapi jika kamu seperti pecundang,

artinya kamu juga membuat pemain dan krumu menjadi pecundang.

Kamu tidak tahu itu? Kamu sutradara.

Benar, bukan?

Datanglah ke kantorku.

Apa maksudmu?

Apa maksudmu?

Kami hanya ingin menukar jam tayang drama Dong Hwan dan dramamu.

Bagaimana mungkin aku memenuhi jadwal dua bulan?

Aku baru mengumpulkan pemeran dan kru,

serta lokasi kami masih dibangun.

Apa maksudmu, mulai syuting?

Kamu bisa memulainya dengan adegan luar.

Kami belum siap sama sekali.

Lakukan sesukamu. - Bagaimana caranya?

Mereka bisa apa? Pemeran utamanya cedera. Dia tidak bisa syuting.

Kupikir Jung hanya keluar sebulan. Dia bisa mulai dengan yang lain.

Meskipun melepas gips, dia tidak akan bisa berjalan dengan baik.

Peran utamanya ada di setiap adegan. Hwan Dong pasti kebingungan.

Bagaimana dengan kami?

Jika mulai syuting sekarang, kami sama saja melakukan siaran langsung.

Ini bukan kali pertama kamu melakukan itu. Ayolah.

Situasinya berbeda. Bagaimana dengan jam kerja legal?

Akhirnya kita bisa bekerja seperti manusia.

Apa lagi? Haruskah kita mengubah hukum?

Haruskah kita mulai protes, "Kami ingin kerja 100 jam per pekan"?

Jangan terlalu menakutkan.

Kamu tidak lihat siapa yang takut sekarang?

Terserah. Ini keputusan dari atasan.

Kamu senior. Kamu harus

maju dan berkontribusi untuk perusahaan.

Kamu meremehkanku karena peringkatku tidak pernah bagus.

Aku hanya bercanda. - Di saat seperti ini?

Terserah. Ini tidak bisa. Aku tidak bisa melakukan ini.

Kamu bilang, "Aku tidak bisa." Tapi kamu akan beraksi

karena kamu bagian dari organisasi.

Kamu mau bertaruh dan melihat apakah kamu akan melakukan ini?

Astaga.

Kamu bukan hanya pecundang.

Kamu seperti mayat.

Kamu akan membuat pemeran dan anggota kru

menjadi peserta upacara pemakamanmu.

Salahmu. Kamu membuat kakinya patah. Semua ini salahmu!

Jika menyuruhnya naik kuda, kamu seharusnya sediakan kuda palsu.

Untuk apa dia menunggangi kuda sungguhan? Teganya kamu.

Kenapa melamun? Kamu pecundang, Berengsek!

Kenapa hobi si tokoh utama menunggang kuda?

Hobinya bisa saja merangkai bunga atau memotong rumput, agar aman.

Jika perannya berisiko,

memotong rumput juga lumayan berbahaya.

Kamu tidak pernah terinfeksi tsutsugamushi, bukan?

Kurasa tidak ada salahnya menyelesaikan seisi drama

sebelum kita mulai menayangkannya.

Aku lebih terbiasa menyunting naskah setelah melihat respons pemirsa.

Bagaimana dengan naskahnya? - Aku punya lebih banyak waktu.

Bagaimana dengan Ji Hyun? - Aku sudah menjenguknya.

Bagaimana dengan si berengsek itu, Pak So?

Pak So... Apa?

Apa? Kenapa?

Kukira kamu mencemaskan drama itu.

Kenapa kamu tiba-tiba menanyakan Pak So?

Apa? Itu karena kamu terus

minum-minum dengannya belakangan ini.

Apa yang salah dengan itu?

Aku senang bisa punya waktu luang.

Kenapa kamu terus minum-minum dengan pria semacam itu

saat sedang mengerjakan sesuatu yang penting?

Memangnya dia pria semacam apa?

Kamu sudi

menjalin hubungan dengan Pak So? - Ya, tentu saja.

Kenapa?

Kenapa kamu marah?

Aku menyukainya karena dia baik kepadaku.

Dia baik kepadamu?

Dia baik kepada semua orang yang ditemuinya.

Itulah pekerjaannya.

Dia baik kepada semua penulis dan sutradara.

Itu adalah pekerjaannya! Kamu tidak tahu itu?

Aku sudah tahu itu! - Kamu sudah tahu itu?

Sungguh?

Kamu masih menyukainya hanya karena dia baik kepadamu?

Itu karena kamu penulis terkenal.

Kamu akan menyukai semua orang yang baik kepadamu?

Kita sudah cukup dewasa

untuk pandai menilai orang, bukan?

Aku tidak percaya kamu menyukainya hanya karena dia baik kepadamu.

Lantas, kenapa kamu tidak bersikap baik kepadaku saja?

Bagaimana kita akan menafsirkan ini?

Jika Pak Kepala Sutradara keluar lebih dahulu,

itu hanya pertengkaran.

Jika Nona Jung keluar lebih dahulu, itu artinya romansa.

Ini seperti pertengkaran sepasang kekasih

saat si wanita melarikan diri sambil merasa malu.

Adegan saat si pria mengejar si wanita dan memeluknya?

Lalu si wanita terus memukul dada si pria,

dan akhirnya membalas pelukannya.

Berengsek!

Bisa-bisanya dia bicara seperti itu kepada kepala sutradara.

Beraninya dia!

Sial!

Kamu ingin aku jujur?

Ya, katakan kesan-kesanmu

saat bekerja dengan So Min.

Tenang saja dan katakan sejujurnya.

Jujur, ya? - Ya, jujur saja.

Dia menyebalkan.

Seolah-olah dia mengalami hari yang buruk.

Dia selalu marah di mobil. Tapi aku juga punya perasaan.

Sangat menyebalkan.

Kamu tidak boleh sejujur itu.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left