The first 200 lines.
Episode The 4400 sebelumnya.
- Ingat aku? - Nikki?
Hanya kau satu-satunya hal baik yang terjadi kepadaku sejak kembali.
Dan...
Danny!
Berhenti menyalahkanku soal Nikki!
Shawn, hentikan. Kau membunuhnya!
Jadi, bakat melihat masa depanmu...
Tak hanya berlaku bagi insiden yang menggemparkan dunia?
Tak selalu. Yang itu.
Sayang, kau jimat keberuntunganku yang baru.
Kau tahu aku bertaruh apa?
Cincin pertunangan berlian milik ibuku. Kini sudah lenyap.
Katamu menang tak masalah. Katamu kau menyukaiku.
- Ini semua hanya ujian... - Kau gagal.
Itu tak terdengar seperti aku, Lucy.
Kalau begitu, ubahlah. Kau bosnya.
- Matthew Ross. - Ya.
Jordan bilang kepadaku bahwa jika dia mati,...
...aku harus maju dan membantumu.
Tanah tempatmu berpijak baru saja bergerak.
Kau harus menemukan keseimbangan, jika tidak kau akan jatuh.
Kenyataannya, semua orang yang hidup berutang budi pada Jordan Collier.
Dia punya visi untuk menyelamatkan masa depan.
Kau menunggu di lorong di luar apartemenku kemarin malam.
Aku tak tahu bagaimana bisa ada di situ.
Tolong percayalah. Aku tak sadar diri lagi kemarin malam.
Kyle?
Kyle!
Ya, aku di sini. Tunggu.
Sudah pukul 08.10. Kau tak sekolah hari ini?
Kurasa alarmku tak berbunyi.
Sebaiknya kau bergegas. Tiap Selasa, kelas pertamamu mulai pukul 09.00, bukan?
Hei, mau kuambil air biar kau bangun? Ayo, Kawan, saatnya bergerak.
Alana menelepon kemarin malam. Aku lupa bilang kepadamu.
Dia ada di Barcelona, Kyle.
Hanya ada waktu 20 menit saat kami berdua sama-sama terjaga.
- Dia tinggalkan pesan? - Ya, dia...
Dia beli dua lukisan baru untuk galerinya dan dia merindukanmu.
- Lain kali dia telepon dan aku tak ada... - Ya, aku akan coba ingat.
Aku harus bersiap-siap.
Aku tak bisa tunggu. Kau naik bus saja.
Jangan tinggalkan handukmu di lantai kamar mandi lagi.
m 0 0 l 52 0 l 52 0 l 52 20 l 0 20
Ben?
Tyler?
Astaga, kau tak berubah.
Liburan 50 tahun adalah penyebabnya.
Kau terlihat...
Tua. Khususnya di sebelahmu.
Tadinya aku lebih unggul delapan bulan darimu.
Terakhir kali aku melihatmu...
Di dalam tenda. Di luar Sinanju, Korea.
- Tanggal 11 Mei 1951. - Kau ingat tanggalnya.
Kadang aku kesulitan mengingat tanggal ulang tahun cucuku.
Tapi aku takkan pernah lupa hari itu.
Lee memukulmu dan kau...
Entahlah, kau menghilang.
Jadi, sedang apa kau di sini, Ben?
Kau ingat Milton Weinberg, rekanmu dulu?
Milt orang pertama yang mengajakku duduk di mejanya di kantor.
Dia telah meninggal. Penyakit Parkinson.
Aku turut sedih, aku tahu dulu kalian dekat.
Aku yakin dia pasti ingin kau hadir di pemakamannya.
Apa Lee akan hadir?
Kami memperlakukanku seperti sederajat.
Tapi kau masih belum puas. Kau bertindak melewati batas.
Sudah bertahun-tahun tak ada yang bicara kepada Lee.
Aku akan hadir untuk menghormati Milt.
Dia baik-baik saja?
Lebih dari baik.
Detak jantung, respirasi, refleks, semua di atas rata-rata.
Sapalah anakmu yang sehat.
Edwin, aku...
Aku tak bisa temukan kata-kata yang tepat. Bagaimana kami bisa berterima kasih?
Kini dia akan tahu tentangmu, suster yang mengubah hidupnya.
Nikmatilah putramu, Tn. dan Ny. Ward.
Jaga dia tetap aman.
Edwin.
Edwin, punya waktu sebentar?
Maaf, dokter. Aku ditunggu di ruang bayi.
Bisa ditunda.
Aku ingin tahu apa yang kau perbuat pada bayi itu.
Kami melakukan amniosentesis pada trimester pertama.
Bayi itu didiagnosis menderita sindrom Prader-Willi.
- Mungkin ada kesalahan pada tes. - Kau sudah lihat hasilnya, Edwin.
Kromosom ke-15 rusak.
Menunjukkan keterbelakangan mental yang akut saat lahir.
Tapi anak mereka baru mendapat skor sembilan di tes Apgar.
Mukjizat biasanya disertai perayaan, bukan penyelidikan.
Ini keempat kalinya hal ini terjadi dalam enam bulan terakhir.
Pada semua kasus itu, Edwin, kau suster yang menanganinya.
Kau salah satu anggota 4.400.
Aku tak paham kaitannya.
Semua orang sudah baca soal pria yang kini memimpin pusat 4.400.
Katanya dia menyembuhkan penyakit seperti ALS.
Tipe penyakit yang tak bisa diringankan oleh satu pun rumah sakit di dunia.
Dia adalah tabib ajaib. Kau juga.
Bagiku, hanya berfungsi di rahim.
Aku bisa merasakan kerusakan kromosom mereka.
Aku tak tahu persis cara kerjanya, tapi entah bagaimana, aku bisa perbaiki.
Itu luar biasa.
Dokter Hodler, jika tak keberatan, aku ingin lakukan ini secara anonim.
Sudah ada rumor di RS ini soal kelahiran yang ajaib, Edwin.
Orang suka berbicara.
Kurasa kau takkan bisa mengharapkan itu.
Alih bahasa oleh Alph Abu Abu
Tunggu.
Gavin Maar, kubaca pernyataannya kemarin. Kenapa mereka kirim lagi kepada kita?
Mungkin kita melewatkan sesuatu.
Ada 1.000 orang di pesta itu saat Collier ditembak.
Bukankah setidaknya mereka bisa mengirimkan kita fail tak berguna yang baru?
Ada petunjuk bagus di situ?
Sudah kuduga.
Kalian kutarik dari kasus Collier, untuk sementara saja.
Kuharap ini penting.
Salah satu fail di laporan riset pagi ini mendapat perhatianku.
Ada obrolan internet khusus wanita hamil.
Kemarin, ada yang memulai perbincangan...
...soal pembalikan cacat lahir misterius di RS Mercy.
Jadi, kami dicabut dari kasus Collier untuk menyelidiki obrolan Internet?
Ada anggota 4.400 yang bekerja di RS itu.
Tepat sekali.
Edwin Mayuya. Lahir di Rwanda.
Jadi, pria ini bisa menyembuhkan?
Menurut Internet. Jangan cemas, kau masih pemimpin utama di sini.
Aku tak keberatan.
Tentu saja bagus, jika ini benar.
Kita harus undang dia ke pusat.
Setidaknya kurasa Tn. Mayuya layak diajak bicara.
Baik. Atur saja, aku akan hadir.
Bagaimana jika aku saja yang tangani pertemuan itu?
Aku akan tentukan, jika ini pantas diteruskan.
Sementara itu, aku ingin kau melakukan sesuatu.
Anggap saja fase selanjutnya dalam pengembanganmu sebagai pemimpin.
Matthew, sudah kubilang. Aku akan baca Seni Perang.
Aku ingin kau telepon ibumu.
Aku tahu Jordan menyarankanmu menjaga jarak dari keluargamu.
Sebelum Jordan menyarankan apa pun, keluargaku sudah menjaga jarak dariku.
Dinamika keluarga memang rumit.
Kurasa satu kali telepon takkan cukup untuk membuat kami berpelukan.
Bahkan jika hanya makan malam saja, setidaknya itu sudah menuju arah tepat.
Tapi Matthew, apa kaitannya denganmu?
Saat ini, tiap kantor berita di AS sedang mengamatimu dengan saksama.
Mereka mencari kelemahan.
Jika aku tak bicara dengan keluargaku, itu memberi indikasi apa?
Bahwa semua orang di sini pasti berbuat hal sama?
Pers akan menyiratkan itu.
Itu caranya mereka memberi kita label "kultus".
Kau mau aku memanfaatkan ini semua hanya demi aksi publisitas?
Kau bisa tangani sekarang, atau tunggu sampai kau membacanya di tabloid.
Ini nomor telepon ibumu,
Siapa tahu kau lupa.
Dia masuk dan berkata,...
..."Menurutmu aku menekan bel dengan baik?"
Upacara pemakamannya bagus.
Milt punya keluarga yang luar biasa.
Dia punya banyak kasih sayang untuk dibagikan.
Kami pikir kau dibunuh atau mungkin ditangkap.
- Ada yang bilang kau pergi tanpa izin. - Tapi tak ada yang percaya itu.
Tak ada yang curiga aku menghilang ditelan cahaya?
Kau tetap di kota malam ini?
Bagus. Kami mau mengadakan perkumpulan untuk mengenang Milt di Chauncey.
Kau tahu dia suka minum.
Jadi, kami akan minum-minum untuk mengenang dia.
Datanglah. Kita bisa mengenang zaman dulu.
"Zaman dulu" tak terasa lama bagiku, baru setahun yang lalu.
Kalau begitu, kau bisa cerita banyak.
Banyak hal yang kami tak ingat lagi.
Kesempatan bertukar kisah dengan orang-orang tua? Pasti mau.
NTAC sudah memeriksaku beberapa kali dalam tahun ini.
Kurasa aku baru akan diperiksa lagi tiga bulan ke depan.
Kau tak pernah melewatkan janji temu. Kami menghargai itu.
Kau baru mengaku kepada kami bahwa kau dapat kemampuan ini.
Kurasa ini kemampuan yang menggemparkan.
Maaf, tapi kurasa menyerahkan diriku untuk pelaksanaan tes lagi takkan membantu.
- Mutasi yang kau akibatkan ini... - Kurasa ini bukan mutasi, Pak.
Kurasa ini perbaikan.
Apa pun itu, para dokter kami perlu memeriksamu.
Jika mereka bisa mencari tahu cara kerja kemampuanmu,...
...ini bisa membantu banyak orang.
Baiklah.
Akan kubiarkan para doktermu memeriksaku sesuka hati mereka.
Tapi aku minta satu hal. Berikan aku privasiku.
Aku tak mau menjadi figur masyarakat.
Kami juga sepakat.
Tiap kali ada kemampuan baru yang diketahui pers, baik atau jahat,...
- ...banyak orang menjadi gundah. - Itulah yang mau kuhindari.
Aku sudah melihat langsung tipe perilaku...
...yang bisa dipancing oleh rasa takut tak rasional.
Kau pergi dari Rwanda pada bulan April 1994.
Itu awal dari genosida Tutsi.
Awal?
Percayalah, selama dua pekan itu, aku sudah melihat banyak horor.
Jika aku tak berhasil pindah ke Amerika, aku pasti sudah mati.
Kau mungkin baru mulai membiasakan diri di sini saat mendadak diculik.
Pada beberapa malam di Kigali, aku ingin sekali mendapat kesempatan...
...untuk lenyap dari muka bumi.
Aku mau meluruskan ini.
Kau memanfaatkan ramalan Maia agar kau bisa berjudi?
No comments yet. Be the first to leave one.